Negara: Amerika Serikat

  • Harga Emas Terus Cetak Rekor, Konsumen Mulai Jual Perhiasan – Page 3

    Harga Emas Terus Cetak Rekor, Konsumen Mulai Jual Perhiasan – Page 3

    Sebelumnya, harga emas dunia memulai pekan ini dengan lonjakan tajam pada perdagangan hari Senin 21 April 2024 dengan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level USD 3.430 per troy ons sebelum terkoreksi ke kisaran USD 3.419. Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar, menyusul komentar kontroversial dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang menyerang The Fed.

    Seprti diketahui, pada akhir pekan lalu Presiden Trump menyerang independensi Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) dengan menyebut Ketua The Fed, Jerome Powell, sebagai pecundang besar karena lambat dalam menurunkan suku bunga. Pernyataan trump ini menjadi pemicu utama meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.

    Pada perdagangan, Selasa (22/4/2025), harga emas sempat kembali menguat dan menyentuh level tertinggi baru di USD 3.450, mencerminkan respons pasar terhadap tekanan politik yang terus memanas di AS.

    Permintaan bullion meningkat tajam seiring meningkatnya ketidakpercayaan pasar terhadap arah kebijakan moneter The Fed, yang dinilai terlalu berhati-hati dalam merespons tantangan ekonomi saat ini.

    Analisis Dupoin Indonesia Andy Nugraha menjelaskan, kombinasi candlestick yang terbentuk serta posisi indikator Moving Average menunjukkan tren bullish yang semakin solid pada harga emas dunia.

    “Tekanan beli yang kuat masih mendominasi pasar. Jika tren ini berlanjut, maka proyeksi harga emas berpeluang menyentuh target psikologis berikutnya di level $3.500,” ujar Andy dalam keterangan tertulis, Selasa (22/4/2025).

    Namun demikian, Andy juga mengingatkan adanya potensi koreksi teknikal jika harga gagal mempertahankan momentum bullish.

    “Jika terjadi reversal, maka penurunan wajar berpotensi mengarah ke area support terdekat di USD 3.374,” tambahnya.

     

  • Donald Trump Ancam Pecat Jerome Powell Gegara Ogah Pangkas Suku Bunga The Fed – Halaman all

    Donald Trump Ancam Pecat Jerome Powell Gegara Ogah Pangkas Suku Bunga The Fed – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tengah mempertimbangkan rencana pemecatan Ketua Bank Sentral Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell.

    Isu ini mencuat setelah seorang Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS Kevin Hassett, melaporkan bahwa  Trump dan tim sedang mempertimbangkan pemecatan Jerome Powell dari kursi kepemimpinan The Fed.

    “Presiden dan timnya akan terus mempelajari masalah itu,” kata direktur Dewan Ekonomi Nasional AS, Kevin Hassett, dikutip dari Channel News Asia, Selasa (22/4/2025).

    Adapun pemecatan dilakukan usai Trump secara terbuka mengkritik Powell karena menolak perintah untuk memangkas suku bunga. Trump percaya bahwa penurunan suku bunga dapat merangsang pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan pinjaman dan investasi. 

    Menurutnya suku bunga yang lebih rendah akan membuat biaya untuk meminjam uang menjadi lebih murah, yang diharapkan bisa mendorong konsumen dan perusahaan untuk berbelanja, berinvestasi, dan menciptakan lapangan kerja.

    Trump juga berpendapat bahwa suku bunga yang rendah dapat mendorong investor untuk berinvestasi di saham, yang pada gilirannya dapat meningkatkan nilai pasar saham dan menjaga daya saing ekonomi AS di tengah ketidakpastian global.

    Namun bagi pejabat Fed, hal itu berisiko memperburuk inflasi. Bos The Fed, Jerome Powell menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terburu-buru memangkas suku bunga acuan.

    Ia menjelaskan tugasnya sebagai Ketua The Fed yakni menjaga independensi bank sentral berlandaskan pada data ekonomi, bukan tekanan politik.

     “Kewajiban kita adalah menjaga ekspektasi inflasi jangka panjang agar tetap terjaga dan memastikan bahwa kenaikan harga satu kali tidak menjadi masalah inflasi yang berkelanjutan,” katanya di Chicago minggu lalu, mengutip dari The Guardian.

    “Kami akan melakukan apa yang kami lakukan dengan ketat tanpa mempertimbangkan faktor politik atau faktor eksternal lainnya,” imbuhnya.

    Komentar inilah yang membuat Trump mengancam ingin melengserkan Powell dari kursi The Fed, lantaran kekuasan Powel membuat Trump tidak bisa langsung mengendalikan kebijakan bank sentral AS sesuai arah kebijakannya.

    Bisakah Trump Memecat Bos The Fed?

    Secara hukum, presiden tidak dapat secara langsung memecat Ketua Federal Reserve (The Fed), hanya karena perbedaan pendapat soal kebijakan ekonomi, meski Ketua The Fed ditunjuk oleh presiden dan dikonfirmasi oleh Senat untuk masa jabatan 4 tahun.

    Adapun pemecatan hanya bisa dilakukan apabila bos The Fed dianggap melakukan pelanggaran hukum, penyalahgunaan kekuasaan, atau ketidakmampuan menjalankan tugas.

    Kendati begitu Presiden memiliki kewenangan untuk tidak memperpanjang masa jabatan Ketua ketika masa jabatan tersebut berakhir, dalam kasus Powell, pada 2026.

    Imbas konflik panas ini, Indeks utama saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup melemah pada perdagangan Senin (21/4/2025).

