Category: Liputan6.com News

  • Gus Yahya Terbuka Islah dan Singgung Masa Depan Tatanan NU: Mohon Dipertimbangkan

    Gus Yahya Terbuka Islah dan Singgung Masa Depan Tatanan NU: Mohon Dipertimbangkan

    Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, menyatakan terbuka untuk islah usai menghadiri silaturahim PBNU sesi kedua di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (6/12).

    Gus Yahya mengaku sangat terharu atas perhatian para sesepuh PBNU yang memanggilnya untuk berdiskusi dan menunjukkan kepedulian terhadap organisasi.

    “Saya sangat berterima kasih bahwa beliau-beliau berkenan untuk memanggil saya. Saya sangat terharu bahwa para sesepuh kita masih begitu peduli kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama ini,” katanya dalam keterangan yang diterima, Minggu (7/12/2025).

    Dalam forum itu, Gus Yahya mengakui mendapat kesempatan untuk menjelaskan secara lengkap berbagai persoalan organisasi yang selama ini ditujukan kepadanya.

    Menurutnya, seluruh kebutuhan klarifikasi yang sebelumnya disampaikan melalui utusan Rais Aam telah ia jawab secara tuntas. Penjelasan tersebut juga turut dilengkapinya dengan dokumen dari Bendahara Umum PBNU Sumantri Suwarno serta Sekjen Amin Said Husni.

    “Semuanya telah saya jawab dengan tuntas, dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan dari saudara Sumantri sebagai pemegang buku keuangan BPNU serta penjelasan-penjelasan dari Pak Amin Said Husni,” jelasnya.

    Gus Yahya juga menitipkan pesan khusus kepada para kiai terkait masa depan tatanan organisasi NU. Ia menegaskan bahwa dirinya dan jajaran PBNU sejak awal berkhidmah dengan niat tulus, sehingga penting menjaga struktur yang telah diwariskan para pendiri.

    “Mohon dipertimbangkan tentang masa depan tatanan organisasi Nahdlatul Ulama ini upaya tatanan ini tidak runtuh di tengah jalan,” kata dia.

     

  • Wamentan Sudaryono Hadiri Hultah Nahdlatul Wathan, Disebut Simbol Kedekatan Pemerintah dengan Umat

    Wamentan Sudaryono Hadiri Hultah Nahdlatul Wathan, Disebut Simbol Kedekatan Pemerintah dengan Umat

    Liputan6.com, Lombok Timur – Peringatan Hari Ulang Tahun (Hultah) ke-25 Barisan Hizbullah Nahdlatul Wathan (NW) berlangsung penuh kekhidmatan di Suralaga, Lombok Timur, NTB, Sabtu (6/12/2025). Kehadiran Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mendapatkan sambutan hangat dari para jamaah hingga tokoh NW. Ia dinilai menjadi representasi kedekatan pemerintah dengan umat serta dukungan terhadap kiprah Nahdlatul Wathan dalam pembangunan bangsa.

    Sekretaris Panglima Barisan Hizbullah Nahdlatul Wathan, Tuan Guru Haji Ikhsan Sabar, menyampaikan apresiasi mendalam atas kesediaan Wamentan hadir dalam momentum penting tersebut. Ia menggambarkan NW sebagai organisasi yang terus bertumbuh dan memberi manfaat luas bagi umat dan negara.

     “Nahdatul Wathan ibarat satu pohon besar yang pohonnya rindang, buahnya besar, dan itu mengalirkan serta mendatangkan buah pada setiap saat,” ujar TGH Ikhsan Sabar.

    Ia melanjutkan bahwa kehadiran Wamentan Sudaryono membawa pesan moral dan semangat pembangunan.

    “Mudah-mudahan membawa satu buah pohon yang akan ditanam di tengah-tengah organisasi Nahdatul Wathan, yang akan melahirkan daun yang rindang, pohon yang kuat, kemudian buah yang dapat dinikmati seluruh bangsa Indonesia,” tambahnya.

    Menurutnya, pesan yang dibawa Wamentan bukan hanya bersifat simbolis, tetapi juga mengajak umat memperkuat ikhtiar lahiriah dan rohaniah.

    “Wamen sedang mengajak kita semua untuk kembali banyak menanam pohon-pohon lahiriah dan pohon rohaniah,” ungkapnya.

