Jenis Media: News

  • Video: Prabowo Kunjungi Korban Banjir Bekasi, Pastikan MBG Tetap Jalan

    Video: Prabowo Kunjungi Korban Banjir Bekasi, Pastikan MBG Tetap Jalan

    Jakarta,CNBC Indonesia – Presiden Prabowo Subianto mengunjungi korban banjir di Kampung Tambun Inpres, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (8/3). Dalam kunjungannya, Prabowo juga memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan.

    Selengkapnya saksikan di CNBC Indonesia.

  • Pemerintah Segel Vila di Puncak Bogor yang Berdiri di Kawasan Hutan Produksi

    Pemerintah Segel Vila di Puncak Bogor yang Berdiri di Kawasan Hutan Produksi

    Bogor

    Kementerian Kehutanan dan Kementerian ATR/BPN menertibkan sejumlah villa di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Penyegelan dilakukan karena vila-vila tersebut berdiri di kawasan hutan produksi aturan hingga memicu banjir.

    “Hari ini kami melakukan (penertiban) di vila forest hill. Ini adalah hulu das Ciliwung dan disini terdapat 7 vila, yang masuk dalam (kawasan) hutan produksi,” kata Direktur Penindakan Pidana Kehutanan Kementerian Kehutanan Rudianto Saragih Napitu, di Puncak, Bogor, Minggu (9/3/2025).

    Pantauan detikcom, petugas Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama Kementerian ATR/BPN mulai melakukan penindakan terhadap bangunan vila yang diduga melanggar. Vila pertama yang ditindak yakni Villa Forest Hill yang berada di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

    Setelah melewati jalur berkelok selama kurang lebih 20 menit dari jalan utama Jl Raya Puncak, petugas tiba di villa forest hill sekitar pukul 09.30 WIB. Pejabat Kemenhut dan Kementerian ATR/BPN tampak menemui dan berbincang dengan pemilik villa.

    Setelah sedikit berbincang, petugas kemudian memasang plang peringatan di area vila. Dalam plang tersebut dijelaskan bahwa area yang ditempati vila merupakan kawasan hutan dan kini dalam pengawasan direktorat jenderal penegakan hukum kehutanan.

    ADVERTISEMENT

    `;
    var mgScript = document.createElement(“script”);
    mgScript.innerHTML = `(function(w,q){w[q]=w[q]||[];w[q].push([“_mgc.load”])})(window,”_mgq”);`;
    adSlot.appendChild(mgScript);
    },
    function loadCreativeA() {

    var adSlot = document.getElementById(“ad-slot”);
    if (!adSlot) return;
    adSlot.innerHTML = “;

    if (typeof googletag !== “undefined” && googletag.apiReady) {
    googletag.cmd.push(function () {
    googletag.display(‘div-gpt-ad-1708418866690-0’);
    googletag.pubads().refresh();
    });
    } else {
    var gptScript = document.createElement(“script”);
    gptScript.src = “https://securepubads.g.doubleclick.net/tag/js/gpt.js”;
    gptScript.async = true;
    gptScript.onload = function () {
    window.googletag = window.googletag || { cmd: [] };
    googletag.cmd.push(function () {
    googletag.defineSlot(‘/4905536/detik_desktop/news/static_detail’, [[400, 250], [1, 1], [300, 250]], ‘div-gpt-ad-1708418866690-0’)
    .addService(googletag.pubads());
    googletag.enableServices();
    googletag.display(‘div-gpt-ad-1708418866690-0’);
    googletag.pubads().refresh();
    });
    };
    document.body.appendChild(gptScript);
    }
    }
    ];

    var currentAdIndex = 0;
    var refreshInterval = null;
    var visibilityStartTime = null;
    var viewTimeThreshold = 30000;

    function refreshAd() {
    var adSlot = document.getElementById(“ad-slot”);
    if (!adSlot) return;
    currentAdIndex = (currentAdIndex + 1) % ads.length;
    adSlot.innerHTML = “”;
    ads[currentAdIndex]();
    }

    var observer = new IntersectionObserver(function (entries) {
    entries.forEach(function (entry) {
    if (entry.intersectionRatio > 0.1) {
    if (!visibilityStartTime) {
    visibilityStartTime = new Date().getTime();
    requestAnimationFrame(checkVisibility);
    }
    } else {
    visibilityStartTime = null;
    if (refreshInterval) {
    clearInterval(refreshInterval);
    refreshInterval = null;
    }
    }
    });
    }, { threshold: 0.1 });

    function checkVisibility() {
    if (visibilityStartTime && (new Date().getTime() – visibilityStartTime >= viewTimeThreshold)) {
    refreshAd();
    if (!refreshInterval) {
    refreshInterval = setInterval(refreshAd, 30000);
    }
    } else {
    requestAnimationFrame(checkVisibility);
    }
    }

    document.addEventListener(“DOMContentLoaded”, function () {
    var adSlot = document.getElementById(“ad-slot”);
    if (!adSlot) {
    console.error(“❌ Elemen #ad-slot tidak ditemukan!”);
    return;
    }
    ads[currentAdIndex]();
    observer.observe(adSlot);
    });

    var mutationObserver = new MutationObserver(function (mutations) {
    mutations.forEach(function (mutation) {
    if (mutation.type === “childList”) {
    visibilityStartTime = new Date().getTime();
    requestAnimationFrame(checkVisibility);
    }
    });
    });

    mutationObserver.observe(document.getElementById(“ad-slot”), { childList: true, subtree: true });

    Rudianto mengatakan, penertiban dilakukan dalam mencegah banjir imbas pembangunan liar di kawasan hutan. Penertiban dilakukan bersama Kementerian ATR/BPN dan aparat pemerintah setempat

    “Pada hari ini Kementerian Kehutanan bersama kementerian ATR/BPN dan Pemda Bogor bersama-sama kami, dalam rangka penertiban tata ruang dan penertiban kawasan hutan,” kata Rudianto.

