Hasto Merasa Kasusnya Didaur Ulang: Langgar Asas Kepastian Hukum
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan
Hasto Kristiyanto
menilai bahwa perkara dugaan suap dan perintangan penyidikan
kasus Harun Masiku
merupakan daur ulang perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap.
Pernyataan ini disampaikan Hasto melalui surat yang dibacakan politikus
PDI-P
, Guntur Romli, sesaat setelah Sekjen PDI-P itu masuk ke ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (8/5/2025).
“Proses daur ulang ini melanggar asas
kepastian hukum
, akuntabilitas, dan kepentingan umum,” kata Hasto dalam surat yang dibacakan Guntur, Kamis.
Hasto bilang, dalam empat kali persidangan yang sudah digelar, semakin memperkuat fakta bahwa saksi-saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberikan keterangan ternyata sama.
Keterangan-keterangan dalam sidang Hasto sudah terungkap dalam persidangan dengan terdakwa Wahyu Setiawan, Agustiani Tio, dan Saeful Bahri pada tahun 2020 yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.
Hasto pun menuturkan bahwa ketika kehidupan berbangsa dan bernegara dibangun tanpa kepastian hukum, maka sistem hukum yang ada dijauhkan dari keadilan.
Menurut dia, tanpa supremasi hukum akan menimbulkan persoalan serius terhadap kehidupan politik, ekonomi, dan sosial.
“Berbagai persoalan perekonomian saat ini terjadi akibat tidak adanya kepastian hukum. Bayangkan jika setiap persoalan hukum yang telah inkrah, lalu bisa didaur ulang, maka runtuhlah sistem hukum tersebut,” kata Hasto dalam surat yang dibacakan Guntur.
Dalam perkara ini, Hasto didakwa menyuap komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan agar caleg PDI-P Harun Masiku dapat menjadi menjadi anggota DPR RI lewat mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) 2019-2024.
Selain itu, Hasto juga didakwa merintangi penyidikan terhadap Harun Masiku yang berstatus buron sejak tahun 2020.
Wahyu Setiawan dan sejumlah terdakwa lainnya telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan, tetapi Hasto baru ditetapkan sebagai tersangka kasus ini pada akhir 2024 lalu.
Sementara, Harun Masiku yang berstatus tersangka juga belum diketahui keberadaannya hingga kini.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Blog
-
/data/photo/2025/04/30/6811a22f9ba73.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Hasto Merasa Kasusnya Didaur Ulang: Langgar Asas Kepastian Hukum
-

Kemendag Respons Potensi Transhipment dari China
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara terkait potensi transhipment alias ekspor barang yang diproduksi dari China ke Indonesia untuk dikirim ke AS guna menghindari tarif tinggi yang dikenakan Presiden Donald Trump.
Untuk diketahui, produk transhipment merupakan barang dengan bahan baku dari luar, dalam hal ini China, yang kemudian dikirim ke Indonesia hanya untuk dijahit sebelum diekspor ke AS.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan Kemendag telah mengantisipasi potensi transhipment dengan menerbitkan Surat Keterangan Asal (SKA) atau Certificate of Origin (COO) imbas dari kebijakan Trump.
“Sudah kami antisipasi dan kami juga sudah sampaikan kepada pelaku usaha dan mereka juga tidak akan melakukan [transhipment],” kata Budi seusai acara peluncuran Gerakan Kamis Pakai Lokal di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Budi menjelaskan nantinya Kemendag akan mengontrol barang yang masuk melalui KSA. Ini artinya, SKA akan digunakan sebagai barang bukti bahwa barang tersebut diproduksi dari Indonesia.
“Kami akan melakukan penertiban atau kontrol melalui SKA. Kami bisa mengontrol melalui itu,” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Andry Satrio Nugroho menilai pemerintah harus membuktikan Indonesia bukan menjadi pintu ekspor perdagangan China untuk masuk ke AS dengan menjadi transphiment, di tengah masih bergulirnya proses negosiasi antara AS—China dan negosiasi AS—Indonesia.
