YOGYAKARTA – Radang tenggorokan pada anak merupakan masalah kesehatan yang cukup sering terjadi pada anak, terutama pada musim hujan dan musim panas. Pada kedua musim ini, daya tahan tubuh anak cenderung menurun. Akibatnya, anak lebih mudah terserang penyakit, termasuk radang tenggorokan.
Karena itu, penting bagi orangtua untuk mengenali ciri-ciri anak terkena radang tenggorokan agar dapat ditangani dengan tepat sebelum kondisi anak semakin memburuk.
Apa Itu Radang Tenggorokan?
Dilansir dari Primaya Hospital, radang tenggorokan atau faringitis merupakan penyakit yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Virus penyebab flu, demam kelenjar, dan influenza sering menjadi pemicu utama munculnya radang tenggorokan pada anak. Infeksi ini menimbulkan rasa tidak nyaman di area tenggorokan.
Selain virus, radang tenggorokan juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti streptokokus. Radang tenggorokan akibat bakteri biasanya menimbulkan nyeri yang lebih berat, terutama saat menelan. Karena itu, pengobatan yang tepat sangat diperlukan agar kondisi anak tidak semakin parah.
Jika radang tenggorokan dibiarkan terlalu lama, anak berisiko mengalami penurunan berat badan. Rasa sakit saat menelan membuat anak malas makan dan minum. Kondisi ini tentu dapat memengaruhi asupan nutrisi dan pertumbuhan anak.
Ciri-Ciri Anak Terkena Radang Tenggorokan
Ciri-ciri anak terkena radang tenggorokan di antaranya anak sering mengeluh tenggorokannya terasa sakit, terutama saat menelan makanan atau minuman, meskipun yang dikonsumsi adalah makanan lunak. Rasa nyeri ini menjadi tanda awal yang paling sering dirasakan.
Gejala lain dan pembesaran kelenjar getah bening di leher. Orangtua biasanya melihat adanya tonjolan di sekitar leher anak. Selain itu, anak juga mudah merasa haus akibat tenggorokan yang terasa kering.
Pada kondisi tertentu, radang tenggorokan menyebabkan perubahan pada rongga mulut, seperti muncul kemerahan di langit-langit mulut, pembesaran amandel atau muncul bercak putih hingga nanah. Suara anak juga bisa berubah menjadi serak dan terdengar tidak seperti biasanya.
Jika anak mengalami salah satu atau beberapa dari gejala-gejala di atas, ada kemungkinan anak mengalami radang tenggorakan. Jika gejala tidak kunjung membaik atau semakin parah, segera konsultasikan ke dokter. Penanganan dini akan mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi.
Penyebab Utama Munculnya Radang Tenggorokan
Penyebab utama radang tenggorokan pada anak adalah bakteri Streptococcus dan virus mononukleosis. Selain itu, virus Covid-19 juga diketahui dapat menimbulkan gejala radang tenggorokan. Penularan biasanya terjadi melalui kontak langsung dengan penderita.
Selain infeksi, alergi juga dapat memicu radang tenggorokan. Anak yang terbiasa bernapas melalui mulut, terutama saat udara panas, lebih rentan mengalami radang tenggorokan. Jika kebiasaan ini tidak diubah, radang tenggorokan bisa terjadi berulang kali.
Infeksi jamur juga menjadi salah satu penyebab yang perlu diwaspadai. Kondisi ini sering menyerang anak dengan sistem imun lemah atau yang menggunakan antibiotik dan steroid dalam jangka panjang. Selain itu, iritasi akibat GERD pada anak remaja juga dapat memicu radang tenggorokan.
Pencegahan Radang Tenggorokan pada Anak
Mencegah radang tenggorokan pada anak sebenarnya tidak sulit dan tidak selalu membutuhkan biaya besar. Orangtua dapat mulai dengan mengajarkan anak rajin mencuci tangan menggunakan sabun. Kebiasaan sederhana ini sangat efektif mencegah penyebaran virus dan bakteri.
Selain itu, anak perlu dibiasakan untuk tidak sering menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut. Orangtua juga harus memastikan anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh. Kebersihan barang-barang yang sering disentuh anak juga perlu diperhatikan.
Penggunaan hand sanitizer dapat menjadi alternatif saat air bersih tidak tersedia. Terapkan etika batuk dengan menutup mulut agar cairan tidak menyebar ke udara. Membersihkan rumah secara rutin dengan disinfektan juga membantu mengurangi risiko infeksi.
Demikian pembahasan ciri-ciri anak terkena radang tenggorokan, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!