  • Kebakaran di Bojonegoro Jelang Sahur, Gudang Pembuatan Triplek Ludes Terbakar, Segini Kerugiannya

    Kebakaran di Bojonegoro Jelang Sahur, Gudang Pembuatan Triplek Ludes Terbakar, Segini Kerugiannya

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Misbahul Munir

    TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO – Menjelang sahur warga di Kelurahan Karangpacar Kecamatan Kota Bojonegoro dibuat geger dengan kebakaran bangunan gudang pembuatan triplek pada Minggu (9/3/2025).

    Api yang bersumber dari dalam gudang itu berkobar hebat, memantik perhatian warga sekitar.

    Sayangnya kondisi pintu gudang terkunci membuat warga tidak biasa berbuat banyak. 

    Kejadian kebakaran tersebut selanjutnya dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro.

    Akibat kebakaran ini kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

    Kepala dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro Siswoyo mengungkapkan, kebakaran gudang pengolahan kayu triplek tersebut terjadi sekira pukul 02.00 WIB.

    “Masyarakat pengguna jalan yang melihat ada api (kebakaran) langsung datang melapor ke mako Damkar,” ujar Siswoyo.

    Setelah mendapatkan laporan petugas bergegas menuju lokasi kebakaran. Setibanya di lokasi kobaran api makin membesar.

    Menurut Siswoyo, untuk menjinakkan api pihaknya menerjunkan 12 personel damkar dibantu 5 pertugas BPBD Bojonegoro serta 3 unit fire truk dan 2 unit truk tengki air.

    “Alhamdulillah kebakaran dapat dipadamkan sekira pukul 05.30 subuh tadi,” tambahnya.

    Kebakaran tersebut mengakibatkan 90 persen gudang yang berukuran 10×30 meter persegi itu berikut peralatan pabrik seperti dua mesin potong kayu, dua alat pres dan dua alat penghisap debu hangus terbakar. 

    Beruntung api tidak merambat ke bangunan gudang di sebelahnya juga tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar.

    “Penyebab kebakaran diperkirakan karena korsleting listrik sebab sudah tidak ada aktivitas sejak hari jumat sore,” pungkasnya.

  • Lirik Lagu Viral Qalbi Fil Medina – Maher Zain dan Harris J Viral di TikTok, Cek Jadwal Rilisnya

    Lirik Lagu Viral Qalbi Fil Medina – Maher Zain dan Harris J Viral di TikTok, Cek Jadwal Rilisnya

    TRIBUNJATIM.COM – Berikut ini lirik lagu Qalbi Fil Medina – Maher Zain dan Harris J.

    Kira-kira kapan lagu ini akan dirilis ya Tribunners?

    Setelah menunggu cukup lama dari bocoran lagu, akhirnya para penggemar kini bisa menunggu lagu spesial Ramadhan ini dengan tenang.

    Ya, kabarnya lagu Qalbi Fil Medina – Maher Zain dan Harris J akan dirilis Minggu (09/03/2025).

    Lagu ini akan dirilis di semua platform musik digital.

    Tidak hanya lagunya saja, namun akan ada official music video dari lagu Qalbi Fil Medina.

    “This song holds a special place in our hearts. But that’s not all… the music video is coming soon too! Stay tuned!” tulis Maher Zain dikutip dari Instagramnya, Jumat (08/02/2025).

    Ini potongan lirik lagunya yang viral di TikTok:

    Tarad ruhi hubbah
    Fil manami ilayk
    Rama kulli qurbah
    Sayyidi labbayk

    [Chorus: Harris J & Maher Zain]
    Qalbi fil madinah
    Wajadas-sakinah
    Qala ya nabina
    Assalamu ‘alayk
    Qalbi fil madinah
    Wajadas-sakinah
    Muhammad nabina
    Assalamu ‘alayk

    Profil Maher Zain

    Maher Zain lahir di Tripoli, Lebanon, pada 16 Juli 1981. Ia memiliki nama lengkap Maher Mustafa Maher Zain.

    Ayah Maher Zain yang bernama Mustafa Maher merupakan seorang penyanyi paruh waktu.

    Hal itulah yang membawa Maher Zain sudah lekat dengan dunia musik sejak usia yang masih muda.

    Maher baru berusia delapan tahun ketika keluarganya memutuskan untuk pindah dari Lebanon dan menetap di Swedia.

    Setelah pindah ke New york, Maher Zain mengawali pekerjaannya sebagai produser kecil.

    Akan tetapi ia terus berjuang untuk mencoba keberuntungan.

    Maher bekerja dengan Kat DeLuna dan memproduksi musik untuk lagu Whine Up dan Run the Show.

    Nama Maher Zain mulai dikenal di New York pada tahun 2009.

    Pada awal tahun itu, ia menandatangani kontrak dengan Awakening Record.

    Album debut Maher Zain yang bertajuk Thank You Alloh dirilis pada November 2009.