“Indonesia harus membuktikan bahwa negara kita itu tidak menjadi transhipment dari China, artinya kita harus membuktikan bahwa Indonesia bukan pintu China masuk ke AS,” kata Andry kepada Bisnis,Rabu (7/5/2025).
Menurut dia, jika Indonesia bisa membuktikan hal tersebut, maka ada peluang Presiden AS Donald Trump akan menurunkan tarif resiprokal terhadap Indonesia.
Selain itu, Andry meminta agar pemerintah berhati-hati jika ada investasi asing yang masuk ke Indonesia, termasuk dari China.
“Karena tarif resiprokal itu diberikan karena ketakutan akan berpindahnya pabrik dan pusat produksi dari China ke Indonesia,” tuturnya.
Di samping itu, dia menyebut pemerintah juga harus menjaga dan memproteksi pasar dalam negeri agar tak terjadi banjir impor barang dari China.
-

PMI Batang Siap Penuhi Kebutuhan Darah Penyandang Talasemia
TRIBUNJATENG.COM, BATANG – Ketersediaan darah bagi penderita talasemia di Kabupaten Batang mendapat perhatian dari Palang Merah Indonesia (PMI).
Komitmen ini ditegaskan dalam audiensi antara PMI Batang dan Persatuan Orang Tua Penyandang Talasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang yang berlangsung di Aula PMI Batang, Rabu (7/5/2025).
Wakil Ketua PMI Batang, Putut Husamadiman, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya menyediakan darah PRC, tetapi juga darah Leucodepleted yang lebih aman bagi pasien talasemia.
“Kami berkomitmen menyediakan darah yang berkualitas untuk masyarakat Batang.
Khusus bagi pasien talasemia, darah Leucodepleted mampu meminimalisir risiko pasca transfusi,” ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun persediaan darah di PMI Batang relatif stabil, ada masa-masa tertentu ketika stok beberapa golongan darah menipis.
“Untuk mengatasi hal ini, kami rutin menggelar aksi donor di berbagai instansi, perusahaan, dan komunitas,” jelasnya.
Dokter Anak RSUD Batang, dr Tan Evi Susanti SpA yang juga pengurus POPTI Kabupaten Batang, mengapresiasi peran PMI Kabupaten Batang dalam menyediakan kebutuhan darah bagi pasien talasemia.
Pihaknya pun membenarkan, jenis darah Leucodepleted ini sangat membantu pasien talasemia dalam mengurangi reaksi pasca transfusi.
“Untuk fungsinya memang sama untuk menaikkan hemoglobin, tetapi kelebihannya Leucodepleted itu efek reaksi transfusinya lebih sedikit. Pasien lebih enak, ketimbang ditransfusi dengan PRC biasa,” jelasnya.
Dari data POPTI Batang saat ini ada 41 penderita talasemia, dimana 27 di antaranya merupakan anak-anak.
Pihaknya berharap dengan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak ini, dapat mendukung pengobatan talasemia di Kabupaten Batang.
Selain itu ia berharap bagi penyandang talasemia dan orang tua, untuk tetap aktif berobat dan transfusi.
“Dari pemerintah, dinkes, POPTI, pihak RSUD, dan juga PMI sudah bersinergi dengan baik, kami harap para pasien talasemia dan keluarga bisa terus bersemangat untuk berobat,” pungkasnya.(din)
-

Imbas Kecelakaan di Kaligawe Semarang, Tiga Kereta Api Penumpang Alami Keterlambatan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Tiga kereta api penumpang mengalami keterlambatan akibat kecelakaan di perlintasan sebidang Kaligawe, Semarang, Kamis (8/5/2025) pagi
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, merinci tiga kereta api penumpang tersebut.
KA Harina relasi Bandung–Surabaya terlambat paling lama, yaitu 199 menit, mulai dari evakuasi jalur di Kaligawe hingga penggantian lokomotif setelah tertemper truk muatan kedelai sekitar pukul 04.43 WIB.
Sementara itu, KA Banyubiru dan KA Joglosemarkerto masing-masing terlambat 33 dan 39 menit.
