Category: Liputan6.com News

  • 1,5 juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Pada H-7 sampai H+1 Libur Natal

    1,5 juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Pada H-7 sampai H+1 Libur Natal

    Liputan6.com, Jakarta – Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono menyampaikan, sebanyak 1.556.310 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-7 s.d H+1 atau pada Kamis, 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB sampai dengan Sabtu, 27 Desember 2025 pukul 06.00 WIB, atau pada libur Hari Raya Natal 2025.

    Data tersebut didapatkan dari data empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung). Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 16,21 persen jika dibandingkan lalu lintas normal.

    “Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 748.720 kendaraan (48,1 persen) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 446.404 kendaraan (28,7 persen) menuju arah Barat (Merak) dan 361.186 kendaraan (23,2 persen) menuju arah Selatan (Puncak),” kata Rivan dalam keterangannya, Sabtu (27/12/2025).

    Rivan  menjelaskan,  pada H+1 libur atau pada Jumat, 26 Desember 2025 pukul 06.00 WIB ssmpsi dengan Sabtu, 27 Desember 2025 pukul 06.00 WIB, lalu lintas meninggalkan Jabotabek di empat GT Utama tercatat mencapai 176.131 kendaraan atau meningkat 4,48 persen dari lalu lintas normal atau 168.571 kendaraan. 

    “Masih terjadi pergerakan masyarakat yang meninggalkan Jabotabek pada H-7 hingga H+1 Natal 2025. Di sisi lain, Jasa Marga juga sudah melihat adanya pergerakan arus kendaraan yang masuk ke wilayah Jabotabek pada H+1 Natal 2025. Jasa Marga mencatat arus lalu lintas di 4 GT Utama, sebanyak 153.529 kendaraan atau naik 6,78 persen dari lalu lintas normal (143.777 kendaraan),” ujar Rivan.

     

     

    Dua hari menjelang perayaan Natal, arus kendaraan di ruas Tol Cipularang, Purwakarta, Jawa Barat, terpantau ramai cenderung padat, Selasa.

  • IKN Diserbu 37.000 Pengunjung di Hari Pertama Libur Natal dan Tahun Baru

    IKN Diserbu 37.000 Pengunjung di Hari Pertama Libur Natal dan Tahun Baru

    Bagi masyarakat yang membawa kendaraan pribadi, kunjungan ke kawasan IKN bisa dilakukan langsung. Namun bagi pengguna transportasi umum, disarankan berhenti di rest area terlebih dulu dan melanjutkan perjalanan menuju kawasan inti menggunakan bus listrik yang telah disediakan. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga keteraturan dan kelancaran arus kunjungan di dalam kawasan.

    Selama dibuka untuk umum, pengunjung tidak hanya menikmati udara segar dan bentang alam khas Nusantara, tetapi juga menyaksikan langsung proses pembangunan ibu kota baru. Di Taman Kusuma Bangsa, pengunjung bisa mengenang jasa Proklamator seperti Soekarno dan Mohammad Hatta. Ada pula Plaza Seremoni, serta panorama senja yang teduh di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Sanggai.

    Tak hanya kawasan inti pemerintahan, sejumlah destinasi alam di sekitar IKN juga siap dinikmati. Wisatawan dapat menjelajah Gunung Parung, Bukit Batu Dinding Samboja, Bukit Teletubbies Samboja, hingga keindahan Samboja Lake View, Pantai Pinus Sanipah, dan kawasan konservasi BOSF Samboja Lestari yang sarat pengalaman edukatif tentang lingkungan.

    Menurut Troy, pengelolaan kunjungan selama Nataru juga menjadi momentum pembelajaran dalam menyiapkan sistem layanan publik di IKN ke depan.

    “Pelaksanaan Nataru menjadi evaluasi penting untuk menyempurnakan tata kelola kunjungan masyarakat, sehingga layanan publik ke depan bisa berjalan semakin efektif dan berkelanjutan,” pungkas Troy.

  • Kemenpar Rangkul Pelaku Wisata, Ciptakan Ekosistem Liburan Bermutu dan Berkelanjutan

    Kemenpar Rangkul Pelaku Wisata, Ciptakan Ekosistem Liburan Bermutu dan Berkelanjutan

    Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) merangkul para pelaku dan pemangku kepentingan pariwisata untuk memperkuat penerapan, serta pengembangan pariwisata yang berkualitas sebagai pendekatan pembangunan pariwisata nasional yang berkelanjutan.

