Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok, Takwim Masuku, menyatakan pihaknya terus melakukan koordinasi untuk mengatasi kemacetan yang terjadi.
Ia memastikan tidak ada masalah pada sistem di Terminal Peti Kemas, dan meminta operator terminal mempercepat pelayanan penerimaan dan pengiriman barang, serta mengoptimalkan penggunaan area penyangga yang tersedia.
Pihaknya juga mengapresiasi dukungan dari kepolisian dalam mengurai kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok.
“Kami berharap ke depan terminal juga dapat mengatur jumlah ‘gate pass’ harian untuk penerimaan pengiriman sehingga tidak terjadi lonjakan yang sangat signifikan,” ujar Takwim.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Martuasah Tobing, menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Utara untuk mengurai kemacetan bersama PFSO Pelabuhan, termasuk melakukan pengalihan dan rekayasa lalu lintas.
“Kami juga memastikan keamanan kepada para sopir truk bahwa di dalam pelabuhan tidak ada premanisme dan pungli. Segera laporkan jika masih terdapat pungli,” tegas Martuasah.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2278058/original/057438500_1531392521-Truk-Kontainer-di-Tanjung-Priok6.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)