EVAKUASI – Truk Putih Muatan Kedelai dilakukan evakuasi dengan menggunakan truk derek. Sejumlah petugas terlibat melakukan proses evakuasi hingga membokar pembatas jalan/(TRIBUNJATENG.COM/REZANDA AKBAR D.) (TRIBUNJATENG/Rezanda Akbar)
Dia mengatakan KA Harina sempat tertahan di lokasi karena proses evakuasi truk dan penggantian lokomotif.
“Setelah truk berhasil dievakuasi dari jalur, rangkaian kami tarik ke Stasiun Tawang untuk pengecekan kerusakan dan penggantian lokomotif,” jelas Franoto.
Selama proses evakuasi, jalur hanya bisa dilalui secara bergantian karena satu sisi rel terdampak.
Hal ini menyebabkan keterlambatan pada perjalanan KA lain yang melintas di jalur tersebut.
“Pukul 07.05 WIB jalur sudah dapat dilalui kembali secara normal,” tambahnya.
Franoto menyebutkan tidak ada korban dari pihak masinis, awak sarana, maupun penumpang KA Harina.
Pihaknya juga meminta maaf atas adanya keterlambatan keberangkatan kereta api yang sempat mengalami delay.
KAI memberikan layanan pemulihan (service recovery) kepada penumpang KA Harina yang terdampak keterlambatan.
“Perjalanan seluruh KA kini telah kembali normal,” pungkasnya. (Rad)
-

Penyerangan di Sekolah Tokyo, 5 Staf Luka-luka
Jakarta –
Lima anggota staf di sebuah sekolah dasar (SD) di Tokyo, ibu kota Jepang mengalami luka-luka ringan setelah dua pria masuk ke tempat tersebut dan melakukan penyerangan pada hari Kamis (8/5). Saat ini tak ada laporan tentang anak-anak yang terluka, lapor media Jepang.
Kedua pria — yang telah ditangkap — memecahkan jendela dan memasuki ruang kelas dua, lapor Fuji TV, mengutip sumber kepolisian, dilansir kantor berita AFP, Kamis (8/5/2025).
Polisi tidak segera mengonfirmasi insiden tersebut ketika dihubungi oleh AFP. Laporan sebelumnya mengatakan empat anggota staf terluka. Belum jelas bagaimana rincian penyerangan tersebut.
Insiden di Sekolah Dasar Tachikawa Daisan di sebelah barat ibu kota Jepang tersebut terjadi pada Kamis pagi, menurut media publik NHK.
Situs web sekolah tersebut menyatakan bahwa sekolah itu memiliki lebih dari 500 murid dan lebih dari 30 anggota staf. Siswa kelas dua di Jepang berusia tujuh hingga delapan tahun.
Rekaman televisi dari sekolah tersebut memperlihatkan tim pekerja darurat dan polisi berjalan masuk dan keluar sekolah.
Kejahatan dengan kekerasan relatif jarang terjadi di Jepang. Negeri Sakura itu memiliki tingkat pembunuhan rendah dan beberapa undang-undang senjata terketat di dunia.
Lihat juga Video: Warga Yahudi Jadi Sasaran Penyerangan di Australia
(ita/ita)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
-

India dan Pakistan di Ambang Perang, Perbandingan Kekuatan Militer dan Negara Mana Pemasok Senjata? – Halaman all
India dan Pakistan di Ambang Perang, Perbandingan Kekuatan Militer dan Negara Mana Pemasok Senjata?
TRIBUNNEWS.COM- Dua negara tetangga yang kini sama-sama sudah melengkapi diri dengan senjata nuklir, India dan Pakistan di ambang perang untuk yang kesekian kali.
India dan Pakistan sebelumnya telah berperang dua kali dan terlibat konflik terbatas atas Kashmir.
Bagaimana kemampuan militer India dan Pakistan? Menurut peringkat kekuatan militer Global Firepower tahun 2025, India adalah kekuatan militer terkuat keempat di dunia, dan Pakistan berada di peringkat terkuat ke-12.
India adalah negara dengan pengeluaran militer terbesar kelima di dunia.
Pada tahun 2024, negara ini menghabiskan $86 miliar (Rp 1,4 kuadriliun) untuk militernya, atau 2,3 persen dari produk domestik bruto (PDB), menurut Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), lembaga riset pertahanan dan persenjataan terkemuka.
