Category: Liputan6.com News

  • Kasus Kuota Haji, KPK Terima Pengembalian Uang Rp 100 Miliar dari PIHK

    Kasus Kuota Haji, KPK Terima Pengembalian Uang Rp 100 Miliar dari PIHK

    Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan dana pengembalian dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dalam kasus korupsi kuota haji mencapai Rp 100 miliar.

    “Sampai dengan saat ini sudah mencapai sekitar Rp 100 miliar, ini masih akan terus bertambah,” kata Juru Bicara (Jubir) KPK Budi Prasetyo di Gedung KPK, Jakarta Selatan Jumat (9/1/2026).W

    KPK juga mengimbau pihak-pihak lain yang terlibat agar mengembalikan uang dari hasil korupsi kuota haji. Pihak-pihak tersebut diminta agar kooperatif.

    “Oleh karena itu, KPK terus mengimbau kepada pihak-pihak PIHK, biro travel ataupun asosiasi yang masih ragu-ragu silakan bisa segera mengembalikan,” ucap dia.

    Diketahui, KPK telah menetapkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YQC) atau Gus Yaqut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 dan mantan stafsusnya, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, sebagai tersangka.

    “Terkait dengan perkara kuota haji, kami sampaikan update-nya bahwa confirmed, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Yang pertama Saudara YCQ selaku eks Menteri Agama, dan yang kedua Saudara IAA selaku stafsus Menteri Agama pada saat itu,” ucap Budi.

    Dia menerangkan bahwa penyidik menemukan keterlibatan aktif IAA dalam proses diskresi penentuan kuota haji, termasuk pendistribusian kuota serta dugaan aliran dana dari pihak PIHK dan biro travel haji.

    “Penyidik tentu mempertimbangkan peran-peran aktif yang dilakukan oleh tersangka saudara IAA dalam proses diskresi, kemudian juga bagaimana pendistribusian dari kuota haji tersebut, termasuk juga terkait dengan dugaan aliran uang dari pihak-pihak PIHK atau Biro Travel Haji kepada oknum di Kementerian Agama ini,” kata dia.

  • Perkokoh Sektor Industri sebagai Pilar Ekonomi Indonesia 2026

    Perkokoh Sektor Industri sebagai Pilar Ekonomi Indonesia 2026

    Tahun lalu, industri mencatat kinerja yang positif dan stabil. Perannya dalam menopang subsektor makanan dan minuman terlihat sangat jelas menjadi bagian dari subsektor makanan dan minuman yang merupakan kontributor utama industri pengoolahan nonmigas.

    Saat ini, 707 pabrik AMDK, dengan kapasitas terpasang sekitar 47 miliar liter per tahunnya. Tingkat utilitasi industri berada di atas 70 persen dan serapannya sekitar 46 ribu tenaga kerja langsung.

    Seperti yang dilanir, Daya saing industri diperkuat juga melalui penerapa standar mutu, 1.348 sertifikasi SNI yang aktif. Di saat yang sama, kontribusi ekspor menunjukkan pertumbuhannya, walaupun sementara jumlah pelaku industri mulai memasuki fase transformasi menuju Industri 4.0.

    Seluruh capaian menunjukkan bahwa industri tersebut tak hanya mengikuti arus pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berperan dalam mendorong stabilitas industri manufaktur nasional.

    Dengan proyeksi ekonomi nasional yang tetap solid, kebijakan yang didukung pemerintah, dan penguatan kelembagaan di tingkat asosiasi, industri AMDK memiliki peluang besar untuk terus bertumbuh pada 2026.

    Wadah untuk asosiasi disarankan untuk diperkuat, demi memberikan ruang konsolidasi bagi pelaku usaha agar lebih siap menghadapi dinamika global, meningkatkan efisiensi, dan juga memperluar kontribusi pada perekonomian.

    Bila momentum dikelola dengan baik, industri air minum kemasan tidak hanya menjadi sektor bisnis yang hanya tangguh, tapi juga bagian terpenting dari ekosistem ekonomi nasional yang mendorong penataan, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kualitas masyarakat.

