Category: Liputan6.com News

  • Banner Bekas jadi Produk Kreatif dan Bernilai

    Banner Bekas jadi Produk Kreatif dan Bernilai

    Banner bekas yang dikumpulkan tidak dibuang begitu saja, melainkan diolah melalui teknik sederhana namun inovatif yang memaksimalkan potensi material yang ada. 

    Setiap langkah pengolahan dilakukan secara hati-hati, mulai dari pemanasan hingga pencetakan ulang, untuk memastikan bahwa limbah tersebut bisa diubah menjadi produk yang berguna dan memiliki nilai tambah.

    Proses pengolahan mencakup pemanasan, pencetakan ulang, hingga pembuatan berbagai produk, mulai dari tas, dompet hingga perlengkapan rumah tangga kecil.

    “Material banner bekas maupun tutup botol dipanaskan dan dibentuk ulang menjadi berbagai produk fungsional, seperti dompet, tas, dan kusir. Dari proses ini, kreasi produk terus berkembang dan menghasilkan berbagai inovasi baru,” ucap Aldino.

    Masyarakat tidak hanya terlibat dalam proses daur ulang, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk belajar, berkreasi, dan berinovasi. 

    Pendekatan partisipatif ini membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pengelolaan sampah, sekaligus menumbuhkan budaya kreatif yang berkelanjutan.

    “Setiap produk yang dihasilkan tidak hanya fungsional, tetapi juga menjadi simbol bagaimana limbah dapat diubah menjadi nilai estetika dan sosial melalui kerja sama dan kreativitas,” kata Aldino.

  • Kemenhut Usut Peran 12 Subjek Hukum di Tapanuli Terkait Indikasi Memperparah Banjir Sumatra

    Kemenhut Usut Peran 12 Subjek Hukum di Tapanuli Terkait Indikasi Memperparah Banjir Sumatra

    Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tengah mengidentifikasi faktor penyebab kerusakan lingkungan di wilayah hulu DAS (Daerah Aliran Sungai), yang diduga memperparah dampak bencana banjir. Tim gabungan pun melakukan pendalaman dan meminta keterangan terhadap 12 subjek hukum di wilayah Tapanuli, Sumatera Utara.

    Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut Dwi Januanto Nugroho menyampaikan, tim gabungan telah dibentuk untuk melakukan pengumpulan bahan dan keterangan, terkait dugaan aktivitas yang menyebabkan kerusakan lingkungan, serta menyelidik dugaan tindak pidana kehutanan.  

    “Kami melihat pola yang jelas, di mana ada kerusakan hutan di hulu akibat aktivitas ilegal, di situ potensi bencana di hilir meningkat drastis. Aktivitas di PHAT (Pemegang Hak Atas Tanah) yang seharusnya legal, terindikasi disalahgunakan menjadi kedok untuk pembalakan liar yang merambah ke kawasan hutan negara di sekitarnya,” kata Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, Minggu (7/12/2025). 

    “Ini adalah kejahatan luar biasa yang mengorbankan keselamatan rakyat,” sambungnya.

    Kerusakan tutupan hutan di lereng dan hulu DAS diduga menurunkan kemampuan tanah dalam menyerap air, sehingga hujan ekstrem lebih cepat berubah menjadi aliran permukaan yang kuat, hingga memicu banjir dan longsor.

    Material kayu yang terbawa arus menunjukkan dugaan adanya aktivitas pembukaan lahan dan penebangan yang tidak sesuai ketentuan.

    Hasil analisis awal yang diperkuat verifikasi lapangan menunjukkan, bahwa selain curah hujan ekstrem, terdapat indikasi kerusakan lingkungan di hulu DAS Batang Toru dan DAS Sibuluan di Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.  

    Masih berdasarkan identifikasi awal, ada 12 subjek hukum, baik korporasi maupun perorangan, yang diduga memiliki keterkaitan dengan gangguan tutupan hutan di wilayah hulu ini.

    “Sejak 4 Desember 2025, tim telah melakukan pemasangan papan larangan (papan informasi) pada 5 lokasi yang terindikasi, yaitu 2 titik pada area konsesi PT TPL, dan 3 titik pada lokasi Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) atas nama JAM, AR, dan DP,” tegasnya.

     

     

  • Prabowo Tiba di Aceh Tinjau Lokasi Banjir, Langsung Peluk Gubernur Mualem

    Prabowo Tiba di Aceh Tinjau Lokasi Banjir, Langsung Peluk Gubernur Mualem

    Berdasarkan informasi dihimpun, Prabowo akan mengunjungi Kabupaten Bireuen. Di sana, dia akan meninjau jembatan rusak akibat banjir serta mengunjungi dapur umum untuk warga terdampak banjir.

    Sejumlah menteri tampak mendampingi yakni, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteti ESDM Bahlil Lahadalia. Kemudian, Kepala BNPB Suharyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, hingga Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.

    Sebelumnya, Presiden Prabowo bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Minggu sekitar pukul 07.55 WIB.

    Setibanya di Aceh, Prabowo diagendakan meninjau titik yang mengalami kerusakan dan dampak signifikan akibat banjir, sekaligus menerima laporan terbaru dari pemerintah daerah dan instansi terkait.

    Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Prabowp memastikan percepatan penanganan darurat serta pemulihan di daerah terdampak.

    Selain itu, Prabowo juga akan memantau distribusi bantuan, proses evakuasi warga, serta langkah-langkah pembukaan akses jalan. Pemerintah menegaskan bahwa penanganan banjir di Aceh menjadi prioritas nasional dan seluruh sumber daya dikerahkan untuk mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.

  • Salut! Kelompok Disabilitas Galang Rp 201 Juta untuk Korban Bencana di Sumatra

    Salut! Kelompok Disabilitas Galang Rp 201 Juta untuk Korban Bencana di Sumatra

    Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) memperingati Hari Disabilitas Internasional 2025 di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta dengan menggelar fun walk.

    Menurut Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, acara tersebut menjadi momentum solidaritas bagi penyandang disabilitas untuk berbagi kepada sesama. Salah satunya, dengan penggalangan dana dari Kelompok disabilitas yang berhasil medonasikan dana berjumlah Rp 201.246.050.

    “Kelompok-kelompok disabilitas ikut membantu, ikut bergotong royong. Hari ini sudah terkumpul kurang lebih Rp 200 juta lebih dari kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional,” kata Agus kepada awak media di lokasi, Minggu (7/12/2025).

    Agus memastikan, donasi dari kelompok disabilitas akan dikirim untuk meringankan penderitaan saudara kita yang menjadi korban banjir yang tengah melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Dia mengapresiasi atas kepedulian tinggi para penyandang disabilitas terhadap warga terdampak musibah.

    Menurut Agus, kontribusi ini bukan hanya memberikan bantuan nyata, tetapi juga mengirimkan pesan kuat tentang semangat kesetaraan dan kepedulian penyandang disabilitas terhadap situasi kemanusiaan di Tanah Air.

    “Terima kasih atas dukungan dan support saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Ini tentu akan memberikan semangat bagi mereka di daerah bencana,” ucapnya.

     

  • Perjalanan Panjang Mbah Sadiman Menanam Ribuan Pohon Beringin

    Perjalanan Panjang Mbah Sadiman Menanam Ribuan Pohon Beringin

    Liputan6.com, Jakarta – Wonogiri punya masa lalu kelam, saat sebuah gunung di wilayah Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto, Jawa Tengah, berubah menjadi gundukan tanah coklat tak berdaya. Kebakaran besar pada 1963 melahap apapun yang berdiri di atasnya. Pohon-pohon habis, tanah retak, dan saat musim kemarau mata air nyaris berhenti mengalir.

    Saat itu, Mbah Sadiman yang masih muda dan sudah berkeluarga menyaksikan sendiri bagaimana air yang dulunya mengalir deras, tiba-tiba hanya tinggal riak-riak kecil. Melihat itu, dia merasa ada sesuatu yang harus dilakukan, meski tidak yakin usahanya dapat mengubah apa pun. 

    “Waktu itu air nyaris mati nduk,” kenangnya saat berbincang dengan Liputan6.com Jum’at (5/12/2025).

    Bagi sebagian orang, kondisi tersebut hanyalah sekadar bencana alam. Namun bagi seorang buruh tani seperti Mbah Sadiman, itu menjadi pertanda bahwa desanya sekarat. Berbekal pengalaman, dia memilih menanam beringin, pohon yang dikenal dengan akarnya yang dapat mengikat dan mengeluarkan air tanah.

    Pagi-pagi sekali sekitar pukul lima, saat sebagian warga masih memasak air atau bersiap ke ladang, Mbah Sadiman sudah pamit pada keluarganya. “Mencapit”, begitu ia bilang. Biasanya dimaknai mencari rumput untuk ternak.

    Yang keluarganya tak tahu, ternyata selama bertahun-tahun ia berjalan lebih jauh ke dalam ke hutan. Di sanalah Mbah Sadiman mengendap-endap membawa bibit beringin hasil cangkokannya sendiri, kemudian dengan telaten merawat pohon-pohon yang telah ditanami.

    Selama puluhan tahun, pemandangan itu tidak pernah berubah. Seorang lelaki sepuh berjalan memikul cangkokan di bahunya, menanam satu persatu bibit beringin di lereng-lereng yang gersang. Tanpa tepuk tangan, tanpa kamera, bahkan tanpa sepengetahuan keluarganya. 

