Blog

  • Jurus KKP Jaga Iklim Usaha Perikanan Sehat di Indonesia

    Jurus KKP Jaga Iklim Usaha Perikanan Sehat di Indonesia

    Liputan6.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengedepankan sanksi administratif bagi para pelaku usaha yang nakal. 

    Direktur Pengawasan Sumber Daya Perikanan, Halid K. Jusuf, mengatakan pengawasan dan penindakan dilakukan bukan untuk mematikan investasi, melainkan untuk memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi ketentuan perizinan yang berlaku.

    “Kami berusaha berlaku objektif terhadap setiap pelaku usaha yang melanggar. Kami tidak pernah berniat mematikan pelaku usaha untuk berinvestasi, tetapi tetap memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengurus perizinan jika terjadi pelanggaran,” ujar Halid dalam konferensi pers di KKP, Jumat (13/1/2026).

    Ia menjelaskan, seiring penerapan perizinan berusaha berbasis risiko setelah Undang-Undang Cipta Kerja, pendekatan penegakan hukum di sektor kelautan dan perikanan kini mengedepankan prinsip ultimum remedium, di mana sanksi pidana menjadi langkah terakhir.

    “Kalau sebelumnya penindakan selalu mengedepankan pidana, sekarang kami mengutamakan sanksi administratif. Pidana adalah pilihan terakhir,” ujar dia.

    Menurut Halid, sanksi administratif diberikan secara bertahap, mulai dari teguran pertama dan kedua, paksaan pemerintah berupa denda administratif, pembekuan izin, hingga pencabutan izin usaha.

    “Penahapan sanksi ini dilakukan agar pelaku usaha tetap memiliki kesempatan memperbaiki kepatuhan usahanya,” ujar dia.

    Namun demikian, Halid menegaskan terhadap pelaku usaha yang dengan sengaja melakukan pelanggaran secara ilegal, sanksi tetap akan ditegakkan secara tegas sesuai aturan.

    “Bagi pelaku usaha yang memang sengaja melakukan pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan, sanksi administratif tetap kami kenakan sebagai bentuk penegakan hukum,” tegasnya.

    Halid juga menyampaikan, pengawasan PSDKP tidak hanya terbatas pada impor ikan konsumsi, tetapi mencakup seluruh rantai kegiatan perikanan. Mulai dari impor bahan baku, pakan dan obat ikan, induk dan benih ikan, hingga inti mutiara dan hasil perikanan lainnya.

    “Pengawasan tidak hanya dari hulu bahan baku impor, tetapi juga sampai ke unit pengolahan dan pemasaran hasil perikanan,” ungkapnya.

     

  • Indonesia dan Bosnia-Herzegovina perkuat kerja sama pertahanan

    Indonesia dan Bosnia-Herzegovina perkuat kerja sama pertahanan

    Pemerintah Indonesia dan Bosnia-Herzegovina sepakat untuk memperkuat kerja sama bidang militer dan pertahanan dalam kunjungan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Sarajevo, Minggu (11/1).

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ada Wasit dan Mahasiswi di Antara Ratusan Korban Tewas Demo Iran

    Ada Wasit dan Mahasiswi di Antara Ratusan Korban Tewas Demo Iran

    Jakarta

    Seorang wasit dan seorang mahasiswa termasuk di antara ratusan orang yang dilaporkan tewas dalam protes anti-pemerintah di Iran.

    Amir Mohammad Koohkan, 26 tahun, terkena peluru tajam pada 3 Januari saat aksi protes di Kota Neyriz, ujar temannya kepada BBC Persia.

    “Semua orang mengenalnya karena kebaikannya,” kata dia, seraya menambahkan bahwa keluarganya berduka dan “marah karena dia dibunuh oleh rezim”.

    Lima hari kemudian, mahasiswa bernama Rubina Aminian, 23 tahun, ditembak dari belakang dalam aksi protes di Teheran, ungkap kelompok hak asasi manusia.

    “Dia memperjuangkan berbagai hal yang dia yakini itu benar,” kata pamannya kepada CNN.

    Hampir sebanyak 500 demonstran dan 48 personel keamanan telah tewas dalam aksi protes selama dua pekan, jelas sebuah kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS.

    Sumber-sumber di Iran mengatakan kepada BBC bahwa jumlah korban tewas kemungkinan lebih tinggi dari yang dilaporkan.

