Category: Liputan6.com Regional

  • Wamenkeu: Kurikulum Pendidikan Harus Sejalan dengan Kebutuhan Dunia Kerja

    Wamenkeu: Kurikulum Pendidikan Harus Sejalan dengan Kebutuhan Dunia Kerja

    Liputan6.com, Yogyakarta – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu munculnya kesenjangan antara kurikulum pendidikan dan kebutuhan dunia kerja menjadi salah satu perhatian Presiden Prabowo Subianto. Sektor pendidikan diminta melakukan transformasi agar bisa menghasilkan lulusan siap pakai.

    Menurutnya, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dunia saat ini adalah semakin masifnya pemanfaatan Akal Imitasi (Artificial intelligence/AI) di semua sektor. Namun hal itu tidak dibarengi dengan tersediannya mata kuliah penyeimbang pemanfaatan AI. “Presiden Prabowo menerima banyak sekali keluhan. Memang program terapan dan vokasi mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja yang banyak sekali,” terangnya di Sekolah Vokasi UGM, Senin (28/10/2024).

    Hadir sebagai pembicara kunci di Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-15 dan Lustrum III Sekolah Vokasi UGM Yogyakarta. Meskipun banyak, namun tenaga kerja yang tersedia mengalami mismatch antara keterampilan yang mereka miliki dengan kebutuhan industri.

    Ada kesenjangan antara kurikulum pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Sehingga pendidikan harus menyesuaikan diri untuk memastikan pekerja siap menghadapi perkembangan teknologi. Anggito lalu mencontohkan bagaimana disrupsi yang diakibatkan pemanfaatan teknologi AI memudahkan pengerjaan, tidak terkecuali di ranah akademik. Banyak tugas-tugas mahasiswa yang sekarang ini menggunakan Akal Imitasi sebagai rujukan. “Dengan AI kita bisa membikin musik yang lebih bagus dari Kahitna. AI bisa dimanfaatkan untuk menulis rencana bisnis hingga proyeksi keuntungan dengan sangat baik. Namun penggunanya tidak bisa mempresentasikan dengan baik,” katanya.

    Karena perkembangan teknologi sudah tidak diprediksi, Anggito yang juga Ketua Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM meminta perguruan tinggi menghadirkan mata kuliah penyeimbang AI. “Dunia pendidikan harus adaptasi dalam perkembangan AI. Distrupsinya jangan dianggap enteng. Mohon dikuatkan dengan membuat peta jalan program di semua jurusan tentang AI, machine learning dan robotic,” ucapnya.

    Tak hanya itu, terkhusus pada pendidikan vokasi, Anggito terus meningkatkan kolaborasi dengan industri untuk memastikan kurikulum yang diajarkan relevan dengan kebutuhan pasar dan mempersiapkan mahasiswa berkontribusi secara nyata. “Sekolah vokasi bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi juga pusat inovasi dan kreativitas. Pendidikan vokasi, inovasi dan terapan sangat dibutuhkan dalam bidang pangan, energi, investasi dan proyek strategis nasional,” terangnya.

    Langkah-langkah ini menurutnya sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM yang relevan dengan kebutuhan zaman dimana unggul dalam penguasaan teknologi, keterampilan abad ke-21, dan nilai-nilai karakter. Karenanya pendidikan yang berbasis kompetensi dinilai akan membantu mahasiswa menghadapi tantangan masa depan dan memastikan fasilitas pendidikan memadai. Infrastruktur yang baik mendukung proses belajar mengajar yang efektif.

  • Simak Alasan Malang Mendapat Julukan Kota Apel

    Simak Alasan Malang Mendapat Julukan Kota Apel

    Terletak di daerah dataran tinggi dengan panorama alam yang indah, kebun-kebun apel di Malang menawarkan pemandangan hijau yang menenangkan. Suasana perkebunan yang asri dan jauh dari hiruk pikuk kota membuat wisatawan merasa rileks dan nyaman selama berada di sana.

