Negara: Amerika Serikat

  • Rosan Jamin Investor AS Tambah Suntikan Dana ke RI

    Rosan Jamin Investor AS Tambah Suntikan Dana ke RI

    Jakarta

    Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyatakan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat (AS) akan lebih banyak menyuntikkan dana ke Indonesia. Hal ini terjadi setelah kumpulan pengusaha AS berkunjung ke Istana Negara hari ini bertemu Presiden Prabowo Subianto.

    Setidaknya, ada pimpinan-pimpinan perusahaan dari delapan industri yang berbeda yang hadir di Istana hari ini. Dari sektor kesehatan, makanan, pariwisata, farmasi, obat-obatan, digitalisasi, minyak dan gas, dan lain sebagainya.

    Para pengusaha, kata Rosan, yakin bahwa Prabowo punya komitmen untuk mengembangkan iklim investasi yang ramah bagi pengusaha, utamanya para pengusaha asal AS.

    “Mereka menyatakan akan berinvestasi lebih di Indonesia, karena mereka mempunyai keyakinan dengan pemerintahan pak Prabowo yang menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan iklim investasi di indonesia, terus mengembangkan ease of doing business di Indonesia,” beber Rosan dalam keterangan pers usai pertemuan, Selasa (3/12/2024).

    Pengusaha, kata Rosan, juga terkesan dengan komitmen Prabowo yang menyatakan tidak akan menoleransi kebocoran anggaran hingga korupsi. Hal-hal negatif dan ketidakpastian hukum yang menghambat investasi akan dihilangkan.

    “Pada intinya yang bisa saya sampaikan bahwa mereka sangat excited karena kebanyakan mereka juga sudah berinvestasi di Indonesia, dan ada juga yang akan berinvestasi di Indonesia juga dari mineral oil and gas,” sebut Rosan.

    Rosan mengatakan Prabowo dan pemerintahan Indonesia hanya berharap investasi bisa makin banyak dilakukan pengusaha Amerika Serikat. Termasuk di dalamnya pertukaran teknologi untuk meningkatkan kapasitas Indonesia.

    “Diharapkan juga penguatan dari segi sumber daya manusia kita, jadi harapannya pada saat mereka berinvetasi di saat bersamaan mereka juga membangun dan meningkatkan kapasitas dari sumber daya manusia kita, pekerja kita dan juga diharapkan adanya transfer teknologi,” papar Rosan.

    (hal/rrd)

  • US-Asean Business Council Bakal Terbitkan Paper Ilmiah Untuk Dukung Asta Cita

    US-Asean Business Council Bakal Terbitkan Paper Ilmiah Untuk Dukung Asta Cita

    Bisnis.com, JAKARTA – President & CEO of the US-Asean Business Council Ted Osius mengaku bahwa lembaga mereka siap untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto bertepatan dengan peringatan 75 tahun Hubungan Amerika Serikat-Indonesia dan peringatan 40 tahun US-Asean Business Council.

    Hal ini dia sampaikan menghadap Presiden Prabowo Subianto saat penerimaan kunjungan dari sejumlah pengusaha asal Luar Negeri di Istana Negara, Selasa (3/12/2024).

    “Kami merasa terhormat untuk membawa 50 perusahaan AS bergabung dengan misi bisnis Indonesia 2024 kami. Itu adalah sebuah rekor. Kami di sini berkomitmen untuk menjadi sumber daya dan mitra untuk mewujudkan visi Asta Cita dan untuk mendukung program-program prioritas Anda,” tuturnya dalam forum itu.

    Ted melanjutkan bahwa nantinya mereka akan melakukan pertemuan lebih lanjut dengan sejumlah menteri dan kepala lembaga dalam beberapa hari ke depan.

    Pertemuan yang dimaksudkan, kata Ted adalah untuk menyampaikan laporan ikhtisar mengenai menavigasi peluang investasi dan memelihara kebijakan ekonomi yang dinamis di Indonesia.

    Nantinya, Ted mengaku bahwa hasil laporan ini akan dilakukan secara berkolaborasi dengan LPEM UI, Fakultas Ekonomi dan Bisnis sehingga didapati rangkuman dalam bentuk paper atau kajian ilmiah untuk menjadi rujukan pemerintah.

    “Setiap bab menyajikan analisis, praktik terbaik, rekomendasi di berbagai sektor seperti pangan dan pertanian, teknologi informasi, ekonomi digital, kesehatan dan ilmu hayati, energi dan sumber daya mineral. Ini adalah ide-ide kami tentang bagaimana kami dapat mendukung tujuan, visi Asta Cita Anda,” tandas Ted.