    Berkat kemahiran tangannya, kawasan tersebut menjadi hijau lagi, mengalirkan deras sumber air bersih yang dapat digunakan warga sekitar secara gratis dan mengatasi masalah kekeringan yang sering terjadi. 

     

     

  • Kali Ciliwung Meluap, 15 RT di Jakarta Timur Terendam Banjir

    Kali Ciliwung Meluap, 15 RT di Jakarta Timur Terendam Banjir

    Liputan6.com, Jakarta – Sebanyak 15 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Timur terdampak banjir akibat meluapnya Kali Ciliwung. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa banjir ini terjadi karena intensitas hujan tinggi yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya sehingga menyebabkan Kali Ciliwung meluap.

    “Sampai pukul 09.00 WIB terdapat 15 RT yang terendam banjir,” kata Yohan, dikutip dari Antara, Minggu (7/12/2025).

    Untuk ketinggian banjir bervariasi, ada yang terendam sedalam 30 sentimeter hingga 80 sentimeter (cm).

    BPBD DKI Jakarta kata Yohan, mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat guna melakukan penyedotan genangan.

    “Selain itu, kami juga memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik agar genangan surut dalam waktu cepat,” ujarnya.

    Berikut data 15 RT di Jakarta Timur yang terendam banjir.

    – Kelurahan Bidara Cina, tiga RT

    Ketinggian: 30-35 cm

    – Kelurahan Kampung Melayu, empat RT

    Ketinggian: 80 cm

    – Kelurahan Cawang, lima RT

    Ketinggian: 80 cm

    – Kelurahan Cililitan, tiga RT

    Ketinggian: 50 cm.

     

  • PMI Kirim 1 Ton Abon untuk Pengungsi Banjir Sumatera

    PMI Kirim 1 Ton Abon untuk Pengungsi Banjir Sumatera

    Liputan6.com, Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) kembali mengirimkan bantuan pangan siap konsumsi untuk memperkuat layanan dapur umum di lokasi pengungsian korban banjir di Sumatera Utara dan Aceh. Sebanyak 1 ton abon diberangkatkan dari Jakarta pada Sabtu (6/12/2025) sore melalui Kapal Kemanusiaan PMI kolaborasi bersama Kalla Lines bersama sejumlah bantuan logistik lainnya.

    Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla menjelaskan, bantuan abon ini dipilih karena praktis, tahan lama, dan dapat langsung dikonsumsi bersama nasi maupun mi instan ataupun bahan pangan utama yang tersedia di pengungsian. “Abon tidak mudah basi, awet, dan harganya terjangkau. Ini sangat membantu pemenuhan kebutuhan gizi penyintas dalam situasi darurat,” ujar JK

    Seluruh abon dikemas dalam ukuran 50 gram per paket, sehingga lebih mudah didistribusikan langsung kepada keluarga maupun individu di tenda pengungsian.

     

    Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla menugaskan Husain Abdullah, Relawan PMI Provinsi DKI Jakarta, sebagai Koordinator Pengadaan Abon sebanyak 2 ton untuk respons bencana ini. Pada tahap awal, abon dipesan dari sentra UMKM di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Namun pemesanan tersebut dibatalkan karena mitra UMKM tidak mampu memenuhi kebutuhan dalam waktu cepat.

    “Untuk memastikan bantuan tiba tepat waktu, PMI akhirnya bekerja sama dengan sentra UMKM di Jakarta yang sanggup menyiapkan 1 ton abon hanya dalam dua hari, termasuk proses produksi dan pengemasan,” jelas Husain

    Lebih lanjut Husain menjelaskan Abon tersebut kini sedang dalam perjalanan menuju wilayah terdampak dan akan segera didistribusikan ke titik-titik pengungsian di Sumatera Utara dan Aceh oleh PMI daerah dibantu para relawan di lapangan.

    Sebelumnya Palang Merah Indonesia juga telah mengirimkan 100 ribu butir telur asin ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumater Barat, Sumatera Utara dan Aceh. Proses Pengiriman melalui udara meggunakan pesawat hercules TNI AU melalui Lanud Halim Perdanakusuma dilakukan bertahap, karena sentra produksi telur asin di Brebes Jawa Tengah, hanya mampu memproduksi 10.000 butir telur asin setiap harinya.

  • Prabowo Kembali Ke Daerah Terdampak Bencana di Aceh, Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Cepat

    Prabowo Kembali Ke Daerah Terdampak Bencana di Aceh, Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Cepat

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (6/12/2025). Pertemuan yang digelar di akhir pekan tersebut berlangsung untuk memastikan percepatan penanganan bencana di sejumlah wilayah di Sumatra.

    Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang hadir dalam rapat menegaskan bahwa Presiden ingin mendapatkan laporan terkini dan paling rinci dari jajaran terkait situasi lapangan, terutama wilayah yang masih terisolir di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

    “Bapak Presiden ingin mendapatkan laporan dari seluruh jajaran mengenai update penanganan tanggap darurat bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatra Utara dan Provinsi Sumatera Barat,” jelasnya.

