Harga Pangan Jumat (16/1): Beras-Daging Ayam Turun, Telur Naik

Harga Pangan Jumat (16/1): Beras-Daging Ayam Turun, Telur Naik

Bisnis.com, JAKARTA — Harga pangan rata-rata nasional aneka beras dan daging ayam ras terpantau turun di tingkat konsumen. Di sisi lain, harga telur ayam ras merangkak naik pada Jumat (16/1/2026).

Berdasarkan Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 12.00 WIB, harga rata-rata beras premium di tingkat konsumen dibanderol Rp15.447 per kilogram, atau berada di rentang harga eceran tertinggi (HET) nasional Rp14.900–Rp15.800 per kilogram. Di sisi lain, harga rerata beras khusus lokal di tingkat konsumen mencapai Rp15.670 per kilogram secara nasional.

Untuk harga rata-rata beras medium juga berada di rentang HET nasional Rp13.500–Rp15.500 per kilogram, atau dibanderol di level Rp13.654 per kilogram. Sedangkan harga rata-rata beras medium non-stabilisasi pasokan dan harga pangan (non-SPHP) adalah Rp13.704 per kilogram.

Sementara itu, harga rata-rata beras SPHP Bulog mencapai Rp12.425 per kilogram di tingkat konsumen. HET nasional beras SPHP ditetapkan sebesar Rp12.500–Rp13.500 per kilogram.

Cabai-Daging Ayam Turun, Telur Naik

Beralih ke pangan lainnya, Panel Harga Bapanas menunjukkan aneka cabai mengalami harga yang bervariasi. Harga rata-rata cabai rawit merah di tingkat konsumen berada di rentang harga acuan penjualan (HAP) nasional Rp40.000–Rp57.000 per kilogram, atau mencapai Rp49.580 per kilogram.

Untuk harga rata-rata cabai merah keriting Rp37.281 per kilogram atau berada di rentang HAP nasional Rp37.000–Rp55.000 per kilogram, dan cabai merah besar adalah Rp36.426 per kilogram di tingkat konsumen.

Berikutnya, harga rata-rata bawang merah di tingkat konsumen mencapai Rp41.246 per kilogram atau mendekati batas atas harga acuan penjualan (HAP) nasional Rp41.500 per kilogram. Untuk rata-rata bawang putih bonggol dibanderol Rp37.936 per kilogram, atau turun 5,16% dari HAP nasional Rp38.000–Rp40.000 per kilogram.

Untuk harga pangan yang bersumber dari protein hewani, daging ayam ras dibanderol Rp38.865 per kilogram atau turun 2,84% dari HAP nasional Rp40.000 per kilogram. Di sisi lain, harga rata-rata telur ayam ras di tingkat konsumen kembali merangkak tipis 2,17% dari HAP nasional Rp30.000 per kilogram menjadi Rp30.652 per kilogram.

Kemudian, harga rata-rata ikan kembung Rp43.986 per kilogram, ikan tongkol Rp36.568 per kilogram, dan ikan bandeng adalah Rp36.202 per kilogram di tingkat konsumen.

Masih merujuk di tingkat konsumen, harga rata-rata daging sapi murni turun 2,51% dari HAP nasional Rp140.000 per kilogram menjadi Rp136.491 per kilogram. Untuk harga rata-rata daging kerbau segar lokal dan daging kerbau beku impor masing-masing adalah Rp139.762 per kilogram dan Rp109.356  per kilogram.

Selanjutnya, harga rata-rata jagung pakan peternak adalah Rp6.759 per kilogram atau naik 16,53% dari HAP nasional Rp5.800 per kilogram, serta harga kedelai biji kering impor turun 10,19% dari HAP nasional Rp12.000 per kilogram menjadi Rp10.777 per kilogram secara nasional.

Lebih lanjut, harga rata-rata minyak goreng kemasan dan minyak goreng curah masing-masing adalah Rp20.776 per liter dan Rp17.557 per liter. Sedangkan harga rata-rata nasional Minyakita dibanderol Rp17.581 per liter atau naik 11,98% dari HET Rp15.700 per liter.

Secara nasional, harga rata-rata gula konsumsi dan garam konsumsi masing-masing adalah Rp18.031 per kilogram dan Rp11.364 per kilogram. Rata-rata tepung terigu kemasan dan tepung terigu curah masing-masing Rp12.804 per kilogram dan Rp9.587 per kilogram.