    Mengutip Reuters bursa Dow Jones (.DJI) tercatat turun 2,48 persen menjadi 38.170.

    Disusul penurunan bursa S&P 500 (.SPX) turun 2,36 persen menjadi 5.158 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 2,55 persen menjadi 15.870.

     

  • Memanas Seteru Trump Vs Harvard

    Memanas Seteru Trump Vs Harvard

    Washington DC

    Perseteruan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan salah satu kampus top dunia di AS, Harvard University, semakin memanas. Trump menyetop dana dan dibalas oleh Harvard dengan mengajukan gugatan.

    Sebagai informasi, Trump awalnya mengancam akan meninjau pendanaan USD 9 miliar atau sekitar Rp 150 triliun untuk Harvard atas dugaan anti-semitisme atau anti-Yahudi di kampus. Trump memang secara agresif menargetkan universitas-universitas bergengsi di AS yang mahasiswanya banyak terlibat protes sengit terhadap perang Israel melawan Hamas di Gaza.

    Trump mencabut dana federal mereka dan memerintahkan petugas imigrasi untuk mendeportasi mahasiswa asing yang terlibat demonstrasi, termasuk mereka yang memiliki kartu hijau. Trump awalnya mengancam akan meninjau kontrak senilai USD 255,6 juta antara Harvard dan pemerintah, serta komitmen hibah multi-tahun senilai USD 8,7 miliar untuk institusi Ivy League yang bergengsi itu.

    Namun, Harvard menolak tunduk kepada Trump. Harvard menyatakan tak mau melepaskan kemerdekaan kampusnya.

    “Universitas tidak akan menyerahkan kemerdekaannya atau melepaskan hak-hak konstitusionalnya,” ujar Presiden Universitas Harvard, Alan Garber, seperti dilansir DW pada Selasa (22/4/2025).

    Harvard menegaskan pemerintah tak dapat mendikte universitas swasta tersebut. Garber menyatakan apa yang diajarkan Harvard tak dapat diatur oleh pemerintah.

    “Tak ada pemerintah-terlepas dari partai mana yang berkuasa-yang dapat mendikte universitas swasta, terkait apa yang bisa diajarkan, siapa yang bisa diterima dan dipekerjakan, serta bidang studi dan penyelidikan apa yang bisa mereka jalankan,” ujarnya.

    Hasilnya, pemerintah AS pun membekukan dana hibah senilai lebih dari USD 2,2 miliar (setara Rp 37,1 triliun) dan kontrak USD 60 juta (atau setara Rp 1 triliun). Kementerian Pendidikan AS menyebut Harvard gagal memenuhi syarat intelektual dan hak-hak sipil yang mendasari investasi federal. Departemen tersebut juga menyerukan Harvard mengurangi pengaruh fakultas, staf, dan mahasiswa yang lebih berkomitmen pada aktivisme daripada kajian ilmiah.

    Trump Cabut Status Bebas Pajak Harvard

    Harvard (Foto: Learn with Leaders)

    Usai membekukan dana hibah, Trump juga mencabut status bebas pajak untuk Universitas Harvard. Dilansir AFP, Trump secara resmi meminta Internal Revenue Service (IRS) untuk mencabut status bebas pajak kampus terkemuka di dunia itu.

    Media AS melaporkan pencabutan itu dilakukan hanya sehari setelah Trump pertama kali melontarkan ancaman tersebut. CNN dan Washington Post juga melaporkan IRS membuat rencana untuk menindaklanjuti permintaan Trump pada Rabu (16/4).

    Trump juga mengolok-olok Harvard tidak lagi dapat dianggap sebagai bagian dari daftar universitas terbaik di dunia. Trump menyebut Universitas Harvard sebagai ‘lelucon’ karena mengajarkan kebencian dan kebodohan sehingga tak boleh lagi menerima bantuan dana.

    “Harvard tidak dapat lagi dianggap sebagai tempat belajar yang layak, dan tidak boleh dianggap sebagai bagian dari daftar Universitas atau Kolese Terbaik Dunia,” kata Trump di platform Truth Social miliknya sebagaimana dilansir AFP.

    “Harvard is a JOKE (Harvard adalah lelucon), mengajarkan kebencian dan kebodohan, dan tidak boleh lagi menerima dana federal,” sambungnya.

    Trump diketahui sangat marah pada universitas yang telah menghasilkan 162 pemenang hadiah Nobel itu karena menolak tuntutannya untuk tunduk pada pengawasan pemerintah dalam hal penerimaan mahasiswa, perekrutan, dan kecenderungan politik. Berikut tuntutan Trump yang ditolak Harvard:

    1.⁠ ⁠Mengakhiri penerimaan mahasiswa yang mempertimbangkan ras atau asal negara mahasiswa

    2.⁠ ⁠Mencegah penerimaan mahasiswa asing yang memusuhi nilai-nilai dan lembaga Amerika

    3.⁠ ⁠Mengakhiri perekrutan staf berdasarkan ras, agama, jenis kelamin, atau asal negara

    4.⁠ ⁠Mengurangi kekuatan mahasiswa dalam tata kelola kampus

    5.⁠ ⁠Mengaudit mahasiswa dan staf untuk keberagaman sudut pandang

    6.⁠ ⁠Mereformasi seluruh program untuk catatan anti-semitisme atau bias lainnya yang mengerikan

    7.⁠ ⁠Menindak protes kampus.

    Ancam Larang Harvard Terima Mahasiswa Asing

    Donald Trump (Foto: dok. Reuters)

    Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, seperti dilansir AFP dan Reuters, menegaskan Harvard akan kehilangan kemampuannya untuk menerima mahasiswa asing jika tidak memenuhi tuntutan Trump. Tuntutan itu mencakup agar Harvard membagikan informasi soal beberapa pemegang visa.