    Album ini terdiri atas 13 lagu dan dua lagu bonus. Satu di antara lagu bonus itu adalah Palestine Will Be Free.

    Maher Zain adalah artis pendatang baru pada waktu itu. Akan tetapi ia berhasil memperoleh kesuksesannya.

    Bahkan di Malaysia album Thank You Alloh menjadi album terlaris pada 2010.

    Pada tahun 2012, Maher Zain kembali merilis album bertajuk Forgive Me.

    Meski tak sebesar album pertama, album kedua ini juga berhasil sukses di pasaran.

    Album ketiga yang berjudul One dirilis pada tahun 2016.

    Maher Zain sendiri juga populer di Indonesia. Bahkan lagunya yang berjudul The Rest of My Life memiliki versi bahasa Indonesia dengan judul Sepanjang Hidup.

    Profil Harris J

    Harris J merupakan seorang penyanyi asal Inggris yang pernah berkarir di dunia hiburan tanah air.

    Kemunculannya pada tahun 2016 lalu sempat membuat remaja di Indonesia heboh dan mengagumi sosok Harris J.

    Selain memiliki paras yang tampan, banyak wanita Indonesia yang kepincut dengan Harris J yang ternyata beragama muslim meski ia berkebangsaan Inggris.

    Selain menyanyi, Harris J juga sempat melebarkan sayapnya di dunia seni peran.

    Alih-alih datang ke Indonesia untuk mempromosikan lagu ‘Salam Alaikum’ di tahun 2016, Harris J justru tertarik bermain sinetron di RCTI.

    Harris J pernah membintangi sinetron berjudul ‘Salam’ dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2016 silam.

    Berita seputar lirik lagu lainnya

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com

  • Video: Aturan Pemerintah Mudah Berubah, Investor Ogah Masuk Manufaktur

    Video: Aturan Pemerintah Mudah Berubah, Investor Ogah Masuk Manufaktur

    Jakarta, CNBC Indonesia- Gejolak ekonomi global yang berlanjut turut berdampak ke manufaktur utamanya yang terkait perdagangan internasional. Industri padat karya seperti tekstil dan alas kaki merasakan tekanan pasar ekspor yang berimbas pada tutup pabrik dan PHK massal.

    Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO, Bob Azam menyebutkan persoalan industri manufaktur termasuk padat karya yang banyak menyerap tenaga kerja namun saat ini daya saingannya makin tergerus.

    Bob mengatakan penting bagi pemerintah untuk mengatasi persoalan ini terkait penyelesaian Undang-undang Ketenagakerjaan, kebijakan konsisten soal pengupahan hingga iklim investasi yang harus diperbaiki termasuk soal peningkatan daya beli masyarakat.

    Seperti apa perbaikan yang dibutuhkan sektor padat karya? Selengkapnya simak dialog Shinta Zahara dengan Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO, Bob Azam dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 05/02/2025)

  • Ide Menu Buka Puasa Hari Ini, Es Buah Campur Segar yang Lezat, Ini Bahan dan Langkah Pembuatannya

    Ide Menu Buka Puasa Hari Ini, Es Buah Campur Segar yang Lezat, Ini Bahan dan Langkah Pembuatannya

    TRIBUNJATIM.COM – Berikut ini ide menu buka puasa yang manis dan menyegarkan.

    Anda bisa coba membuat es buah campur segar.

    Es buah campur segar bisa menjadi ide menu buka puasa Anda hari ini.

    Membayangkan es buah campur segar sudah bikin Anda menelan ludah bukan?

    Es buah campur segar ini sangat cocok melepas dahaga setelah seharian penuh berpuasa.

    Cara membuatnya pun cukup mudah, hanya membutuhkan waktu 10 menit.

    Berikut ide menu buka puasa Ramadan 2022 dengan es buah campur segar yang Tribunnews.com ( grup TribunJatim.com ) kutip dari Sajian Sedap:

    Bahan-bahan

    Bahan:

    150 gram strawberry, belah 4 bagian

    150 gram buah naga, potong kotak

    100 gram melon, potong bulat

    2 buah alpukat, potong bulat

    50 gram blueberry

    150 gram kiwi, potong-potong

    Bahan Kuah (aduk rata):

    400 ml air jeruk medan

    4 sendok makan madu

    4 tangkai daun mint, iris halus

    2 sendok makan air lemon

    400 gram es batu

    Langkah Pembuatan

    Campur strawberry, buah naga, melon, alpukat, blueberry, dan kiwi. Aduk rata.

    Sajikan dengan campuran bahan kuah.

    Berita seputar Ramadan 2025 lainnya

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com

  • Alasan Petugas SPBU di Medan Oplos Pertalite dengan Bensin Oktan 87, Sudah Beroperasi 8 Bulan

    Alasan Petugas SPBU di Medan Oplos Pertalite dengan Bensin Oktan 87, Sudah Beroperasi 8 Bulan

    TRIBUNJATIM.COM – Berikut ini kronologi terbongkarnya SPBU di Medan oplos Pertalite dengan bensin oktan 87.

    Kejadian tersebut terjadi di SPBU Nagalan Medan.

    Polrestabes Medan membongkar aktivitas pengoplosan BBM jenis Pertalite di SPBU Nagalan, Jalan Flamboyan Raya, Kota Medan.

    Pengungkapan itu bermula ketika polisi mendapat informasi dari warga terkait adanya mobil tangki minyak yang diduga ilegal masuk ke SPBU Nagalan pada Rabu (5/3/2025) sekitar pukul 22.20 WIB.