    “Pariwisata berkualitas tidak dimaknai sebagai pariwisata kelas atas atau mahal.Pendekatan ini menekankan kualitas pengalaman wisatawan, kualitas destinasi dan tata kelolanya, kualitas sumber daya manusia dan layanan, serta kualitas dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang dihasilkan,” ujar Asisten Deputi Strategi Kemenpar I Gusti Ayu Dewi Hendriyani dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi, melansir Antara, Sabtu (27/12/2025).

    Diskusi yang dilakukan secara daring ‘Ruang Diskusi Strategi ke-12: Penerapan Quality Tourism di Indonesia”’ Dewi menjelaskan dalam beberapa tahun terakhir pariwisata Indonesia menunjukkan pemulihan dan pertumbuhan ke arah yang lebih positif.

    “Tetapi pertumbuhan semata dinilai belum cukup untuk menjawab tantangan jangka panjang sektor pariwisata,” ucap Dewi.

    Penliaian Dewi pembangunan pariwisata ke depan perlu diarahkan pada pendekatan yang lebih berkualitas, berkelanjutan, dan inklusif agar mampu menjawab tantangan lingkungan, sosial budaya, serta juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih merata untuk masyarakat.

    “Pariwisata yang berkualitas perlu menjadi kerangka strategis dalam pembangunan pariwisata nasional agar sektor tersebut benar-benar memberikan nilai tambahan bagi masyarakat, dan menjaga keberlanjutan destinasi, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global,” papar Dewi.

    Ramai wisatawan Indonesia memilih liburan ke luar negeri lantaran merasa wisata dalam negeri kian mahal, Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana berikan tanggapan dan ungkap sejumlah diskon tiket liburan!

  • Kemenpar Rangkul Pelaku Wisata, Ciptakan Ekosistem Liburan Bermutu dan Berkelanjutan

    Kemenpar Rangkul Pelaku Wisata, Ciptakan Ekosistem Liburan Bermutu dan Berkelanjutan

    Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) merangkul para pelaku dan pemangku kepentingan pariwisata untuk memperkuat penerapan, serta pengembangan pariwisata yang berkualitas sebagai pendekatan pembangunan pariwisata nasional yang berkelanjutan.

    “Pariwisata berkualitas tidak dimaknai sebagai pariwisata kelas atas atau mahal.Pendekatan ini menekankan kualitas pengalaman wisatawan, kualitas destinasi dan tata kelolanya, kualitas sumber daya manusia dan layanan, serta kualitas dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang dihasilkan,” ujar Asisten Deputi Strategi Kemenpar I Gusti Ayu Dewi Hendriyani dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi, melansir Antara, Sabtu (27/12/2025).

    Diskusi yang dilakukan secara daring ‘Ruang Diskusi Strategi ke-12: Penerapan Quality Tourism di Indonesia”’ Dewi menjelaskan dalam beberapa tahun terakhir pariwisata Indonesia menunjukkan pemulihan dan pertumbuhan ke arah yang lebih positif.

    “Tetapi pertumbuhan semata dinilai belum cukup untuk menjawab tantangan jangka panjang sektor pariwisata,” ucap Dewi.

    Penliaian Dewi pembangunan pariwisata ke depan perlu diarahkan pada pendekatan yang lebih berkualitas, berkelanjutan, dan inklusif agar mampu menjawab tantangan lingkungan, sosial budaya, serta juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih merata untuk masyarakat.

    “Pariwisata yang berkualitas perlu menjadi kerangka strategis dalam pembangunan pariwisata nasional agar sektor tersebut benar-benar memberikan nilai tambahan bagi masyarakat, dan menjaga keberlanjutan destinasi, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global,” papar Dewi.

    Ramai wisatawan Indonesia memilih liburan ke luar negeri lantaran merasa wisata dalam negeri kian mahal, Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana berikan tanggapan dan ungkap sejumlah diskon tiket liburan!

  • Buntut Kapal Tenggelam hingga 4 Turis Spanyol Hilang, Pelayaran ke Pulau Padar dan Komodo Ditutup Sementara

    Buntut Kapal Tenggelam hingga 4 Turis Spanyol Hilang, Pelayaran ke Pulau Padar dan Komodo Ditutup Sementara

    Sebelumnya, Tim Search And Rescue (SAR) gabungan berhasil mengevakuasi tujuh dari total 11 korban kapal wisata yang tenggelam di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (26/12/2025) malam.

