Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia berhasil menyetop impor beras pada 2025 usai berhasil mencapai swasembada beras.
Prabowo bercerita bahwa pada saat dilantik menjadi Presiden, dia memberi target kepada jajaran menteri terkait untuk swasembada beras dalam kurun waktu 4 tahun.
“Ternyata kita berhasil [setop impor beras] hanya dalam satu tahun,” kata Prabowo dalam acara peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan pada, Senin (12/1/2026).
Dia menjelaskan bahwa keberhasilan menghentikan impor beras ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi di jajaran kabinet. Selain itu, pemerintah memangkas regulasi yang tak masuk akal.
“Dulu pupuk sulit, langka, petani menjerit, pabrik pupuk milik negara, pupuk kita subsidi, tapi sampai ke petani sulit. Ada 145 peraturan, ada 11 kementerian, dan lembaga yang harus menyetujui,” katanya.
Selain itu, distribusi pupuk membutuhkan tanda tangan gubernur dan bupati. Dari pabrik dan petani, dibutuhkan 13 tanda tangan.
“Kita kemudian hilangkan itu semua, 145 peraturan dihapus. Sekarang cukup satu tanda tangan, satu instruksi. Kemudian pupuk langsung ke petani. Cukup KTP disetujui kepala desa,” ujar Prabowo.
Akhirnya, menurut Prabowo, Indonesia pertama kali dalam sejarah bisa menurunkan harga pupuk 20%. Di samping itu, penghasilan petani beras diklaim naik. Nilai tukar petani pun naik dari 106 ke 125.
Dalam catatan Bisnis, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan Indonesia sudah tidak mengimpor beras pada 2025. Kondisi itu berbeda dengan tahun sebelumnya.
Zulhas mengatakan realisasi impor beras konsumsi pernah mencapai 4,52 juta ton pada 2024. Sementara itu, pada 2025, Indonesia tidak membuka keran impor beras atau turun 100% dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu, Pak Mentan, kita impor 4,5 juta [ton beras]. 2024 ini saya masih Mendagnya, jadi saya agak hafal ini, ini kita impor 4,52 juta [ton beras], sekarang 2025 nol, tidak ada [impor beras],” kata Zulhas dalam Town Hall Meeting Satu Tahun Kemenko Pangan di Gedung Graha Mandiri, Jakarta, pada tahun lalu (21/10/2025).