    Seorang demonstran membentangkan foto putra mahkota Reza Pahlavi di Alun-Alun Kaj, Teheran, pada Jumat (09/01). (Public domain)

    Protes tersebut telah berkembang menjadi yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Seruan utama dalam demonstrasi adalah mengakhiri Republik Islam dan pemerintahan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

    Rangkaian demonstrasi itu direspons pemerintah dengan keras sehingga menyebabkan setidaknya 10.600 orang ditangkap dan 496 demonstran tewas, menurut HRANA.

    Staf medis di Iran menyebut rumah sakit kewalahan dengan pasien yang meninggal dan terluka.

    BBC Persia memverifikasi bahwa 70 jenazah dibawa ke Rumah Sakit Poursina di Kota Rasht pada 9 Januari.

    BBC juga menghitung ada 180 kantong jenazah dalam rekaman sebuah video di sebuah kamar jenazah dekat Teheran. Dua kejadian itu diduga difilmkan pada malam yang sama.

    BBC dan sebagian besar organisasi berita internasional lainnya tidak dapat melaporkan dari dalam Iran.

    Pemerintah Iran telah memberlakukan pemadaman internet sejak Kamis (08/01), sehingga menyulitkan untuk mendapatkan dan memverifikasi informasi.

    Baca juga:

    Di antara korban protes terdapat Koohkan, yang tewas di Neyriz, Provinsi Fars, kata temannya kepada BBC Persia.

    Temannya tidak menyaksikan kejadian itu secara langsung, tetapi mendengar keterangan dari saksi mata di tempat kejadian.

    “Kejadiannya terlalu cepat, sungguh terlalu cepat. Dia masih sangat muda,” kata temannya.

    Temannya mengatakan mereka telah mengenal Koohkan, seorang pelatih dan wasit futsal: “Sejak kecil dia adalah pelatih saya, lalu dia menjadi seperti saudara saya.”

    Mereka menggambarkan Koohkan, yang memiliki satu saudara laki-laki, sebagai “seseorang yang tidak suka melihat orang dalam keadaan seperti ini… dalam kesengsaraan ini”.

    “Semua orang mengenalnya karena kebaikan dan sifatnya yang baik. Seluruh kota menyayanginya,” kata temannya.

    “Keluarganya berduka dan marah. Berduka karena kehilangan putra mereka, marah karena dia dibunuh oleh rezim.”

    Aminian, seorang mahasiswi Kurdi, juga tewas setelah ditembak dari belakang ketika ikut serta dalam demonstrasi pada Kamis, menurut tiga kelompok hak asasi manusia.

    Dua kelompok, Iran Human Rights (IHRNGO) yang berbasis di Norwegia dan organisasi Kurdi Hengaw, mengatakan dia ditembak di kepala, sementara Jaringan Hak Asasi Manusia Kurdistan mengatakan dia ditembak di punggung.

    Kedua kelompok Kurdi tersebut mengatakan dia ditembak oleh pasukan pemerintah.

    BBC belum dapat memverifikasi secara independen keadaan kematiannya.

    Korban lainnya bernama Rubina Aminian, mahasiswi berusia 23 tahun. Nama depannya juga dieja Robina atau Roubina. Perempuan itu sedang belajar tekstil dan mode di Sekolah Tinggi Teknik dan Kejuruan Shariati di Teheran, kata IHRNGO.

    “Dia adalah gadis yang kuat, gadis yang berani, dan dia bukanlah seseorang yang bisa Anda kendalikan dan buat keputusan untuknya,” kata pamannya kepada CNN.

    “Dia memperjuangkan berbagai hal yang dia yakini benar dan berjuang keras.”

    Dia menambahkan bahwa Aminian “haus akan kebebasan, haus akan hak-hak perempuan”.

    Anggota keluarga Aminian melakukan perjalanan dari kota asal mereka di Kermanshah, Iran barat, ke Teheran untuk mengidentifikasi jenazahnya setelah mengetahui kematiannya, kata sebuah sumber yang dekat dengan keluarga tersebut kepada INRNGO.

    Keluarga tersebut harus mencari di antara ratusan jenazah anak muda yang tewas dalam protes di lokasi dekat kampus Aminian, kata sumber tersebut.

    “Bukan hanya putri saya; saya melihat ratusan jenazah dengan mata kepala saya sendiri,” kata ibu Aminian, dalam pernyataan dari sumber tersebut.

