Harga Emas Stabil Jelang Data Tenaga Kerja AS, Pasar Tunggu Arah The Fed

Harga Emas Stabil Jelang Data Tenaga Kerja AS, Pasar Tunggu Arah The Fed

Liputan6.com, Jakarta – Harga emas dunia bergerak relatif stabil pada perdagangan Kamis. Investor memilih bersikap hati-hati sambil menunggu rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS), khususnya nonfarm payrolls, yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Dikutip dari CNBC, Jumat (9/1/2026), harga emas di pasar spot tercatat tidak berubah di level USD 4.452,64 per ons, setelah sempat menyentuh level terendah sesi di USD 4.406,89. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari ditutup sedikit melemah di USD 4.460,70.

Pergerakan emas dalam jangka pendek masih dibayangi oleh proses penyesuaian tahunan Bloomberg Commodity Index. Penyesuaian ini dilakukan secara berkala untuk menyeimbangkan kembali bobot komoditas agar tetap selaras dengan kondisi pasar.

“Akan ada tekanan dalam beberapa sesi ke depan pada emas dan perak selama indeks komoditas melakukan penyesuaian ulang,” ujar Senior Market Strategist RJO Futures, Bob Haberkorn.

“Setelah kondisi kembali stabil sekitar pertengahan pekan depan, ini akan menjadi peluang yang baik bagi investor jangka panjang untuk kembali masuk ke pasar,” tambah dia.