FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pegiat media sosial, Dokter Tifa kembali menyinggung soal isu ijazah palsu yang melibatkan mantan Presiden Joko Widodo.
Kali ini, Dokter Tifa menyebut ada pertarungan soal ijazah dengan para aparat.
Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Tifa menyebut ada pertarungan dengan alat polisi.
Pertarungan ini hadir karena menurutnya dalam isu ini alat polisi sudsh melakukan blunder berkali-kali.
“Dalam pertarungan Ijazah sebetulnya Jokowi (dengan alatnya Polisi) sudah melakukan Blunder berkali-kali,” tulisnya dikutip Senin (19/1/2026).
Apalagi, ia mengungkap ada pasal-pasal yang diselundupkan. Tujuan agar tiga tersangkah yang disorot seperti dirinya, Rismon Sianipar dan Roy Suryo.
“Menyelundupku pasal-pasar besar agar RRT ditahan sejak 30 April 2026. Mengelak melaporkan orang dan hanya melaporkan peristiwa, artinya pasal delik aduan tidak bisa berlaku demikian juga pasal-pasal yang lain,” tuturnya.
Khususnya pada saat Gelar Perkara Khusus saat pembacaan laporan polisi yang dibuat Joko Widodo yang melaporkan ketiganya.
“Ternyata di Gelar Perkara Khusus ketika kami bisa membaca Laporan Polisi yang dibuat Joko Widodo ternyata dia MELAPORKAN KAMI!,” ujarnya.
Lalu, untuk blunder berikutnya yang melibatkan sosok bapak Kasmudjo.
“Blunder berikutnya soal pak Kasmudjo, KKN, dan lain lain ada begitu banyak blunder-blunder,” paparnya.
“Sampai kepada BLUNDER TERBESAR saat ini, adalah membuat ES dan DHL jadi Pengkhianat perjuangannya sendiri!,” sambungnya.
Tegas, Dokter Tifa menyebut yang jadi masalah dalam hal ini adalah salah orang. Dimana menurutnya, ada pengkhianat yang menyuruh lakukan pengkhianatan.