    Polisi melakukan pengintaian dan mulai menyergap saat petugas SPBU sedang memindahkan minyak dari tangki mobil ke tangki dalam SPBU.

    Mula-mulanya, polisi mempertanyakan soal jalan mobil tangki tersebut.

    Akan tetapi, petugas SPBU tak bisa menjelaskan.

    Polisi pun berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Sumbagut untuk memastikannya.

    Hasilnya, Manajer Retail Sales Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Edith Indra Triyadi, mengungkapkan bahwa mobil tangki minyak tersebut ilegal.

    Sebab, mobil itu sudah putus kontrak sejak November 2023.

    Menurutnya, mobil itu sudah dimodifikasi berwarna merah putih dengan menerakan tulisan Pertamina serta PT Elnusa Petrofin untuk mengelabui petugas.

    Selain itu, BBM yang dibawa juga tidak sesuai standar pemerintah.

    “Kualitasnya di bawah standar. Kurang lebih, (BBM yang dibawa) berada di angka Oktan 87. Jenis minyak yang ada di mobil ini gasoline (atau bensin),” sebut Edith saat gelar konferensi pers di SPBU Nagalan pada Jumat (7/3/2025).

    Oleh karena itu, dia memastikan bahwa minyak tersebut tidak diambil dari terminal BBM resmi dari Pertamina.

    Sebab, Pertamina tidak pernah menyediakan bensin Oktan 87.

    Di samping itu, Wakil Kepala Polrestabes Medan AKBP Taryono Raharja menerangkan, rupanya petugas SPBU mencampurkan bensin Oktan 87 itu ke pertalite yang ada di tangki dalam SPBU.

    Lalu, Pertalite oplosan itu pun disalurkan ke pelanggan.

    Berdasarkan penyelidikan sementara, aktivitas pengoplosan ini sudah beroperasi selama delapan bulan.

    SPBU ini memesan bensin Oktan 87 sebanyak tiga kali dalam seminggu dari gudang di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

    Dalam sekali pemesanan, truk minyak itu membawa delapan ton atau delapan ribu liter bensin Oktan 87.

    Demikian dalam seminggu, ada 24.000 ton yang dipesan.

    KASUS OPLOS PERTALITE – Wakil Kepala Polrestabes Medan AKBP Taryono Raharja menanyai Untung (58) saat menggelar konferensi pers di SPBU Nagalan, di Jalan Flamboyan Raya, Kota Medan pada Jumat (7/3/2025). (KOMPAS.com/Goklas Wisely)

    Demi keuntungan lebih besar

    Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto menambahkan tujuan pengoplosan ini untuk meraih keuntungan yang lebih besar.

    “Kalau dia beli Pertalite dari Pertamina per liternya itu kan Rp 9.700 dan dijual Rp 10.000, jadi keuntungannya Rp 300 per liter,” kata Bayu kepada Kompas.com melalui saluran telepon pada Jumat (7/3/2025).

    “Nah, kalau ngoplos, dia bisa dapat untung Rp 1.000 per liternya. Jadi dia ngoplos itu biar keuntungannya lebih banyak,” tutunya.

    Saat ini, SPBU itu telah disegel. Distribusi BBM juga dihentikan.

    Kini, polisi telah menetapkan tiga tersangka dari aktivitas pengoplosan tersebut.

    Di antaranya, Muhammad Agustian Lubis (35) selaku manajer SPBU.

    Kemudian, Untung (58) sebagai sopir mobil tangki minyak dan Yudhi Timsah Pratama (38) sebagai kernet.

    Mereka disangkakan Pasal 55 UU No 22 tahun 2001 dan Pasal 40 UU No 11 Tahun 2020.

    Polisi masih melakukan pengembangan terkait kasus ini, terkhususnya perihal seseorang berinisial MI yang dihubungi manajer SPBU untuk memesan bensin oktan 87.

    Berita Viral dan Berita Jatim lainnya

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com

  • Dedi Mulyadi Kini Minta Satu Hal ke Warga Jakarta, Nangis Melihat Gunung Dibelah Hutannya: Sakral

    Dedi Mulyadi Kini Minta Satu Hal ke Warga Jakarta, Nangis Melihat Gunung Dibelah Hutannya: Sakral

    TRIBUNJATIM.COM –  Alasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menangis melihat kondisi wilayah Puncak.

    Dedi Mulyadi melihat hutan di wilayah tersebut dibabat demi pembangunan ekowisata.

    Bahkan, Dedi Mulyadi merasa jika martabatnya sedang direndahkan.

    Hal tersebut karena, Dedi Mulyadi sosok yang menghormati gunung.

    “Saya ini termasuk orang yang begitu menghormati gunung. Ketika orang seenaknya demi kepentingan komersial membelah hutannya hanya untuk kesenangan-kesenangan dan duit, saya nangis. Kenapa? bagi saya sebagai orang Sunda, saya merasa martabat saya direndahkan,” ujar Dedi Mulyadi di Bekasi, Jawa barat, Jumat (7/3/2025), dikutip dari Kompas.com.

    Baginya, gunung adalah sesuatu yang sakral.

    Maka dari itu harus dihormati dan tidak boleh dirusak.

    “Gunung itu sesuatu yang dihormati, karena dia adalah sumber dari kehidupan. Dari gunung itu lahirlah air, dari mata air lahirlah kehidupan, ada danau, ada sawah. Kemudian itu lahir jadi kehidupan manusia,” kata Dedi.