Sebagai perbandingan, Pakistan menghabiskan $10,2 miliar (Rp 164 Triliun), atau 2,7 persen dari PDB-nya, untuk militer pada tahun 2024.
Kekuatan militer India secara keseluruhan adalah 5.137.550 personel, yang hampir tiga kali lebih besar dari Pakistan yang berjumlah 1.704.000. Di antara kedua negara, tidak ada negara yang mewajibkan wajib militer.
India memiliki 2.229 pesawat militer, dibandingkan dengan Pakistan yang memiliki 1.399.
India memiliki 3.151 tank tempur, dibandingkan dengan 1.839 milik Pakistan.
Angkatan Laut Pakistan meliputi perbatasan pantai selatan sepanjang 1.046 kilometer (650 mil) di Laut Arab dan memiliki 121 aset angkatan laut, sementara pantai daratan India mencakup hampir 6.100 km (3.800 mil) dengan 293 aset angkatan laut.
Perlombaan Senjata Nuklir antara India dan Pakistan
Menurut Kampanye Internasional untuk Menghapuskan Senjata Nuklir (ICANW), sebuah koalisi global untuk melarang senjata nuklir, pada tahun 2023, negara-negara menghabiskan sekitar $91,4 miliar untuk senjata nuklir, dengan India menghabiskan $2,7 miliar dan Pakistan $1 miliar.
India melaksanakan uji coba nuklir pertamanya pada bulan Mei 1974, dan pada bulan Mei 1998, melaksanakan lima uji coba lainnya, dan mendeklarasikan dirinya sebagai negara pemilik senjata nuklir.
Pakistan melaksanakan uji coba nuklir pertamanya tak lama setelah India pada tahun 1998, dan secara resmi menjadi negara bersenjata nuklir.
Semenjak itu, kedua negara yang lahir bersama dan bernasib sial ini telah terlibat dalam perlombaan senjata yang telah merugikan mereka miliaran dolar.
Menurut Proyek Pertahanan Rudal Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS), penangkal nuklir New Delhi terutama ditujukan pada negara-negara pesaingnya, Pakistan dan Cina.
India telah mengembangkan rudal jarak jauh dan rudal darat bergerak. Bersama Rusia, India sedang dalam tahap pengembangan rudal kapal dan kapal selam.
CSIS juga menyatakan bahwa persenjataan Pakistan terutama terdiri dari rudal balistik jarak pendek dan menengah yang dapat bergerak, yang memiliki jangkauan yang cukup untuk menargetkan India.
Bantuan teknis signifikan dari Tiongkok pada program nuklir dan rudalnya telah membantu Pakistan dalam beberapa tahun terakhir.
Siapa yang memasok senjata ke India dan Pakistan?
Menurut SIPRI, ketegangan lintas perbatasan antara kedua negara memicu impor senjata oleh kedua negara.
India merupakan negara pengimpor senjata terbesar kedua dari tahun 2020-2024, setelah Ukraina, dengan pangsa 8,3 persen dari impor global.
Sebagian besar impor India berasal dari Rusia, meskipun telah mengalihkan sumber persenjataannya ke Prancis, Israel, dan Amerika Serikat.
Di seberang perbatasan, impor senjata dan persenjataan Pakistan meningkat sebesar 61 persen antara tahun 2015–19 dan 2020–24 karena negara itu mulai menerima pengiriman, termasuk pesawat tempur dan kapal perang.
Dalam skala global, Pakistan merupakan importir senjata terbesar kelima dengan impor sebesar 4,6 persen pada tahun 2020–24.
Sejak 1990, pemasok utama Pakistan adalah Tiongkok.
Tiongkok memasok 81 persen impor senjata Pakistan pada 2020–24; Rusia memasok 36 persen senjata India selama periode yang sama.
SUMBER: AL JAZEERA
-

DEMA USM Fasilitasi Dialog Terbuka, Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Langsung ke Pimpinan Kampus
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Dewan Mahasiswa (DEMA) Universitas Semarang (USM) kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang terbuka terhadap aspirasi mahasiswa melalui kegiatan Dialog Mahasiswa dengan mengangkat tema “Sampaikan, Satukan, Wujudkan” yang diselenggarakan pada Kamis (7/052025).
