Distribusi SPHP Beras Lanjut sampai Akhir Januari 2026, Ini Penjelasan Bapanas

Distribusi SPHP Beras Lanjut sampai Akhir Januari 2026, Ini Penjelasan Bapanas

Liputan6.com, Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan stabilisasi harga beras tetap terjaga di awal 2026 dengan memperpanjang distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga 31 Januari 2026. Kebijakan ini dilakukan melalui skema Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA) yang telah mendapat persetujuan Kementerian Keuangan.

Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy menjelaskan, perpanjangan distribusi SPHP beras dimungkinkan karena adanya persetujuan penggunaan skema RPATA atas usulan Bapanas.

“Perpanjangan tersebut dimungkinkan melalui skema Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA) yang telah disetujui Kementerian Keuangan atas usulan Badan Pangan Nasional,” kata Sarwo Edhy dikutip dari Antara, Minggu (11/1/2026)

Menurut Sarwo, kebijakan ini bersifat antisipatif untuk meredam potensi gejolak harga beras pasca pergantian tahun. Selain itu, langkah ini diambil guna menjamin masyarakat tetap memiliki akses terhadap beras berkualitas dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah.

Dengan perpanjangan ini, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga kestabilan pasokan dan harga beras nasional, terutama di tengah dinamika pasar pangan pada awal tahun.