Sumenep (beritajatim.com) – Kasus pengrusakan mobil oleh seorang perempuan di Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, mengungkap fakta baru. Mobil Chevrolet hatchback warna silver dengan nomor polisi W 1790 ND yang dirusak saat parkir tersebut ternyata milik seorang anak buah kapal (ABK) asal Sidoarjo.
Kapolsek Kalianget Iptu Doni Widodo mengatakan, kendaraan itu diketahui milik Ahmad Makruf, warga Sidoarjo yang bekerja sebagai ABK. Namun, polisi masih mendalami kapal tempat korban bekerja.
“Mobil itu milik Ahmad Makruf, warga Sidoarjo. Dia merupakan ABK. Tapi belum tahu ABK kapal apa,” kata Iptu Doni Widodo, Rabu (31/12/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Makruf merupakan ABK di salah satu perusahaan kapal penyeberangan yang melayani lintasan di Pelabuhan Kalianget. Saat peristiwa pengrusakan terjadi, korban masih berada di atas kapal dan belum sandar di Pelabuhan Kalianget.
Sementara itu, identitas pelaku pengrusakan diketahui bernama Nida, warga Banten. Namun, aparat kepolisian masih menelusuri keberadaan dan alamat tempat tinggal perempuan tersebut.
“Waktu korban (Makruf) dimintai keterangan di Polsek, dia bilang tidak tahu dimana tinggalnya pelaku. Korban juga mengaku sudah lama tidak bertemu dan berkomunikasi dengan pelaku,” papar Doni.
Karena keterbatasan informasi tersebut, polisi masih mengembangkan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk menggali motif pengrusakan yang diduga berkaitan dengan persoalan pribadi.
Peristiwa pengrusakan itu terjadi pada Selasa malam (30/12/2025). Mobil Chevrolet hatchback warna silver nomor polisi W 1790 ND yang tengah terparkir di area Pelabuhan Kalianget Sumenep tiba-tiba dirusak oleh seorang perempuan berambut panjang.
Aksi tersebut terekam video warga dan viral di media sosial, khususnya TikTok. Dalam rekaman itu, terlihat perempuan berbaju seksi dan bermasker hitam mendekati mobil sambil membawa sepotong kayu. Ia memukulkan kayu ke bagian bodi mobil, lalu berjalan ke belakang dan memecahkan kaca kendaraan hingga pecah.
Dalam video yang beredar, perempuan tersebut secara jelas menyebut nama Makruf sebagai pemilik mobil sekaligus menyebut profesinya sebagai ABK. Ia tampak emosi dan mengaku kesal karena merasa persoalan yang terjadi tidak diselesaikan dengan baik.
“Saya maunya baik-baik, tapi dia tidak mau menyelesaikan persoalan. Maunya seperti ini, biar sadar diri dia,” kata perempuan itu setelah merusak mobil milik Makruf.
Namun saat ditanya warga terkait hubungannya dengan pemilik mobil, perempuan tersebut menolak memberikan penjelasan. “Sampeyan apanya pemilik mobil ini mbak?” tanya warga dalam video. “Itu urusan saya dengan Makruf,” jawabnya.
Hingga kini, Polsek Kalianget masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap motif pasti pengrusakan serta menindaklanjuti laporan korban sesuai prosedur hukum yang berlaku. [tem/beq]