Dialog yang digelar di kampus USM ini diinisiasi oleh DEMA USM dan dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta dari berbagai perwakilan organisasi mahasiswa (ORMA), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Mahasiswa penerima KIP Kuliah, hingga mahasiswa program pascasarjana.
Wakil Rektor USM Dr Muhammad Junaidi SHI MH dalam wawancaranya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi cerminan dari keterbukaan USM terhadap masukan mahasiswa.
Dialog Mahasiswa bertemakan “Sampaikan, Satukan, Wujudkan” dilaksanakan oleh Dewan Mahasiswa (DEMA) Universitas Semarang (USM) pada Kamis (7/052025). (IST)
“Hari ini kita melakukan dialog mahasiswa sebagai upaya menunjukkan bahwa Universitas Semarang merupakan salah satu perguruan tinggi yang sangat terbuka terhadap aspirasi.
Aspirasi yang disampaikan kita tampung, salah satunya terkait sarana prasarana dan sistem yang mendukung.
Ini penting untuk meningkatkan kapasitas USM sebagai perguruan tinggi berakreditasi unggul,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr Junaidi menegaskan bahwa masukan yang disampaikan akan dijadikan parameter untuk menentukan arah kebijakan dan pengembangan kampus ke depan.
“Harapan saya, apa yang disampaikan oleh mahasiswa akan kita realisasikan. Jika ada hal-hal yang belum bisa dijalankan, akan kami sampaikan kembali kepada mereka.
Dialog seperti ini bukan yang pertama, karena USM selalu mengutamakan komunikasi agar masalah cepat terselesaikan,” tambahnya.
Ketua Umum DEMA USM Sekar Pangestika, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani mahasiswa dalam menyampaikan ide dan masukan kepada pihak universitas.
“Tujuan dari dialog ini adalah mewakili mahasiswa umum dalam menyampaikan aspirasi kepada pihak atasan.
Tema “Sampaikan, Satukan, Wujudkan” menggambarkan proses dialog: dari penyampaian, penyatuan gagasan, hingga realisasi oleh pihak kampus,” jelas Sekar.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara mahasiswa dan pihak Universitas semakin kuat demi terwujudnya Universitas Semarang yang lebih maju dan responsif.
-

RI Krisis Kelapa Bulat, Kemendag Usul Kenakan Pungutan Ekspor hingga Moratorium
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan mengusulkan kebijakan tarif pungutan ekspor dan moratorium ekspor kelapa bulat seiring dengan terjadinya krisis kelapa bulat di dalam negeri.
Untuk diketahui, kondisi kelapa bulat di dalam negeri tengah dilanda krisis, ditambah dengan lonjakan ekspor ke China dan produksi yang hanya mencapai 40–50%. Alhasil, harga kelapa bulat melambung di pasar tradisional.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, pihaknya akan mulai membahas kebijakan tarif PE kelapa bulat paling lambat pekan ini.
“Kami minggu ini atau besok rapat, jadi kami usulkan ada PE, pungutan ekspor [kelapa bulat] kita usulkan,” kata Budi dalam acara peluncuran Gerakan Kamis Pakai Lokal di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Budi menyebut, kebijakan ini diharapkan dapat segera diputuskan pada rapat tersebut. “Minggu ini rapat ya, dirapatkan. Mudah-mudahan langsung bisa diputuskan [ada pungutan ekspor kelapa bulat],” imbuhnya.
Selain pungutan ekspor, Budi mengungkap Kemendag juga mengusulkan agar diberlakukannya moratorium sementara untuk ekspor kelapa. Hal ini sebagaimana permintaan asosiasi yang menginginkan kebijakan ini.
Sebelumnya, Ketua Harian Himpunan Industri Pengolahan Kelapa Indonesia (Hipki) Rudy Handiwidjaja menilai pemerintah perlu memberikan moratorium ekspor kelapa dengan jangka waktu paling lambat 6 bulan.
Sebab, menurut dia, jika moratorium ekspor dilakukan dengan jangka waktu terlalu lama maka akan berdampak pada harga kelapa di dalam negeri yang turun sehingga bisa merugikan petani dan pedagang.
