JAKARTA – Manchester City mengambil langkah sensasional demi solusi instan dengan merebut kapten Crystal Palace Marc Guehi di bursa transfer musim dingin. Sebelumnya Guehi sudah menjadi target Liverpool dan Barcelona. Bahkan Bayern Munchen pun tertarik merekrutnya.
Solusi instan dari manajer Pep Guardiola saat Man City bersaing dengan Arsenal memperebutkan titel Premier League Inggris. Ya, saat Man City mengalami krisis bek tengah setelah cedera yang dialami Josko Gvardiol dan Ruben Dias di awal bulan ini, Guardiola harus segera mencari penggantinya.
Gvardiol mengalami cedera keretakan tulang fibula yang butuh waktu lama untuk proses penyembuhan. Dirinya diprediksi sudah harus mengakhiri kompetisi lebih cepat. Bahkan Gvardiol diragukan bisa tampil di Piala Dunia 2026 bersama Kroasia karena diperkirakan belum pulih dari cederanya.
Sementara, Dias mengalami cedera hamstring saat Man City bermain imbang 1-1 melawan Chelsea di Etihad. Cedera itu memaksa bek tim nasional Portugal ini absen hingga Februari. Ini menjadikan The Cityzens mengalami krisis pemain belakang karena sudah kehilangan John Stones dan Nathan Ake.
Guardiola akhirnya memanggil Max Alleyne yang dipinjamkan ke Watford. Bek berusia 20 ini pun sudah berduet bersama Abdukodir Khusanov. Hanya saja Guardiola tetap butuh bek yang sudah berpengalaman dan demi memenuhi permintaan itu, Man City langsung menyelesaikan transaksi dengan Palace untuk pembelian Guehi.
Palace memang bakal melepas bek berusia 25 ini yang masa kontraknya segera selesai musim ini. Tidak ada perpanjangan kontrak karena Guehi sudah dibidik Liverpool dan Barca. Selain itu Bayern menunjukkan minat kepada bek timnas Inggris ini.
Mereka berebut mendapatkan Guehi yang sudah berstatus bebas transfer. Ini menjadikan klub-klub top Eropa ini bersaing memberikan kontrak tinggi karena tidak perlu mengeluarkan duit untuk transfer pemain.
Liverpool sendiri sesungguhnya sudah mengincar Guehi di awal musim kompetisi. Saat itu Liverpool sudah mengajukan harga 35 juta poundsterling. Namun manajer Palace Oliver Glasner meminta harga 40 juta yang berakhir tanpa kesepakatan. Palace sesungguhnya bersedia menurunkan harga menjadi 20 juta pounds ditambah bonus dan klausul lain.
Hanya saja Liverpool batal membelinya dan memilih menunggu bek yang sudah bermain 33 kali bersama Palace dan mencetak tujuh gol musim ini mengakhiri kontraknya. Begitu pula Bayern dan Barca menunggu Guehi hingga akhir musim ini.
Namun penantian mereka sia-sia belaka karena Man City datang ke Palace dengan membawa uang transfer. Menurut The Sun Man City sepakat dengan harga 20 juta pounds ditambah bonus.
Penjualan Guehi juga memberi keuntungan bagi Chelsea karena bakal mengantungi fee sebesar 20% sebagai bagian dari transfer pemain tersebut saat diboyong dari Stamford Bridge pada 2021.
Guehi pun bakal menjalani tes medis di Man City. Ini yang menjadikan dirinya tak dimasukkan Glasner saat Palace menghadapi Sunderland di pertandingan Premier Leaague akhir pekan ini.
Bila resmi bergabung dengan Man City, Guehi menjadi pembelian kedua yang dilakukan klub tersebut di bursa musim dingin setelah Antoine Semenyo dari Bournemouth. Semenyo sudah langsung menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol pada dua pertandingan pertama bersama Man City.
Persoalannya bila Guehi datang ke Etihad, lini belakang, khususnya di jantung pertahanan, Man City bakal kian sesak. Pasalnya ada tujuh bek tengah, Dias, Gvardiol, Khusanov, Alleyne, Ake dan Stones serta ditambah Guehi.
Namun Guardiola tak punya pilihan selain menumpuk bek tengah demi menjaga persaingan dengan Arsenal. Apalagi, Man City masih bertahan di Liga Champions, Piala FA dan berpeluang ke final Piala Liga Inggris. Guardiola berharap bisa membawa pulang trofi setelah kegagalan total di musim lalu.
