Mentan Amran Janji Tak Impor Gula Tahun Ini

Mentan Amran Janji Tak Impor Gula Tahun Ini

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meyakini Indonesia tidak akan meng-impor gula kristal putih (GKP) pada 2026.  Dia menilai, kebutuhan gula dalam negeri akan terpenuhi. Sebab, pemerintah tengah menyiapkan proyek perkebunan tebu skala besar di Jawa Timur.

“Ada beberapa poin kami sampaikan. Produksi kita 34 juta ton rencana tahun ini. Ini ada PTP 50 persen tebu di Jawa Timur. Kita tidak impor gula putih tahun ini,” katanya  dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026, dikutip Kamis, (8/1/2026).

Menurut Amran, Indonesia juga akan merealisasikan ekspor beras pada 2026. Selama serapan beras oleh Perum Bulog menyamai capaian tahun sebelumnya.

“Aku tidak minta lebih, sama saja (serapan). Hampir pasti kita lakukan ekspor tahun ini dan itu sejarah pertama Indonesia,” ujar Amran.

Selain langkah-langkah tersebut, ia memaparkan langkah tegas pemerintah dalam pengawasan pupuk dan distribusi pangan. 

Dalam setahun terakhir, Kementerian Pertanian mencabut sekitar 2.300 izin terkait pupuk akibat pelanggaran harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Selain itu, sebanyak 92 pejabat internal dicopot dari jabatannya dan sebagian diproses secara hukum.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Pangan memastikan tidak ada impor gula konsumsi pada 2026, tahun depan. Meskipun, ada kuota yang diberikan untuk impor gula industri.

Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan, Kemenko Pangan, Tatang Yuliono menegaskan, gula kebutuhan industri berbeda dengan gula konsumsi. Dipastikannya, pemerintah tak berikan ruang untuk impor gula konsumsi.

“(Gula) Konsumsi kita enggak ada impor. Jadi untuk konsumsi kita tidak ada impor,” tegas Tatang di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa, 30 Desember 2025.