Mojokerto (beritajatim.com) – Komando Distrik Militer (Kodim) 0815 Mojokerto menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Mojokerto. Evaluasi menyusul dugaan keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kutorejo.
Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int, mengatakan menu MBG yang diduga menyebabkan keracunan tersebut berasal dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 yang berlokasi di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.
“Kami akan melakukan pengecekan dan kaji ulang kembali terhadap seluruh SPPG di wilayah Mojokerto, tidak hanya satu SPPG saja. Ini akan kami lakukan bersama kepolisian dan Badan Gizi Nasional (BGN),” ungkapnya, Sabtu (10/1/2026).
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk evaluasi menyeluruh untuk memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai standar keamanan pangan dan tidak membahayakan kesehatan penerima manfaat.
“Kita evaluasi, kita inventarisir untuk penanganan lebih lanjut. Kami saling melengkapi dan membantu kepolisian serta Dinas Kesehatan dalam proses penanganan kasus ini,” katanya.
Ia menambahkan, sampel makanan MBG yang diduga menjadi penyebab keracunan telah diambil oleh Dinas Kesehatan untuk dilakukan uji laboratorium. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian atau pidana.
“Kalau nanti ditemukan unsur kelalaian atau unsur pidana, tentu akan kami berikan sanksi tegas dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto telah melakukan langkah penanganan awal dengan melokalisir kasus serta membuka posko kesehatan guna memantau dan menangani warga yang mengalami keluhan kesehatan akibat dugaan keracunan MBG tersebut.
Kodim 0815 Mojokerto memastikan akan terus mengawal proses evaluasi dan penanganan agar kejadian serupa tidak terulang dan Program MBG tetap berjalan aman serta bermanfaat bagi masyarakat. [tin/but]