    Pihak berwenang Iran diduga awalnya menolak untuk menyerahkan jenazah Aminian kepada keluarganya, kemudian mencegah pemakaman atau upacara berkabung di kota asal mereka, kata sumber tersebut.

    Keluarga tersebut dilaporkan terpaksa menguburnya di sepanjang jalan antara Kermanshah dan Kamyaran.

    Pemimpin Iran Khamenei menyebut para demonstran anti-pemerintah sebagai “pembuat onar.”

    Sementara, Presiden AS Donald Trump mengancam akan campur tangan dan mengatakan militer AS sedang mempertimbangkan “opsi yang sangat kuat”.

    Iran juga menuduh para demonstran didukung oleh AS dan Israel.

    Aksi protes ini merupakan yang paling meluas sejak pemberontakan pada tahun 2022 yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini, seorang perempuan muda Kurdi yang ditahan oleh polisi syariah karena diduga tidak mengenakan hijab dengan benar.

    Saat itu, lebih dari 550 orang tewas dan 20.000 orang ditahan, menurut kelompok hak asasi manusia.

    (ita/ita)

  • Patung Macan Putih Balongjeruk Resmi Kantongi Hak Cipta dari Kemenkum Jatim

    Patung Macan Putih Balongjeruk Resmi Kantongi Hak Cipta dari Kemenkum Jatim

    Kediri (beritajatim.com) – Kementerian Hukum (Kemenkum) melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur resmi menyerahkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa hak cipta Patung Macan Putih kepada Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, pada Selasa (13/1/2026). Sertifikasi ini menjadi bentuk perlindungan hukum atas ide, gagasan, dan karya masyarakat setempat.

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Haris Sukamto, mengatakan proses pendaftaran hingga penerbitan sertifikat hak cipta Patung Macan Putih difasilitasi oleh Kemenkum sebagai upaya melindungi karya anak bangsa.

    “Ini adalah bentuk dari perlindungan ide, gagasan, karya, anak bangsa dari Balongjeruk,” ujarnya.

    Haris berharap sertifikat hak cipta tersebut dapat menjadi identitas baru bagi Desa Balongjeruk sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Keberadaan Patung Macan Putih juga diharapkan ikut melestarikan budaya Jawa, khususnya di Kabupaten Kediri.

    “Mudah-mudahan dengan pemberian sertifikasi ini, ini bentuk identitas baru dari Balongjeruk terhadap patung Macan Putih ini, memberikan dampak ekonomi, pertumbuhan ekonomi, dan juga nguri-nguri budaya Jawa, Jawa Timur khususnya Kabupaten Kediri, lebih khusus lagi Balongjeruk,” imbuhnya.

    Ia menilai, meskipun Patung Macan Putih sempat menuai beragam respons di media sosial, fenomena viral tersebut justru membawa dampak positif bagi masyarakat desa.

    “Ada info-info negatif terhadap yang viral-viral itu biasa dalam masyarakat, tetapi saya meyakini bahwa ini sudah memberikan dampak yang terbaik bagi masyarakat Balongjeruk,” katanya.

    Terkait pemanfaatan Patung Macan Putih untuk kepentingan komersial, seperti produk UMKM berupa kaos, suvenir, maupun atribut lainnya, Kemenkum menegaskan sertifikat hak cipta menjadi penanda kepemilikan yang sah.

    Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Jatim, Pahlevi Witantra, menjelaskan bahwa kementerian hanya memberikan identitas kepemilikan atas ciptaan tersebut, sementara mekanisme komersialisasi sepenuhnya menjadi kewenangan pemilik hak cipta.

    “Jadi, kalau di situ dijelaskan bahwa pemerintah Desa Balongjeruk yang memiliki, maka bagaimana metode komersialisasi itu kami serahkan bagaimana diatur sebaik mungkin oleh pemerintah desa Balungjeruk,” jelasnya.

    Haris Sukamto menambahkan, setiap pihak yang ingin memanfaatkan Patung Macan Putih atau gambarnya untuk kepentingan komersial wajib memperoleh izin dari pemegang hak cipta.

    “Makanya tadi saya sampaikan di sambutan saya, siapapun yang akan membuat produk untuk kepentingan pribadi, harus memberikan dampak ekonomi terhadap yang membuat. Dalam hal ini yang dimiliki oleh desa ataupun yang membuat patung. Ini nanti biar diatur pemerintah desa,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Balongjeruk, Safi’i, menyampaikan kebanggaannya atas diterbitkannya sertifikat hak cipta Patung Macan Putih yang diinisiasi oleh warganya.