    Selain itu, pemandu wisata biasanya akan memberikan edukasi seputar jenis-jenis apel, cara perawatannya, hingga teknik memetik apel yang benar agar tidak merusak buah dan pohon.

    Adanya wisata petik apel juga memberikan dampak positif bagi para petani di Malang. Mereka tidak hanya mengandalkan penjualan apel secara grosir ke pasar atau distributor, tetapi juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari para wisatawan yang datang.

    Para petani memiliki kesempatan untuk memasarkan produk mereka langsung kepada konsumen, sehingga keuntungan yang didapat bisa lebih besar. Selain itu, interaksi langsung antara petani dan pengunjung juga mempererat hubungan serta memberikan edukasi tentang pentingnya pertanian lokal.

    Tak hanya memetik apel, kebun-kebun apel di Malang juga biasanya menyediakan berbagai aktivitas lain yang bisa dinikmati pengunjung. Mulai dari mencicipi produk olahan apel seperti sari apel dan keripik apel, berfoto dengan latar belakang kebun yang cantik, hingga mengikuti tur kebun yang dipandu oleh petani lokal.

    Dengan beragam kegiatan ini, wisata kebun apel bukan sekadar tempat untuk membeli buah, tetapi juga menjadi destinasi edukatif dan rekreasi yang lengkap. Hal ini tentunya membuat Malang semakin dikenal sebagai kota yang kaya akan potensi alam dan wisata agronya.

    Penulis: Belvana Fasya Saad

     

  • Turbin Antasena Buatan UGM Cocok untuk Daerah 3T dengan Kecepatan Rendah

    Turbin Antasena Buatan UGM Cocok untuk Daerah 3T dengan Kecepatan Rendah

    Liputan6.com, Yogyakarta – Tim Peneliti Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) Fakultas Teknik yang terdiri dari Indarto, Deendarlianto, dan Agung Bramantya tengah mengembangkan turbin yang cocok di daerah dengan kecepatan angin rendah dengan nama Antasena. Deendarlianto mengatakan kecepatan angin seringkali menjadi tantangan untuk membangkit listrik tenaga angin namun Antasena tetap berfungsi secara optimal dan mampu berputar pada kecepatan angin yang rendah, yaitu cut-in wind speed rendah sekitar 2,5 meter per detik. “Antasena hadir dalam usaha pemanfaatan energi bayu sebagai pembangkit tenaga bayu yang bertujuan untuk mendukung Carbon Utilization bagi daerah 3T,” kata Deendarlianto, Senin 28 Oktober 2024.

    Deen mengatakan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) menjadi salah satu program pembangkit PT PLN (persero) Grup untuk menaikan bauran EBT. Selain itu juga mendukung pencapaian target Energi Baru Terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 dan Rencana Umum Energi Nasional. Ia mengatakan di beberapa daerah 3T kecepatan anginnya masih cukup rendah. Maka teknologi energi angin dengan kecepatan rendah bisa menjadi solusi. “Saya kira inovasi dari turbin Antasena ini merupakan salah satu solusi untuk mengatasinya,” katanya.

    PLN sangat membutuhkan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) ini untuk membantu daerah 3T. Maka Antasena menjadi solusi yang tepat dari teknologi yang dibuat tim dari UGM. “Selain bisa diterapkan di daerah 3T dan PLN akan membantu penuh desain, prototype, produksi massal, dan instalasi disana, sehingga bisa digunakan langsung oleh masyarakat,” ujar Deendarlianto.

    Deen menjelaskan, turbin Antasena ini memiliki koefisien data (Cp) blade hingga 55% dan material yang ramah lingkungan menggunakan komposit dengan filler karbon yang diambil dari limbah karbon PLTU. Setiap proses pembuatan Turbin Angin Antasena menggambarkan komitmen para peneliti untuk membawa masa depan Indonesia menjadi lebih hijau dan lebih baik dan menjadi solusi terbaik bagi daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh energi konvensional.

  • Api Cemburu Jadi Pemicu Kebakaran yang Hanguskan 33 Rumah di Makassar

    Api Cemburu Jadi Pemicu Kebakaran yang Hanguskan 33 Rumah di Makassar

    Sehari sebelum kebakaran terjadi, MR mendengar kabar bahwa anaknya sedang sakit. MR pun mendatangi rumah istrinya yang berada di Jalan Laiya, namun ia tak diperbolehkan untuk masuk menemui anaknya. 

    Ia lalu berinisitif untuk mengintip anaknya dari rumah salah tetangga. Ironisnya, saat mengintip, MR malah melihat sang istri yang sedang tidur dengan selingkuhannya. Ia pun merasa kesal dan cemburu. 

    “Selang beberapa jam atau sekitar pukul 03.00 (Wita), pelaku ini lalu kembali dan mengumpulkan sampah yang berada di depan rumah istri dan mertuanya itu. Pelaku lalu membakar sampah itu dengan maksud agar orang-orang yang berada di dalam rumah panik dan keluar,” jelasnya. 

    Setelah membakar sampah itu, lanjut Jamaluddin, pelaku lalu pergi meninggalkan lokasi kejadian. Ia kemudian kaget saat pagi hari mendengar kabar bahwa terjadi kebakaran yang menghanguskan 33 rumah di sekitar rumah istrinya tersebut. 

    “Beruntung dalam kebakaran dahsyat tersebut tidak ada korban jiwa,” tambah Jamaluddin. 

    Jamaluddin mengaku bahwa MR telah diserahkan ke Polsek Bontoala untuk proses hukum lebih lanjut. Saat ini penyidik juga tengah mendalami kasus ini untuk menentukan sanksi kepada pelaku. 

    “Kita tetap lihat apakah pembakaran murni ataukah hanya karena pelaku lalai. Saat ini, pelaku masih dilakukan pemeriksaan intensif dan diserahkan ke Polsek Bontoala untuk proses hukum lebih lanjut,” Jamaluddin memungkasi. 

     

    Demo mahasiswa kawal putusan MK di Makassar berakhir ricuh. Dilaporkan satu unit mobil angkutan umum dibakar oleh OTK akibat kericuhan tersebut.

  • Hidup Lebih Sehat, Simak Daftar Cek Kesehatan yang Sebaiknya Rutin Dilakukan

    Hidup Lebih Sehat, Simak Daftar Cek Kesehatan yang Sebaiknya Rutin Dilakukan

    3. Tekanan Darah

    Selain pengukuran secara fisik, perlu juga pengecekan tekanan darah secara rutin. Hal ini merupakan upaya untuk mengontrol tekanan darah agar tetap berada dalam rentang normal (120/80 mmHg).

    Pasalnya, tekanan darah tinggi dapat menjadi faktor risiko berbagai penyakit serius, seperti stroke dan jantung. Sebaiknya rutin melakukan cek tekanan darah agar dapat mengetahui lebih dini jika ada kemungkinan risiko penyakit tertentu.

    4. Kadar Gula Darah

    Selain mengecek tekanan darah, perlu juga untuk mengecek kadar gula darah. Hal ini sangat penting dilakukan untuk mendeteksi adanya risiko diabetes.

    5. Kolesterol

    Perlu juga untuk mengecek kolesterol secara berkala, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi. Kadar kolesterol total yang sehat sebaiknya di bawah 200 mg/dL. Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

    6. SADARI (Periksa Payudara Sendiri)

    Periksa Payudara Sendiri atau SADARI sudah kerap digaungkan sebagai deteksi dini adanya benjolan atau perubahan yang mencurigakan di payudara. Sebaiknya, SADARI dilakukan setiap sebulan sekali, terutama setelah menstruasi.

     

    Penulis: Resla

  • Mayat Laki-Laki Ditemukan Membusuk di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Lampung

    Mayat Laki-Laki Ditemukan Membusuk di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Lampung

    Liputan6.com, Lampung – Mayat anonim berjenis kelamin laki-laki ditemukan membusuk di drainase Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) KM 03, Lampung Selatan, Senin pagi (28/10/2024). Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan Tol Bakter yang mencium aroma busuk.

