Longsor 25 Meter Terjang Pabrik Air Kemasan di Sumedang, BPBD Kerahkan Alat Berat

Longsor 25 Meter Terjang Pabrik Air Kemasan di Sumedang, BPBD Kerahkan Alat Berat

SUMEDANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mengerahkan alat berat untuk menangani longsor yang menimpa sebuah pabrik air kemasan di Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang Bambang Rianto mengatakan longsoran yang terjadi memiliki tinggi cukup signifikan sehingga penanganan harus dilakukan secara hati-hati dan terkoordinasi.

“Mengingat tinggi longsoran diperkirakan sekitar 20 hingga 25 meter, dengan lebar sekitar 18 hingga 20 meter. Sistem dan cara bertindak telah disepakati oleh tim gabungan dan diinformasikan kepada operator alat berat,” kata Bambang di Sumedang, Antara, Senin, 19 Januari.

BPBD mencatat dalam kejadian tersebut terdapat satu pekerja yang mengalami luka ringan akibat tertimpa material longsor. Korban telah mendapatkan penanganan medis dan dalam kondisi sadar.

“Informasi sementara terdapat satu korban atas nama Ohid Nugraha, usia 50 tahun. Kondisinya mengalami luka akibat tertimpa material, namun dalam keadaan sadar dan tidak apa-apa,” ujarnya.

Bambang menjelaskan longsor terjadi pada Minggu kemarin sekitar pukul 23.00 WIB dan berlangsung sebanyak tiga kali. Dua longsoran berskala kecil terjadi lebih dulu, kemudian disusul satu longsoran besar pada Senin sekitar pukul 01.00 WIB.

Material longsoran berupa tanah, air, serta pohon tumbang menimbun sebagian bangunan pabrik air kemasan tersebut dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas perusahaan.

Area bangunan yang terdampak meliputi gudang penyimpanan, ruang produksi, hingga ruang kantor administrasi. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan asesmen untuk memastikan tingkat kerusakan serta potensi risiko lanjutan.

Untuk sementara, aktivitas pabrik dihentikan guna mendukung proses penanganan material longsor serta mitigasi risiko susulan, termasuk pemasangan terpal dan pengamanan lokasi.

Seluruh langkah penanganan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan petugas dan kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian.