Mojokerto (beritajatim.com) – Angin kencang disertai hujan intensitas sedang hingga lebat terjadi di Desa Payungrejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Akibatnya, bangunan kandang ayam milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Payungrejo roboh diterjang angin kencang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, saat kejadian wilayah Kabupaten Mojokerto dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dengan kecepatan mencapai 15–17 knot.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, angin kencang menyebabkan bangunan kandang ayam roboh dan terhempas. Selain faktor cuaca ekstrem, kejadian tersebut juga diduga dipengaruhi oleh kegagalan struktur bangunan.
Kondisi kandang ayam di Desa Payungrejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto usai diterjang angin kencang. [Foto; ist]“Akibat angin kencang, kandang ayam milik BUMDes Desa Payungrejo roboh. Dugaan sementara selain cuaca ekstrem, juga ada faktor gagal struktur bangunan. Kandang ayam yang roboh memiliki luas sekitar 4 x 28 meter persegi dan di dalamnya terdapat sekitar 700 ekor ayam petelur,” ungkapnya, Minggu (28/12/2025).
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material masih dalam proses pendataan oleh petugas. Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Mojokerto langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen serta berkoordinasi pihak terkait.
“Bersama Plt Camat Kutorejo, perangkat desa setempat, dan warga sekitar, kami lakukan evakuasi. Dihimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama hujan disertai angin kencang, serta memastikan kondisi bangunan agar lebih aman dan kokoh,” tegasnya. [tin/but]