    Lebih jauh, ia menilai pesan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peran NW dalam membina umat dan memperkuat pembangunan sosial, termasuk di sektor pertanian.

    “Beliau (Wamentan Sudaryono) akan menanam pohon di dalam hati Nahdatul Wathan yang itu insyaAllah menjadi modal kita selalu memajukan Nahdatul Wathan bersama seluruh umat Islam,” tuturnya.

    TGH Ikhsan Sabar pun menegaskan komitmen Barisan Hizbullah untuk terus menjaga nilai perjuangan organisasi tersebut.

    “Membela dan menjaga satu nikmat pohon besar,” tegasnya.

    Wamentan Sudaryono Beri Pesan untuk Santri Muda 

    Perbesar

    (Foto:Dok.Kementan RI)… Selengkapnya

    Dalam kesempatan itu, Wamentan Sudaryono atau Mas Dar juga menyampaikan pesan khusus bagi para santri. Ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai jalan utama meraih masa depan yang lebih baik.

    Sebagai anak petani dari Grobogan, Jawa Tengah, ia mengingatkan pentingnya bakti kepada orang tua dan fokus belajar sejak dini.

    “Saya lahir dari keluarga tidak mampu. Modal kami hanya belajar. Dan saya ingin adik-adik memegang itu, fokus belajar, berbakti pada orang tua, dan jangan terganggu urusan percintaan di usia muda,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa keberhasilan hanya datang dari usaha sungguh-sungguh.

    “Jika ingin membahagiakan orang tua, tunjukkan lewat prestasi, akhlak, hafalan Qur’an yang baik, dan usaha dalam belajar,” tambahnya.

    Bahkan ia menekankan bahwa kesempatan tidak akan datang tanpa disiplin.

    “Orang susah mau berhasil itu modalnya hanya belajar. Sudah belajar saja belum tentu berhasil, apalagi tidak belajar,” ujarnya.

    Ia juga memberikan pesan tegas terkait pergaulan di usia muda.

    “Saya tidak pernah pacaran. Pacaran saya sekali, dan itu dengan istri yang saya nikahi,” ungkapnya.

    Ingin Menjadi Bagian dari Keluarga Besar NW 

    Perbesar

    (Foto:Dok.Kementan RI)… Selengkapnya

    Menutup pesannya, Wamentan Sudaryono menyampaikan harapan agar dirinya dapat turut menjadi keluarga besar NW dan belajar dari para Tuan Guru.

    “Izinkan saya menjadi bagian dari Nahdlatul Wathan. Saya ingin ikut belajar dari para tuan guru dan membangun bersama organisasi ini,” ucapnya.

    Melalui peringatan Hultah ini, pemerintah dan NW menegaskan komitmen bersama memperkuat nilai keagamaan, pendidikan, dan kontribusi sosial demi kemajuan masyarakat.

  • Hari Disabilitas Internasional, Wamensos Ajak Masyarakat Kirim Doa untuk Korban Bencana Sumatra

    Hari Disabilitas Internasional, Wamensos Ajak Masyarakat Kirim Doa untuk Korban Bencana Sumatra

    Liputan6.com, Jakarta – Peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun ini diperingati dengan penuh semangat melalui acara Fun Walk. Menurut Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo, peringatan hari disabilitas menjadi momen penting untuk terus memperkuat semangat inklusif bagi semua pihak.

    “Tema tahun ini adalah ‘Membangun masyarakat inklusif bagi penyandang disabilitas untuk mendorong kemajuan sosial’. Melalui tema ini kita ingin menyampaikan pesan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan seluas-luasnya untuk berkarya dan berdaya tanpa batas,” ujar Agus saat melepas ribuan peserta disabilitas di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (7/12/2025). 

    Selain menekankan pentingnya kesetaraan, Agus juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat Indonesia untuk menunjukkan solidaritas dengan mengirimkan doa kepada warga terdampak banjir di sejumlah wilayah di Sumatra.

    “Mari kita mendoakan saudara-saudara kita yang masih mengalami musibah banjir di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat. Semoga mereka kuat dan situasi segera kembali normal,” ajak Agus.

    Pada kesempatan itu, kegiatan solidaritas juga dilakukan melalui penggalangan dana. Agus menyebut setidaknya sudah terkumpul donasi lebih dari Rp200 juta hingga pagi acara berlangsung.