    Pertumbuhan yang stabil, konsumsi domestik yang kuat, dan juga arah kebijakan industri yang jelas merupakan fondasi bagi pengembangan sektor-sektor strategis, termasuk untuk air minum.

    dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, standar mutu, dan keberlanjutan sumber daya, 2026 ini akan menjadi tahun penguatan posisi industri air minum dalam kemasan yang menjadi bagian integral dari ekonomi Indonesia.

  • Lobi Politik di Balik Wacana Kepala Daerah Lewat DPRD

    Lobi Politik di Balik Wacana Kepala Daerah Lewat DPRD

    Liputan6.com, Jakarta – Di balik ruang-ruang fraksi DPR, lobi politik kian gencar dilakukan. Wacananya mengerucut pada satu isu, ingin pemilihan kepala daerah atau Pilkada ke tangan DPRD.

    Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus mengamini hal itu. Bahkan, partainya yang menjadi salah satu pihak didatangi lantaran partai berlambang banteng bermoncong putih itu kian lantang menolak usulan kepala daerah dipilih DPRD.

    “Lobi-lobi, saya kira pembicaraan-pembicaraan, ngobrol-ngobrol sudah,” kata dia saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026).

    Meski tak menyebut sosok yang mendatangi partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu, Deddy menegaskan, sejauh ini PDIP belum goyah akan pilihan mereka.

    “Kita tetap tegas, teguh, agar Pilkada dipilih secara langsung. Bukan diwakilkan pada oligarki DPRD,” tutur dia.

    Bahkan, Deddy berharap, partainya tak sendiri dalam berjuang. Masih butuh banyak tangan agar rencana Pilkada dipilih DPRD runtuh. “Kita menunggu dukungan dari masyarakat sipil,” jelas dia.

    Sementara, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga membantah pernyataan Deddy.

    “Enggak ada tuh,” kata dia kepada Liputan6.com, Kamis (8/1/2026).

    Menurut dia, sejauh ini belum ada pembicaraan dengan partai politik yang tak setuju dengan opsi kepala daerah dipilih oleh DPRD.

    “Iya, yang saya tahu, tidak ada,” kata Viva.

    Di lain sisi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Sarmuji mengklaim, banyak publik yang menolak Pilkada dipilih DPRD lantaran salah persepsi.

    “Mungkin yang dibayangkan publik adalah desain pilkada model Orde Baru di mana keterlibatan publik hampir nihil,” kata Sarmuji kepada wartawan, Kamis (8/1/2026).

    Dia menyadari Pilkada tak langsung masih dianggap tak melibatkan masyarakat secara maksimal. Padahal, konsepnya masih di desain.

    “Kalaupun nanti ada perubahan desain pilkada, kita akan melibatkan semaksimal mungkin partisipasi publik dalam Pilkada tidak langsung,” klaim Sarmuji.

    Dia mencontohkan, masyarakat bisa dilibatkan dalam proses penjaringan calon kepala daerah hingga kampanye.

    “Rakyat bisa terlibat dalam proses penjaringan calon. Publik bisa berinteraksi langsung dengan kandidat melalui kampanye langsung, bisa didesain melalui tatap muka langsung, platform media sosial atau media lainnya. Yang penting publik bisa mengetahui bagaimana isi pikiran kandidat,” jelas Sarmuji.

    Bahkan, kata dia, meski bukan Pilkada langsung, namun akan tetap ada debat terbuka bagi calon.

    “Debat kandidat bisa tetap dilakukan. Dengan demikian publik akan menilai kualitas calon. Jika DPRD memilih calon yang tidak berkualitas dia akan dihukum rakyat di pemilu selanjutnya,” klaim Sarmuji.

     

  • Prabowo Akan Naikkan Bonus untuk Peraih Medali Emas di Asian Games: Saya Cek Menteri Keuangan

    Prabowo Akan Naikkan Bonus untuk Peraih Medali Emas di Asian Games: Saya Cek Menteri Keuangan

    Liputan6.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dirinya akan kembali menaikkan bonus bagi atlet peraih medali emas di Asian Games 2026.