    “Intinya kami bangga ya karena apa yang kita inisiatifkan ternyata juga dihargai dengan sertifikat hak cipta.”

    Ia menyebut pemerintah desa akan membentuk tim khusus untuk mengelola pemanfaatan hak cipta tersebut dan memastikan pengelolaannya tidak memberatkan masyarakat maupun pelaku usaha.

    “Intinya kami sudah bisa mengembangkan desa kami dengan potensi pedagang kaki lima itu saja, kita sudah syukur gitu aja ya,” lanjutnya.

    Ke depan, Pemerintah Desa Balongjeruk berkomitmen terus melakukan inovasi agar keberadaan Patung Macan Putih tidak bersifat sesaat. Evaluasi dan pengembangan kegiatan akan dilakukan secara berkala, termasuk agenda rutin Car Free Day.

    “Ya, intinya setiap kita setelah menyelenggarakan event seperti Car Free Day itu pasti kita evaluasi. Bagaimana nanti ke depannya ini tetap bisa berjalan atau mungkin ada tambah-tambahan kegiatan, intinya untuk selalu memeriahkan khususnya di hari Minggu,” pungkasnya. [nm/beq]

  • Polisi Tangkap Tersangka Perampokan Terencana Pertama di Vanuatu

    Polisi Tangkap Tersangka Perampokan Terencana Pertama di Vanuatu

    Tiga pria mengenakan pakaian pelindung berwarna putih ketika mereka menggunakan senapan untuk merampok sebuah truk berisi uang tunai di luar bandara sebuah pulau di Pasifik pada siang hari bolong.

    Setelah membawa kabur uang tunai sebesar A$600.000 (Rp6 miliar) milik grup jasa keuangan Western Union, ketiganya dengan cepat menghilang setelah melakukan apa yang diyakini sebagai perampokan bersenjata terorganisir pertama di Vanuatu.

    Perampokan di Bandara Internasional Port Vila pada tanggal 29 Desember ini telah mengejutkan Vanuatu dan menjadi perbincangan di negara yang tidak terbiasa dengan tindakan kriminal yang begitu terbuka di depan umum.

    Polisi setempat mengatakan perampokan itu “terkoordinasi dengan baik, terencana dengan matang, dan terorganisasi dengan baik.”

    Di negara Pasifik yang berpenduduk 330.000 jiwa, di mana sebagian besar penduduk tinggal di desa-desa di pulau-pulau terpencil, perampokan bersenjata hingga saat ini lebih mirip film Hollywood daripada kenyataan.

    Pengguna media sosial yang menanggapi berita tersebut menyamakan perampokan bandara itu dengan adegan film, seiring dengan munculnya rincian perampokan tersebut.

    “Ini seperti film Fast and Furious dalam suasana yang sangat panas,” ujar seorang komentator.

    “Rasanya seperti menonton film,” kata yang lain.

    Beberapa hari setelah perampokan, publik yang haus akan informasi menantikan perkembangan terbaru tentang tindakan kriminal ini dan hasil penyelidikan polisi.

    Namun, polisi setempat awalnya tidak memberikan banyak informasi melebihi pernyataan yang direkam dan dirilis di Facebook beberapa jam setelah perampokan.

    Warga Port Vila mengatakan kepada ABC bahwa rumor justru mengisi kekosongan informasi tersebut.

    Sebagian besar spekulasi di kedai-kedai kava di antero negeri dan di media sosial berfokus pada identitas dan keberadaan para terduga perampok.

    Namun informasi menyebar dengan cepat di negara kepulauan itu.

    Kepolisian Vanuatu tampaknya bertindak berdasarkan petunjuk mereka pada hari Selasa (06/01) ketika menangkap terduga pemimpin kelompok perampokan di pulau Santo, sebelum menerbangkannya kembali ke selatan ke ibu kota Port Vila.

    Dan akhirnya, pada hari Kamis (08/01), polisi mengungkapkan lebih banyak rincian tentang kejahatan dan penyelidikan pada konferensi pers di Port Vila.

    Mereka juga mengkonfirmasi telah menangkap tujuh tersangka lainnya setelah melacak mereka dalam waktu seminggu setelah perampokan.

    Polisi: uang curian terbanyak berhasil ditemukan

    Komisaris Polisi Kalshem Bongran merinci peristiwa yang terjadi pada siang hari tanggal 29 Desember.

