Flek Hamil Muda Seperti Apa? Ini Ciri-cirinya

Flek Hamil Muda Seperti Apa? Ini Ciri-cirinya

YOGYAKARTA – Kondisi flek sering kali dialami oleh ibu hamil, terutama saat memasuki trimester pertama. Pada umumnya, flek hanya berupa tetesan darah, cenderung ringan, dan tidak membahayakan. Namun, kondisi ini bisa menjadi pertanda gangguan kesehatan yang harus diwaspadai. Lantas, flek hamil muda seperti apa ciri-cirinya? Simak ulasannya di bawah ini.

Flek Hamil Muda Itu Normal

Dilansir dari laman Healthy, keluar flek saat hamil muda merupakan tanda yang normal dan termasuk tanda-tanda kehamilan yang sehat. Kondisi ini umumnya terjadi selama 12 minggu pertama kehamilan.

Warna flek saat hamil muda cenderung kemerahan, coklat tua, dan merah muda. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

Perubahan hormon. Kondisi ini mengakibatkan perubahan pada serviks sehingga memicu pendarahan.Pendarahan implantasi. Pendarahan saat hamil muda ini terjadi saat sel telur yang sudah dibuahi menempel pada lapisan dalam rahim.Polip serviks. Jaringan abnormal yang tumbuh di permukaan luar serviks atau dinding dalam saluran leher rahim.Hematoma subkorionik. Kondisi ini terjadi saat darah berkumpul di kantung ketuban bayi. Hematoma subkorionik sering kali hilang dengan sendirinya tanpa menimbulkan gejala apa pun.

Meskipun normal terjadi, flek saat hamil dapat menjadi pertanda munculnya masalah kesehatan yang serius. Kondisi ini disertai dengan gejala umum, misalnya rasa nyeri, pendarahan hebat, dan kram perut.

Di bawah ini adalah beberapa penyebab flek saat hamil yang membutuhkan penanganan medis:

Kondisi ini dapat terjadi selama trimester pertama dan menimbulkan gejala berupa kram hebat di perut bagian bawah.Infeksi menular seksual. Kondisi ini terjadi karena terdapat infeksi kuman, bakteri, dan virus yang masuk ke dalam tubuh.Kehamilan ektopik. Kehamilan ini terjadi di luar rahim sehingga memicu rasa nyeri pada bagian perut dan panggul.Kehamilan molar. Kehamilan ini ditandai dengan jaringan abnormal yang tumbuh di dalam rahim dan bersifat kanker.

Flek Hamil Muda Seperti Apa?

Ketika memasuki trimester pertama, ibu hamil dapat mengalami flek atau pendarahan ringan selama masa kehamilan. Flek yang terjadi mempunyai ciri-ciri yang dapat dikenali, antara lain:

Disertai dengan Keluhan Kehamilan Lainnya

Ibu hamil tidak hanya mengalami flek tetapi juga keluhan kehamilan yang lain. Keluhan ini dapat berupa muntah, mual, dan payudara membesar.

Flek yang diikuti keluhan kehamilan cenderung normal dan tidak berbahaya bagi kesehatan tubuh. Ketika seseorang mengalami kondisi ini, disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti sayur dan buah-buahan setiap harinya.

Flek dapat menjadi pertanda adanya masalah kesehatan jika terdapat rasa nyeri hebat di bagian perut bawah, misalnya gangguan tiroid. Gangguan ini dapat mempengaruhi pernapasan, detak jantung, dan suasana hati pada ibu hamil.

Terdapat Jeda Waktu

Perbedaan flek hamil dan haid dapat dilihat dari jumlah darah dan jeda waktu yang terjadi. Flek tanda hamil umumnya dapat hilang dan muncul kembali selama masa kehamilan. Jumlah darah yang keluar pun cenderung sedikit.

Sementara itu, flek yang disebabkan haid atau menstruasi berlangsung sekitar 3-7 hari tergantung dari kondisi kesehatan setiap wanita. Dibandingkan dengan flek, jumlah darah haid lebih banyak sehingga perlu mengganti pembalut atau tampon secara rutin.

Berlangsung Singkat

Ciri-ciri flek hamil muda umumnya berlangsung singkat sekitar beberapa jam hingga berhari-hari. Kondisi ini sering terjadi pada trimester pertama dan tidak membahayakan.

Kondisi ini dapat diatasi dengan cara menggunakan tampon, pembalut, atau cangkir menstruasi (menstrual cup). Hal ini dilakukan agar tetesan darah tidak menempel di pakaian dalam.

Selain kehamilan, flek atau bercak dapat terjadi karena terdapat efek samping alat kontrasepsi atau gejala medis yang lain. Misalnya, flek dengan durasi lama bisa dikarenakan oleh gangguan endometritis.

Endometritisi merupakan peradangan pada lapisan dinding rahim karena terjadinya infeksi. Selain flek atau keluarnya cairan dari vagina, endometritis juga menimbulkan gejala lain, misalnya nyeri panggul, demam, dan perut yang membengkak.

Gangguan ini bukanlah kondisi yang mengancam nyawa tetapi berisiko menyebabkan komplikasi serius tanpa penanganan yang tepat. Apabila mengalami gejala endometritis, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter.

Mengalami Nyeri Ringan

Flek hamil muda umumnya juga menimbulkan rasa nyeri ringan. Kondisi ini normal dan tidak berbahaya bagi ibu hamil. Penyebab nyeri ringan saat hamil bisa karena rahim yang membesar, ligamen yang meregang, dan konstipasi karena faktor hormon. Nyeri dapat menghilang seiring waktu dengan istirahat yang cukup.

Namun, jika nyeri menjadi lebih berat, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk memastikan tidak ada komplikasi serius, misalnya keguguran atau kehamilan ektopik.

Jika rasa nyeri semakin memburuk setiap harinya atau munculnya gejala tambahan seperti kram perut dan pendarahan pada vagina, segera konsultasikan ke dokter.

Demikianlah ulasan tentang flek hamil muda. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.