    Dia sendiri memberikan kenaikan bonus sebesar Rp1 miliar untuk peraih medali emas SEA Games 2025, yang menjadi tertinggi sepanjang sejarah.

    Prabowo menyebut tantangan kedepannya akan semakin berat. Sebab, pemerintah telah menaikkan standar atau benchmark nominal bonus untuk atlet berprestasi pada SEA Games 2025.

    “Karena kita sudah kasih benchmark yang agak berat ini. Medali emas SEA Games Rp1 miliaf, gimana medali emas Asian Games, hah? Ya naik lah,” kata dia dalam acara pemberian penghargaan atlet Sea Games ke-33 Thailand Tahun 2025 di Istana Negara Jakarta, Kamis (8/1/2026).

    Kendati begitu, Prabowo tak dapat memastikan nominal kenaikan bonus untuk atlet berprestasi di Asian Games 2026. Dia mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

    “Tapi enggak tau naiknya berapa. Saya cek Menteri Keuangan,” ujar dia.

    Prabowo menekankan bonus tersebut merupakan penghargaan yang diberikan negara kepada atlet berprestasi. Sebab, para atlet telah mengorbankan tenaga dan waktu untuk berlatih agar dapat membawa pulang medali serta mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional.

    “Saudara korbankan waktumu, saudara korbankan tenagamu, saudara korbankan mungkin hal-hal yang saudara bisa hidup dengan enak, santai, tapi saudara latihan, saudara berjuang. Ini adalah penghargaan atas itu, penghargaan atas keringatmu, atas jerih payahmu,” tutur dia.

    Prabowo mengaku bangga dengan semangat atlet-atlet Indonesia. Prabowo berharap prestasi yang diraih di SEA Games dapat berlanjut di ajang Asian Games dan Olimpiade mendatang.

    “Kita berharap mubcul di ASIAN Games dengan terhormat, muncul di Olympic Games dengan terhormat. Indonesia negara besar, Indonesia negara kuat, Indonesia negara yang akan bangkit, saudara-saudara lambang kebangkitan bangsa Indonesia,” kata dia.

     

  • Melihat Proses Daur Ulang di Tangsel, Sampah Plastik Bisa Jadi Plakat hingga Bahan Bakar Minyak

    Melihat Proses Daur Ulang di Tangsel, Sampah Plastik Bisa Jadi Plakat hingga Bahan Bakar Minyak

    Liputan6.com, Jakarta – Kampanye daur ulang sampah jika diikuti, ternyata memiliki dampak yang sangat signifikan. Di Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, ada bank sampah yang mengelola sampah non organik lebih dari 3 ribu warga sekitar, untuk dijadikan berbagai barang dengan nilai jual yang tinggi.

    Direktur Utama Kertabumi Recycling Utama, Ikbal Alexander mengungkapkan, pemilahan sampah sedari rumah sangat menentukan kualitas produk daur ulang yang akan dihasilkan.

    “Kami mengolah 2 sampai 3 ton sampah non organik dari masyarakat, ada sampai 3 ribu masyarakat yang setiap hari memberikan sampah daur ulangnya. Padahal, idealnya kami butuh sekitar 20 sampai 30 ton sampah daur ulang yang layak pakai, untuk dihasilkan menjadi produk lainnya,” ujar Ikbal, Kamis (8/1/2026).

    Namun tentunya, masyarakat yang menjadi mitra bank sampah tersebut, sudah paham tidak sembarangan yang bisa didaur ulang menjadi produk lagi.

    “Untuk sampah tutup botol minuman, maksimal itu 7 menit dari pemakaian, tidak bisa dari TPA, jadi ketika dilebur, tidak ada atau tercemar zat-zat kontaminasi lain yang berbahaya. Karena kan mau didaur ulang dan jadi produk siap pakai kembali,” kata Ikbal.

