Category: Liputan6.com News

  • Gempa M 5,6 di Pantai Selatan Bengkulu Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng

    Gempa M 5,6 di Pantai Selatan Bengkulu Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng

    Liputan6.com, Jakarta – Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,6 mengguncang pantai selatan Bengkulu hari ini pukul 08.10 WIB. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

    Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono mengungkapkan, episenter gempa berada di koordinat 5,56° LS dan 102,22° BT. Lokasinya terletak di laut, 24 km barat daya Enggano, Bengkulu Utara, pada kedalaman 22 km.

    “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng,” kata Daryono melalui keterangan tertulis, Sabtu (27/12/2025).

    Dia menjelaskan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa yang mengguncang pantai selatan Bengkulu memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

  • Kemenhut Kebut Bersihkan Sisa Kayu Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Kemenhut Kebut Bersihkan Sisa Kayu Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Di bagian wilayah Langkahan, Aceh Utara, tim gabungan dari Kemenhut, TNI, dan masyarakat dilanjutkan pembukaan akses jalan serta pembersihan material kayu sisa dari bencana.

    Gingga kini, akses jalan sepanjang satu kilometer itu berhasil untuk dibuka, disusul juga tambahan empat kilometer jalan desa. Pembersihan ini dilakukan di fasilitas pendidikan, termasuk SD Negeri 12 Langkahan.

    Di wilayah Sumatera Utara juga dilakukan di Desa Aek Ngadol, Desa Aek Ngadol, Desa Gangga, dan Hutan Godang yang dilakukan meliputi pembersihan kayu di sekitar jembatan, rumah warga yang terdampak, pembuatan parit untuk saluran air, serta penataan lalu lintas di bagian wilayah pasar.

    Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Novita Kusuma Wardani mengatakan bahwa keterlibat masyarakat menjadi kunci dalam keberhasilan pembersihan di lapangan.

    “Kami bekerja bersama masyarakat untuk memastikan akses vital dan fasilitas umum segera pulih, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial warga bisa kembali normal,” ucap Novita.

  • Kendaraan Sumbu Tiga Dilarang Masuk Jalan Tol Saat Libur Nataru: Membandel Akan Langsung Ditilang

    Kendaraan Sumbu Tiga Dilarang Masuk Jalan Tol Saat Libur Nataru: Membandel Akan Langsung Ditilang

    Liputan6.com, Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, kendaraan sumbu tiga dilarang melintasi jalan tol selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sebagaimana tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) serta hasil koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

    “Untuk jalur arteri juga sudah diatur waktunya, yaitu mulai pukul 17.00 hingga pagi hari,” kata dia di Jakarta, Sabtu (27/12/2025).

    Karena itu, seperti dilansir dari Antara, Agus mengimbau para pengusaha angkutan barang dan pengemudi kendaraan sumbu tiga untuk mematuhi kebijakan tersebut.

    Korlantas Polri, kata dia, akan melakukan penindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.

    “Kami akan melakukan tindakan tegas, termasuk penilangan, karena yang diprioritaskan adalah kegiatan kemanusiaan, keselamatan, serta kelancaran perjalanan masyarakat yang sedang melaksanakan Natal, tahun baru, dan liburan,” ungkap Agus.

    Di sisi lain, dia menyampaikan hasil evaluasi Operasi Nataru di mana menunjukkan tren positif pada aspek keselamatan lalu lintas, salah satunya turunnya angka fatalitas kecelakaan lalu lintas.

    “Korban kecelakaan lalu lintas dengan fatalitas meninggal dunia turun sebesar 23,23 persen,” kata Agus.

     

  • Hari H Natal 2025, Arus Lalu Lintas via Gerbang Tol Ciawi ke Puncak Alami Peningkatan

    Hari H Natal 2025, Arus Lalu Lintas via Gerbang Tol Ciawi ke Puncak Alami Peningkatan

    Sebelumnya, PT Jasamarga Transjawa Tol memperpanjang rekayasa lalu lintas contraflow di jalan Tol Jakarta-Cikampek untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas di ruas jalan tol itu pada momen libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kamis siang 25 Desember 2025.

    “Perpanjang contraflow di jalan Tol Jakarta-Cikampek itu diterapkan atas diskresi pihak kepolisian. Pada pukul 14.51 WIB, petugas melakukan penerapan contraflow dari KM 55 sampai KM 65 arah Cikampek ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek,” ujar VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paallo, dalam keterangannya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melansir Antara, Kamis 25 Desember 2025.

    Sedangkan sebelumnya atau mulai 08.54 WIB, lanjut dia, sempat diberlakukan contraflow KM 47 sampai KM 65 arah Cikampek ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

    Ia menyampaikan, contraflow diterapkan karena sepanjang Kamis pagi hingga siang ini, volume lalu lintas arah Cikampek di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek terpantau cukup padat. Bahkan sempat tersendat di titik menjelang rest area.

    Ria mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan, mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol.