    Sebelumnya diberitakan, Dedi Mulyadi tidak kuasa menahan tangis saat melihat alih guna lahan di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat pada Kamis (6/3/2025).

    Alih guna lahan ini pun menjadi pemicu banjir berulang di kawasan berhawa dingin tersebut.

    Gubernur Jabar itu tampak tertunduk sesekali menyeka air matanya setelah melihat kerusakan hutan di Gunung Gede Pangrango.

    Dari kejauhan, Dedi Mulyadi melihat tanah terbelah.

    Ia tidak menyangka ada pembangunan ekowisata Eiger Adventure Land, yaitu jembatan gantung.

    Dedi Mulyadi Minta Warga Jakarta Tak Lagi Bangun Villa di Puncak

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengatur kembali tata ruang kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, yang rusak akibat menjamurnya tempat wisata. 

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta warga dari luar wilayah, termasuk Jakarta, untuk tak lagi membangun vila di sana. 

    “Paling utama, warga Jakarta jangan lagi bikin bangunan dan vila di Puncak. Kalau sekarang airnya langsung ke Jakarta, mereka cari tempat untuk tidur,” ucap Dedi saat inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Puncak pada Kamis (6/3/2025), dikutip dari Warta Kota.

    Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, kawasan Puncak Bogor merupakan palang pintu Jakarta sehingga harus dijaga kelestariannya. 

    Penataaan kembali Puncak akan disesuai dengan aspek-aspek penata ruangan yang memadai yang memberikan keselamatan bagi warga. 

    “Bukan hanya warga Jawa Barat yang kami pikirkan, tetapi juga warga DKI Jakarta. Untuk itu, kami akan berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta untuk membicarakan hal ini,” imbuh dia. 

    Terkait Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2022 yang dituding sebagai biang keladi hancurnya landscape kawasan Puncak, Dedi memastikan akan mencabutnya. 

    “Kita akan mencabut Perda itu dan dikembalikan alam Jawa Barat seperti kondisi semula” imbuh dia.

    Nasib bos tempat wisata Hibisc Fantasia akhirnya terungkap

    Sempat ngeyel dan membela diri di hadapan Dedi Mulyadi kini bos Hibisc Fantasy tak lagi bisa berkutik.

    Apalagi dirinya saat ini jadi sasaran empuk netizen di media sosial.

    Terungkap akun sosmed Direktur PT Jaswita Lestari Jaya, pemiliki taman rekreasi Hibisc Fantasy Puncak yang jadi biang kerok banjir itu akhirnya menghilang juga.

    Angga Kusnan memiliki akun media sosial yang aktif, yakni Instagram.

    Di laman Instagramnya, Angga Kusnan mencantumkan beberapa informasi.

    Rupanya Angga merupakan seorang pengusaha muda.

    Ia adalah Ketua Umum HIPMI Bandung Barat dan Ketua lPNI Bandung Barat.

    Berikut akun sosmed Angga yang dipantau sudah menghilang sejak Jumat (7/3/2025).

    Sosok Direktur PT Jaswita Lestari Jaya (JLJ) Angga Kusnan, kini sedang ramai disorot publik.

    Sebab Angga Kusnan sempat ngeyel saat diminta oleh Dedi Mulyadi membongkar bangunan Hibisc Fantasy Puncak yang belum berizin.

    Kepada Dedi Mulyadi, Angga juga mengaku sudah memiliki izin membangun seluas 15.000 meter.

    “Kemudian PT PN meminta kami menambah menjadi 21 hektare, KSO-nya,” kata Angga.

    Taman rekreasi itu pun dibangun di atas lahan yang dulunya merupakan kebun teh dan hutan.

    Dedi Mulyadi kemudian menanyakan kepada Angga kenapa peringatan dari Satpol PP Kabupaten Bogor tidak dilaksanakan.

    ALAT BERAT MUNGIL – Dedi Mulyadi minta alat berat untuk menghancurkan bangunan HIbisc Fantasy Puncak Bogor, Kamis (6/3/2025). Ternyata yang datang malah kecil. (YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL – TikTok)

    Namun ia malah beralasan telah menyegel bangunan-bangunan yang tidak berizin.

    “Izin pak memang kami sedang melakukan rekomendasi dari Pemkab Bogor dengan tidak menggunakan gedung tersebut, pada akhirnya kita memang menyegel gedung-gedung yang tidak terpakai, terutama bianglala,” kata Angga dikutip dari Instagram @dedimulyadi71.

    Pengakuan Angga itu sontak saja membuat Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade kaget.

    “Bukan, ente nu ngabangun, ente nu nyegel? (Anda yang bangun, Anda yang segel),” tanya Jaro Ade.

    Angga pun mengatakan saat itu dirinya melakukan penyegelan bersama Satpol PP Kabupaten Bogor.

     Lalu Dedi Mulyadi mencecar Angga kenapa tidak membongkar bangunan tidak berizin itu.

    Sebab menurut Kasatpol PP Kabupaten Bogor, M Ade, pihak Hibisc Fantasy mengaku akan membongkar sendiri.

    “Kenapa gak bongkar sendiri?,” tanya Demul.

    “Waktu itu masih diminta revisi site plan,” jawab Angga.

    Dedi Mulyadi pun penasaran dengan pemodal tempat wisata itu.

    “Yang punya duit siapa sih?,” tanya Dedi Mulyadi.