    Menurutnya, sampah botol minuman kemasan plastik PET, seperti air minum kemasan, tutup galon plastik sekali pakai, tutup galon isi ulang, dan lain sebagainya memiliki nilai yang paling tinggi. Hal tersebut lantaran tutup botol tersebut biasanya yang paling aman dan food grade, sehingga bisa diolah untuk berbagai macam produk daur ulang.

    Meski begitu, Bank Sampah Kertabumi tetap menerima sampah dalam bentuk lain seperti plastik kantong kresek, bubblewrap, bungkus mie instan, bungkus kopi, dan berbagai macam kemasan non organik yang sulit didaur ulang.

    Nantinya, sampah-sampah tersebut akan diolah dengan mesin pyrolisis yang bisa merubah sampah menjadi solar dan bensin.

    “Dalam 5 kilogram sampah yang diolah, bisa menjadi 4-5 liter solar, lalu untuk bensin sekitar 50:50, dan kami gunakan kembali untuk kendaraan operasional di Bank Sampah ini,” katanya.

    Sedangkan, untuk proses pengolahan sampah tutup botol plastik setelah dipilah, petugas di Bank Sampah tersebut akan memilah sesuai warna. Lalu, selanjutnya tutup botol akan dicacah menggunakan mesin otomatis.

    Setelah berbentuk cacahan, plastik tersebut akan dipanaskan hingga berbentuk cair. Nantinya, plastik cair tersebut akan dibentuk persegi layaknya papan dengan cara dipadatkan menggunakan mesin press.

    Selanjutnya, padatan plastik yang telah seperti papan tersebut akan dipotong sesuai bentuk yang diinginkan menggunakan mesin CNC. Mesin tersebut layaknya robot yang diprogram dari komputer untuk bergerak memotong papan sesuai yang diinginkan, seperti plakat berbagai bentuk, tatakan gelas, dan lain sebagainya.

    “Bisa berbentuk apapun, selama 2 dimensi. Kami sudah menerima pesanan ratusan kerajinan dari berbagai pihak, seperti plakat, gantungan kunci, tapak gelas, dan lainnya,” jelasnya.

  • Momen Prabowo Hitung Medali Emas Martina Ayu, Istana Negara Bergemuruh Tepuk Tangan

    Momen Prabowo Hitung Medali Emas Martina Ayu, Istana Negara Bergemuruh Tepuk Tangan

    Momen Presiden menghitung medali Martina Ayu bukan sekadar gestur spontan. Aksi tersebut menjadi penegasan bahwa kerja keras dan pengorbanan para atlet Indonesia benar-benar diperhatikan dan dihargai oleh negara. Lebih dari itu, momen tersebut juga menjadi penyemangat bagi generasi atlet berikutnya untuk terus mengharumkan Merah Putih di kancah internasional.

    “Tadi sempat deg-degan di depan, deg-degan bisa bertemu langsung Presiden Pak Prabowo dan sangat dekat tadi di depan,” ucap Martina Ayu usai menerima bonus di Istana Negara.

    Prestasi Martina Ayu menjadi salah satu simbol keberhasilan besar kontingen Indonesia di SEA Games ke-33 Thailand. Secara keseluruhan, Tim Merah Putih finis di peringkat kedua klasemen akhir dengan raihan 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu.

    Capaian tersebut mencatat sejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya sejak 1995, Indonesia mampu menempati posisi kedua klasemen medali tanpa berstatus sebagai tuan rumah. Raihan 91 medali emas juga melampaui target Kementerian Pemuda dan Olahraga yang sebelumnya menargetkan 80 emas dan posisi tiga besar.

  • Seskab Teddy Rapat dengan Mendagri Tito, Bahas Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

    Seskab Teddy Rapat dengan Mendagri Tito, Bahas Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

    Menurut Seskab Teddy, Tito juga langsung bekerja usai ditunjuk Presiden Prabowo menjadi Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Khususnya, kata dia, melakukan proses pemulihan pascabencana di wilayah terdampak sesuai rencana strategis.

    “Setelah menerima penugasan dari Presiden, Mendagri langsung mengontrol dan mengoordinasi pelaksanaan pemulihan keadaan sesuai rencana strategis yang telah dibuat,” tutur Teddy.