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah Astutik mengonfirmasi penemuan jasad pria anonim itu. Jasad tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda. 

    “Iya benar, saat ini pihak dari Polres Lampung Selatan tengah menyelidiki temuan jasad pria anonim tersebut,” kata Umi dikonfirmasi, Selasa (29/10/2024). 

    Dia menambahkan, mayat itu akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, di Kota Bandar Lampung untuk diautopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Di lokasi kejadian, hanya ditemukan satu unit ponsel dan kunci sepeda motor. 

    “Jasad ini pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan tol pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB yang mencium aroma busuk, kondisinya sudah dalam keadaan membusuk,” ungkap Umi.

    Petugas kebersihan tol yang pertama kali menemukan jasad ini pun langsung melapor kepada rekan kerjanya dan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian setempat. 

    “Dari laporan awal itu, kami langsung berkoordinasi dengan Polres Lampung Selatan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” pungkasnya. 

     

     

     

     

     

     

     

     

  • Temiangan Hill, Surga Tersembunyi di Lampung Barat yang Wajib Dikunjungi

    Temiangan Hill, Surga Tersembunyi di Lampung Barat yang Wajib Dikunjungi

    Liputan6.com, Lampung – Wisata alam Temiangan Hill masih menjadi destinasi wisata yang menjadi magnet pelancong di Lampung Barat. Temiangan Hill, merupakan sebuah bukit eksotis yang menawarkan pemandangan spektakuler dari ketinggian. Konon, Temiangan Hill merupakan surga tersembunyi yang menarik bagi para pecinta alam dan petualang.

    Temiangan Hill mempunyai khas wisata alam yang berkonsep camping ground. Tempat ini menawarkan panorama alam yang memukau dan meemanjakan mata. Pengunjung bisa menikmati pemandangan hamparan hijau perbukitan, lautan awan, serta danau-danau kecil yang menambah kesan magis dari puncak Temiangan. Pemandangan matahari terbit dan terbenam dari Temiangan Hill menjadi momen paling ditunggu para wisatawan. 

    Langit yang cerah dengan perpaduan warna orange, merah muda, dan ungu menciptakan pemandangan yang elok dan membekas di benak. Bagi kalian yang ingin berkunjung dan berlibur ke Temiangan Hill, berikut ini akses dan rute lokasinya.

    Temiangan Hills terletak di Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedung Surian, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung. Perjalanan menuju tempat ini membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam dari Kota Bandar Lampung dengan menggunakan kendaraan pribadi. Setelah tiba di Desa Trimulyo, tepatnya di Temiangan, pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan kendaraan roda dua atau pun ber hiking untuk mencapai puncak bukit. 

    Kalian tidak perlu khawatir untuk meninggalkan kendaraan pribadi, sebab pengelola Temiangan Hill telah menyediakan fasilitas parkiran yang aman dan terjaga. Jalur pendakian menuju puncak Temiangan Hill memang cukup menantang namun tidak terlalu sulit, sehingga cocok untuk pendaki pemula maupun yang sudah berpengalaman. Sepanjang jalur pendakian, pengunjung akan disuguhkan pemandangan hutan tropis yang masih alami serta udara yang segar nan sejuk.

    Selain itu, pengelola juga menyediakan jasa ojek bagi para pengunjung yang tidak terbiasa dengan kegiatan hiking. Jika beruntung, kalian dapat menemui siamang dan monyet yang bergelantungan selama perjalanan. Daya tarik yang ada di Temiangan Hill, selain menikmati pemandangan yang menakjubkan, Temiangan Hill juga menawarkan berbagai aktivitas menarik yang dapat dilakukan oleh para pengunjung. 

    Berkemah adalah salah satu aktivitas favorit pengunjung, di mana pengunjung dapat mendirikan tenda di area yang telah disediakan. Aktivitas ini tentu membuat kalian bisa merasakan sensasi tidur di bawah langit berbintang serta menyaksikan matahari terbit yang memukau keesokan harinya. 