  • Presiden Prabowo Sumbang 20 Ribu Hektare Lahan Pribadi di Aceh untuk Konservasi Gajah

    Presiden Prabowo Sumbang 20 Ribu Hektare Lahan Pribadi di Aceh untuk Konservasi Gajah

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (02/12/2024) sore. Dalam pengantarnya, Presiden menyampaikan apresiasi atas kinerja Kabinet Merah Putih yang solid dan mampu menangani berbagai persoalan dengan baik selama awal masa pemerintahan.

    Presiden pun menyoroti sejumlah capaian penting, seperti penghapusan utang UMKM, kenaikan upah minimum nasional, peningkatan kesejahteraan guru, serta penurunan harga tiket pesawat sebesar 10 persen menjelang libur Natal dan Tahun Baru

    Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menjelaskan, sidang ini membahas berbagai isu strategis, termasuk hasil kunjungan Presiden ke sejumlah negara sahabat.

    Hasan menjelaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menjadi agenda perdana sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi kawasan Timur.

    “Presiden disambut dengan sangat baik, bahkan di hari yang mungkin tidak biasa Presiden RRT menyambut tamu,” ujar Hasan.

    Selain Tiongkok, Presiden juga melakukan kunjungan ke Amerika Serikat untuk menegaskan bahwa Indonesia terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai negara tanpa memihak blok pertahanan tertentu.

    “Presiden diberikan equal access kepada negara mana pun, jadi termasuk juga kepada investasi-investasi maupun investor dari Amerika Serikat,” tambahnya.

    Saat bertemu Perdana Menteri India, Presiden menerima undangan untuk menghadiri Hari Nasional India pada 26 Januari 2025. Bahkan, Indonesia diundang untuk mengirim kontingen TNI dalam defile Hari Nasional tersebut.

  • Menteri Rosan: Investor Asing Percaya Kepemimpinan Prabowo

    Menteri Rosan: Investor Asing Percaya Kepemimpinan Prabowo

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyebut kepercayaan investor kian meningkat usai lawatan Presiden Prabowo Subianto ke luar megeri beberapa waktu lalu.

    Dia mengatakan bahwa pertemuan singkat antara Presiden Ke-8 RI itu dengan petinggi perusahaan-perusahaan besar Amerika Serikat (AS) termasuk Exxon Mobil, pada Senin (11/11/2024) di Hotel Four Season, Washington DC memberikan dampak yang sangat baik. 

    “Perjalanan Bapak [Prabowo] ke AS akan memberikan mereka lebih banyak kenyamanan berinvestasi terutama dengan iklim investasi yang dihadirkan di pemerintahan baru, semoga kita selalu memiliki diskusi terbuka dan produktif,” ujarnya di Istana Negara, Selasa (3/12/2024).

    Lebih lanjut, Rosan mengatakan bahwa lebih dari 50 perusahaan dan kebanyakan perusahaan dari AS datang ke Indonesia hari ini untuk bertemu dengan Prabowo untuk melihat perkembangan ekonomi Indonesia di masa mendatang.

    Mengingat, kata Rosan, kebanyakan dari mereka sudah berinvestasi di Indonesia. Sehingga melalui iklim investasi yang kian stabil, maka harapannya banyak pelaku yang makin bersemangat berinvestasi di Indonesia.

    “Indonesia diyakini dapat menjaga keamanan dan stabilitas dan itu adalah salah satu kekuatan utama Indonesia dan pada saat yang sama mereka sangat yakin dengan kepemimpinan baru dari Bapak Presiden yang membuat mereka lebih nyaman setidaknya untuk melakukan perbicaraan terbuka,” tuturnya.

    Rosan mengatakan bahwa nantinya setiap pengusaha akan berada di Indonesia selama beberapa hari.

    Mereka akan bertemu dengan beberapa perwakilan pemerintah dan juga beberapa perusahaan. 

    “Kami ingin kerja sama yang lebih kualitas di Indonesia. Bukan cuma mereka ingin berinvestasi di Indonesia, tapi meningkatkan dan memperkuat kapital manusia di Indonesia, memindahkan pengetahuan, memindahkan teknologi,” pungkas Rosan.

