Washington DC –
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengejek pertahanan Greenland, yang disebutnya hanya dijaga oleh “dua kereta luncur anjing”. Ejekan ini dilontarkan Trump saat ambisinya menguasai pulau strategis di kawasan Arktik itu, berhadapan dengan penolakan sekutu-sekutunya di Eropa.
Pernyataan bernada ejekan itu, seperti dilansir AFP dan Euro News, Selasa (13/1/2026), disampaikan Trump ketika berbicara wartawan di dalam pesawat kepresidenan AS, Air Force One, pada Minggu (11/1) waktu setempat.
Saat membahas soal Greenland, Trump menegaskan bahwa AS akan mengambil alih pulau yang merupakan wilayah otonomi Kerajaan Denmark itu “dengan cara apa pun”. Dia juga memperingatkan bahwa Rusia dan China akan “mengambil alih” Greenland, jika AS tidak bertindak.
“Jika kita tidak mengambil alih Greenland, Rusia atau China akan melakukannya, dan saya tidak akan membiarkan hal itu terjadi,” ujarnya, meskipun sejauh ini tidak ada negara lainnya yang mengklaim pulau tersebut.
Lebih lanjut, Trump mengatakan dirinya akan terbuka untuk membuat kesepakatan dengan otoritas dan warga Greenland.
“Greenland harus membuat kesepakatan, karena Greenland tidak ingin melihat Rusia atau China mengambil alih,” tegasnya.
Namun Trump kemudian mengejek keamanan Greenland, dengan mengatakan: “Anda tahu apa pertahanan mereka, dua kereta luncur anjing.”
Dia menambahkan bahwa Rusia dan China memiliki “kapal perusak dan kapal selam di mana-mana”.
Greenland yang merupakan wilayah koloni Denmark hingga tahun 1953 silam, mendapatkan pemerintahan sendiri sekitar 26 tahun kemudian dan saat ini sedang mempertimbangkan untuk melonggarkan hubungan dengan Denmark.
Sebagian besar penduduk dan partai politik di Greenland telah menegaskan bahwa mereka tidak ingin berada di bawah kendali AS, dan bersikeras menyatakan bahwa Greenland harus menentukan masa depan mereka sendiri — pandangan ini secara terus-menerus ditentang oleh Trump.
Perdana Menteri (PM) Denmark, Mette Frederiksen, memperingatkan pekan lalu bahwa setiap langkah AS untuk merebut Greenland dengan kekerasan akan menghancurkan 80 tahun hubungan keamanan trans-Atlantik yang tercakup dalam NATO.
Trump menepis komentar itu dengan mengatakan: “Jika itu berdampak pada NATO, itu akan berdampak pada NATO. Tetapi Anda tahu, (Greenland) lebih membutuhkan kami daripada kami membutuhkan mereka.”
Sementara itu, para pemimpin tujuh negara Eropa, termasuk Prancis, Inggris, Jerman, dan Italia, merilis pernyataan bersama yang menegaskan bahwa “hanya” Denmark dan Greenland yang berhak memutuskan masa depan wilayah tersebut.
Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)
