Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto menyebut pendidikan dan kesehatan merupakan instrumen dalam memberantas kemiskinan. Terdapat sejumlah program andalan Prabowo di bidang pendidikan dan kesehatan tahun ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara peresmian SMA Taruna Nusantara Terintegrasi di Pagak, Kabupaten Malang Jawa Timur, hari ini, Selasa (13/1/2026). Prabowo menilai langkah menggenjot hadirnya sekolah-sekolah unggulan seperti SMA Taruna Nusantara merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air.
“Pendidikan adalah instrumen pembangunan, pendidikan instrumen kesejahteraan, pendidikan adalah instrumen demokrasi. Pendidikan dan kesehatan adalah instrumen menghilangkan kemiskinan,” ujar Prabowo hari ini, Selasa (13/1/2026).
Prabowo memang menargetkan untuk membangun 500 SMA unggulan terintegrasi dalam kurun waktu 4 tahun ke depan atau sampai 2029.
Prabowo mengatakan salah satu SMA unggulan terintegrasi yakni SMA Taruna Nusantara akan terus dikembangkan. Presiden menargetkan untuk menghadirkan 6 SMA Taruna Nusantara pada 2026. Selain di Malang dan Magelang, telah terdapat SMA Taruna Nusantara di Cimahi. Kemudian, rencananya akan dibangun juga SMA Taruna Nusantara di IKN, Sumatera Selatan hingga Sulawesi Tenggara.
Ditambah, Prabowo menargetkan untuk membangun 20 SMA Garuda. Sasarannya di tiap provinsi dibentuk 20 SMA Garuda atau hadir SMA Taruna Nusantara sebagai sekolah unggulan.
“Kemudian, di setiap kabupaten membuat sekolah unggulan terintegrasi. Kita berharap 500 ini [sekolah unggulan terintegrasi] dalam 4 tahun ke depan,” kata Prabowo.
Menurutnya sekolah unggulan terintegrasi penting untuk menghasilkan kader pimpinan nasional. Lulusannya mengerti filosofi. Kemudian ditanamkan akhlak dan kepribadian yang baik.
“Pemimpin yang jujur, tidak korupsi, berbuat terbaik bagi rakyat dan bangsanya. Para pimpinan lembaga sekolah dan guru laksanakan sebaik-baiknya pendidikan yang inovatif memiliki niat membina dan mengembangkan,” ujar Prabowo.
Sehari sebelumnya, Prabowo juga meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi. Prabowo memiliki keinginan untuk membangun 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029.
Selain menggenjot sekolah unggulan dan Sekolah Rakyat, terdapat sejumlah program pemerintahan Prabowo di bidang pendidikan. Terdapat anggaran pendidikan sebesar Rp769,1 triliun yang dialokasikan pada 2026.
Di antara sasaran anggaran pendidikan itu yakni untuk program PIP dan KIP Kuliah, Beasiswa, hingga Kesejahteraan Guru/Dosen/Tenaga Pendidik, Bantuan Operasional Sekolah/PAUD/Pendidikan Tinggi.
Sementara, pemerintahan Prabowo pun memiliki sejumlah program yang menyasar pada sektor kesehatan, di antaranya program JKN, Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan rehabilitasi rumah sakit. Adapun, anggaran kesehatan pada tahun ini mencapai Rp244 triliun.