    “Tim SAR gabungan setelah menerima informasi langsung menuju lokasi menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat,” kata Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman.

    Dua korban selamat merupakan wisatawan asing warga negara Spanyol. Sementara korban selamat lainnya yakni seorang pemandu wisata dan empat kru kapal.

    “Sebanyak tiga orang penumpang dievakuasi oleh Kapal Nepton yang melintas dari Labuan Bajo ke Pulau Padar dan empat lainnya dievakuasi oleh Tim SAR gabungan,” ujarnya.

    Adapun identitas wisatawan asal Spanyol yang dilaporkan masih dalam pencarian oleh Tim SAR gabungan yakni Martin Carreras Fernando, Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, dan Martinez Ortuno Enriquejavier.

  • Gelombang Tinggi dan Mesin Mati Jadi Penyebab Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo

    Gelombang Tinggi dan Mesin Mati Jadi Penyebab Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo

    Dia menjelaskan, saat pencarian terhadap para korban tim SAR gabungan melakukan penyisiran kurang lebih 1 nautical mile selama 3 jam, namun belum menemukan korban lainnya.

    Pencarian pada hari kedua, lanjut dia, mengerahkan sebanyak 40 personel yang terdiri dari KSOP Labuan Bajo, Basarnas, Baharkam Mabes Polri, Ditpolairud Polda NTT, Polairud Polres Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, serta potensi maritim dari asosiasi pemilik kapal dan tim penyelam dari Persatuan Penyelam Profesional Komodo (P3KOM).

    “Kurang lebih ada tujuh alat utama (alut) dengan hampir kurang lebih 40 personel yang kami kerahkan untuk di lapangan,” katanya, dikutip dari Antara.

    Apabila terjadi eskalasi cuaca yang memburuk saat pencarian para korban di lapangan, maka pos milik Balai Taman Nasional Komodo (TNK) di Pulau Padar akan digunakan sebagai shelter atau tempat menginap bagi tim SAR gabungan.

  • Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah hingga 1 Januari 2026

    Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah hingga 1 Januari 2026

    Liputan6.com, Jakarta – Direktur Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Andri Ramdhani meminta masyarakat waspada akan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, disertai kilat dan angin kencang pada di sejumlah wilayah.

    Berdasarkan data yang dimiliki, ancaman hujan lebat disertai angin terjadi pada periode 26–28 Desember 2025 di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, sebagian besar Pulau Jawa, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua Selatan.

    “Potensi angin kencang juga dapat terjadi di Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Maluku,” kata dia seperti dikutip Sabtu (27/12/2025).

    Memasuki periode 29 Desember 2025–1 Januari 2026, potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih dapat terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, dan Nusa Tenggara Barat, disertai potensi angin kencang di beberapa wilayah lainnya.

    Menurut dia, potensi di atas disampaikan sebagai gambaran kondisi cuaca yang bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer terkini. “Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan rencana perjalanan dan aktivitas dengan kondisi cuaca di wilayah masing-masing, mengenali potensi risiko yang mungkin terjadi,” jelas dia.

     

  • Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Tindakan TNI dalam Penanganan Demo di Aceh: Itu Melanggar Hukum

    Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Tindakan TNI dalam Penanganan Demo di Aceh: Itu Melanggar Hukum

    Liputan6.com, Jakarta – Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari Centra Initiative, DeJure, PBHI, IMPARSIAL, Raksha Initiatives, HRWG, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), mengecam mengecam tindakan represif dan penggunaan kekerasan yang dilakukan oleh aparat TNI di Aceh Utara yang berunjuk rasa terkait penanganan bencana.

    Para Koalisi Masyarakat Sipil melihat, tindakan tersebut justru bertentangan dengan tugas dan fungsi TNI yang seharusnya tidak turut campur dalam penanganan unjuk rasa atau demo.

    “Adanya pengibaran bendera putih atau pun bulan sabit, seharusnya tidak menjadi alasan bagi TNI untuk menggunakan pendekatan kekerasan. TNI seharusnya tidak menggunakan dalih ‘bendera bulan sabit’ untuk terlibat dalam penanganan unjuk rasa. Hal itu seharusnya bisa diselesaikan dengan cara dialogis oleh Pemerintah Aceh atau kepolisian,” demikian seperti dikutip, Sabtu (27/12/2025).