    Menteri Keamanan Dalam Negeri AS (DHS), Kristi Noem, juga mengumumkan penghentian dua hibah DHS yang besarnya mencapai lebih dari US$ 2,7 juta untuk Harvard. Noem menyurati Harvard yang isinya menuntut catatan tentang apa yang disebutnya sebagai ‘kegiatan ilegal dan tindak kekerasan’ oleh para pemegang visa mahasiswa asing di Harvard.

    “Dan jika Harvard tidak dapat memverifikasi bahwa universitas tersebut sepenuhnya mematuhi persyaratan pelaporannya, maka universitas tersebut akan kehilangan hak istimewa untuk menerima mahasiswa asing,” ujar Noem dalam pernyataannya.

    Juru bicara Harvard menyatakan kampus telah mengetahui soal surat Noem ‘mengenai pembatalan hibah dan pemeriksaan visa mahasiswa asing’. Namun, Harvard menyatakan tetap pada pernyataannya yang disampaikan untuk ‘tidak menyerahkan independensinya atau melepaskan hak konstitusionalnya’ sambil menyatakan akan mematuhi hukum.

    Para demonstran di kampus-kampus AS, termasuk beberapa kelompok Yahudi, mengatakan pemerintahan Trump secara keliru mencampuradukkan advokasi mereka untuk hak Palestina dan kritikan terhadap tindakan Israel di Jalur Gaza, dengan dukungan untuk ekstremisme dan antisemitisme. Trump juga berupaya mendeportasi para demonstran asing dan telah mencabut ratusan visa di berbagai wilayah AS.

    Harvard sebelumnya menegaskan pihaknya berupaya memerangi antisemitisme dan prasangka lain di kampusnya. Selain itu, Harvard menegaskan tetap menjaga kebebasan akademis dan hak untuk melakukan protes.

    Ancaman Baru Trump

    Donald Trump (Foto: BBC World)

    Pertikaian antara Trump dengan Harvard rupanya belum usai setelah pencabutan dana USD 2,2 miliar dan pencabutan status bebas pajak. Trump kembali mengancam akan mencabut pendanaan USD 1 miliar (setara Rp 16,8 triliun) untuk penelitian kesehatan.

    Dilansir Reuters, media terkemuka AS Wall Street Journal (WSJ) melaporkan rencana untuk menarik tambahan dana penelitian sebesar USD 1 miliar muncul setelah pejabat AS mengira daftar panjang tuntutan yang mereka kirimkan kepada Harvard pada 11 April lalu bersifat rahasia untuk dinegosiasikan.

    WSJ, mengutip orang-orang yang memahami persoalan ini, melaporkan para pejabat AS terkejut ketika pihak Harvard merilis surat berisi tuntutan itu kepada publik. Hal itu yang disebut membuat kesal pihak Trump.

    Para pejabat pemerintahan Trump, menurut laporan WSJ, awalnya berencana untuk memperlakukan Harvard lebih lunak dibandingkan Columbia yang juga universitas bergengsi di AS. Namun, tekanan semakin meningkatkan tekanan terhadap Harvard. Belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih dan Harvard atas laporan WSJ tersebut.

    Harvard Melawan Trump

    Ilustrasi kampus Harvard (Foto: REUTERS/Faith Ninivaggi)

    Terbaru, Harvard mengajukan gugatan terhadap pemerintahan Donald Trump. Dilansir kantor berita AFP, Selasa (22/4/2025), Harvard mengajukan gugatannya ke pengadilan federal.

    “Kasus ini melibatkan upaya pemerintah untuk menggunakan pemotongan dana federal sebagai daya ungkit untuk mendapatkan kendali atas pengambilan keputusan akademis di Harvard,” kata pihak Harvard dalam gugatan yang diajukan di pengadilan federal Massachusetts yang juga menyebutkan beberapa lembaga lain yang menjadi sasaran Trump.

    Harvard menganggap tindakan Trump melanggar konstitusi AS. Trump dituding melakukan kebijakan secara sewenang-wenang dan tidak masuk akal.

    “Tindakan pemerintah tidak hanya melanggar Amandemen Pertama, tetapi juga hukum dan peraturan federal,” demikian bunyi gugatan yang menyebut tindakan Trump sewenang-wenang dan tidak masuk akal.

    Trump dan tim Gedung Putihnya secara terbuka membenarkan kampanye mereka terhadap universitas tersebut sebagai reaksi terhadap apa yang mereka anggap antisemitisme tidak terkendali. Pemerintah AS menanggap aksi-aksi protes terhadap perang Israel di Gaza yang melanda kampus-kampus AS tahun lalu sarat dengan antisemitisme.

    Juru bicara Gedung Putih Harrison Fields dalam sebuah pernyataan pekan lalu, mengatakan Trump berusaha membuat perguruan tinggi di AS kembali menjadi yang terbaik di dunia. Salah satunya dengan mengakhiri isu antisemitisme.

    “Trump berusaha untuk membuat perguruan tinggi hebat lagi dengan mengakhiri antisemitisme yang tak terkendali dan memastikan uang pembayar pajak federal tidak mendanai dukungan Harvard terhadap diskriminasi rasial yang berbahaya atau kekerasan bermotif rasial,” tulisnya dalam pernyataan tersebut.