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatra. Prabowo menunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjadi ketua.

    Sementata itu, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon ditunjuk menjadi wakil ketua. Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menjadi Ketua Dewan Pengarah Satgas.

    “Bapak Presiden telah memutuskan untuk membentuk satuan tugas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di 3 provinsi, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” kata Prasetyo usai taklimat awal tahun atau retret kabinet merah putih yang digelar Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa 6 Januari 2026.

    “Dan beliau menunjuk Bapak Tito Karvanian Medagri sebagai ketua satgas, yang didamlingi wakil ketua satgas Bapak Richard Tampubolon. Kemudian dibantu dewan pengarah yang akan diketuai Menko PMK,” sambungnya.

    Dia menjelaskan bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra memiliki dampak yang cukup luas. Prabowo meyakini Tito sebagai Mendagri mampu berkoordinasi dengan baik proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

    “Jadi pertimbangannya karna bencana kali ini yamg terdampak di 3 provinsi yang cukup luas dan dalam kapasitas beliau sebagai Menteri Dalam Negeri, Bapak Presiden memilki pertimbangan dan meyakini bahwa di bawah Mendagri dapat dikoordinasilan lebih baik,” kata Tito.

     

  • Tabung Bonus untuk Masa Depan

    Tabung Bonus untuk Masa Depan

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, bonus berupa uang yang diberikan pemerintah kepada atlet berprestasi merupakan bentuk penghargaan karena telah mengharumkan nama Indonesia. Dia menekankan bonus tersebut bukan upah.

    “Kalau kita memberi penghargaan berupa uang, maksudnya itu adalah mendorong untuk menjadi tabunganmu dalam masa-masamu yang akan datang,” ujar Prabowo dalam acara pemberian penghargaan atlet Sea Games ke-33 Thailand Tahun 2025 di Istana Negara Jakarta, Kamis (8/1/2026).

    “Bukan hanya kita seolah-olah membayar upah, tidak. Ini adalah penghargaan karena untuk mencapai tingkat seperti saudara,” sambungnya.

    Prabowo menyampaikan, para atlet telah mengorbankan tenaga dan waktu untuk berlatih agar dapat membawa pulang medali. Sehingga, kata dia, pemerintah memberikan penghargaan atas keringat dan jerih payah para atlet.

    “Saudara korbankan waktumu, saudara korbankan tenagamu, saudara korbankan mungkin hal-hal yang saudara bisa hidup dengan enak, santai, tapi saudara latihan, saudara berjuang. Ini adalah penghargaan atas itu, penghargaan atas keringatmu, atas jerih payahmu,” tutur Prabowo.

    Dia memahami bahwa seorang atlet membutuhkan mental yang kuat, terlebih mereka yang bertanding di ajang internasional. Dia menyebut para atlet harus tetap semangat berlatih, meskipun sudah lelah dan menyerah.

    “Orang yang tidak punya semangat tidak mungkin bisa tampil di tingkat internasional. Saudara mungkin pada saat lelah, capek, kram, sudah mau menyerah, tapi saudara mencari kekuatan dalam, kekuatan energi lagi demi negara, demi orang tua saya, demi kawan-kawan saya, saya tidak boleh menyerah,” kata Prabowo.

  • Polisi Amankan Fortuner yang Dimodifikasi Timbun 400 Liter Solar, Sopir Diduga Gunakan Narkoba

    Polisi Amankan Fortuner yang Dimodifikasi Timbun 400 Liter Solar, Sopir Diduga Gunakan Narkoba

    Liputan6.com, Jakarta – Polres Metro Depok turut membantu mengamankan mobil Fortuner yang dikemudikan DP (23) di tol Jagorawi KM 21. Didapati, selain melakukan penimbunan BBM, pengemudi mobil diduga menggunakan narkoba.

    Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan, pengamanan pengemudi Fortuner berawal dari petugas PJR dan Sat Narkoba Polres Metro Depok, mencurigai pengemudi Fortuner. Pengemudi diduga membawa narkoba saat melintas di jalan Tol Jagorawi.

