Bisnis.com, MEDAN – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memastikan sektor layanan operasional pelabuhan tetap siaga 24 jam selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Direktur Operasi Pelindo Multi Terminal, Arif Rusman Yulianto menyampaikan perusahaan tetap memberikan layanan bongkar muat nonpetikemas dan layanan kepelabuhanan lainnya selama periode libur Nataru.
“Kami memastikan layanan operasional pelabuhan berjalan normal selama periode libur Nataru,” kata Arif, Kamis (1/1/2026).
Dijelaskan Arif, layanan operasional pelabuhan siaga 24 jam diberlakukan mengingat peran vital pelabuhan dalam menjaga kelancaran mobilitas barang dan penumpang. Apalagi, pemerintah memberi kesempatan masyarakat untuk bekerja dari lokasi lain atau Work from Anywhere (WFA) selama periode libur Nataru.
Dia mengatakan perseroan memastikan kesiapan dan layanan optimal di seluruh pelabuhan yang dikelola selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Komitmen itu mencakup kelancaran pelayanan penumpang maupun arus barang, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas logistik periode Nataru.
Di sisi lain, Pelindo Multi Terminal juga menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi potensi lonjakan arus barang dan penumpang, serta perubahan cuaca di akhir tahun untuk menjaga kelancaran arus logistik nasional dan kualitas pelayanan kepada para pengguna jasa.
Dalam menjaga keberlangsungan operasional selama periode Nataru, lanjutnya, Pelindo Multi Terminal memastikan sejumlah hal antara lain mengecek kesiapan fasilitas pelabuhan dan peralatan bongkar muat, pelaksanaan layanan operasional sesuai dengan prosedur yang berlaku, penguatan kesiapan sumber daya manusia (SDM) operasional melalui pengaturan pola kerja dan penugasan personel, dan pengaturan jalur lalu lintas di dalam dan di luar terminal untuk mencegah potensi kepadatan.
Lebih jauh, perseroan juga berupaya terus meningkatkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pemantauan cuaca secara berkala, serta koordinasi intensif dengan sejumlah stakeholders di lingkungan pelabuhan.
Arif menekankan Pelindo Multi Terminal mendukung kebijakan pemerintah terkait skema pembatasan angkutan barang selama periode Nataru sehingga aktivitas bongkar muat tetap dapat berlangsung optimal.
Dia pun mengimbau pengguna jasa untuk menghubungi customer relations jika menemui kendala pelayanan operasional pelabuhan nonpetikemas atau membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan perusahaan.
“Kami optimistis dapat menjaga kepercayaan pengguna jasa sekaligus membuka tahun 2026 dengan semangat positif dan kinerja operasional yang semakin baik,” Arif memungkasi.