    “Mudah-mudahan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” doa Agus.

     

  • BNPT Gandeng UI Perkuat Literasi Anti-Radikalisme lewat Bedah Buku

    BNPT Gandeng UI Perkuat Literasi Anti-Radikalisme lewat Bedah Buku

    Liputan6.com, Jakarta – Upaya memperkuat literasi anti-radikalisme terus dilakukan secara kolaboratif. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (UI) menggelar kegiatan Bedah Buku Hasil Kajian Barang Bukti Buku Tindak Pidana Terorisme, Jumat (5/12/2025) di Kampus UI Salemba, Jakarta.

    Bedah buku yang mengangkat seri “Tercerahkan dalam Kedamaian” ini mengulas temuan penting terkait penyebaran buku-buku radikal yang disita dari para pelaku tindak pidana terorisme. Sejak April 2023, terdapat 134 putusan pengadilan yang menyerahkan barang bukti berupa buku kepada BNPT untuk dianalisis. Dari jumlah tersebut, lebih dari 11.000 buku telah disita, dan sekitar 10.000 di antaranya dimusnahkan karena mengandung konten radikal.

    BNPT Tak Bisa Bekerja Sendiri 

    Perbesar

    (Foto:Dok.Badan Nasional Penanggulangan Terorisme)… Selengkapnya

    Direktur Penegakan Hukum BNPT, Brigjen Pol. Sigit Widodo, S.I.K., dalam paparannya menegaskan bahwa penanganan penyebaran ideologi radikal tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja.

    “BNPT tidak bisa bekerja sendirian, kita perlu kolaborasi dengan institusi, dengan para akademisi, dengan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

    Ia juga menekankan bahwa barang bukti buku bukan hanya dijadikan alat bukti dalam pengadilan, tetapi juga sebagai sumber untuk memahami pola penyebaran paham terorisme dan memperkuat upaya pencegahan sejak dini.

    UI: Literasi Terorisme Perlu Disosialisasikan ke Generasi Muda 

    Perbesar

    (Foto:Dok.Badan Nasional Penanggulangan Terorisme)… Selengkapnya

    Dukungan penuh juga datang dari kalangan akademisi. Direktur Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI, Prof. Dr. Drs. Supriatna, M.T., menyambut baik kerja sama ini. Ia menilai penguatan literasi mengenai terorisme sangat penting agar generasi muda memiliki pemahaman yang tepat dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi ekstrem.

    “Buku ini penting sekali, jadi mungkin kita harus banyak sosialisasi sama-sama dengan BNPT untuk mensosialisasikan betapa pentingnya keilmuan terorisme,” jelas Supriatna.

    Ia berharap kerja sama yang terjalin dengan BNPT dapat menjangkau lebih luas ke kampus, sekolah, dan komunitas pemuda untuk menanamkan nilai kedamaian dan kebangsaan.

    Sinergi Strategis untuk Cegah Radikalisme 

    Melalui kegiatan ini, BNPT dan Universitas Indonesia meneguhkan komitmen untuk terus bergerak dalam upaya edukatif dan preventif. Terlebih di era digital saat ini, persebaran narasi radikal bisa terjadi secara masif dan cepat. Literasi yang kuat menjadi tameng utama dalam membentengi masyarakat.

    Kegiatan bedah buku ini diharapkan menjadi langkah awal dari kolaborasi yang lebih luas antara dunia akademik dan pemerintah dalam membangun ketahanan ideologi bangsa, khususnya melalui jalur pendidikan dan penguatan wawasan kebangsaan.

  • Update Korban Bencana Sumatra Minggu Pagi 7 Desember 2025: 916 Orang Meninggal, 274 Hilang

    Update Korban Bencana Sumatra Minggu Pagi 7 Desember 2025: 916 Orang Meninggal, 274 Hilang

    Update Korban Bencana Sumatra Minggu Pagi 7 Desember 2025: 916 Orang Meninggal, 274 Hilang

  • Tak Dibantu Pemerintah, Komunitas Daur Ulang Ini Sukses Bikin Karya Seni Bergengsi

    Tak Dibantu Pemerintah, Komunitas Daur Ulang Ini Sukses Bikin Karya Seni Bergengsi

    Liputan6.com, Jakarta – Sampah yang selalu meningkat, terutama di daerah Jakarta ini menjadi kasus yang tidak pernah terselesaikan, terutama limbah spanduk dan plastik yang sering kali ditemukan merusak setiap pandangan yang terjadi di perkotaan.