    Halaman 2 dari 5

    (haf/haf)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Wall Street Menghijau, Ada Efek Komentar Menkeu AS soal Perang Dagang dengan China

    Wall Street Menghijau, Ada Efek Komentar Menkeu AS soal Perang Dagang dengan China

    Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Amerika Serikat (AS) Wall Street bangkit kembali pada Selasa (22/4/2025) didorong serangkaian laporan laba kuartalan dan sinyal tentang meredanya ketegangan perdagangan AS-China yang menarik minat investor.

    Melansir Reuters pada Rabu (23/4/2025), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 1.016,57 poin, atau 2,66%, menjadi 39.186,98. Kemudian, indeks S&P 500 naik 129,56 poin atau 2,51%, menjadi 5.287,76 dan Nasdaq Composite juga ditutup naik 429,52 poin, atau 2,71%, menjadi 16.300,42.

    Semua 11 sektor utama dalam S&P 500 naik, dengan sektor keuangan dan barang konsumsi mengalami persentase kenaikan terbesar.

    Reli mendorong ketiga indeks utama AS menguat lebih dari 2,5% karena investor mengabaikan serangan Trump terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang secara luas dianggap sebagai kekuatan penstabil bagi pasar.

    Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari, ketika ditanya tentang serangan Trump terhadap Powell, mengatakan independensi Fed adalah dasar untuk hasil ekonomi yang lebih baik.

    Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa meskipun negosiasi perdagangan dengan Beijing kemungkinan akan berjalan lambat, dia yakin bahwa akan ada penurunan ketegangan perdagangan AS-China.

    “Pergolakan terus berlanjut sebagian agresi antara AS dan China mencair, berkat komentar Bessent, yang membantu mendorong keadaan menjadi lebih baik,” kata Ryan Detrick, kepala strategi pasar di Carson Group di Omaha.

    Dia menambahkan Washington memahami bahwa ketidakpastian seputar tarif merugikan pasar dan diharapkan bisa mendapatkan beberapa jenis berita positif di bidang perdagangan.

    Ketidakpastian tersebut mendorong Dana Moneter Internasional (IMF) untuk memangkas perkiraannya terhadap pertumbuhan ekonomi AS menjadi 1,8% pada tahun 2025, dengan alasan dampak tarif AS, yang sekarang mencapai titik tertinggi dalam 100 tahun.

    Adapun, musim laporan keuangan perusahaan pada kuartal I/2025 mulai memanas. Sejauh ini, 82 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan kinerjanya. Dari jumlah tersebut, 73% telah melampaui ekspektasi, menurut LSEG.

    Analis kini memperkirakan pertumbuhan laba agregat S&P 500 sebesar 8,1% untuk periode Januari – Maret, turun dari perkiraan pertumbuhan 12,2% di awal kuartal, menurut LSEG.

    “Laba saat ini menunjukkan kelanjutan fundamental yang baik, yang tidak mengejutkan,” kata Bill Merz, kepala Riset Pasar Modal di U.S. Bank Wealth Management, Minneapolis.

    Merz menambahkan, investor sedang mengkaji panduan perusahaan untuk kejelasan tentang apa yang direncanakan perusahaan untuk menanggapi kebijakan tarif.

  • IMF Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Global pada 2025 Gara-Gara Tarif Trump – Page 3

    IMF Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Global pada 2025 Gara-Gara Tarif Trump – Page 3

    IMF memangkas prospek pertumbuhan AS menjadi 1,8% pada 2025, turun 0,9 persen dari perkiraan Januari. Pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia itu kemudian diperkirakan akan semakin dingin hingga 1,7 persen pada 2026.

    “Perlambatan ini disebabkan oleh “ketidakpastian kebijakan yang lebih besar, ketegangan perdagangan, dan momentum permintaan yang lebih lemah,” kata IMF dalam laporan WEO.

    IMF menaikkan perkiraan inflasi untuk Amerika Serikat tahun ini menjadi 3,0%, dan menjadi 2,5% pada tahun depan. IMF memperkirakan tarif akan menyebabkan kenaikan harga global yang lebih luas, sedikit meningkatkan prospeknya untuk harga konsumen dunia menjadi 4,3 persen untuk 2025, dan menjadi 3,6 persen pada 2026.

    Memukul Mitra Dagang Utama AS

    Mitra dagang utama AS, Meksiko, Kanada, dan Tiongkok, semuanya diprediksi terkena dampak negatif oleh tarif pemerintahan Trump.

    IMF memperkirakan Tiongkok, ekonomi terbesar kedua di dunia, akan mengalami penurunan pertumbuhan menjadi 4% tahun ini, turun dari 5% pada 2024, dengan peningkatan belanja pemerintah yang gagal menangkal dampak pungutan baru.

    Ekonomi Meksiko sekarang akan berkontraksi sebesar 0,3 persen tahun ini, penurunan 1,7 poin persentase dari Januari, sementara prospek pertumbuhan Kanada juga telah berkurang tajam.

    Jepang, ekonomi terbesar ketiga di dunia, diperkirakan hanya tumbuh sebesar 0,6 persen tahun ini dan tahun depan, penurunan tajam sejak Januari.

     

  • Redam Tensi, Iran Akan Beri Penjelasan ke China, Tuding Israel Ganggu Perundingan Nuklir dengan AS – Halaman all

    Redam Tensi, Iran Akan Beri Penjelasan ke China, Tuding Israel Ganggu Perundingan Nuklir dengan AS – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Iran akan memberi pengarahan kepada China pekan ini menjelang putaran ketiga perundingan nuklir dengan Amerika Serikat.

    Menurut laporan AFP, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi dijadwalkan mengunjungi Beijing pada Selasa (22/4/2025).