    Bagi para pecinta fotografi, Temiangan Hill adalah lokasi yang sempurna untuk berburu foto-foto eksotis nan manis. Pemandangan alam yang indah berselimut kabut menciptakan latar belakang yang dramatis dan unik. Selain itu, para wisatawan juga dapat menjelajahi area sekitar bukit, termasuk mengunjungi beberapa air terjun yang terletak tidak jauh dari puncak Temiangan Hill.

    Temiangan Hill layak menjadi tujuan utama bagi siapa saja yang mencari pengalaman berwisata yang berbeda di ketinggian Lampung. Untuk kalian yang ingin berlibur di akhir tahun, rencanakan perjalananmu dari sekarang dan langsung nikmati pesona Temiangan Hill.

  • Serba-serbi Festival Gandrung Sewu di Banyuwangi yang Penuh Filosofi

    Serba-serbi Festival Gandrung Sewu di Banyuwangi yang Penuh Filosofi

    Liputan6.com, Banyuwangi – Festival Gandrung Sewu merupakan salah satu acara budaya yang rutin digelar setiap satu tahun sekali. Tak hanya sebagai hiburan semata, festival ini juga menyimpan filosofi dan makna mendalam.

    Tahun ini, ikon tahunan Banyuwangi tersebut telah sukses digelar pada 24-26 Oktober 2024. Festival ini menyuguhkan tontonan visual megah yang menyimpan filosofi tentang kehidupan masyarakat Banyuwangi, termasuk kaitannya dengan sejarah, nilai-nilai sosial, dan identitas daerah.

    Mengutip dari kemenparekraf.go.id, berikut beberapa hal yang perlu diketahui dalam gelaran tahunan Festival Gandrung Sewu di Banyuwangi:

    1. Festival yang menjadi simbol kekayaan budaya

    Nama gandrung dalam Festival Gandrung Sewu merupakan bentuk tarian tradisional khas Banyuwangi. Tarian gandrung memiliki akar kuat dalam sejarah Banyuwangi yang awalnya merupakan bentuk penghormatan kepada Dewi Sri.

    Dewi Sri merupakan dewi kesuburan dalam mitologi Jawa. Tarian tersebut muncul sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah.

    Seiring berjalannya waktu, tarian ini pun berevolusi. Tak hanya sekadar menjadi tarian pemujaan, tari gabdrung kemudian berkembang menjadi simbol identitas dan semangat kebersamaan masyarakat Banyuwangi.

    Sementara itu, nama sewu berarti seribu. Nama tersebut menggambarkan jumlah penari yang terlibat dalam festival ini.

    Setiap tahunnya, ribuan penari akan memeriahkan Festival Gandrung Sewu di Pantai Marina Boom Banyuwangi. Mereka mengenakan pakaian tradisional mencolok dengan warna merah dan emas.

    2. Arti setiap gerakan tarian gandrung

    Tari gandrung menyimpan filosofi tersendiri di setiap gerakannya. Gerakan tangan yang lembut dan dinamis melambangkan rasa syukur dan penghormatan.

    Tarian ini juga memiliki gerakan kaki yang khas dan berirama. Gerakan kaki tersebut melambangkan kerja keras dan ketekunan.

    Tarian gandrung secara khusus juga menjadi cerminan kebersamaan dan keharmonisan masyarakat Banyuwangi. Hal itu tergambar dari ratusan penari yang mampu bergerak serempak dan harmonis.

    Tarian ini juga menggambarkan hubungan yang harmonis antara manusia, alam, dan spiritualitas. Selain sebagai hiburan kepada sesama manusia, tarian ini juga ditujukan kepada alam semesta yang telah memberikan kehidupan dan keberkahan.

     

  • Uniknya Kawah Sikidang di Dataran Tinggi Dieng

    Uniknya Kawah Sikidang di Dataran Tinggi Dieng

    Kondisi kawah utama yang berpindah-pindah akhirnya membuat kawasan ini diberi nama sikidang. Nama tersebut berasal dari nama hewan kidang (kijang) yang memiliki sifat senang melompat ke sana-ke mari.