    Namun Angga terlihat kebingungan menjawab pertanyaan itu.

    “Ada investor-investor,” jawab Angga.

    Dedi Mulyadi pun mendesak Angga untuk menyebutkan sosoknya.

    “Siapa sebutin?,” kat Dedi Mulyadi.

    Tak bisa menjawab, Angga Khusnul pun hanya bisa terdiam.

    Diungkap Dedi Mulyadi PT Jaswita Lestari Jaya hanya dijadikan boneka oleh para pemodal agar mempermudah perizinan.

    “Jaswita gak mungkin punya duit lah, saya tahu lah ini Jaswita cuma dipakai cover aja untuk mendapat izin, agar mudah, tidak ada yang melakukan penindakan, pakailah cover PT Jaswita, Anda itu jadi boneka,” kata Dedi Mulyadi.

    Angga pun terlihat menganggukan kepalanya.

     Hari ini, Jumat (7/3/2025), Dedi Mulyadi kembali mendatangi Hibics Fantasy Puncak.

    Ditemani Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Haikal, Dedi Mulyadi berkeliling ke bagian dalam Hibisc Fantasy Bogor.

    DEDI MULYADI SIAP GANTI – Foto gapura Hibisc Fantasy Puncak seusai dibongkar, Bogor, Jabar, Kamis (6/3/2025). Dedi Mulyadi mengungkapkan keinginan untuk mengganti semua kerugiannya. (TribunnewsBogor.com)

    Dedi Mulyadi pun mengaku akan mengawal proses pembongkaran bangunan yang tidak berizin dari taman rekreasi itu.

    “Saya konsisten, kalau nggak ditungguin suka kabur, makanya saya tungguin,” kata Dedi Mulyadi dikutip dari Youtube Official iNews, Jumat.

    Menurut Dedi Mulyadi, saat ini pihaknya akan fokus membongkar bangunan yang tidak berizin.

    “Izin IMB nya hanya untuk 14 bangunan, sedangkan sekarang berdiri 39 bangunan, maka ada 29 bangunan tanpa IMB. Rencana awal 4.600 meter, sekarang sudah mencapai 23 ribu meter,” tuturnya.

    Dedi Mulyadi juga mengungkap sosok pemodal taman wisata yang diduga jadi biang kerok banjir ini.

    Menurut dia, pemilik uangnya yakni pengusaha dari Semarang dan Jakarta.

    “Yang mengajukan perizinan untuk kegiatan usaha ini adalah anak PT Jaswita, tetapi berdasarkan keterangan dari Direkturnya kemarin, bahwa uang yang digunakan adalah uang mitra, ada para pemodal dari Semarang, Jakarta,” bebernya.

    BOS HIBISC NGEYEL – Dedi Mulyadi saat bertemu bos Hibisc Fantasy Puncak Bogor, Kamis (6/3/2025). (YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

    Namun Dedi Mulyadi tidak mengetahui perjajian antara PT Jaswita Lestari Jaya dengan pemodal.

    “Saya nggak tahu perjanjiannya seperti apa, nanti Direkturnya belum datang sampai sekarang,” katanya.

    Menurut Demul, Angga belum muncul lagi setelah pertemuan dengannya kemarin.

    “Biasanya kemarin ada di sini (direktur), nggak tahu hari ini belum datang,” kata Demul dengan wajah ketus.

    Berita viral lainnya

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

  • Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadan 2025 Sebulan di Kota Surabaya, 8 Maret 2025 Magrib Jam 17:48 WIB

    Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadan 2025 Sebulan di Kota Surabaya, 8 Maret 2025 Magrib Jam 17:48 WIB

    TRIBUNJATIM.COM – Berikut ini jadwal imsak dan buka puasa Ramadan 2025 untuk Kota Surabaya.

    Jadwal buka puasa Ramadan 2025 di Kota Surabaya berikut ini selama sebulan atau dari tanggal 1 Ramadan-30 Ramadhan 1446 H.

    Untuk tanggal 9 Maret 2025, Maghrib 17:48 WIB untuk Kota Surabaya.

    Jadwal buka puasa ini merujuk pada hasil sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Ramadan 2025 jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

    Dengan begitu, muslim bisa menggunakan jadwal buka puasa Ramadan 1446 H Kota Surabaya berikut ini menjadi panduan dalam pelaksanaan ibadah puasa selama Bulan Suci.

    Kapan Waktu Berbuka Puasa Ramadan?

    Jatuhnya waktu berbuka puasa akan ditandai dengan kumandang azan Magrib.

    Namun, waktu berbuka puasa di Indonesia sedikit berbeda antara daerah satu dengan lain meski berada dalam zona waktu yang sama.

    Sehingga umat Islam dianjurkan untuk benar-benar memperhatikan kapan waktu kumandang azan Magrib di daerahnya selama bulan Ramadan.