    Selama di China, Araghchi bakal mendiskusikan mengenai perkembangan terakhir dialog nuklir antara Teheran dan Washington.

    Kunjungan ini dilakukan setelah Iran sebelumnya juga berkonsultasi dengan Rusia.

    Pertemuan dengan Rusia itu terjadi beberapa hari sebelum Iran dan Amerika Serikat mengadakan putaran kedua pembicaran langsung pada akhir pekan lalu.

    Putaran ketiga perundingan antara Araghchi dan utusan khusus AS Steve Witkoff direncanakan berlangsung di Oman pada Sabtu (26/4/2025) mendatang.

    “Iran secara konsisten menjalin konsultasi erat dengan Rusia dan China dalam isu nuklir,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, seperti dikutip dari AFP pada Senin (21/4/2025).

    Menurutnya, adalah hal wajar jika Teheran akan memberi pengarahan kepada Beijing terkait perkembangan terbaru dalam pembicaraan tidak langsung dengan AS.

    Baik Rusia maupun China merupakan negara penandatangan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tahun 2015.

    Sebagai pengingat, JCPOA merupakan kesepakatan nuklir antara Iran dan negara-negara besar yang bertujuan membatasi program nuklir Teheran dengan imbalan pelonggaran sanksi.

    Kesepakatan itu menjadi tidak berlaku sejak Presiden AS Donald Trump menarik negaranya keluar pada 2018 dan kembali memberlakukan sanksi maksimum terhadap Iran.

    Sementara AS dan Israel menuduh Iran menggunakan program nuklirnya untuk mengembangkan senjata, Teheran membantahnya dan menegaskan program tersebut sepenuhnya untuk tujuan sipil.

    Kementerian Luar Negeri China pada Senin (21/4/2025) menyatakan pihaknya menjalin komunikasi erat dengan Iran di berbagai bidang, namun belum bisa mengonfirmasi rencana kunjungan Araghchi.

    “China dan Iran memiliki kontak aktif di semua level. Untuk kunjungan yang disebutkan, saya belum punya informasi lebih lanjut,” ujar juru bicara Guo Jiakun, dikutip dari Al Jazeera.

    Perang Israel di Gaza telah memperkuat hubungan Iran dengan Rusia dan China, termasuk dalam bidang diplomatik terkait isu nuklir.

    Pekan lalu, Araghchi bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menjelang perundingan dengan Witkoff.

    Sementara itu, Presiden Vladimir Putin menandatangani perjanjian kemitraan strategis selama 20 tahun dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

    Di sisi lain, hubungan Iran dengan Israel dan sekutunya, Amerika Serikat, terus memburuk.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Baqaei, menuduh Israel berusaha merusak proses diplomatik yang sedang berlangsung.

    Dalam pernyataan kepada AFP, ia menyebut Israel sebagai dalang “koalisi” yang ingin menggagalkan negosiasi dan mendorong eskalasi konflik.

    Ia juga menyinggung adanya tekanan dari sejumlah tokoh politik AS untuk mengakhiri diplomasi dan mempertimbangkan opsi militer.

    Pernyataan ini muncul setelah PM Israel Benjamin Netanyahu kembali menegaskan, negaranya tidak akan membiarkan Iran memperoleh senjata nuklir.

    Sehari sebelumnya, The New York Times melaporkan, Trump telah melarang Israel melancarkan serangan ke situs nuklir Iran untuk sementara, karena Washington ingin fokus pada jalur diplomatik.

    Meski demikian, Iran telah meningkatkan pengayaan uraniumnya secara signifikan setelah AS keluar dari JCPOA.

    Menurut Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Iran kini memperkaya uranium hingga tingkat 60 persen—mendekati 90 persen yang dibutuhkan untuk membuat senjata nuklir.

    Sebagai perbandingan, JCPOA membatasi pengayaan hanya sampai 3,67 persen untuk keperluan sipil.

    Utusan AS, Steve Witkoff, menyampaikan sinyal yang beragam soal tuntutan negaranya.

    Dalam satu wawancara, ia menyebut Teheran harus kembali ke tingkat pengayaan 3,67 persen, namun kemudian mengklarifikasi tujuan Washington adalah penghentian total program pengayaan Iran.

    Iran menyatakan, konsultasi dengan negara-negara penandatangan JCPOA tetap harus dilanjutkan demi menjaga jalur diplomatik tetap terbuka.

    (Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)

  • Erick Thohir Buka Peluang Gandeng Qatar hingga Amerika Serikat Investasi Proyek Baterai EV – Page 3

    Erick Thohir Buka Peluang Gandeng Qatar hingga Amerika Serikat Investasi Proyek Baterai EV – Page 3

    Sebelumnya, Presiden Indonesia Prabowo Subianto optimistis Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang menarik dan menjanjikan bagi banyak investor.

    Hal ini seiring kabar konsorsium asal Korea Selatan yang dipimpin oleh LG yang mundur dari proyek pembangunan rantai pasokan baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia.

    “Ya, pasti ada kerja sama dengan perusahaan lain, tunggu saja,” kata Prabowo saat dimintai tanggapan terkait hal itu, usai menggelar pertemuan tertutup bersama Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato’Seri Dr Ahmad Zahid bin Hamidi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, (22/4/2025), seperti dikutip dari Antara.

    Presiden Prabowo menekankan keyakinannya terhadap prospek ekonomi nasional.

    “Indonesia besar, Indonesia kuat, Indonesia cerah,” ujar dia.

