Hoaks Kerusuhan Ponorogo–Magetan Resahkan Warga, Polres Magetan Lakukan Penelusuran Siber

Hoaks Kerusuhan Ponorogo–Magetan Resahkan Warga, Polres Magetan Lakukan Penelusuran Siber

Magetan (beritajatim.com) – Beredarnya informasi hoaks terkait isu kerusuhan di wilayah Ponorogo, Madiun, dan Magetan sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Pesan berantai yang tersebar luas di media sosial bahkan mengimbau warga agar berhati-hati, menyiapkan stok makanan, hingga tidak bepergian karena disebut akan terjadi kerusuhan.

Dalam pesan tersebut, masyarakat Ponorogo, Madiun, dan Magetan diminta tetap berada di rumah bersama keluarga serta waspada terhadap kemungkinan bentrokan perguruan. Bahkan disebutkan aparat keamanan sudah “standby ready” di Magetan sejak malam hari. Informasi itu dipastikan tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Kapolres Magetan AKBP Erik Bangun Prakasa menegaskan bahwa kabar tersebut merupakan hoaks yang sengaja disebarkan dan berdampak luas di masyarakat.

“Ini kemarin berseliweran di media sosial, baik Facebook, X, TikTok, dan lainnya. Banyak sekali yang menanyakan ke kami terkait isu kerusuhan saat ada kegiatan di Ponorogo. Informasi ini membuat resah,” tegas AKBP Erik.

Menurutnya, dampak hoaks tersebut cukup serius. Banyak warga menghubungi kepolisian karena merasa takut dan memilih tidak beraktivitas di luar rumah.

“Banyak masyarakat yang melapor, meminta agar diusut siapa penyebarnya. Karena ini bikin keluarga mereka takut, tidak mau ke mana-mana. Padahal situasinya aman dan masih suasana liburan,” lanjutnya.

AKBP Erik mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama menjelang momentum libur panjang dan pergantian tahun. Ia meminta warga tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami minta masyarakat bijak bermedia sosial. Jangan menyebarkan berita hoaks, berita yang memecah belah, dan membuat kegaduhan. Ini akan kami tindak lanjuti, unit siber Polres Magetan akan menelusuri dan memberikan sanksi kepada penyebarnya,” tegasnya.

Polres Magetan juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang membutuhkan klarifikasi informasi. Warga diminta untuk memverifikasi setiap kabar yang diterima melalui saluran resmi kepolisian.

“Silakan jika ada pertanyaan atau informasi yang meragukan, bisa langsung ke Humas Polres Magetan atau kanal resmi yang sudah kami sediakan. Jangan dibiarkan hoaks berkembang,” pungkasnya.

Polres Magetan memastikan hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Magetan dalam kondisi aman dan kondusif. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi menyesatkan yang beredar di media sosial. [fiq/ted]