JAKARTA – Basarnas terus melakukan pencarian anak perempuan yang terjatuh dan hanyut di saluran air di Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, bahkan hingga ke wilayah Kabupaten Kepahiang.
Dia menjelaskan pencarian hari kedua pascakejadian pada Sabtu 10 Januari difokuskan ke Danau Suro karena pada pencarian hari pertama ada empat warga yang ikut melakukan pencarian sempat memegang dan melihat jasad korban, tepatnya di bawah jembatan Desa Lubuk Penyamun, Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang.
“Ada empat orang yang ikut melakukan pencarian sempat memegang dan melihat utuh jasad korban, tetapi karena arus terlalu deras sehingga yang dipegang itu terlepas. Kita tarik mundur khusus di Danau Suro untuk fokuskan pencarian,” kata Kepala Unit Basarnas Rejang Lebong Yudi Patria di kawasan Danau Suro, Kabupaten Kepahiang, Sabtu, disitat Antara.
Dia mengatakan Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian hingga pukul 19.00 WIB belum menemukan korban yang bernama Isnati Husnaini atau Nini (8) warga Perumahan BTN Blok D, Kelurahan Air Bang, Kabupaten Rejang Lebong yang hanyut pada Jumat 9 Januari sekitar pukul 12.30 WIB.
Menurut Yudi, pencarian korban itu sendiri akan kembali dilakukan tim gabungan pada keesokan hari, mengingat penerangan di lokasi sangat minim dan arusnya cukup deras.
Sebelumnya, korban sekitar pukul 12.30 WIB dilaporkan hanyut terbawa arus air hujan yang memenuhi saluran drainase tidak jauh dari rumahnya.
Kejadian anak hanyut di saluran drainase ini berdasarkan keterangan dari pihak keluarganya, bermula korban bersama dengan saudari kembarnya yang bernama Nana (8) pulang dari belajar kelompok di rumah temannya.
Keduanya pulang dengan berjalan kaki, namun di jalan korban tergelincir ke arah dalam drainase atau siring rumah warga yang saat itu airnya sedang meluap sehingga korban langsung hanyut.
Mengetahui saudara kembarnya jatuh dan hanyut dalam drainase, Nana langsung berteriak dan minta tolong kepada warga sekitar, serta langsung pulang ke rumah melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya yang bernama Muhammad Yasir.
Pencarian dilakukan orang tua korban bersama warga di sekitar TKP hingga aliran air irigasi, namun belum berhasil ditemukan.