    Sebelumnya, Konsorsium Korea Selatan yang dipimpin oleh LG telah memutuskan untuk menarik proyek senilai sekitar 11 triliun won (Rp130,7 triliun) untuk membangun rantai pasokan baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, menurut sumber Yonhap pada Jumat (18/4).

    Konsorsium tersebut meliputi LG Energy Solution, LG Chem, LX International Corp, dan mitra lainnya, telah bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan sejumlah perusahaan milik negara untuk membangun “rantai nilai menyeluruh” untuk baterai EV.

    Inisiatif tersebut berupaya untuk mencakup seluruh proses mulai dari pengadaan bahan baku hingga produksi prekursor, bahan katode dan pembuatan sel baterai.

    Indonesia adalah produsen nikel terbesar di dunia, bahan utama dalam baterai EV.

    Proyek Titan ini sebelumnya diharapkan dapat menggapai ambisi Indonesia menjadi hub dari baterai kendaraan listrik.

  • Trump Kutuk Aksi Brutal Kelompok Bersenjata Serang Rombongan Turis di Kashmir

    Trump Kutuk Aksi Brutal Kelompok Bersenjata Serang Rombongan Turis di Kashmir

    Jakarta

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengutuk penyerangan oleh kelompok bersenjata di kawasan wisata Pahalgam, Kashmir. Trump menjanjikan dukungannya kepada India setelah sedikitnya 24 orang terbunuh dalam peristiwa tersebut.

    “Berita yang sangat mengganggu dari Kashmir,” kata Trump dilansir AFP, Rabu (23/4/2025).

    “Amerika Serikat berdiri teguh bersama India melawan Terorisme,” sambungnya

    Masih dilansir AFP, Donald Trump menyampaikan “dukungan penuh” kepada India. Hal tersebut disampaikan dalam sebuah panggilan telepon dengan Perdana Menteri (PM), Narendra Modi.

    “Presiden Trump mengutuk keras serangan teror tersebut dan menyatakan dukungan penuh kepada India untuk mengadili para pelaku serangan keji ini,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India, Randhir Jaiswal di X.

    Sebelumnya, kelompok bersenjata melepas tembakan yang menyasar wisatawan di kawasan wisata Pahalgam, Kashmir, yang dikuasai India. Setidaknya 24 orang tewas dalam peristiwa ini.

    Seorang pemandu wisata mengatakan kepada AFP bahwa dirinya tiba di tempat kejadian setelah mendengar suara tembakan dan membawa beberapa yang terluka pergi dengan menunggang kuda.

    “Saya melihat beberapa pria tergeletak di tanah tampak seperti mereka sudah mati,” kata Waheed.

    Perwira polisi senior di wilayah tersebut yang tak ingin disebutkan namanya menggambarkan kronologi kejadian. Ia menyebut 24 orang telah tewas dari kejadian itu.

    (wnv/wnv)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Festival film internasional Beijing dibuka di tengah guyuran hujan

    Festival film internasional Beijing dibuka di tengah guyuran hujan

    estival film internasional Beijing dibuka di tengah guyuran hujan

    Festival film internasional Beijing dibuka di tengah guyuran hujan
    Hiburan   
    Editor: Widodo   
    Minggu, 20 April 2025 – 00:13 WIB

    Elshinta.com – Festival Film Internasional Beijing ke-15 (The 15th Beijing International Film Festival/BJIFF) dibuka di tengah guyuran hujan pada Jumat (18/4) waktu setempat. 

    Aktor, sutradara, dan insan perfilman lainnya menghadiri upacara pembukaan dan acara karpet merah yang dilaksanakan di area terbuka di Yanqi Lake International Convention and Exhibition Center di Distrik Huairou, Beijing, China, meski hujan turun.

    Para undangan datang ke tempat pelaksanaan acara membawa payung transparan.

    Aktris Amerika-China Joan Chen, yang menjadi juri dalam festival, mengatakan bahwa ini adalah kali pertama dalam puluhan tahun kariernya berjalan di karpet merah saat hujan.

    Acara pembukaan festival film mencakup penampilan tokoh-tokoh dalam film klasik China sebagai penghormatan.

    Aktris Zhang Yuqi dan aktor Xu Weizhou tampil seperti tokoh yang diperankan oleh Maggie Cheung dan Tony Leung dalam film “In the Mood for Love.”

    Selain itu, aktor yang berpenampilan seperti Bruce Lee dalam film “Jingwumen” serta aktor dan aktris yang mengenakan kostum astronot seperti dalam film klasik “The Wandering Earth.”

    Pelaksanaan BJIFF tahun 2025 bertepatan dengan tiga peringatan penting, yaitu 130 tahun sejak pembuatan film pertama dari Lumiere bersaudara, 120 tahun film pertama di China, dan 15 tahun penyelenggaraan BJIFF.

    Dewan juri Tiantan Award, nama penghargaan dalam festival tersebut, dipimpin oleh aktor sekaligus sutradara China Jiang Wen. Anggotanya meliputi aktris Joan Chen, aktris China Ni Ni, pembuat film Finlandia Teemu Nikki, aktor-sutradara Swiss Vincent Perez, sutradara David Yates, dan perancang kostum Tim Yip.

    Jiang Wen dalam sesi wawancara di karpet merah mengatakan bahwa bagian paling menarik dari menonton film adalah mempertimbangkan siapa penontonnya dan bagaimana setiap orang akan menafsirkannya dari perspektif mereka sendiri.

    Sementara itu, David Yates mengungkapkan bahwa dia baru pertama kali menghadiri festival film di Beijing dan terkesan dengan skala festival tersebut.