    Ia mengatakan tiga perampok mengikuti kendaraan Western Union yang membawa uang tunai untuk ditimbang di bandara dan dikirim ke luar negeri.

    Mereka memblokir truk dengan mobil van mini putih mereka sendiri, keluar dari kendaraan mereka untuk menyerang pengemudi, dan mencuri uang tunai sebelum melarikan diri, katanya.

    Polisi memulai pencarian, dan dengan bantuan masyarakat, mulai melakukan penangkapan dalam waktu tiga hari setelah perampokan, kata komisaris.

    Komisaris Bongran mengatakan tujuh dari delapan tersangka yang ditangkap berada di pusat penahanan di Port Vila.

    Satu tersangka lainnya berada di rumah sakit di bawah pengawasan polisi, dirawat karena bisul, dan akan dipindahkan ke fasilitas penahanan nanti, katanya.

    Ia mengatakan para tersangka ditahan karena dicurigai terlibat dalam perampokan, dan polisi akan mengklarifikasi tuduhan tersebut di kemudian hari.

    Kepolisian Vanuatu telah mengumpulkan sekitar A$592.000 (Rp5,9 miliar) uang curian dan telah menyita senjata api dan mobil mini van, katanya.

    Sumber kepolisian juga mengatakan kepada ABC bahwa dua tersangka adalah putra dari mantan anggota DPR yang dipenjara karena korupsi beberapa tahun lalu.

    Komisaris Bongran mengatakan polisi masih menyelidiki perampokan tersebut, baik di Port Vila maupun Santo, tempat terduga pemimpin kelompok tersebut melarikan diri.

    Menteri Dalam Negeri Andrew Napuat mengatakan pemerintah Vanuatu menangani kejahatan tersebut “dengan tingkat keprihatinan tertinggi.”

    “Insiden ini merupakan tindakan kriminal serius dan merupakan peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya.

    Ia mengimbau masyarakat yang kebingungan untuk tetap tenang dan mengatakan respons polisi menunjukkan bahwa penegak hukum Vanuatu mampu menangani kejahatan serius.

    “Kami memiliki supremasi hukum yang kuat di Vanuatu,” katanya.

    “Tindakan tegas yang telah kami ambil telah mengendalikan insiden ini.”

    Warga merasa tidak aman setelah perampokan

    Bagi banyak orang di Port Vila, perampokan bersenjata itu masih terasa tidak nyata.

    Winy Marango, yang tinggal di dekat bandara, mengatakan awalnya ia mengira laporan perampokan di media sosial hanyalah lelucon.

    Ia mengatakan insiden itu telah mengguncang warga Ni-Vanuatu dan bahwa Port Vila, salah satu kota teraman di Pasifik, kini terasa kurang aman.

    “Bagi saya, rasanya sedikit tidak aman, untuk berjalan-jalan sendirian,” kata Marango.

    Beberapa hari setelah perampokan, ia lebih was-was ketika berjalan di kota pada waktu-waktu tertentu dalam sehari.

    “Dan di rumah, saya biasanya tidak mengunci pintu di malam hari, tetapi selama seminggu itu, kami juga memeriksa pintu dan memastikan bahwa pintu terkunci dengan benar.”

    Marango mengatakan Port Vila perlu meningkatkan keamanan seiring pertumbuhannya.

    “Terutama di tempat umum di mana kita berurusan dengan uang, kita harus memiliki pengamanan yang ketat, bahkan di bandara, dengan adanya layanan polisi di sekitar area bandara,” katanya.

    “Tetapi kemudian kembali pada peningkatan kesadaran di masyarakat kita dan memastikan bahwa kaum muda menyadari konsekuensi yang mungkin terjadi jika melakukan kejahatan seperti ini.”

    Advokat pemuda masyarakat Edmond Saksak juga prihatin tentang kurangnya informasi dari polisi tentang kasus tersebut.

    “Pemerintah kita dan bahkan penegak hukum perlu lebih transparan. Informasi perlu tersedia karena seperti yang bisa dilihat sekarang, tidak ada yang tahu apa pun,” katanya.

    Edmond mengatakan perdebatan publik tentang perampokan tersebut juga membandingkan kejahatan itu dengan penyalahgunaan dana publik oleh politisi — sebuah isu yang membutuhkan respons nasional.

    “Perampokan ini bukan hanya tentang provinsi atau pemuda atau saling menyalahkan, ini tentang kita semua,” katanya.