  • Daftar Lengkap 51 Pengusaha AS yang Bertemu Prabowo di Istana Negara

    Daftar Lengkap 51 Pengusaha AS yang Bertemu Prabowo di Istana Negara

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan dari 51 pengusaha Amerika Serikat (AS) di Istana Negara, Selasa (3/12/2024).

    Beberapa pengusaha yang terlihat hadir seperti Presiden Exxon Mobil Indonesia Carole Gall hingga Garrick Thompson selaku Managing Director FedEx Express Indonesia.

    Pertemuan di Indonesia kali ini turut membahas kelanjutan komitmen investasi dari perusahaan-perusahaan internasional tersebut di Indonesia. Imbas lawatan Prabowo selama 2 pekan ke 6 Negara, yaitu China, Amerika Serikat, Peru, Brasil, Inggris, hingga Uni Emiraat Arab.

    Presiden Ke-8 RI itu tiba di Istana Negara pada pukul 10.02 WIB dengan menggunakan jas abu-abu dan dasi berwarna biru dengan didampingi Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Rosa Roeslani, dan Duta Besar Amerika untuk Indonesia Kamala.

    Daftar Pengusaha Luar Negeri di Istana Presiden

    Berikut daftar delegasi pengusaha dari luar negeri yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Presiden pada Selasa (3/12/2024):

    1. President & CEO of the US-Asean Business Council Ted Osius

    2. Country Representative – Indonesia Nugraheni Utami

    3. Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Kamala Lakhdhir

    4. Charge d’Affaires Ida Bagus Made Bimantara

    5. Government Affairs and Market Director (3M) Audist Subekti

    6. Government Affairs Director (Abbott) Wanda Harahap

    7. Senior Manager, Global  Government Affairs (Agoda Company Pte. Ltd.) Samuel Hsiao

    8. Head of Public Policy, Indonesia (Amazon Web Services) Donny Eryastha

    9. Vice President (American Express) Sarah Wood

    10. Head of Government Affairs, APAC (Apple Inc.) Elizabeth Hernandez

    11. Managing Director, Asia Pacific (Bell Textron) David Sale

    12. President, Boeing Southeast Asia (Boeing) Penny Burtt

    13. Managing Director (Bower Group Asia) Douglas Ramage

    14. Regional President Asia Pacific, Gas & Low Carbon Energy (Bp) Kathy Wu

    15. Corporate Affairs Director, Indonesia (Cargill) Arief Susanto

    16. Managing Director, Indonesia (Cisco Systems) Marina Kacaribu

    17. Indonesia CCO & Banking Head (Citi) Batara Sianturi

    18. Country Leader, Indonesia (Corteva Agriscience) Wahyu Indrawanto

    19. Corporate Relations Director (Diageo) Dendy Borman

    20. Managing Director, Indonesia (Equinix) Haris Izmee

    21. Head of Government and Corporate Affairs, SEA (Expedia Group) Mohammad Matin Mohdari

    22. President, ExxonMobil Indonesia (Exxon Mobil Indonesia) Carole Gall

    23. Managing Director, Indonesia (FedEx) Garrick Thompson

    24. Vice President, Federal Government Relations and International Affairs (Freeport McMoRan) J.J. Ong

    25. Executive Director for International Trade and Economic Policy (GE Healthcare) Andrew Quinn

    26. Chief Executive Officer (General Atomic Global Corporation) Dr. Vivek Lall

    27. Managing Director, Government Affairs and Public Policy, Southeast Asia (Google) Andrew Ure

    28. Managing Director (Hewlett Packard Enterprise) Meygin Agustina

    29. Senior Partner (HHP Law Firm) Daniel Pardede

    30. President Director (HM Sampoerna) Ivan Cahyadi

    31. Vice President Government & Regulatory Affairs Asia Pacific (IBM) Stephen Braim

    32. Director, Government Affairs (Intel Corporation) Anna Amalina Imam Baweh

    33. Country Director, Indonesia (Jhpeigo) Maryjane Lacoste

    34. Vice President, Regulatory Affairs, APAC (JP Morgan) Katie Knight

    35. Global Head of Regulatory & Public Affairs (Manulife Financial) Maryscott Greenwood

    36. Senior Director, Owner Relations and Government Affairs (Marriott International) Lucy Christie

    37. Corporate Affairs Director Mars Petcare, Southeast Asia (Mars, Incorporated) Anastasia Timoshina

    38. Senior Managing Director, Southeast Asia & Climate (McLarty Associates) Bob Blake

    39. Head of Public Policy (Meta) Berni Moestafa

    40. Senior Director, Global Policy & Public Affairs APAC Lead (Pfizer) Hiroaki Tsukada

    41. Government Relations Senior Director (Asean) and Country Legal Head (Phils) (Procter & Gamble) Mimi Lopez

    42. Senior Director, Government Affairs, Southeast Asia (Qualcomm Inc.) Nies Purwati

    43. Vice President, Head of Global Government Affairs & Public Policy, Asia Pacific, South Asia & Latin America (S&P Global) John Phipps