    Dalam Ratas tersebut, Presiden Prabowo langsung menginstruksikan seluruh jajaran untuk memprioritaskan pemulihan akses jalur darat dan percepatan suplai logistik, terutama BBM, yang sempat terhambat akibat putusnya sejumlah ruas jalan dan jembatan utama.

    “Bapak Presiden langsung memberikan petunjuk untuk mempercepat daerah-daerah yang masih terisolir, kemudian juga mempercepat untuk distribusi BBM yang karena beberapa jalur terputus, sehingga distribusi terganggu,” ucapnya.

     

  • Prabowo Kembali Ke Daerah Terdampak Bencana di Aceh, Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Cepat

    Prabowo Kembali Ke Daerah Terdampak Bencana di Aceh, Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Cepat

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (6/12/2025). Pertemuan yang digelar di akhir pekan tersebut berlangsung untuk memastikan percepatan penanganan bencana di sejumlah wilayah di Sumatra.

    Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang hadir dalam rapat menegaskan bahwa Presiden ingin mendapatkan laporan terkini dan paling rinci dari jajaran terkait situasi lapangan, terutama wilayah yang masih terisolir di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

    “Bapak Presiden ingin mendapatkan laporan dari seluruh jajaran mengenai update penanganan tanggap darurat bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatra Utara dan Provinsi Sumatera Barat,” jelasnya.

    Dalam Ratas tersebut, Presiden Prabowo langsung menginstruksikan seluruh jajaran untuk memprioritaskan pemulihan akses jalur darat dan percepatan suplai logistik, terutama BBM, yang sempat terhambat akibat putusnya sejumlah ruas jalan dan jembatan utama.

    “Bapak Presiden langsung memberikan petunjuk untuk mempercepat daerah-daerah yang masih terisolir, kemudian juga mempercepat untuk distribusi BBM yang karena beberapa jalur terputus, sehingga distribusi terganggu,” ucapnya.

     

  • Dirjenpas Pastikan Penanganan Darurat Banjir di Lapas dan Rutan Sumatra Sesuai Prosedur

    Dirjenpas Pastikan Penanganan Darurat Banjir di Lapas dan Rutan Sumatra Sesuai Prosedur

    Liputan6.com, Jakarta – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi meninjau langsung Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Aceh pada Sabtu, 6 Desember 2025. Dia memastikan penanganan darurat lembaga pemasyarakatan (lapas), rumah tahanan (rutan), balai pemasyarakatan (bapas), hingga lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) yang terdampak banjir di wilayah Sumatera berjalan sesuai dengan prosedur.

    ”Peninjauan ini dimaksudkan untuk melakukan koordinasi  pemulihan layanan dan mitigasi lanjutan agar operasional UPT Pemasyarakatan Lapas, Rutan, Bapas dan LPKA tetap berjalan optimal serta mencegah risiko lanjutan, di samping memastikan keselamatan petugas dan warga binaan, kelancaran operasional serta penanganan darurat yang berjalan sesuai prosedur” kata Mashudi dalam keterangannya, Minggu (7/12/2025).

    Menurutnya, terdapat tujuh lapas dan Rutan di wilayah Aceh yang mengalami banjir, yaitu Lapas Perempuan Sigli, Lapas Lhokseumawe, Lapas Lhoksukon,Lapas Langsa, Laps Narkotika Langsa, Lapas Kuala Simpang dan Lapas Singkil. 

    Selain itu, ada pula lapas yang tidak dapat diakses lantaran jembatan dan jalan yang terputus, antara lain Lapas Idi, Lapas Bener Meriah, Lapas Takengon, Lapas Blangkejeren dan Lapas Kutacane bisa diakses melalui Medan.

    “Dampak kerusakan, ringan sampai dengan berat. Lapas Kuala Simpang terlihat paling parah, banjir air dan lumpur masih menggenangi sehingga kegiatan perkantoran masih lumpuh,” ujarnya.

    Kebutuhan sarana dan prasarana juga menjadi kebutuhan mendesak, seperti ketersediaan genset, lampu emergency, perlengkapan makan minum, pompa air dan senter, hingga steamer. Selain urusan fasilitas hunian warga binaan, terdapat pula petugas Lapas yang terdampak banjir hingga huniannya rusak berat.

     

    Kepala Lapas Enemawira, CS, dinonaktifkan setelah muncul dugaan bahwa ia memaksa narapidana yaitu warga binaan Lapas Enemawira memakan daging anj**g oleh Kalapas.

    Pihak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan langsung melakukan pemeriksaan. Kepala Lapas Enemawira berinisial CS diperiksa pada 27 Nov…