    “Kita harus bekerja sama untuk menghentikan kejahatan semacam ini.”

    Namun, tindakan terhadap kejahatan membutuhkan pemimpin yang bersedia memberi informasi dan bekerja sama dengan masyarakat, katanya.

    “Jika Anda ingin bangsa ini berubah, Anda tidak dapat melakukan apa pun di atas sana tanpa kami.”

    Diproduksi oleh Natasya Salim dari laporan dalam bahasa Inggris

  • Kecam Penindasan di Teheran, Kanselir Jerman: Kepemimpinan Iran Lemah

    Kecam Penindasan di Teheran, Kanselir Jerman: Kepemimpinan Iran Lemah

    Jakarta

    Setelah bungkam selama beberapa hari, Kanselir Jerman Friedrich Merz akhirnya angkat bicara mengenai protes di Iran. Selama kunjungan resmi ke India, Merz menyebut kekerasan yang digunakan oleh pasukan keamanan terhadap demonstran di Iran sebagai tindakan brutal dan tidak proporsional.

    “Saya mendesak para pemimpin Iran untuk melindungi rakyatnya, bukan mengancam mereka,” ujar Merz, sambil menegaskan bahwa sikap pejabat di Teheran merupakan tanda kelemahan, bukan kekuatan.

    Desakan masukkan Garda Revolusi ke daftar teroris Uni Eropa

    Sejumlah politisi Jerman mendesak agar Garda Revolusi Iran dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris Uni Eropa. Dengan perkiraan 150.000 tentara, Garda Revolusi merupakan pilar utama rezim dan juga berperan besar secara ekonomi.

    Politisi Partai Hijau sekaligus Wakil Presiden Bundestag Omid Nouripour mengatakan kepada stasiun televisi publik ARD bahwa pemerintah Jerman harus menjalin kontak dengan perwakilan oposisi Iran serta masyarakat sipil.

    Ia menilai pendekatan “diam dan menunggu” terhadap situasi di Teheran dan kota-kota lain harus segera diakhiri.

    Para pakar kebijakan luar negeri Jerman mendesak agar Garda Revolusi dimasukkan ke dalam daftar teroris Uni Eropa dan rekening bank pejabat Iran di Uni Eropa diblokir.

    Ketua Komisi Urusan Luar Negeri Bundestag dari partai CDU, Armin Laschet, mengatakan kepada Funke Media Group: “Sanksi terhadap elit rezim harus diperketat agar mereka paham siapa pun yang menindas rakyatnya dengan kekerasan, penyiksaan, dan pembunuhan akan menghadapi konsekuensi.”

    Pernyataan bersama tanpa langkah konkret

    Partai Sosial Demokrat (SPD) berhaluan kiri-tengah adalah mitra koalisi kecil dari blok konservatif Uni Demokrat Kristen dan Uni Sosial Kristen (CDU/CSU) di pemerintah federal.

    Ahmetovic mengkritik respons resmi Jerman terhadap gerakan protes di Iran dengan menyebutnya “terlalu lembek.” Ia secara khusus menyoroti pernyataan bersama yang dikeluarkan pada Jumat (09/01) lalu oleh Kanselir Merz, bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

    Ketiganya tidak mengumumkan langkah konkret, melainkan menyerukan penghormatan terhadap hak asasi manusia: “Kami mendesak otoritas Iran untuk menahan diri, menghentikan kekerasan, dan menghormati hak asasi warga Iran,” bunyi pernyataan tersebut.

    Pada konferensi pers rutin pemerintah Jerman pada Senin (12/01) pagi, Wakil Juru Bicara Pemerintah Sebastian Hille juga merespons dengan hati-hati terkait tanggapan terhadap Iran.

    Ia mengatakan bahwa pemerintah Jerman telah lama mendukung klasifikasi Garda Revolusi sebagai kelompok teroris, tetapi keputusan tingkat Uni Eropa belum diambil.

    Duta Besar Iran di Berlin juga belum dipanggil untuk menyampaikan ketidakpuasan Jerman terhadap kekerasan di Iran.

    Solidaritas untuk para demonstran

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, setelah rezim Iran memblokir internet, para demonstran kemungkinan akan mengakses jaringan satelit Starlink.

    Langkah ini disambut positif pemerintah Jerman. Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Martin Giese, menyatakan setiap upaya yang memungkinkan akses internet tanpa melalui rezim Iran akan diterima dengan baik.