    Adapun, pengerahan pasukan dari Korem 011/Lilawangsa untuk menghalau penyampaian pendapat di muka umum yang terjadi pada 25 Desember 2025, justru menyalahi UU TNI sekaligus melanggar UUD 1945. 

    “Unjuk rasa atau penyampaian pendapat di muka umum adalah hak konstitusional warga negara dan dijamin oleh Konstitusi. Apalagi, unjuk rasa merupakan ekspresi sipil yang sah dalam ruang demokrasi. Kalau pun ada tindakan yang dianggap melanggar hukum atau terindikasi pidana, seharusnya menjadi wewenang kepolisian untuk menindaknya,” demikian seperti dikutip dari keterangannya.

    Seharusnya, dalam suasana kebatinan pemulihan pasca-bencana dan sejarah konflik bersenjata yang panjang, nampak bahwa TNI kurang memiliki sensitivitas dan kesadaran dalam menangani permasalahan sipil yang terjadi di masyarakat. 

    “Sekali lagi, Koalisi mengecam keras tindakan represif yang dilakukan oleh TNI kepada masyarakat sipil di Aceh Utara, dan mendesak kepada DPR dan pemerintah agar memerintahkan Panglima TNI  bertindak cepat dan tegas terhadap oknum TNI yang melanggar, agar tidak memunculkan trauma baru masyarakat AcehKami mendesak Pemerintah seharusnya fokus pada penanganan bencana di Aceh,” demikian seperti dikutip.

     

  • 68 Pejabat Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

    68 Pejabat Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

    Liputan6.com, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Korps Adhyaksa, menjelang akhir tahun 2025. Total ada 68 pejabat Kejaksaan Agung yang dimutasi.

    Hal ini tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-734/C/12/2025 Tanggal 24 Desember 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia. Surat tersebut ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan, Hendro Dewanto.

    “Dalam rangka mutasi dan penyegaran organisasi serta mengisi kekosongan jabatan-jabatan dalam rangka pelayanan dan penegakan hukum yang memerlukan kecepatan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, Jumat (26/12/2025).

    Daftar Lengkap Pejabat Dimutasi

    Dari 68 pejabat yang dimutasi, 43 di antaranya merupakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari). Berikut daftar lengkap 68 pejabat yang dimutasi Kejagung:

    1. Afrillianna Purba, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang menjadi Kepala Bidang Manajemen Sumber Daya Kesehatan Yustisial pada Pusat Kesehatan Yustisial Kejaksaan Agung

    2. Fajar Gurindro, jabatan sebelumnya Asisten Intelijen pada Kejaksaan TinggiLampung menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang

    3. Evi Hasibuan, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu menjadi Kepala Bagian Tata Usaha pada Pusat Kesehatan Yustisial Kejaksaan Agung

    4. Anggiat AP Pardede, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu

    5. Ryan Palasi, jabatan sebelumnya Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Jambi menjadiKepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar

    6. Andri Kurniawan, jabatan sebelumnya Asisten Pengawasan pada Kejaksaan Tinggi Bengkulu menjadi Kepala Bagian Tata Usaha pada Sekretariat Jaksa Agung Muda BidangPengawasan Kejaksaan Agung

    7. Sumantri, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir menjadi Asisten Pengawasan pada Kejaksaan Tinggi Bengkulu

    8. I Gede Widhartama, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Utara menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir

    9. Lingga Nuarie, jabatan sebelumnya Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Utara

    10. Futin Helena Laoli, jabatan sebelumnya Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat menjadi Inspektur Muda Keuangan III padaInspektorat Keuangan III Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung

    11. Hetty Cahyaningrum, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Blora menjadi Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat

    12. Khristiya Lutfiasandhi, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Blora

    13. Asvera Primadona, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih

    14. Bagus Nur Jakfar Adi Saputro, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan NegeriBelitung menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang

    15. Teuku Panca Adhyaputra, jabatan sebelumnya Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Maluku Utara menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Belitung

    16. Nurintan Marolop Novianti Octaviana Sirait, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi menjadi Kepala Subdirektorat Penyelenggara Pemerintah pada Direktorat Tata Usaha Negara Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung

    17. Banu Laksamana, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Bulukumba menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi

    18. Erwin J, jabatan sebelumnya Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Bulukumba

    19. Winro Tumpal Halomoan Haro Munthe, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan NegeriLamongan menjadi Kepala Subdirektorat Pendapat Hukum pada Direktorat Pertimbangan Hukum Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung

    20. Hendro Wasisto, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur menjadiKepala Kejaksaan Negeri Lamongan

    21. I Gusti Ayu Agung Fitria Chandrawati, jabatan sebelumnya Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bali menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur

    22. Baringin, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Blitar menjadi Kepala Bagian Kerjasama Pemulihan Aset dan Dukungan Teknis pada Sekretariat Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung

    23. Romulus Haholongan, jabatan baru Kepala Kejaksaan Negeri Blitar

    24. Fajar Syah Putra menjadi Kepala Bagian Tata Usaha dan Pengelolaan Pengamanan dan Pengawalan pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer Kejaksaan Agung

    25. Ridwan Sujana Angsar, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Medan

    26. Susanto Gani, menjadiKepala Subdirektorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Lainnya dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung

    27. Mochamad Jeffry, menjadi Kepala Subdirektorat Monitoring dan Evaluasipada Direktorat Pengendalian Operasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana KhususKejaksaan Agung

    28. Johnny William Pardede, menjadi Asisten Tindak Pidana Khusus pada KejaksaanTinggi Sumatera Utara

    29. Raden Roro Theresia Tri Widorini, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri menjadi Inspektur Muda Keuangan II pada Inspektorat Keuangan III Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung

    30. Rivo Chandra Makarupa Medellu, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri

    31. Nixon Nikolaus Nilla, menjadi Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasipada Direktorat D Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung

    32. Adyantana Meru Herlambang, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi menjadi Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Papua

    33. B. Hermanto, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi

    34. Rama Eka Darma, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa

    35. Dr. Ika Mauluddhina, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk menjadi Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Tinggi Jambi

    36. Dino Kriesmiardi, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk

    37. Zulham Pardamean, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Barito Selatan

    38. I Wayan Suardi, menjadi Asisten Tindak Pidana Umum pada KejaksaanTinggi Maluku

    39. R. Indra Senjaya, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung

    40. Rozano Yudistira, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Selatan

    41. Salman, jabatan sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan menjadi Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah

    42. Conny Novita Sahetapy Engel, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan

    43. I Putu Eka Suyantha, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Mimika

    44. Dr. Musafir, menjadi Asisten Pengawasan pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah

    45. Krisdianto, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar

    46. Fik Fik Zulrofik, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Bungo

    47. Dr. Fadjar, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara

    48. Zulfahmi, menjadiAsisten Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Tinggi Bengkulu

    49. Gunawan Wisnu menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim

    50. Sterry Fendy Andih, menjadiKepala Kejaksaan Negeri Buton

    51. Siswanto AS, menjadi Asisten Pemulihan Aset pada Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau

    52. Eka Nugraha, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan

    53. Janu Arsianto, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Seluma

    54. Adam Saimima, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura

    55. Nislianudin, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep

    56. Topik Gunawan, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur

    57. Vivi Eka Fatma, menjadi Kepala Bagian Penyusunan Rencana Anggaran dan Program Kerja pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung

    58. Dr. Ema Siti Huzaemah Ahmad, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Musi Rawas

    59. Erny Veronica Maramba, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya

    60. Dr. Armen Wijaya, menjadi Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsidan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung

    61. Budi Nugraha, menjadi Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Lampung

    62. Farriman Isandi Siregar, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan

    63. Hamidi, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Penukal Abab Lem

    64. Semeru, menjadibKepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi

    65. Eben Ezer Mangunsong, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau

    66. Budi Triono, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara

    67. Dr. Abvianto Syaifulloh, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah

    68. Olan Laurance Hasiholan, menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo.

  • Gempa M 5,6 di Pantai Selatan Bengkulu Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng

    Gempa M 5,6 di Pantai Selatan Bengkulu Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng

    Liputan6.com, Jakarta – Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,6 mengguncang pantai selatan Bengkulu hari ini pukul 08.10 WIB. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

    Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono mengungkapkan, episenter gempa berada di koordinat 5,56° LS dan 102,22° BT. Lokasinya terletak di laut, 24 km barat daya Enggano, Bengkulu Utara, pada kedalaman 22 km.

    “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng,” kata Daryono melalui keterangan tertulis, Sabtu (27/12/2025).

    Dia menjelaskan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa yang mengguncang pantai selatan Bengkulu memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.