Prabowo Sindir Bupati Aceh Selatan: Kurang Loyal ke Rakyat Saat Kritis
Category: Liputan6.com News
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444954/original/032041700_1765793341-IMG_4242.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Prabowo Buka Sidang Kabinet Paripurna dengan Doa Bersama untuk Rakyat Sumatra
Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat dan tokoh tidak datang ke lokasi bencana jika hanya untuk sekedar foto-foto dan dilihat kehadirannya. Kepala Negara menilai, saat ini ada kecenderungan budaya wisata bencana yang dilakukan sejumlah pihak.
“Saya mohon, jangan pejabat-pejabat, tokoh-tokoh datang ke daerah bencana hanya untuk foto-foto, hanya untul dianggap hadir mohon sebaliknya, kita tidak mau ada budaya wisata bencana. Jangan,” jelas Prabowo saat memimpin sidang kabinet paripurna yang dihadiri sejumlah menteri di Istana Negara Jakarta, Senin (15/12/2025).
Dia menegaskan, pejabat yang datang ke lokasi bencana harus memiliki tujuan untuk membantu mengatasi masalah. Prabowo meminta agar para pejabat negara tidak menjadikan warga terdampak bencana sebagai alat mendulang manfaat pribadi.
“Saya kira kalau unsur pimpinan datang yang punya tugas dan portofolio ke situ. Mohon ini saya lihat ada kecenderungan wisata bencana ini tidak bagus. Rakyat di situ jangan dijadikan objek,” jelasnya.
“Kita datang ke situ benar-benar untuk mencari masalah, melihat kesulitan dan bertindak. Kita lihat disini kurang air bersih apa tindakannya, di situ kurang BBM masih terisolasi, bagaimana tindakannya,” sambung Prabowo.
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985572/original/049767000_1730283410-WhatsApp_Image_2024-10-30_at_4.50.18_PM.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Tak Lagi Hanya Swasembada, Kini Bidik Keberlanjutan Pangan
Liputan6.com, Jakarta – Menjelang pergantiannya tahun 2025 ini, bagian sektor pertanian selalu berada di harapan dan kenyataan untuk kedepannya. Karena pertanian selalu menjadi sandaran kehidupan bagi jutaan masyarakat sekaligus sebagai penopang ketahanan bangsa.
Dan kenyataan yang terjadi sektor pertanian ini selalu diuji terus-menerus oleh perubahan iklim, tekanan pasar, keterbatasan dari lahan, sampai regenerasi pertani yang tidak ada ujung tuntasnya.
Dalam situasi ini, membahas tentang wajah baru pertanian bukan hanya sekedar menyusun proyeksi sebuah anga atau daftar target dalam produksi, tetapi upaya yang dilakukan dalam membaca arah zaman dan menimbang kesiapan untuk menghadapi masa depan.
Proyeksi sektor pertanian pada tahun 2026 di Indonesia diletakan dalam kerangka tersebut, hal ini akan menjadi gambaran prospektif mengenai kondisi pada pertanian Indonesia, serta menjadi alat analisis untuk memahami tren, peluang, dan juga tantangan yang akan dihadapi dalam jangka waktu beberapa tahun kedepan.
Di tahun 2026, pemerintah telah menetapkan target yang besar swasembada pangan yang direncanakan tercapai pada tahun 2026, lalu diperkuat lagi pada periode 2028-2029.
Fokus utama yang harus ditingkatkan produksi komoditas pangan strategis, khususnya pada beras, jagung, cabai, dan kembali dilanjutkan untuk diperkuat pada periode 2028-2029.
Dilansir dari Antara, pada hari Senin (15/12/2025), target yang dinginkan dari produksi beras mencapai 34,77 juta ton jagung 18 juta ton, cabai 3,08 juta ton, bawang merah 2 juta ton, serta tebu 39,5 juta ton atau setara dengan 2,8 juta ton gula.
Selain itu juga peningkatan pada produksi kopi, kakao, dan kelapa juga menjadi target, bersamaan juga dengan penguatan pupolasi sapi perah untuk mendukung program Makan Bergisi Gratis (MBG).
