Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Pasar Hitung Dampak Venezuela dan Risiko Pasokan

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Pasar Hitung Dampak Venezuela dan Risiko Pasokan

Liputan6.com, Jakarta – Harga minyak dunia melonjak lebih dari 3 persen pada perdagangan Kamis, setelah dua hari berturut-turut melemah. Kenaikan harga minyak ini terjadi seiring investor mencermati perkembangan terbaru di Venezuela serta meningkatnya kekhawatiran gangguan pasokan dari Rusia, Irak, dan Iran.

Dikutip dari CNBC, umat (9/1/2026), harga minyak Brent naik USD 2,03 atau 3,39 persen dan ditutup di USD 61,99 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat USD 1,77 atau 3,16 persen ke level USD 57,76 per barel.

Amerika Serikat (AS) pada Rabu menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik, salah satunya berlayar dengan bendera Rusia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya agresif Presiden AS Donald Trump untuk mengendalikan arus minyak di kawasan Amerika serta menekan pemerintah sosialis Venezuela agar berpihak pada Washington.

Setelah penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam operasi militer di Caracas pada Sabtu lalu, AS meningkatkan blokade terhadap kapal-kapal yang berada di bawah sanksi dan keluar-masuk Venezuela, anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

“Kompleks energi sedang memantul, dengan harga minyak kembali mendekati level penutupan Jumat lalu sebelum AS menyingkirkan Maduro,” tulis analis Ritterbusch and Associates.