Harta Kekayaan 3 Pejabat KPP Jakarta Utara yang Terciduk OTT KPK

Harta Kekayaan 3 Pejabat KPP Jakarta Utara yang Terciduk OTT KPK

Bisnis.com, JAKARTA — Tiga pejabat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara ditetapkan sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) atas kasus dugaan menerima suap untuk menurunkan nilai Pajak Bumi Bangunan (PBB) PT Wanatiara Persada (PT WP).

Mereka adalah Dwi Budi selaku Kepala KPP Madya Jakarta Utara;Agus Syaifudin, Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara; dan Askob Bahtiar, Tim Penilai di KPP Madya Jakarta Utara.

PT WP melakukan suap agar membayar PBB sebesar Rp15,7 miliar dari awalnya Rp75 miliar, untuk periode laporan pajak tahun 2023. Akibatnya, terjadi penurunan pembayaran pajak Rp59,3 miliar atau 80%.

Berikut Harta Kekayaan 3 Pejabat tersebut:

1. Dwi Budi

Berdasarkan e-LHKPN KPK tertanggal penyampaian laporan 21 Februari 2025/tahun periodik 2024, Dwi Budi atau Dwi Budi Iswahyu memiliki total kekayaan Rp4,87 miliar. Rincian sebagai berikut:

1. Tanah dan Bangunan

– Tanah seluas 320 M2 di Sukabumi Rp11,5 juta

– Tanah dan bangunan 486 m2/280 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp2,52 miliar

– Tanah seluas 100 m2 di Depok senilai Rp79,9 juta

– Bangunan seluas 387 m2 di Tangerang senilai Rp624 juta

– Tanah dan bangunan seluas 96 m2/72 m2 senilai Rp1,3 miliar

– Tanah seluas 1.432 m2 di Magelang senilai Rp200 juta

Total aset tanah bangunan Rp4,74 miliar.

2. Alat Transportasi dan Mesin

– Mobil Mazda sedan tahun 1987 senilai Rp10 juta

– Mobil BMW 323I sedan tahun 1996 senilai Rp40 juta

– Mobil Toyota Fortuner tahun 2016 senilai Rp200 juta

– Motor Piaggio tahun 2014 senilai Rp17 juta

– Motor Vespa Primavera tahun 2017 senilai Rp19 juta

– Motor Honda Rebel CMX500 tahun 2018 Rp120 juta

Total transportasi dan mesin sebesar Rp406 juta.

3. Harta bergerak lainnya Rp185 juta

4. Kas dan setara kas Rp532 juta

5. Harta lainnya Rp151 juta

6. Utang sebesar Rp1,14 miliar

2. Agus Syaifudin

Berdasarkan e-LHKPN KPK tertanggal penyampaian laporan 25 Februari 2025/tahun periodik 2024, Agus Syaifudin memiliki total kekayaan Rp3,23 miliar. Rincian sebagai berikut:

1. Tanah dan Bangunan

– Tanah seluas 200 m2 di Banyuwangi senilai Rp89,5 juta

– Tanah seluas 440 m2 di Banyuwangi senilai Rp104 juta

– Tanah seluas 890 m2 di Banyuwangi senilai Rp219 juta

– Tanah dan bangunan seluas 121 m2/60 m2 di Banyuwangi senilai Rp142 juta

– Tanah seluas 7.850 m2 di Pemalang senilai Rp76,5 juta

– Tanah seluas 3.635 m2 di Pemalang senilai Rp93,5 juta

– Tanah seluas 710 m2 di Pemalang senilai Rp65 juta

– Tanah seluas 7.000 m2 di Pemalang senilai Rp107 juta

– Tanah seluas 2.692 m2 di Pemalang senilai Rp87,8 juta

– Tanah seluas 2.340 m2 di Pemalang senilai Rp79,8 juta

– Tanah dan bangunan seluas 139 m2/110 m2 di Pemalang senilai Rp219 juta

– Tanah dan bangunan seluas 135 m2/90m2 di Bogor senilai Rp499 juta

– Tanah dan bangunan seluas 135 m2/83 m2 di Bogor senilai Rp600 juta

Total tanah dan bangunan sebesar Rp2,36 miliar

2. Alat Transportasi dan Mesin

– Motor Honda Supra X tahun 2004 senilai Rp2 juta

– Motor Honda CBR 150 CC tahun 2009 senilai Rp4,5 juta

– Motor Yamaha NMAX BLS tahun 2014 senilai Rp39,4 juta

– Mobil Honda CRV Jeep tahun 2021 senilai Rp455 juta

– Mobil Mitsubishi Xpander Cross tahun 2021 senilai Rp220 juta

Total alat transportasi dan mesin sebesar Rp720 juta

3. Harta bergerak lainnya Rp259 juta

4. Surat berharga Rp327 juta

5. Kas dan setara kas Rp353 juta

6. Utang Rp797 juta

3. Askob Bahtiar 

Berdasarkan e-LHKPN KPK tertanggal penyampaian laporan 25 Februari 2025/tahun periodik 2024, Askob Bahtiar memiliki total kekayaan Rp2,65 miliar. Rincian sebagai berikut:

1. Tanah dan Bangunan

– Tanah dan bangunan seluas 200 m2/215 m2 di Bekasi senilai Rp2,8 miliar

2. Alat Transportasi dan Mesin

– Motor Suzuki Skywave tahun 2009 senilai Rp2 juta

– Motor Honda Vario tahun 2009 senilai Rp3 juta

– Motor Honda Forza tahun 2018 senilai Rp60 juta

– Motor Honda PCX tahun 2021 senilai Rp30 juta

– Motor Vespa Bagol tahun 1974 senilai Rp40 juta

– Motor Vespa Excell tahun 1999 senilai Rp35 juta

– Mobil Wuling Air EV tahun 2024 Rp250 juta

Total alat transportasi dan mesin sebesar Rp420 juta

3. Harta bergerak lainnya Rp931 juta

4. Kas dan setara kas Rp411 juta 

5. Harta lainnya Rp300 juta 

6. Utang Rp2,2 miliar