Lansia di Panti Jompo Dibius Sampai Kaki Diikat di Kamar Bertahun-tahun, 6 Orang Ditangkap Polisi Bulgaria

Lansia di Panti Jompo Dibius Sampai Kaki Diikat di Kamar Bertahun-tahun, 6 Orang Ditangkap Polisi Bulgaria

JAKARTA – Enam orang ditangkap di desa Bulgaria atas kasus pemukulan dan pemberian obat bius kepada pasien di panti jompo swasta.

“Hal yang paling menakutkan yang kami lihat adalah orang-orang yang menjadi korban kekerasan fisik terus-menerus – diikat, dipukuli, ada juga bukti pemberian obat bius,” kata Wakil Menteri Ketenagakerjaan dan Sosial Bulgaria, Ivan Krastev, kepada Nova TV sebagaimana dilansir Reuters, Senin, 9 Juni.

Pada Jumat pekan lalu, polisi menggerebek panti jompo dengan 75 penghuni di desa Yagoda. Petugas menangkap lima orang atas dugaan penganiayaan terhadap pasien dan satu orang lainnya pada Minggu, 8 Juni.

Sebelas lansia dibawa ke rumah sakit pemerintah di dekatnya, sementara 64 orang lainnya dirawat oleh kerabat atau ditempatkan di fasilitas milik pemerintah.

Media Bulgaria melaporkan beberapa pasien ditemukan dengan kaki terikat, di bawah pengaruh obat bius atau dikunci di kamar kotor tanpa tempat tidur, tanpa kontak dengan dunia luar yang layak.

“Mereka mengurung kami seperti anjing. Mereka memberi kami dua potong roti dan dalam cuaca panas ini mereka tidak membuka pintu untuk membiarkan udara masuk, karena mereka takut kami akan kabur,” kata pasien berusia 70 tahun Milka Raeva kepada BTV TV.

“Itu adalah empat tahun yang sangat sulit. Tuhan menolong saya. Banyak orang meninggal karena kelaparan, tanpa dokter, dengan luka-luka, dan terikat,” tuturnya.

 

Media Bulgaria melaporkan fasilitas tersebut mengenakan biaya 990 levs ($580) per bulan per kamar. Panti jompo ilegal lainnya di Govedartsi dengan 23 pasien ditutup pada Senin, 9 Juni.

Seperti di tempat lain di Eropa, pendapatan di Bulgaria tidak mampu mengimbangi meningkatnya biaya perawatan lansia. Beberapa penyedia layanan telah mengeksploitasi pasien rentan dengan tingkat perawatan di bawah standar atau bahkan kasar.