    Gudskul Rekayasa dan Dicoba-coba (GudRnD) menjadi salah satu komunitas yang meminimalisir limbah spanduk dan plastik menjadi sebuah karya seni yang tidak banyak orang ketahui.

    GudRnD adalah komunitas yang dibawah naungan ekosistem Gudskul ini menjadi sorotan, karena tanpa menunggu aluran tangan atau dana dari pemerintah, komunitas ini sukses membuktikan bahwa kemandirian bisa melahirkan inovasi yang berdampak positif.

    Komunitas ini berdiri pada tahun 2020, yang didirikan oleh 8 orang, salah satunya bernama Muhammad Aldino, yang berawal dari coba-coba sekarang menghasilkan barang yang berguna.

    “Sebenarnya memang kita pas awal gak serius, kita dan teman-teman cuma merespon ada barang apa, kita jadiin apa,” cerita Aldino saat ditemui Liputan6.com, Kamis 4 Desember 2025.

    Seperti nama komunitasnya, mereka saat diawal hanya mencoba-coba membuat suatu barang dari plastik yang menghasilkan karya yang menarik.

    Karena skill dan kemauan mereka, membuat hasilnya seperti tidak dicoba-coba, kemauan tentang karya seni menjadikan apapun barang yang sudah tidak digunakan menjadi barang-barang yang berguna dan bermanfaat.

    Hasil jerih payah mereka membuahkan hasil, banyak project yang mereka lakukan mulai dari workshop, pameran, hingga proyek disebuah acara konser musik hingga menjadi salah satu contoh bahwa sampah itu bisa diolah sendiri dan dijadikan sesuatu karya seni yang mahal.

    Circular Living adalah gaya hidup yang memaksimalkan ulang setiap barang-dipakai kembali, diperbaiki, didaur ulang-agar tidak menjadi sampah yang merusak bumi. Dengan langkah sederhana seperti memilih produk refill, memperpanjang umur barang, dan men…

  • Akhir Pekan Minggu 7 Desember 2025, Tak Ada Aturan Ganjil Genap di Jakarta

    Akhir Pekan Minggu 7 Desember 2025, Tak Ada Aturan Ganjil Genap di Jakarta

    Ada ketentuan pengecualian bagi kendaraan bermotor yang diperbolehkan memasuki kawasan ganjil genap Jakarta.

    1. Kendaraan bertanda khusus yang membawa masyarakat disabilitas

    2. Kendaraan ambulans

    3. Kendaraan pemadam kebakaran

    4. Kendaraan angkutan umum (pelat kuning)

    5. Kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik

    6. Sepeda motor

    7. Kendaraan angkutan barang khusus bahan bakar minyak dan gas

    8. Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara RI

    9. Kendaraan dinas operasional berpelat merah, TNI dan Polri

    10. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara

    11. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas

    12. Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Polri seperti kendaraan pengangkut uang

    13. Kendaraan petugas kesehatan penanganan Covid-19, selama masa penanggulangan bencana yang diakibatkan oleh penyebaran Covid-19.

    14. Kendaraan mobilisasi pasien Covid-19

    15. Kendaraan mobilisasi vaksin Covid-19

    16. Kendaraan pengangkut tabung oksigen

    17. Kendaraan angkutan barang pengangkut logistik

  • Akhir Pekan Minggu 7 Desember 2025, Tak Ada Aturan Ganjil Genap di Jakarta

    Akhir Pekan Minggu 7 Desember 2025, Tak Ada Aturan Ganjil Genap di Jakarta

    Ada ketentuan pengecualian bagi kendaraan bermotor yang diperbolehkan memasuki kawasan ganjil genap Jakarta.