    44. Director, Government Affairs & Public Policy, Southeast Asia & Greater China (Salesforce) Boon Poh Mok

    45. Sr. Director – Public Affairs, Communications, and Sustainability West Cluster (The Coca-Cola Company) Triyono Prijosoesilo

    46. Vice President, Lubrizol Asia Pacific (The Lubrizol Corporation) Henry Liu

    47. Country Manager, Indonesia (VISA) Vira Widiyasari

    48. Managing Partner (Vriens & Partners) Hans Wouter Vriens

    49. President Director (Zuellig Pharma Corporation) Christophe Piganiol

    50. Deputy Director, Maritime Southeast Asia Mega Valentina

    51. Director of Public Policy PT. PespsiCo Indonesia F&B Johnny Gabrielle

  • Biden Beri Grasi ke Putranya, Partai Demokrat Kecewa!

    Biden Beri Grasi ke Putranya, Partai Demokrat Kecewa!

    Washington DC

    Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk memberikan grasi kepada putranya, Hunter Biden, di akhir masa jabatan menuai kritikan tajam tidak hanya dari kalangan Partai Republik, tapi juga dari kalangan Partai Demokrat yang menaunginya.

    Sejumlah anggota parlemen dan Senator dari Partai Demokrat menilai langkah Biden itu telah menetapkan preseden buruk dan menimbulkan keraguan dalam sistem peradilan AS, yang mereka coba pertahankan dari serangan Presiden terpilih AS Donald Trump yang akan menjabat tahun depan.

    Biden mengumumkan pada Minggu (1/12) waktu setempat bahwa dirinya telah menandatangani surat pengampunan tanpa syarat untuk putranya, Hunter. Dalam argumennya, Biden meyakini putranya telah dituntut secara selektif dan ditargetkan secara tidak adil oleh lawan-lawan politiknya.

    Gedung Putih, dalam pernyataan pada Senin (2/12), membela Biden dengan menyebut sang Presiden AS khawatir lawan-lawan politiknya akan terus mempersekusi Hunter di masa depan. Biden sebelumnya berjanji tidak akan melakukan intervensi terhadap dua kasus pidana yang menjerat putranya.

    Banyak sekutu-sekutu politik Biden yang mengakui bersimpati dengan keinginan sang Presiden AS untuk membantu putranya yang bermasalah, namun mereka tidak dapat mendukung tindakan tersebut.

    “Sebagai seorang ayah, saya mengerti. Tapi sebagai seseorang yang ingin masyarakat kembali mempercayai layanan publik, ini adalah sebuah kemunduran,” ucap salah satu anggota Kongres AS untuk negara bagian Ohio, Greg Landsman, dari Partai Demokrat dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Selasa (3/12/2024).

    Partai Demokrat masih terpukul atas kekalahan capres mereka, Wakil Presiden Kamala Harris, dalam pilpres November lalu. Sebagian pihak menyalahkan Biden dan keputusannya tetap mencalonkan diri meskipun ada kekhawatiran soal usianya yang menginjak 82 tahun, walaupun dia akhirnya mundur dari pencapresan.

  • Ekonomi AS Tumbuh 2,8% di Kuartal III 2024 – Page 3

    Ekonomi AS Tumbuh 2,8% di Kuartal III 2024 – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Ekonomi Amerika Serikat tumbuh di angka 2,8% pada kuartal ketiga 2024.

    Melansir Associated Press, Selasa (3/12/2024) Departemen Perdagangan AS mencatat bahwa kinerja ekonomi di kuartal ketiga ditopang oleh belanja konsumen yang kuat dan peningkatan ekspor.

    Namun, PDB yang mencakup output barang dan jasa ekonomi melambat.

    Tetapi laporan PDB AS masih menunjukkan bahwa ekonomi terbesar di dunia itu bertahan. AS berhasil mencatat pertumbuhan di kisaran 2% selama delapan dari sembilan kuartal terakhir.

