Agus menegaskan, transformasi tersebut hanya dapat berjalan optimal melalui kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta, regulator, mitra strategis, serta masyarakat. Bank Jakarta, lanjut Agus, akan terus mengembangkan kapabilitas layanan dan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan warga Jakarta secara bertahap, prudent, dan selaras dengan ketentuan regulator.
“Pada enam bulan pertama peluncuran, Bank Jakarta menargetkan sekitar 400.000 pengguna kartu debit Visa,” ucapnya.
Sementara itu, Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari, mengatakan kerja sama dengan Bank Jakarta bertujuan mempermudah masyarakat ibu kota dalam melakukan transaksi global, mulai dari pembayaran pendidikan di luar negeri, kebutuhan umrah, hingga mendukung aktivitas bisnis pelaku UMKM.
“Peluncuran ini mencerminkan perubahan cara kita hidup, bekerja, dan berusaha. Jakarta bergerak menuju kota global untuk masuk 50 besar dunia pada 2030, dan pembayaran digital menjadi jembatan penghubungnya,” kata Vira.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463517/original/053602700_1767625450-IMG_5360.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)