    “Terima kasih untuk hujannya, ini indah. Saya terkesan dengan tontonan, skala, dan kemegahan semuanya di sini. Sungguh megah dan indah untuk dialami, dan yang terpenting, sambutan yang sangat hangat untuk orang-orang dari luar negeri,” kata Yates, yang menyutradarai empat film Harry Potter.

    Bintang muda seperti Zhang Zifeng yang berperan dalam film “Hi, Mom” dan “Sister” serta pemeran film “City of Rock” Ouyang Nana ikut memeriahkan acara karpet merah BJIFF 2025.

    Pemeran lain yang tampil dalam acara karpet merah meliputi aktris Ni Ni yang membintangi film “The Flowers of War” dan “Love Will Tear Us Apart”, pemeran film “The Longest Day in Chang’an” Tan Jianci, pemeran film “The Shadow Play” Ou Hao, pemeran film “Love Like the Galaxy” Wu Lei, serta pemeran film “Journey to the West: Conquering the Demons” Zhang Yuqi.

    Festival film juga dihadiri oleh sutradara ternama Guan Hu (“The Eight Hundred” dan “Black Dog”) dan Chen Jianbin (“A Fool”).

    Panitia BJIFF ke-15 menerima 1.794 film dari 103 negara dan wilayah, meningkat 18,9 persen dari total 1.509 film yang diterima dalam festival tahun lalu.

    Dewan juri akan memilih 10 penerima penghargaan Tiantan dari 15 film yang dinominasikan, termasuk di antaranya tiga film China.

    Sekitar 300 film baru dan lama dari dalam dan luar China akan ditayangkan di 34 bioskop dalam acara Panorama BJIFF ke-15.

    Film drama romantis tahun 1995 “Before Sunrise” garapan sutradara Amerika Richard Linklater menjadi film paling laris dalam acara itu.

    Sebanyak 3.183 tiket untuk lima kali pemutaran film itu terjual dalam waktu dua jam setelah layanan penjualan tiket dibuka.

    Menurut pemerintah China, film domestik masih mendominasi box-office. Pangsanya pasarnya mencapai 78,68 persen pada 2024 menurut data Administrasi Film China.

    Film animasi “Ne Zha 2” bahkan menduduki peringkat kelima dalam daftar film box-office global terlaris sepanjang masa.

    Sumber : Antara

  • Dampak ekonomi kebijakan reklasifikasi mitra platform menjadi karyawan

    Dampak ekonomi kebijakan reklasifikasi mitra platform menjadi karyawan

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Dampak ekonomi kebijakan reklasifikasi mitra platform menjadi karyawan
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Selasa, 22 April 2025 – 23:45 WIB

    Elshinta.com – Pemaksaan kebijakan ketenagakerjaan (seperti reklasifikasi mitra menjadi karyawan platform atau memaksakan pemberian manfaat setara karyawan) pada sektor mobilitas dan pengantaran digital dapat memberikan dampak negatif yang cukup signifikan terhadap ekonomi Indonesia, termasuk menurunnya pendapatan jutaan UMKM yang bergantung pada platform digital serta meningkatnya pengangguran.

    Kebijakan ini akan menghilangkan kemampuan platform digital sebagai bantalan ekonomi nasional. Efek domino dari kebijakan ini termasuk memperlambat pertumbuhan ekonomi nasional, menimbulkan gejolak sosial politik, dan turunnya kepercayaan investor baik dalam maupun luar negeri, terutama di masa perekonomian dunia yang menantang saat ini

    “Saat ini Industri ojol (ojek online), taksol (taksi online), dan kurol (kurir online) berkontribusi sebesar 2% PDB (Riset ITB tahun 2023). Perubahan status menjadi karyawan akan mengakibatkan banyak hal. Pertama, hanya sebagian kecil dari mitra pengemudi yang bisa terserap (diperkirakan hanya 10-30% mitra yang terserap, atau 70-90% tidak memiliki pekerjaan),” kata Direktur Eksekutif Asosiasi Mobilitas dan Pengantaran Digital Indonesia (Modantara) Agung Yudha kepada media di Jakarta, Selasa (22/4/2025).

    “Kedua, penurunan aktivitas ekonomi digital yang berujung pada penurunan PDB sebesar 5.5% dan 1.4 juta orang kehilangan pekerjaan (Data Svara 2023). Ketiga, dampak total pada perekonomian Indonesia bisa mencapai sekitar Rp 178 triliun, yang mencakup efek lanjutan di sektor lain,” kata Agung Yudha lagi.

    Wacana untuk menjadikan mitra pengemudi dan mitra kurir sebagai pegawai tetap sudah banyak terjadi di berbagai negara, namun hal tersebut bukan berarti serta merta merupakan kebijakan yang harus diikuti oleh Indonesia.

    Direktur Eksekutif  Modantara Agung Yudha juga menjelaskan beberapa negara telah mereklasifikasi Mitra Platform menjadi karyawan maupun memberikan klasifikasi sendiri, namun dengan hak dan manfaat yang menyerupai karyawan. Dampak reklasifikasi tersebut menimbulkan beberapa risiko seperti di Spanyol dengan 48 juta penduduk: jumlah mitra pengemudi menyusut, aplikasi Uber melakukan putus mitra pengemudi, aplikasi Deliveroo hengkang, aplikasi Glovo hanya mampu menyerap sebagian, sehingga 83% mitra diputus mitra dan tidak memiliki kesempatan pendapatan.