    Versi lain mengatakan, asal-usul nama sikidang tertulis dalam cerita rakyat. Konon, legenda masa lalu mengatakan bahwa di sekitar kawasan ini hidup seorang gadis bernama Shinta Dewi.

    Kecantikan Shinta Dewi tersebar ke penjuru daerah. Banyak pemuda yang berniat menikahinya.

    Sayangnya, tidak ada yang berhasil meminang Shinta Dewi karena ia meminta mas kawin dalam jumlah besar. Hingga akhirnya, desas-desus kecantikan Shinta Dewi pun terdengar oleh seorang pangeran kaya raya bernama Kidang Garungan.

    Kidang Garungan memiliki tubuh manusia dengan kepala kijang. Pangeran Kidang kemudian mengutus pengawal untuk menyampaikan lamarannya kepada Shinta Dewi dengan iming-iming mas kawin yang sangat banyak.

    Penawaran itu pun diterima oleh Shinta Dewi. Ia berpikir bahwa seorang pangeran yang kaya pasti juga berwajah tampan.

    Namun, Shinta Dewi terkejut ketika melihat wujud Pangeran Kidang. Ia bingung karena telah mengiyakan lamaran sang pangeran.

    Shinta Dewi kemudian mencari akal untuk membatalkan lamaran. Ia meminta Pangeran Kidang agar dibuatkan sebuah sumur yang besar karena masyarakat sekitar kesulitan mendapatkan air.

    Sumur tersebut harus dibuat sendiri oleh sang pangeran hanya dalam waktu satu hari. Tak disangka, pangeran pun menyanggupi permintaan tersebut.

     

  • Tanggal 30 Oktober Memperingati Hari Apa, Berikut Daftarnya

    Tanggal 30 Oktober Memperingati Hari Apa, Berikut Daftarnya

    4. Hari Permen Jagung Nasional

    Permen jagung merupakan salah satu cemilan manis yang identik dengan bentuk piramida dan biasanya terbagi jadi tiga bagian warna berbeda. Permen ini berbentuk seperti jagung sehingga jadi inspirasi namanya.

    Sebagai informasi, permen jagung sendiri dibuat pada akhir tahun 1800-an oleh George Renninger dari Wunderle Candy Company. Dia menciptakan penganan warna warni untuk merayakan keindahan jagung.

    Warna-warna indahnya tersebut ternyata digunakan untuk persiapan menghadapi musim dingin yang panjang dan warna cerahnya menandakan kegembiraan yang mendalam selama musim tersebut.

    Permen ini cukup populer dalam peringatan Hari Halloween dan menjadi cemilan manis ikonik yang selalu hadir terutama di rumah-rumah yang ada di Amerika.

    5. National Text Your Ex Day

    Peringatan National Text Your Ex Day atau Hari Teks Nasional untuk Mantan Anda merupakan perayaan yang unik. Sebab, perayan ini  dibuat untuk seseorang yang merasa ingin menyelesaikan sesuatu yang mungkin sulit di masa lalu khususnya kepada seorang mantan.

    Perayaan ini sering kali membuat seseorang jadi sedikit bernostalgia terutama jika mengingat perasaan romantis atau positif yang pernah dimiliki sebelum menjadi mantan. Namun, tidak diketahui pasti bagaimana peringatan ini bisa tercetus.

    Melansir dari Days of the Year peringatan ini berlandaskan dari kegiatan orang yang setiap hari menggunakan ponsel pintar untuk mengirim pesan teks yang biasanya dilakukan kepada keluarga, orang terkasih, rekan kerja, sahabat, dan lain-lain.

    Namun, jarang pesan dikirim kepada seorang “mantan” mulai dari mantan pacar, mantan teman, mantan suami, mantan istri, dan lain-lain. Sehingga dalam peringatan ini bisa jadi pacuan awal untuk mengatasi rasa takut menghubungi mantan.

    Sementara itu, tetap perlu diperhatikan ketika memutuskan menghubungi mantan jangan sampai mengganggu kehidupan mereka atau bahkan mengganggu hubungan mantan yang sudah berjalan melupakan masa lalu.