Sayangnya, Rudy mengaku pengajuan moratorium ekspor kelapa yang bergulir sejak September tahun lalu ini belum mendapatkan respons dari pemerintah.
“Jangankan 6 bulan, kami mengajukan moratorium saja pemerintah ini sampai sekarang belum dengarkan, belum laksanakan. Padahal kami sudah berjuang dari mulai September 2024,” ujar Rudy saat dihubungi Bisnis.
Selain itu, Hipki juga berharap pemerintah perlu mengenakan PE kelapa di kisaran 100–200% untuk menekan laju ekspor kelapa. Sebab, kata dia, selama ini komoditas kelapa bulat tidak dikenakan tarif pajak.
Padahal, kelapa bulat tengah dalam krisis dan ditambah dengan ekspor yang melonjak ke China. Kurangnya bahan baku ini bukan hanya terjadi di konsumsi rumah tangga alias pasar tradisional, melainkan juga untuk industri.
Berdasarkan data Hipki, harga kelapa di pasar tradisional kini dibanderol di kisaran Rp25.000–Rp30.000 per butir. Di samping harganya yang melonjak, komoditas ini juga sulit ditemukan lantaran produksi kelapa di industri yang hanya mencapai 40%—50%.
Rudy menjelaskan, kondisi ini terjadi lantaran dipengaruhi dua faktor. Pertama, imbas cuaca tahun lalu, di mana terjadi El Nino yang menyebabkan produksi kelapa di tingkat petani hanya mencapai 40%.
“Ditambah lagi karena semua negara-negara itu kekurangan kelapa dan sudah tidak boleh ekspor, hanya Indonesia yang boleh ekspor sehingga negara-negara dari luar itu membeli kelapa dari Indonesia,” tandasnya.
-

Mengenal sudut Jakarta dengan berjalan kaki
Walking tour bukan hanya tentang menjelajah kota, tetapi juga tentang mengenal sejarah, budaya, dan kehidupan urban secara lebih mendalam
Jakarta (ANTARA) – Jakarta sebagai pusat kota Indonesia, menyimpan banyak cerita sejarah, budaya, dan kehidupan urban yang menarik untuk dijelajahi.
Salah satu cara terbaik untuk mengenal Jakarta lebih dekat adalah melalui walking tour, sebuah konsep tur jalan kaki yang semakin populer di kota metropolitan ini.
Jakarta Good Guide (JGG) adalah salah satu komunitas yang menyediakan walking tour dengan konsep unik dan edukatif.
JGG pertama kali dibentuk oleh Farid Mardhiyanto dan Candha Adwitiyo pada tahun 2014.
Keduanya bertemu dari pelatihan pramuwisata berlisensi yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI.
Suasana Chinatown, Glodok saat didatangi wisatawan nusantara bersama tim tur jalan kaki (walking tour) Jakarta Good Guide, Jakarta Barat, Minggu (4/5/2025). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Mereka ingin lebih mengenalkan sejarah kota dengan cara yang menyenangkan yakni berjalan kaki. Adapun ide ini terinspirasi dari luar negeri dimana terdapat banyak tur jalan kaki.
Berawal dari keinginan mereka untuk memperkenalkan Jakarta dengan cara yang lebih interaktif. Ditekankan bahwa Jakarta bukan hanya pusat perbelanjaan (mal), namun punya cerita unik di setiap sudutnya.
Komunitas ini berkembang dari hanya dua orang hingga kini memiliki sekitar 20 pemandu wisata. Dalam proses perekrutan pemandu wisata, JGG tidak serta-merta membuka pendaftaran.
Menurut salah satu pemandu JGG, Pram atau akrab disapa Pampam, syarat utama untuk menjadi pemandu adalah membangun hubungan dengan komunitas terlebih dahulu, mengikuti tur, dan mengenal anggota lainnya.
Selain itu, calon pemandu juga mengikuti pelatihan yang diadakan setiap tahun untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang sejarah dan cara penyampaian informasi kepada peserta.
Halaman berikut: Konsep walking tour
Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2025