    “Ada dugaan mobil R4 yang memang ditengarai membawa barang bukti narkoba, itu sudah diproses oleh SatNarkoba Polres Metro Depok,” ujar Made, Kamis (8/1/2026). Saat dilakukan pemeriksaan petugas kepolisian mencurigai Fortuner yang dikemudikan DP. Saat dilakukan pemeriksaan, pada mobil tersebut ditemukan BBM jenis solar dalam kondisi cukup banyak.

    “Diduga penyalahgunaan BBM karena menampung begitu banyak solar di dalam mobilnya,” jelas Made.

    Mengingat saat dilakukan penangkapan berada di wilayah hukum Kabupaten Bogor, maka Polres Metro Depok melakukan koordinasi dengan penegak hukum di wilayah Kabupaten Bogor.

    “Kita sudah melakukan koordinasi kepada Sat Reskrim Polres Bogor, berkas dan barang buktinya sudah kami limpahkan ke Polres Bogor Kabupaten kemarin,” terang Made.

    Saat disinggung terkait barang bukti narkoba, Made tidak bersedia memberikan penjelasan. Hal itu dikarenakan pemeriksaan adanya dugaan narkoba merupakan kewenangan Sat Narkoba Polres Metro Depok.

    “Silahkan bisa ditanyakan kepada penyidik Sat Narkoba. Tapi kita mengamankan tentu yang mengendarai ataupun sopirnya diamankan, barang bukti mobil R4 nya yang diduga melakukan penyalahgunaan BBM,” ucap Made.

  • Keberlanjutan Ubah Cara Industri Kuliner Bekerja, Kurangi Sampah Makanan dan Plastik

    Keberlanjutan Ubah Cara Industri Kuliner Bekerja, Kurangi Sampah Makanan dan Plastik

    Liputan6.com, Jakarta – Keberlanjutan di industri makanan kini menjadi prioritas operasional. Meningkatnya biaya pangan, regulasi, kekurangan tenaga kerja, dan harapan konsumen memaksa bisnis menata ulang cara makanan disiapkan, disimpan, dan dikemas.

    Limbah makanan dan sampah plastik menimbulkan tekanan finansial dan lingkungan. Dapur besar dan produsen makanan sering kehilangan bahan akibat porsi tidak konsisten, pembusukan, produksi berlebih, dan penyimpanan yang kurang baik.

    Plastik sekali pakai tetap banyak digunakan karena praktis dan menjaga keamanan pangan. Kemajuan keberlanjutan akan tercapai jika sampah makanan dan plastik ditangani secara bersamaan.

    Perubahan ini bersifat jangka panjang dan memengaruhi seluruh lini operasi. Penggunaan sumber daya yang boros tidak hanya membebani lingkungan, tetapi juga menurunkan daya saing bisnis.

    Saat ini, keberlanjutan diterapkan langsung di dapur, pabrik, hingga distribusi, menurut laporan Forbes Tech Council, Kamis (8/1/2026).

    Sebagian besar limbah makanan tidak berasal dari konsumen, melainkan terjadi selama operasional. Dapur restoran, fasilitas pengolahan, dan gudang penyimpanan menjadi titik utama pemborosan bahan pangan.

    Pengurangan limbah dimulai dari perbaikan cara kerja sehari-hari. Pelacakan stok yang rapi, perencanaan produksi yang jelas, dan standar persiapan bisa mengurangi kerugian sebelum memakai teknologi baru.

    Pengaturan porsi yang tepat, resep yang jelas, dan prosedur kerja yang disiplin membantu meminimalkan kesalahan manusia di dapur atau pabrik yang sibuk. Langkah ini penting untuk efisiensi dan keberlanjutan.

    Banyak bisnis boga di AS setiap malam menjual kelebihan makanan yang tidak terjual ke tempat sampah. Kini ada aplikasi ponsel yang membantu toko menjual kelebihan makanan mereka ke pelanggan yang membutuhkan dengan harga diskon. Berikut laporan Helmi…