    Ia juga menyampaikan agar pengguna jalan tol memastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan kecukupan daya, BBM dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan.

    “Sebagai upaya mengatasi kepadatan arus lalu lintas, pihak kepolisian dari Polres Karawang melakukan pengaturan buka-tutup rest area KM 57 jalan Tol Jakarta-Cikampek,” jelas Ria.

  • Sesuai Janji Presiden, tapi Ada Penyesuaian

    Sesuai Janji Presiden, tapi Ada Penyesuaian

    Liputan6.com, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir menyebut bonus atlet SEA Games Thailand 2025 masih dikaji Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Peninjauan mencakup besaran untuk peraih medali emas, perak, dan perunggu.

    “Ya memang tadi saya sampaikan mengajukan sesuai instruksi Presiden kepada pihak yang berwenang yaitu Menteri Keuangan. Mudah-mudahan satu atau dua hari ini kami kirimkan (skema bonus) angka-angkanya,” kata Erick, dilansir Antara, Jumat (26/12/2025).

    Erick mengatakan bahwa nantinya akan terdapat penyesuaian terkait dengan nominal bonus bagi para atlet yang mempersembahkan medali kepada tim Merah Putih. Sesuai dengan janji Presiden Prabowo Subianto yakni akan memberikan Rp 1 miliar kepada para atlet yang berhasil menggondol emas, namun Erick mengungkapkan terdapat penyesuaian bonus terkait dengan nomor pertandingan yang diikuti.

    Ditanya mengenai skema nominal bonus secara terperinci yang tengah disiapkan, Erick mengatakan bahwa masih belum bisa membeberkannya karena dalam tahap peninjauan Kemenkeu. Erick mengatakan bahwa bonus tersebut nantinya akan langsung ditransfer kepada para atlet.

    “Semua nanti langsung ditransfer ke akunnya masing-masing. Nah kami juga mohon kepada anak-anak saya, adik-adik atlet, benar-benar ditabung (uang bonus). Ini untuk masa depan,” ujar Erick.

    Tim Merah Putih tercatat mendulang 333 medali yang terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu pada ajang SEA Games Thailand 2025. Pencapaian tersebut membuat Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir atau berada di bawah juara umum yakni tuan rumah Thailand.

  • Pihak Wisma Sahabat Yesus Buka Suara, Bantah Isu Pelarangan Misa di Depok

    Pihak Wisma Sahabat Yesus Buka Suara, Bantah Isu Pelarangan Misa di Depok

    Sebelumnya, Wali Kota Depok, Supian Suri, angkat bicara terkait viralnya informasi pembatalan pelaksanaan Misa Natal di Wisma Sahabat Yesus, Pondok Cina, Depok.

    Pembatalan tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan setelah sebuah akun media sosial mengunggah informasi bahwa misa tidak dapat dilaksanakan karena terkendala perizinan. Supian membenarkan adanya pembatalan misa yang sedianya akan digelar pada 24–25 Desember 2025. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah antara pengelola Wisma Sahabat Yesus dengan warga sekitar dan aparatur kelurahan.

    “Informasi yang kami dapatkan semua sudah bersepakat. Tidak ada hal yang intinya bahwa pihak Wisma memang yang membatalkan rencana misa di Wisma, tetapi kita terus dalami,” ujar Supian, Kamis (25/12/2025).

    Supian menegaskan pembatalan dilakukan atas kesepakatan bersama tanpa adanya unsur pemaksaan. Ia menyebut Wisma Sahabat Yesus pada dasarnya merupakan tempat tinggal mahasiswa dan romo pendamping, bukan tempat ibadah gereja.

    “Sebetulnya Wisma itu kan memang buat para mahasiswi, mahasiswa yang tinggal di situ. Ada romonya, ada pembinaan. Dalam rangka Natal ini kemarin merencanakan ada misa di situ,” katanya.

    Sebelum rencana pelaksanaan misa, pihak Wisma Sahabat Yesus disebut telah melakukan komunikasi dan musyawarah dengan lingkungan sekitar serta aparatur pemerintah setempat.

    Dari hasil pembahasan tersebut, akhirnya disepakati misa tidak dilaksanakan di lokasi tersebut.

    “Tetapi kemarin sudah bermusyawarah dengan lingkungan, kita memonitor, sehingga informasi yang kami dapat sudah disepakati tidak melaksanakan misa di situ,” pungkas Supian.

  • Dinas Kebersihan Depok Klaim Tak Ada Masalah Pengangkutan Sampah Saat Libur Nataru: Sudah Diantisipasi

    Dinas Kebersihan Depok Klaim Tak Ada Masalah Pengangkutan Sampah Saat Libur Nataru: Sudah Diantisipasi

    Liputan6.com, Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, memastikan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), tak membuat pelayanan penganguktan sampah terganggu.