Target yang ingin dicapai tersebut menjadikan keseriusan pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi tergantung nya pada impor.
Sejumlah anak muda Afrika Selatan memenangkan lomba untuk membuat rumah tanpa emisi karbon. Desain rumah ini menggabungkan tenaga surya, pendingin pasif, penampungan air hujan dan kebun pangan, dan diharapkan bisa mengurang jejak karbon negara ini. B…
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444880/original/066651400_1765791365-1873.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Prabowo Bakal Beri Arahan soal Percepatan Pembangunan Papua
Agenda rapat tersebut akan digelar di Bappenas, dengan pembahasan lebih rinci mengenai konsep pembangunan Papua dan dihadiri oleh seluruh pihak terkait.
Adapun, arahan langsung dari Prabowo kepada seluruh kepala daerah se-Papua, anggota komite, tokoh-tokoh Papua, serta kementerian dan lembaga terkait ini akan menjadi puncak agenda percepatan pembangunan Papua.
Tito menegaskan, Prabowo memiliki komitmen yang sangat kuat untuk mendorong percepatan pembangunan di Papua secara menyeluruh dan terkoordinasi.
“Yang jelas, Bapak Presiden memiliki keinginan yang sangat kuat untuk mempercepat pembangunan di Papua,” katanya.
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1483308/original/021206200_1485336605-polda_metro4.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Gelar Perkara Khusus Kasus Tudingan Ijazah Palsu Digelar Besok, Pihak Jokowi Siap Hadir
Liputan6.com, Jakarta – Polda Metro Jaya menjadwalkan gelar perkara khusus terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (15/12) besok. Pihak Jokowi memastikan akan hadir dalam agenda tersebut.
Penasihat hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara, berharap gelar perkara khusus ini dapat memberikan kejelasan atas seluruh persoalan yang dipermasalahkan dalam kasus tersebut.
“Harapannya semua yang dianggap persoalan oleh para tersangka dapat terjawab dan kemudian perkaranya segera dilimpahkan ke persidangan melalui penuntut umum,” kata Rivai saat dikonfirmasi, Minggu (14/12/2025).
Namun menurut dia, gelar perkara khusus tidak dapat membahas pembelaan para tersangka karena menurut pasal 312 KUHP, hal itu hanya dapat diuji hakim.
“Jadi jelas bukan ranah penyidikan maupun penuntutan. Persidangan nanti juga bisa diikuti media dan masyarakat, sehingga jelas duduk persoalannya dan tidak terframing pihak tertentu saja,” dia menutup.
Sementara itu, Pengacara dari Roy Suryo cs, Abdul Gafur Sangadji menyatakan, kliennya dipastikan akan menghadiri gelar perkara khusus perihal kasus dugaan ijazah palsu milik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) besok.
Abdul memastikan, selaku tim hukum, dirinya sudah siap menghadapi gelar perkara khusus tersebut dengan mendampingi para kliennya yang sudah berstatus tersangka.
“Dari sisi materi, kami akan fokus kepada beberapa hal penting. Kami ingin mendapatkan kepastian daripada penyidik Polda Metro Jaya, apakah ijazah Pak Joko Widodo itu sudah disita atau belum,” jelas dia.
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430000/original/050997400_1764649358-1.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Update Korban Bencana Sumatera 14 Desember 2025: 1.016 Orang Meninggal, 212 Hilang dan 624…
Update Korban Bencana Sumatera 14 Desember 2025: 1.016 Orang Meninggal, 212 Hilang dan 624…
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429430/original/023326400_1764586244-PHOTO-2025-12-01-17-29-39.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358185/original/003389000_1758600333-1.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220657/original/051264800_1747288189-f74e327b-a827-471b-8447-d781aade73d4.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441469/original/023998200_1765509702-resbob.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422493/original/010755300_1763988568-Jepretan_Layar_2025-11-21_pukul_19.47.30.png?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)