    Belanja konsumen, yang mencakup sekitar 70% dari aktivitas ekonomi AS, meningkat ke laju tahunan 3,5% pada kuartal ketiga, naik dari 2,8% pada periode April-Juni dan pertumbuhan tercepat sejak kuartal keempat 2023. Ekspor juga berkontribusi pada pertumbuhan kuartal ketiga, meningkat pada tingkat 7,5%, tertinggi dalam dua tahun.

    Namun, pertumbuhan ekspor AS di kuartal ketiga dalam belanja konsumen dan ekspor lebih rendah dari perkiraan awal Departemen Perdagangan AS.

    Sementara itu, pertumbuhan investasi bisnis melambat tajam karena penurunan investasi di sektor perumahan dan bangunan nonhunian seperti kantor dan gudang. Sebaliknya, belanja untuk peralatan melonjak.

    Adapun angka pengangguran yang tercatat sebesar 4,1%. Inflasi, yang mencapai titik tertinggi empat dekade 9,1% pada Juni 2022, telah turun menjadi 2,6%.

    Seperti diketahui, angka inflasi AS masih di atas target Federal Reserve sebesar 2%, tetapi bank sentral merasa cukup puas dengan kemajuan untuk memangkas suku bunga acuannya pada bulan September dan sekali lagi bulan ini.

    Sebagian besar pedagang Wall Street memperkirakan The Fed akan kembali memangkas suku bunga pada bulan Desember.

     

  • Prabowo di Depan Pebisnis Luar Negeri: Kabinet Kami Kerjanya Cepat

    Prabowo di Depan Pebisnis Luar Negeri: Kabinet Kami Kerjanya Cepat

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto membanggakan Kabinet Merah Putih (KMP) yang mampu bekerja taktis dan cepat di depan sejumlah pengusaha dari luar negeri di Istana Negara, Selasa (3/12/2024).

    Orang nomor satu di Indonesia itu menyebut bahwa meskipun secara administratif dirinya baru menjabat aktif selama 44 hari, tetapi salah satu gebrakannya adalah melakukan lawatan selama 16 hari atau 2 pekan di awal masa pemerintahannya.

    “Tetapi, saya ingin mengatakan bahwa saya sangat puas dengan persembahan administrasi saya selama 44 hari ini. Kebanyakan target yang telah kami buat telah diusahakan dengan baik dengan komitmen yang telah kami lakukan,” ujarnya dalam forum itu.

    Lebih lanjut, Kepala Negara mengaku baru kemarin, Senin (2/12) malam dirinya melakukan pertemuan Sidang Kabinet Paripurna yang Ke-3 yang berjalan sejak 44 hari dia menjabat.

    Dalam sidang tersebut, kata Prabowo, dirinya menguji apa yang telah berhasil mereka lakukan selama 44 hari dan melihat hasilnya Presiden Ke-8 RI itu berterima kasih kepada kabinetnya atas perkejaan yang luar biasa. Bahkan meskipun harus meninggalkan Indonesia selama 2 pekan.

    “Saya pikir kami bekerja dengan sangat cepat. Saya pikir ini mungkin salah satu karakteristik kabinet kami. Sekarang kami bekerja dengan sangat cepat. Saya sudah mendengar banyak orang mengatakan bahwa di kalender, tidak ada hari merah. Tidak ada hari merah di kalender saya,” pungkas Prabowo.

    Untuk diketahui, Prabowo Subianto menerima kunjungan dari sejumlah pengusaha asal Luar Negeri di Istana Negara, Selasa (3/12/2024).

    Hadir Presiden Exxon Mobil Indonesia Carole Gall hingga Garrick Thompson selaku Managing Director FedEx Express Indonesia.

    Orang nomor satu di Indonesia itu pun bertemu dengan 53 pengusaha internasional itu pada pukul 10.00 WIB.

    Pertemuan di Indonesia kali ini ditengarai bakal membahas kelanjutan komitmen investasi dari perusahaan-perusahaan internasional tersebut di Indonesia. Imbas lawatan Prabowo selama 2 pekan ke 6 Negara, yaitu China, Amerika Serikat, Peru, Brasil, Inggris, hingga Uni Emiraat Arab.

  • Usai Sarapan Bareng Prabowo, 50 Bos Perusahaan AS Dukung Program Asta Cita

    Usai Sarapan Bareng Prabowo, 50 Bos Perusahaan AS Dukung Program Asta Cita

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto hari ini melakukan pertemuan dengan bos-bos perusahaan Amerika Serikat. Para pengusaha menyatakan diri akan siap mendukung program-program prioritas Prabowo, termasuk yang tertuang dalam visi Asta Cita.