    Jadwal buka puasa Ramadan 2025 Kota Surabaya

    Dikutip dari laman bimasislam.kemenag.go.id, berikut jadwal buka puasa selama bulan Ramadan 2025 untuk Kota Surabaya beserta link untuk mendownloadnya:

    1 Maret 2025 (1 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:08 WIB
    Subuh 04:18 WIB
    Maghrib 17:52 WIB

    2 Maret 2025 (2 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:08 WIB
    Subuh 04:18 WIB
    Maghrib 17:51 WIB

    3 Maret 2025 (3 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:51 WIB

    4 Maret 2025 (4 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:51 WIB

    5 Maret 2025 (5 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:50 WIB

    6 Maret 2025 (6 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:50 WIB

    7 Maret 2025 (7 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:49 WIB

    8 Maret 2025 (8 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:49 WIB

    9 Maret 2025 (9 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:48 WIB

    10 Maret 2025 (10 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:48 WIB

    11 Maret 2025 (11 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:47 WIB

    12 Maret 2025 (12 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:47 WIB

    13 Maret 2025 (13 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:46 WIB

    14 Maret 2025 (14 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:46 WIB

    15 Maret 2025 (15 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:46 WIB

    16 Maret 2025 (16 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:45 WIB

    17 Maret 2025 (17 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:45 WIB

    18 Maret 2025 (18 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:09 WIB
    Subuh 04:19 WIB
    Maghrib 17:44 WIB

    19 Maret 2025 (19 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:08 WIB
    Subuh 04:18 WIB
    Maghrib 17:44 WIB

    20 Maret 2025 (20 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:08 WIB
    Subuh 04:18 WIB
    Maghrib 17:43 WIB

    21 Maret 2025 (21 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:08 WIB
    Subuh 04:18 WIB
    Maghrib 17:43 WIB

    22 Maret 2025 (22 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:08 WIB
    Subuh 04:18 WIB
    Maghrib 17:43 WIB

    23 Maret 2025 (23 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:08 WIB
    Subuh 04:18 WIB
    Maghrib 17:42 WIB

    24 Maret 2025 (24 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:08 WIB
    Subuh 04:18 WIB
    Maghrib 17:41 WIB

    25 Maret 2025 (25 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:08 WIB
    Subuh 04:18 WIB
    Maghrib 17:41 WIB

    26 Maret 2025 (26 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:08 WIB
    Subuh 04:18 WIB
    Maghrib 17:40 WIB

    27 Maret 2025 (27 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:08 WIB
    Subuh 04:18 WIB
    Maghrib 17:40 WIB

    28 Maret 2025 (28 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:08 WIB
    Subuh 04:18 WIB
    Maghrib 17:39 WIB

    29 Maret 2025 (29 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:07 WIB
    Subuh 04:17 WIB
    Maghrib 17:39 WIB

    30 Maret 2025 (30 Ramadhan 1446 H):

    Imsak 04:07 WIB
    Subuh 04:17 WIB
    Maghrib 17:38 WIB

    Lebih lanjut, dalam jadwal imsakiyah versi Kemenag yang diolah Kompas.com juga memuat jadwal salat 5 waktu untuk salat Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, dan Isya selama bulan Ramadan 1446 H.

    Anda bisa mendownload jadwal imsak dan buka puasa Ramadan 2025 Kota Surabaya selengkapnya di sini:

    Download Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadan 2025 Kota Surabaya.

    Berita seputar Ramadan 2025 lainnya

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com

  • VIRAL TERPOPULER: Dedi Mulyadi Ajak Iuran Rp 500 M – Pasien Kesal Lahiran dengan Bidan Sombong

    VIRAL TERPOPULER: Dedi Mulyadi Ajak Iuran Rp 500 M – Pasien Kesal Lahiran dengan Bidan Sombong

    TRIBUNJATIM.COM – Kumpulan berita peristiwa yang tersangkum dalam berita viral terpopuler hari Minggu, 9 Maret 2025.

    Berita pertama serius menangani masalah banjir, Dedi Mulyadi berniat mengumpulkan anggaran hingga Rp 500 Miliar.

    Ada juga sebuah SPBU di Kota Medan ketahuan oplos Pertalite dengan bensin oktan 87 selama 8 bulan.

    Selanjutnya tengah viral di media sosial curhat pasien kecewa melahirkan di Puskesmas Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

    Berikut selengkapnya berita viral terpopuler hari ini, Minggu (9/3/2025) di TribunJatim.com.

    Minta Iuran Rp 500 M untuk Atasi Banjir, Dedi Mulyadi Gelar Rapat Kepala Daerah: Gak Cuma Ngomong

    DEDI MULYADI AJAK IURAN – Momen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggelar rapat dadakan bertemu Bupati Bogor, Wali Kota Depok, Wali Kota Bekasi, dan Bupati Bekasi untuk mengatasi banjir, Jumat (8/3/2025). Dalam pembahasannya Dedi Mulyadi meminta para kepala daerah untuk iuran Rp 500 juta (YouTube Channel Kang Dedi Mulyadi 1)

    Serius menangani masalah banjir, Dedi Mulyadi berniat mengumpulkan anggaran hingga Rp 500 Miliar.

    Tak sendirian, Dedi Mulyadi mengajak serta para kepala daerah untuk ikut patungan.

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung mengumpulkan Bupati Bogor, Wali Kota Depok, Wali Kota Bekasi, dan Bupati Bekasi untuk mengatasi banjir di Jabodetabek.

    Pertemuan itu, kata Dedi Mulyadi merupakan koordinasi para kepala daerah untuk mengatasi banjir dari hulu hingga ke hilir.

    “Jadi kan kita ngerjain ini harus ada yang dilakukan, bukan hanya sekedar rapat,” kata Demul dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Jumat (7/3/2025), seperti dilansir TribunJatim.com, Sabtu (8/3/2025).

    Dedi Mulyadi kemudian meminta Bupati Bogor untuk menjelaskan progres yang akan segera dilakukan untuk menangani banjir.