    Ribuan orang turun ke jalan di Berlin dan Frankfurt am Main selama akhir pekan untuk memprotes rezim di Iran. Sekitar 300.000 orang keturunan Iran tinggal di Jerman.

    Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Jerman

    Diadaptasi oleh Iryanda Mardanuz

    Editor: Hani Anggraini

    Lihat juga Video ‘Pemandangan Ngeri Mayat-mayat Berjejeran di Pinggir Jalan Iran’:

    (ita/ita)

  • Presiden resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang

    Presiden resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang

    Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa, sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mencetak generasi muda yang unggul dalam membangun bangsa Indonesia.

    “Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, hari ini Selasa 13 Januari 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang,” ujar Presiden diikuti secara daring melalui Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa.

    Presiden menyampaikan SMA Taruna Nusantara didirikan sejak 1990an untuk mencari putra-putri Indonesia yang memiliki kapasitas akademis yang unggul untuk dibina, diberi kesempatan yang baik sehingga dapat meraih ilmu pengetahuan dan menjadi kader bangsa.

    Menurutnya, pembangunan suatu bangsa terletak pada kemampuan untuk meraih pengetahuan dan teknologi. Dengan memiliki keduanya, maka negara dapat memberikan kesejahteraan kepada rakyat sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup, serta menghapus kemiskinan.

    Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa sekolah sejenis SMA Taruna Nusantara juga hadir di beberapa negara maju lainnya. Oleh karena itu, Indonesia diharapkan dapat memiliki sekolah unggulan semacam ini.

    “Wadah-wadah semacam SMA Taruna Nusantara sangat dibutuhkan oleh setiap negara,” katanya.

    Saat ini, Indonesia telah memiliki tiga kampus SMA Taruna Negara yakni di Malang, Magelang dan Cimahi.

    Ke depan, pemerintah juga akan meresmikan tiga kampus SMA Taruna Nusantara lainnya yang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur, Minahasa Sulawesi Utara, dan Pagar Alam Sumatera Selatan.

    Peresmian SMA Taruna Nusantara juga turut dihadiri oleh beberapa jajaran menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

    Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Begal payudara di Kembangan Jakbar sasar anak bawah umur

    Begal payudara di Kembangan Jakbar sasar anak bawah umur

    Jakarta (ANTARA) – Begal payudara di kawasan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat menyasar anak di bawah umur, pada Senin (12/1).

    Kapolsek Kembangan Kompol Moch Taufik saat ditemui di Jakarta, Selasa, membenarkan adanya laporan dari warga setempat mengenai peristiwa tersebut.

    “Sudah ada koordinasi dengan pihak terkait di daerah itu. Akan segera didalami,” katanya.

    Ia menjelaskan, pihaknya hingga saat ini telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian.

    “Sudah ada olah TKP bersama Unit Reskrim Polsek Kembangan, akan segera diselidiki lebih lanjut,” katanya.

    Sementara itu, Ketua RT 09 RW 03 Meruya Selatan, Pijai Sapudin menyebut aksi bejat itu terekam kamera pengawas (CCTV) di lokasi.

    “Ini kemarin, ada orang yang sama terekam dua kali di CCTV, melakukan begal payudara di depan Mushalla Baitul Ghufron Jalan H. Sodon, Meruya Selatan,” kata Pijai.

    Kedua pelaku telah melakukan hal itu sebanyak dua kali dan menimbulkan trauma bagi para korban.

    “Warga saya, orang ngontrak, pulang sekolah anaknya nangis, tadinya tak mau cerita, mungkin malu. Baru cerita hari ini, pas ditanya orang tuanya,” kata dia.

    Ia pun meminta agar pelaku harus segera dikejar karena berbahaya bagi warga sekitar.

    “Bahaya ini, pelaku kalau tak ditangkap, bisa bikin mental anak, terganggu,” kata dia.

    Pijai pun mengungkap hasil analisis rekaman CCTV yang terekam bersama jajaran RW setempat.

    Pihaknya mendapati bahwa sepeda motor yang digunakan pelaku berpelat nomor B-4410-BKE.

    “Wajahnya juga sudah terlihat jelas, semoga polisi bisa segera menangkap,” ujar Pijai.

    Pada rekaman pertama, terlihat dua pria dengan bersepeda motor berboncengan berkeliling di kawasan Jalan H. Sodon, tepatnya di sekitar Mushalla Baitul Ghufron pada pukul 14.53 WIB.

    Kedua pelaku awalnya melaju dan bertanya arah kepada seorang bapak-bapak yang berjalan kaki.

