Liputan6.com, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Mochammad Afifuddin melaporkan, rekapitulasi suara nasional Pilkada 2024 di tingkat provinsi sudah di angka 91,8 persen. Berdasarkan catatan, sudah 34 dari 37 provinsi yang sudah melengkapi rekap di seluruh Indonesia.
“Perkembangan rekapitulasi Pilkada Serentak 2024, berdasarkan update tanggal 12 Desember 2024 pukul 19.00 WIB di tingkat provinsi oleh KPU Provinsi dari total 37 provinsi yang sudah menyelesaikan rekap dan mengumpulkan sebanyak 34 provinsi atau 91,8 persen,” kata Afif saat jumpa pers di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2024).
Afif melanjutkan, untuk rekap di tingkat kecamatan, dari total 7.199 kecamatan yang sudah menyelesaikan rekap dan melaporkannua adalah sebanyak 7.107 kecamatan atau 98,72 persen.
Kemudian, sambung Afif, untuk rekap di tingkat kabupaten/kota oleh KPU Kabupaten/Kota dari 509 kabupaten kota, yang sudah menyelesaikan rekapitulasi dan mengumpulkannya ada sebanyak 500 kabupaten/kota,
“Jadi tersisa 9 ya, tapi beberapa sudah selesai, 98,23 persen secara prosentase,” rinci Afif.
Afif mengungkap, sejumlah daerah yang belum merampungkan hasil rekapitulasi suara Pilkada 2024 disebabkan adanya keterlambatan penghitungan karena sempat menjalankan pemungutan suara ulang (PSU), pemungutan suara susulan (PSS), penghitungan surat suara ulang (PSSU) dan pemungutan suara lanjutan (PSL). Namun dipastikan, PSU, PSS dan PSL sudah dirampungkan semua. Sehingga saat ini hanya tinggal proses hitung.
Sebagai informasi, jumlah TPS yang PSS ada sebanyak 247 TPS, kemudian PSL ada sebanyak 102 TPS, lalu PSU ada sebanyak 249 TPS, dan PSSU ada 4 TPS. Jadi total seluruhnya adalah 602 TPS.
“Jadi telah dilaksanakan seluruhnya, sehingga saat ini tidak ada lagi pelaksanaan PSS, PSL, PSU, dan PSSU,” dia menandasi.