    President & CEO of the US-ASEAN Business Council (US-ABC) Ted Osius mengatakan ada sekitar perwakilan 50 perusahaan AS yang hadir hari ini menemui Prabowo.

    “Kami merasa terhormat untuk membawa 50 perusahaan AS bergabung dengan misi bisnis Indonesia 2024 kami,” sebut Ted Osius saat bicara dalam pertemuan yang dilakukan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2024).

    Ted Osius mengatakan para pengusaha Amerika berkomitmen untuk mendukung program-program prioritas Prabowo, termasuk yang tertuang dalam visi Asta Cita.

    “Kami di sini berkomitmen untuk menjadi sumber daya dan mitra Anda untuk mewujudkan visi Asta Cita dan untuk mendukung program-program prioritas Anda, dan program-program awal yang telah Anda tetapkan, dan Anda telah menetapkan 17 misi yang akan dilakukan Indonesia,” sebut Ted Osius.

    Bahkan, Ted bilang US-ABC sudah bekerja sama dengan LPEM FEB Universitas Indonesia untuk melakukan analisis, saran praktik terbaik, hingga rekomendasi kebijakan di berbagai sektor seperti pangan dan pertanian, teknologi informasi, ekonomi digital, kesehatan dan ilmu hayati, energi dan sumber daya mineral untuk pemerintahan Prabowo.

    “Dan sebagai upaya nyata pertama yang ingin kami sampaikan kepada Anda dan semua menteri dan kepala lembaga yang kita temui minggu ini, sebuah laporan ikhtisar sektor yang berjudul menavigasi peluang, memelihara kebijakan ekonomi yang dinamis di Indonesia,” beber Ted Osius.

    Sementara itu, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Kamala Shirin Lakhdhir mengatakan para pengusaha AS telah memiliki komitmen untuk berinvestasi lebih banyak di Indonesia.

    “Saya menghabiskan pagi sebelum pertemuan ini dengan perwakilan kami, dan komitmen serta minat untuk berbuat lebih banyak dengan Indonesia, berinvestasi lebih banyak dan berdagang lebih banyak serta mendukung tujuan pemerintah baru cukup dramatis,” sebut Kamala.

    “Dan saya tahu bahwa saya diminta untuk bekerja sedekat mungkin dengan pemerintah baru untuk mendukung tujuan bersama kita,” pungkasnya menegaskan.

    (hal/rrd)

  • Di Depan Pengusaha AS, Prabowo Sebut Sangat Puas dengan Kinerja Pemerintahannya – Page 3

    Di Depan Pengusaha AS, Prabowo Sebut Sangat Puas dengan Kinerja Pemerintahannya – Page 3

    Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerja luar negerinya ke Amerika Serikat (AS). Pada agenda yang dihelat Senin (11/11/2024) sore, Prabowo bertemu The United States Indonesia Society (USINDO).

    Organisasi non-pemerintahan ini didirikan untuk meningkatkan pemahaman AS tentang Indonesia, pengertian Indonesia tentang AS, dan memperkuat hubungan di antara kedua negara dan penduduknya.

    Mengutip siaran pers, pertemuan tersebut, dihadiri 25 pihak dari AS maupun Indonesia. Dari AS hadir beberapa pimpinan perusahaan besar AS seperti Freeport Mcmoran, S&P Global, Boeing, BP America, Exxonmobil, Citi, Caterpillar, dan lain-lain.

    Prabowo mengaku gembira pertemuan tersebut bisa terwujud. Menurut dia, perusahaan asal AS memiliki peran besar untuk pembangunan di Indonesia.

    “Pertemuan tadi dengan perusahaan-perusahaan terbesar di Amerika dan di dunia. Amerika sangat terlibat di perekonomian Indonesia, dalam pembangunan Indonesia. Sudah lama mereka di Indonesia,” kata Prabowo usai pertemuan itu.

    Dia pun mendorong, perusahaan-perusahaan besar di AS untuk terus berinvestasi dan turut serta dalam membangunan Indonesia. Kuncinya adalah rasa saling percaya.

    “Mereka terus percaya dengan Indonesia dengan ekonomi Indonesia dan saya juga dorong mereka untuk terus melakukan investasi, ikut serta dalam rencana pembangunan kita,” Prabowo menandasi.