    1. Kendaraan bertanda khusus yang membawa masyarakat disabilitas

    2. Kendaraan ambulans

    3. Kendaraan pemadam kebakaran

    4. Kendaraan angkutan umum (pelat kuning)

    5. Kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik

    6. Sepeda motor

    7. Kendaraan angkutan barang khusus bahan bakar minyak dan gas

    8. Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara RI

    9. Kendaraan dinas operasional berpelat merah, TNI dan Polri

    10. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara

    11. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas

    12. Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Polri seperti kendaraan pengangkut uang

    13. Kendaraan petugas kesehatan penanganan Covid-19, selama masa penanggulangan bencana yang diakibatkan oleh penyebaran Covid-19.

    14. Kendaraan mobilisasi pasien Covid-19

    15. Kendaraan mobilisasi vaksin Covid-19

    16. Kendaraan pengangkut tabung oksigen

    17. Kendaraan angkutan barang pengangkut logistik

  • Menhut Raja Juli Segel 4 Subjek Hukum Terduga Penyebab Banjir Sumatra, 8 Lainnya Menyusul

    Menhut Raja Juli Segel 4 Subjek Hukum Terduga Penyebab Banjir Sumatra, 8 Lainnya Menyusul

    Liputan6.com, Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memastikan, empat subjek hukum yang diduga menjadi penyebab terjadinya banjir dan longsor di Sumatra sudah disegel.

    Menurut dia, total akan ada 12 subjek hukum yang akan dilakukan penyegelan berikutnya secara bertahap.

    “Sesuai dengan apa yang sudah saya sampaikan di DPR, tim kami di lapangan sudah mulai melakukan operasi penegakan hukum dengan penyegelan 4 subjek hukum dari sekitar 12 subjek hukum yang diduga melakukan pelanggaran berkaitan dengan bencana di Sumatra,” kata Raja Juli seperti dikutip dari siaran pers, Minggu (7/12/2025).

    Raja Juli memastikan, dirinya melakukan penindakan hukum secara tegas. Ia menegaskan, tidak akan berkompromi dengan perusak hutan.

    “Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada kompromi bagi siapapun yang terbukti merusak hutan Indonesia. Kami berkomitmen untuk melakukan penegakkan hukum secara tegas tanpa pandang bulu,” tegas politisi PSI ini.

    Menhut Raja menuturkan, melalui Tim Gakkum, Kemenhut melalukan pendalaman terhadap dugaan pelanggaran kehutanan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatera Utara. Pendalaman dilakukan dengan mengumpulkan bukti sampel kayu hingga meminta keterangan, sehingga nantinya akan ada 8 lagi subjek hukum yang akan disegel.

    “Selain 4 subjek hukum yang sudah disegel, sebanyak 8 lainnya juga sudah teridentifikasi dan akan segera disegel,” janjinya

  • Bagi Orang Seperti Saya yang Pernah Busung Lapar, Program MBG Itu Sangat Mulia

    Bagi Orang Seperti Saya yang Pernah Busung Lapar, Program MBG Itu Sangat Mulia

    Presiden RI Prabowo Subianto mengakui suka dengan karakter dari Bahlil Lahadalia. Ketua Umum Partai Golkar yang menjabat sebagai menteri ESDM itu dinilai sebagai sosok cerdas dan setia.

    “Saya ingin sampaikan. Pertama saya ucapkan penghargaan kepada Ketua Umum Pak Bahlil. Bahlil ini harus saya akui orangnya sangat cerdas, semua acara sangat detail. Beliau turun ke lapangan ke Sumatra juga benar-benar turun ke lapangan, mungkin karena beliau relatif masih muda, masih fit, apalagi orang Indonesia Timur,” kata Prabowo saat berpidato di puncak peringatan HUT ke-61 Partai Golkar, Istora, Senayan, Jumat (5/12/2025).

    Menurut kepala negara, Bahlil yang berasal dari Papua memiliki ciri khas tulen Indonesia Timur yakni bersifatnya itu setia meski berkarakter keras.

    “Orangnya keras, tapi setelah menetapkan hatinya dia setia sampai mati. Ini ciri khas orang Indonesia Timur,” ujar Prabowo.

    Tidak cukup di situ, Prabowo juga memuji rasa empati Bahlil. Meski harus memperingati HUT Golkar, namun tidak dilangsungkan dengan pesta meriah. Sebaliknya, dibalut dengan tema doa bersama.

    “Dia sadar negara kita sedang begini, dia ulang tahun jadi tidak boleh malam ini berpesta Malam ini harus berdoa, luar biasa Ketua Umum ini,” pujinya menandasi.