    Sementara itu, di Amerika (Seattle, Negara Bagian Washington dengan 8 juta penduduk): sejak diberlakukannya upah minimum, volume pesanan pengiriman makanan melalui UberEats turun 45% karena Uber menaikkan biaya pengiriman dan konsumen tidak menggunakan layanannya karena harga yang lebih tinggi.

    Kemudian, di Singapura (6 juta penduduk): platform menaikkan harga layanan transportasi dan pengantaran online. Lalu di Swiss (Geneva dengan 9 juta penduduk): perkembangan UMKM tersendat, penurunan permintaan terhadap layanan pemesanan makanan sebesar 42%, estimasi potensi pendapatan yang hilang bagi restoran sebesar 16 juta Euro (Rp260 miliar) per tahun dan potensi pendapatan negara atas pajak hilang.

    Bagaimana dengan Indonesia? Dampak ekonomi langsung: pertama, pelanggan kehilangan akses. Konsumen yang mengandalkan delivery karena keterbatasan mobilitas (misalnya orang tua, penyandang disabilitas, atau mereka yang tinggal jauh dari pusat kota) akan sangat terdampak. Jika layanan delivery mencakup makanan, obat-obatan, atau kebutuhan pokok, maka risiko krisis logistik bisa meningkat, apalagi di daerah terpencil atau saat ada bencana/krisis.

    Dampak ekonomi langsung yang kedua adalah penurunan pendapatan. Banyak UMKM menggunakan layanan pengantaran dan mobilitas digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas dari sekedar area mereka beroperasi. Tanpa platform, bisnis mereka bisa stagnan atau bahkan rugi. Selain itu, dengan adanya reklasifikasi mitra sebagai pegawai, ada potensi untuk menekan perusahan teknologi pengantaran digital untuk menaikan harga yang dibebankan kepada pengguna layanan. Ini dapat berdampak pada naiknya beban operasional yang lebih besar bagi pengguna terutama UMKM.

    Apalagi bisnis yang sangat bergantung pada delivery seperti restoran, supermarket, apotek, dan e-commerce akan mengalami penurunan penjualan drastis. UMKM yang tidak punya outlet fisik kuat atau tidak punya banyak pelanggan setia akan lebih terdampak: Restoran yang hanya beroperasi secara online akan kehilangan jalur utama penjualan dan hanya dapat bergantung pada area penjualan di mana outlet fisik berada.

    “Shopee, Tokopedia, dan e-commerce lainnya juga bekerja sama dengan layanan kurir instan terjadi penurunan layanan, sehingga bisa memengaruhi kepuasan pelanggan, dan berdampak pada berkurangnya omzet penjualan,” ungkapnya.

    Untuk efek sosial dan tenaga kerja antara lain: ribuan mitra pengemudi kehilangan penghasilan atau pekerjaan, karena serapan tenaga kerja pasti mengalami recruitment barrier, dan hanya sebagian kecil dari mitra pengemudi yang ada sekarang yang bisa terserap (diperkirakan hanya 10-30% yang terserap, atau terjadi penurunan sebesar 70-90%). Ini berarti potensi lonjakan pengangguran informal di kota besar, dan menambah beban negara.

    Pendapatan driver yang cenderung turun itu bisa menurunkan daya beli, yang mempengaruhi sektor lain seperti makanan, kebutuhan pokok, dan layanan finansial (misalnya cicilan motor atau pinjaman online).

    Efek domino ke sektor lain: restoran, toko, dan layanan logistik yang mengandalkan delivery. Dampak lebih jauh jika hal-hal tersebut terjadi: investasi di Indonesia turun dikarenakan hilangnya kepercayaan investor dalam dan luar negeri; penerimaan pajak negara menurun; terjadi gejolak sosial politik dikarenakan kondisi ekonomi yang rentan; dapat berujung pada ketidakstabilan keamanan nasional.

    Untuk multiplier effect, berdasarkan riset dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics, pada tahun 2019, kontribusi industri mobilitas dan pengantaran digital terhadap perekonomian Indonesia mencapai Rp127 triliun.

    Setiap peningkatan sebesar 10% pada jumlah mitra pengemudi, secara signifikan akan berkontribusi pada peningkatan tenaga kerja di industri mikro dan kecil sebesar 3,93%. Diperkirakan Industri ini menaungi lebih dari 1.5 juta UMKM dan perubahan status menjadi karyawan berpotensi mengakibatkan 1,4 juta orang kehilangan kesempatan pendapatan, dan penurunan aktivitas ekonomi digital yang berujung pada penurunan PDB sebesar 5.5% – Svara Institute, 2023

    Jika layanan delivery berkurang drastis hingga 70-90%, dampak ekonominya dapat dihitung berdasarkan kontribusi sektor tersebut (lebih dari Rp89 triliun). Jika menggunakan multiplier ekonomi yang sering digunakan untuk perhitungan sektor jasa (umumnya antara 1,5 hingga 2,5), maka kita bisa memperkirakan efek ekonomi lebih lanjut. Misalnya, jika multiplier rata – rata = 2, maka Rp89 triliun × 2 = Rp178 triliun.

    “Artinya, dampak total pada perekonomian Indonesia bisa mencapai sekitar Rp 178 triliun, yang mencakup efek lanjutan di sektor lain, seperti: UMKM yang bergantung pada pengiriman cepa, ekonomi digital dan jasa  logistik lain, kehilangan pendapatan bagi pekerja di sektor terkait, yang berkurang daya belinya, yang selanjutnya berdampak pada konsumerisme dan sektor ritel,” ungkap Agung menguraikan.daya belinya, yang selanjutnya berdampak pada konsumerisme dan sektor ritel,” ungkap Agung menguraikan.

    Sumber : Antara