    “Pengambilan serta pengangkutan sampah kembali berjalan normal sesuai jadwal rutin di seluruh wilayah Kota Depok,” kata Kabid Kebersihan dan Kemitraan DLHK Kota Depok, Udara Kodratulloh atau akrab disapa Uut di Depok, Jumat (26/12/2025).

    Dia menuturkan, di masa perayaan malam pergantian Tahun Baru, pihaknya akan melakukan penambahan shift petugas kebersihan.

    Begitu armada kendaraan pengangkut sampah turut disiagakan untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah.

    “Peningkatan volume sampah biasanya terjadi pada momen pergantian tahun, hal itu yang kami antisipasi,” tutur Uut.

    “Kami ingin memastikan kebersihan di Kota Depok tetap terjaga, makanya kami lakukan shift tambahan,” sambungnya.

     

  • Rupiah Alat Pembayaran Sah, Tidak Boleh Ditolak di Dalam Negeri

    Rupiah Alat Pembayaran Sah, Tidak Boleh Ditolak di Dalam Negeri

    Menurut Said Abdullah, hingga saat ini pemerintah dan DPR belum melakukan revisi aturan yang menghapus kewajiban penerimaan uang tunai. Karena itu, setiap pihak di Indonesia tetap wajib menerima rupiah sebagai alat pembayaran.

    “Pemerintah dan DPR belum merevisi pembayaran dengan uang tunai (rupiah) maka wajib bagi siapapun di Indonesia untuk menerimanya,” ujarnya.

    Sebagai perbandingan, Said Abdullah menyinggung praktik di negara lain yang meskipun telah maju dalam sistem pembayaran non tunai, tetap menyediakan opsi pembayaran tunai bagi masyarakat.

    “Sebagai perbandingan, di Singapura, negara maju dengan layanan cashless paling baik saja mereka masih memberikan layanan pembayaran tunai hingga 3000 SGD, dan di banyak negara maju juga masih melayani pembayaran tunai,” ungkapnya.

    Ia menegaskan bahwa DPR tidak melarang penggunaan pembayaran non tunai dan bahkan mendukung inovasi tersebut. Namun, opsi pembayaran tunai tetap harus disediakan bagi masyarakat.

    “Kita tidak melarang, bahkan mendukung pihak merchant menggunakan pembayaran non tunai, akan tetapi jangan menutup pihak pembeli atau rekanan membayar dengan tunai, opsi itu harus tetap diberikan layanannya,” katanya.

    Said Abdullah juga menyoroti kondisi di sejumlah wilayah Indonesia yang belum sepenuhnya terjangkau layanan internet, serta masih rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat.

    “Apalagi di wilayah kita, tidak semua tercover layanan internet, sehingga tidak semua wilayah bisa menggunakan layanan non tunai. Pada saat yang sama sudah menjadi rahasia umum, literasi keuangan kita masih rendah,” ujarnya.

    Ia pun kembali menekankan agar Bank Indonesia memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini dan menindak tegas pelaku usaha yang menolak penggunaan rupiah.

    “Sekali lagi saya berharap Bank Indonesia menekankan ini kepada para pelaku usaha di Indonesia dan yang melakukan penolakan penggunaan mata uang nasional Rupiah ditindak,” tutup Said Abdullah.

  • KPK Hentikan Kasus Korupsi Izin Tambang Eks Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman

    KPK Hentikan Kasus Korupsi Izin Tambang Eks Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman

    Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi pemberian izin kuasa pertambangan eksplorasi dan eksploitasi, serta izin usaha pertambangan operasi produksi dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara tahun 2007-2014, yang melibatkan mantan Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman.

    Saat penyidikan, KPK menduga perbuatan tersangka Aswad Sulaiman telah merugikan keuangan negara hingga Rp 2,7 triliun.

    “Benar, KPK telah menerbitkan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) dalam perkara tersebut,” tutur Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (26/12/2025).

    Menurut Budi, KPK menghentikan kasus tersebut lantaran kurangnya alat bukti selama proses penegakan hukum. Dengan begitu, penyidik memutuskan untuk memberikan kepastian hukum, khususnya kepada para pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

    “Setelah dilakukan pendalaman pada tahap penyidikan, tidak ditemukan kecukupan bukti, sehingga KPK menerbitkan SP3 untuk memberikan kepastian hukum kepada pihak-pihak terkait,” jelas dia.

    Meski begitu, KPK tetap membuka peluang untuk menyidik kembali dugaan korupsi tersebut.

    “Jika masyarakat memiliki kebaruan informasi yang terkait dengan perkara ini maka dapat menyampaikannya kepada KPK,” Budi menandaskan. 

     

  • Gunung Semeru Erupsi Lagi Sore Ini, Warga Dilarang Aktivitas di Sepanjang Besuk Kobokan

    Gunung Semeru Erupsi Lagi Sore Ini, Warga Dilarang Aktivitas di Sepanjang Besuk Kobokan

    Saat ini, Gunung Semeru berada pada status level III (Siaga), sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi.

    “Masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi),” katanya.

    Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

    Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

    Kemudian, warga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.