    Setelahnya, kedua pelaku berputar balik dan berpapasan dengan seorang pelajar perempuan yang mengenakan seragam putih biru.

    Ketika berpapasan, pelaku yang mengenakan topi dan masker melakukan aksi tak senonoh itu, lalu langsung tancap gas untuk melarikan diri.

    Dalam rekaman lainnya, didapati bahwa kedua pelaku yang sama, ternyata juga sempat beraksi pada Kamis (8/1) sekitar pukul 11.14 WIB.

    Saat itu, para pelaku menyasar seorang perempuan yang tengah mengendarai sepeda di Jalan H Sodon RT 04 RW 02.

    Kedua pelaku awalnya melaju menggunakan sepeda motor di belakang korban yang mengendarai sepeda.

    Kemudian, pelaku yang dibonceng pun melancarkan aksinya saat motor tersebut mendahului korban.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Lemhannas nilai TNI perlu dilibatkan dalam penanganan terorisme

    Lemhannas nilai TNI perlu dilibatkan dalam penanganan terorisme

    Jakarta (ANTARA) – Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) mengatakan TNI perlu dilibatkan dalam memberantas terorisme demi menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

    Hal tersebut dikatakan Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily saat ditanya soal draf peraturan presiden (perpres) mengenai tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme saat jumpa pers di gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, Selasa.

    Menurut Ace, TNI perlu dilibatkan jika aksi terorisme ini sudah mengancam keamanan negara secara masif.

    Terlebih, lanjut Ace, jika aksi terorisme ini sudah melibatkan pihak-pihak dari negara lain dalam melancarkan aksi serangan.

    “TNI kan juga ada pasukan khusus antiteror, tentu harus kita lihat dalam rangka menjaga kedaulatan bila mengancam keutuhan negara kita,” kata Ace.

    Walau demikian, Ace tetap mengajak masyarakat untuk melihat kerangka penanganan terorisme secara utuh.

    Politisi partai Golkar ini memastikan polisi tetap akan dijadikan garda terdepan dalam penegakan hukum di ranah penindakan terorisme.

    Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden RI, merespons pertanyaan mengenai draf peraturan presiden (perpres) mengenai tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme yang beredar sejak pekan pertama Januari 2026.

    Menurut Prasetyo Hadi, draf yang beredar itu belum final. Dalam kesempatan yang sama, Pras kemudian mengajak masyarakat untuk melihat substansi dari peraturan yang diterbitkan oleh pemerintah ketimbang mengkhawatirkan hal-hal yang belum terjadi.

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KKP Gagalkan Dugaan Impor Ilegal Ikan 100 Ton di Tanjung Priok

    KKP Gagalkan Dugaan Impor Ilegal Ikan 100 Ton di Tanjung Priok

    Liputan6.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggagalkan dugaan impor ilegal komoditas perikanan berupa hampir 100 ton ikan beku di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait masuknya komoditas perikanan tanpa persetujuan impor dan tanpa kuota yang sah.

    Direktur Pengawasan Sumber Daya Perikanan, Halid K. Jusuf, mengatakan pihaknya menerima laporan pada awal Januari 2026 dan langsung melakukan penelusuran di lapangan. Dari hasil pengawasan, ditemukan impor Frozen Pacific Mackerel (Salem) yang diduga dilakukan secara ilegal oleh PT CBJ melalui Terminal Peti Kemas Tanjung Priok.

    “Kasus ini terjadi sekitar tanggal 5 hingga 9 Januari 2026 di Terminal Peti Kemas Tanjung Priok, Jakarta Utara. Komoditas yang masuk adalah Frozen Pacific Mackerel atau ikan salem dengan total volume sekitar 99,972 ton, atau hampir 100 ton,” ujar Halid saat konferensi pers di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Selasa (13/1/2026).

    Halid menjelaskan, komoditas tersebut termasuk dalam neraca komoditas impor yang pengaturannya menggunakan sistem kuota dan wajib dilengkapi Persetujuan Impor (PI) serta Rekomendasi Komoditas Impor (RKI) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Namun, dalam kasus ini, impor dilakukan tanpa izin yang sah.

    Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok dan berhasil mengamankan empat kontainer berisi ikan beku tersebut. Pengiriman diketahui dilakukan pada akhir tahun 2025 dengan modus menggunakan persetujuan impor yang kuotanya telah habis sejak pertengahan 2025.