    “Progres utama, di wilayah Cisarua, Pak Gubernur dengan inovasi dan gebrakan yang luar biasa, ini sebagai momentum kita juga sebagai pejabat di wilayah Kabupaten Bogor harus lebih berani dari Gubernur Jawa Barat,” kata Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

    Kemudian, Demul juga menjelaskan bahwa ia bersama para kepala daerah itu akan mengumpulkan uang untuk menangani banjir.

    “Kita ini mau iuran nih, kurang lebih dana yang terkumpul nanti Rp 500 M untuk menyelesaikan pertemuan ketiga sungai itu, yang disebut muara,” jelas Dedi Mulyadi.

    Muara yang jadi pertemuan Sungai Cikeas, Sungai Bekasi, dan Sungai Cileungsi itu akan dilakukan di Bekasi.

    Baca Selengkapnya

    2. Pantas Manajer SPBU Santai Pesan Oplosan Pertalite 24 Ton Seminggu, Truk Tangki Mirip Asli Pertamina

    SPBU OPLOS PERTALITE – Polrestabes Medan menyegel SPBU di Jalan Flamboyan, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan pada Jumat (7/3/2025). (KOMPAS.com/Goklas Wisely)

    Sebuah SPBU di Kota Medan ketahuan oplos Pertalite dengan bensin oktan 87 selama 8 bulan.

    SPBU yang dimaksud adalah SPBU Nagalan, di Jalan Flamboyan Raya, Kota Medan.

    Wakil Kepala Polrestabes Medan AKBP Taryono Raharja membeberkan kasus ini dalam konferensi pers di SPBU Nagalan pada Jumat (7/3/2025).

    Pengoplosan pertalite ini terungkap ketika polisi melakukan pengintaian terkait adanya mobil tangki minyak ilegal yang masuk ke SPBU Nagalan pada Rabu (5/3/2025).

    Mobil tangki itu berplat BK 8049 WO dan bertuliskan PT Elnusa Petrofin.

    “Mobil tangki yang membawa bensin oktan 87 itu sudah beroperasi selama 8 bulan,” kata Taryono, melansir dari Kompas.com.

    Taryono menyebutkan, SPBU Nagalan memesan oktan 87 itu sebanyak 8 ton dalam sekali pengiriman.

    Ada pun, dalam seminggu, ada tiga kali pemesanan.

    “Untuk satu kali pemesanan kurang lebih 8 ton. Satu minggu tiga kali (memesan),” ucap Taryono. 

    Ada pun Muhammad Agustian Lubis (35) selaku manajer SPBU memesan bensin ilegal itu dari seseorang berinisial MI melalui saluran telepon.

    Baca Selengkapnya

    3. Pasien Kesal Lahiran di Puskesmas Dirawat Bidan Sombong hingga Dibentak, Pihak Puskesmas: Itu Wajar

    KELUHAN PELAYANAN PUSKESMAS – Potret sejumlah warga mengantre di loket Puskesmas Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, NTB, Rabu (5/3/2025). Baru-baru ini viral di media sosial Facebook Ena Fitriani tentang pengalamannya melahirkan di Puskesmas Batuyang. Ia mengaku trauma dan kecewa. (TribunLombok.com/Rozi Anwar)

    Tengah viral di media sosial curhat pasien kecewa melahirkan di Puskesmas Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

    Pasien itu mengunggah keluh kesahnya dalam postingan di media sosial Facebook-nya, Ena Fitriani, Rabu (5/3/2025).

    Ena mengaku trauma saat bertemu bidan yang sombong.

    “Pengalaman melahirkan di sini bikin trauma kalau bidan yang nanganin pas persalinan sih emang baik-baik ya. Tapi setelah pindah ruangan dan ketemu bidan-bidan songong waktu saya di cek jahitan dan lain-lain, Aduhhh dibentak habis-habisan. Saya baru pertama kali jadi ibu jadi mental belum stabil dan seharusnya sebagai tenaga medis paham akan hal itu. Ini malah nggak, ngajari posisi menyusui udah kayak ngajar militer, pake nada tinggi kasar pula tangannya kayak orang terpaksa gitu. Sampai sekarang saya masih inget muka bidannya,” kata dia, melansir dari Tribun Lombok.

    Unggahan itu memicu komentar lain yang mengungkap pengalaman hampir sama mengenai pelayanan kesehatan Puskesmas Batuyang.

    “Kemaren juga bawa mama saya kesini buat periksa padahal mama saya udah sakit 3 hari mata bengkak terus mukanya udah merah. Pelayanannya lama banget padahal lumayan sepi pasien saat itu malah yg ngurus pada ngerumpi saking sakitnya hati saya liat mereka ngerumpi bukannya malah nanganin pasien, jadinya saya bawa aja mama saya pergi ke klinik arafah allhamdulilah nya nyampe sana perawatnya gercep banget,” terang akun Flower ClothesVintage.

    Kepala Puskesmas Batuyang Lalu Muhammad Ilmi angkat bicara soal curhatan pasien tersebut.

    Dikatakannya, unggahan itu merupakan salah satu bentuk keterbukaan informasi.

    Mengenai komentar bernada kritik, dia menganggapnya sebagai masukan untuk perbaikan.

    “Itu wajar dan itu akan menjadi evaluasi kami nanti di puskesmas Batuyang,” terangnya saat ditemui diruangannya pada Rabu (5/3/2025)

    Baca Selengkapnya

    Berita Viral dan Berita Jatim lainnya

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com