Harga Perak Antam Anjlok, Dipicu Aksi Ambil Untung di Tengah Kenaikan Emas

Harga Perak Antam Anjlok, Dipicu Aksi Ambil Untung di Tengah Kenaikan Emas

Pada Jumat, 9 Januari 2026, Harga Perak Antam mengalami koreksi tajam, menukik Rp 1.215 per gram. Harga per gram perak Antam kini berada di angka Rp 47.900, setelah sebelumnya ditutup pada Rp 49.115 per gram. Penurunan ini merupakan kelanjutan dari tren negatif yang telah terlihat dalam beberapa waktu terakhir, di mana harga perak menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi.

Anjloknya harga perak ini dipicu oleh dua faktor utama di pasar berjangka. Pertama, adanya aksi ambil untung yang dilakukan oleh para investor setelah periode kenaikan harga. Kedua, terjadi likuidasi posisi beli oleh pedagang berjangka jangka pendek yang ingin mengamankan keuntungan mereka.

Analisis teknikal juga menunjukkan bahwa pergerakan harga perak telah membentuk pola grafik yang mengindikasikan sentimen bearish, mendorong lebih banyak tekanan jual di pasar.

Volatilitas harga perak Antam memang telah menjadi perhatian. Sebagai contoh, pada 22 Desember 2025, harga perak sempat menguat Rp 150 menjadi Rp 41.565 per gram, dan pada 26 Desember 2025, naik Rp 900 menjadi Rp 44.965 per gram.

Namun, pada 18 Desember 2025, harga melonjak signifikan Rp 1.300 mencapai Rp 40.820 dari Rp 39.520. Pergerakan harga yang fluktuatif ini menunjukkan sensitivitas pasar perak terhadap sentimen investor dan kondisi ekonomi makro.