JAKARTA – Manchester United memulai era setelah Ruben Amorim dengan hasil imbang 2-2 di markas Burnley yang sedang kesulitan.
Gol pemain pengganti Jaidon Anthony menggagalkan kemenangan pasukan manajer interim, Darren Fletcher, dalam pertandingan pertamanya.
Beberapa hari terakhir ini penuh gejolak, bahkan dalam sejarah naik turun The Red Devils baru-baru ini, setelah masa jabatan pelatih asal Portugal yang mudah meledak-ledak itu selama 14 bulan berakhir pada Senin, 5 Januari 2026.
Manchester United bermain imbang di kandang Leeds United dalam pertandingan terakhir Amorim. Tiga hari kemudian Fletcher berhasil mengamankan satu poin lagi di kandang tim promosi tersebut.
Benjamin Sesko membawa The Red Devils menuju kemenangan dengan dua gol brilian setelah bangkit dari gol bunuh diri Ayden Heaven di awal pertandingan.
Namun, tuan rumah berjuang keras dan mengandalkan keberuntungan untuk mengamankan hasil imbang.
Sementara itu, rentetan tanpa kemenangan Burnley berlanjut hingga pertandingan ke-12, tetapi ini hasil yang lebih baik bagi mereka daripada Manchester United, yang para suporternya membentangkan spanduk “Jim tidak bisa memperbaiki ini”–yang ditujukan kepada pemilik Sir Jim Ratcliffe–sebelum sepak mula di Turf Moor.
Fletcher bisa kembali memimpin pertandingan Piala FA melawan Brighton pada Minggu, 11 Januari 2026, tetapi masih harus dilihat karena pembicaraan tentang manajer anyar terus berlanjut, dengan kandidat utama ialah Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick.
