Category: Kompas.com Nasional

  • Legislator Desak Dosen UIM yang Ludahi Kasir Disanksi Tegas: Dia ASN!

    Legislator Desak Dosen UIM yang Ludahi Kasir Disanksi Tegas: Dia ASN!

    Legislator Desak Dosen UIM yang Ludahi Kasir Disanksi Tegas: Dia ASN!
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani (Ari) meminta agar dosen Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) Amal Said (AS) disanksi tegas usai viral meludahi kasir swalayan.
    Ari turut mengungkit status Amal Said yang merupakan aparatur sipil negara (ASN).
    “Karena yang bersangkutan berstatus ASN, sanksi harus ditegakkan secara tegas dan proporsional sesuai peraturan, mulai dari sanksi disiplin ASN, sanksi etik oleh perguruan tinggi, hingga permintaan maaf terbuka, agar menimbulkan efek jera sekaligus menjadi pelajaran bahwa ruang publik dan dunia akademik menuntut sikap beradab, bukan arogansi,” ujar Ari kepada
    Kompas.com
    , Senin (29/12/2025).
    Ia menegaskan, sikap meludahi tersebut merupakan tindakan yang tidak beradab, merendahkan martabat kemanusiaan, dan sama sekali tidak dapat ditoleransi dalam kehidupan sosial mana pun.
    Dia berpandangan bahwa peristiwa tersebut sangat disayangkan dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
    “Dosen adalah pendidik sekaligus teladan moral di ruang publik, sehingga sikap arogan, apalagi tindakan meludah kepada pekerja layanan, jelas bertentangan dengan nilai etika akademik, adab sosial, dan martabat profesi pendidik,” jelasnya.
    Maka dari itu, Ari menyebutkan, alasan emosi tidak dapat menjadi pembenaran bagi Amal Said.
    “Alasan emosi tidak bisa dijadikan pembenaran, karena pengendalian diri justru menjadi bagian dari integritas seorang dosen,” imbuh Ari.
    Sebelumnya, Amal Said yang viral usai meludahi kasir swalayan meminta agar kasus bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
    Amal menyampaikan, setelah videonya tersebut viral di berbagai platform media sosial, nama baiknya pun tercoreng hingga karirnya sebagai dosen terancam.
    “Sekarang ini sudah rusak nama saya, bahkan mungkin juga berakibat ke tempat kerja saya ini. Rusak sekali saya ini. Satu detik saya berbuat itu, 33 tahun saya pegawai, mengajar, ribuan mahasiswa saya selesaikan, masa sedetik itu rusak segalanya, tidak sebanding,” kata Amal dikonfirmasi
    Kompas.com
    , Minggu (28/12/2025).
    Amal juga berharap kasus yang sudah dilaporkan ke pihak kepolisian ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
    Dia juga menyampaikan, agar kasir wanita berinisial N (21) juga mengakui kesalahannya sehingga masalah tersebut tidak berlarut-larut.
    “Harapan saya, orang itu juga harus sadar, mengakui juga dirinya punya kekhilafan, kita kan manusia bisa saling khilaf dalam kondisi tertentu. Saya tidak mau kasih panjang masalah, kalau bisa diselesaikan baik-baik saja, dosa-dosa saya tanggung sendiri,” ujar Amal.
    Amal menganggap saat peristiwa itu terjadi dirinya sama sekali tidak menyerobot antrean.
    “Awalnya memang saya singgah untuk membeli camilan, setelah saya ambil belanjaan, turunlah saya ke kasir, saya antre di situ, saya sama sekali tidak menyerobot, saya ikut antrean,” ucap Amal.
    Saat tengah mengantre, kasir yang tidak berada jauh darinya sudah kosong. Dia pun berinisiatif untuk pindah ke kasir tersebut.
    “Saya lihat ada kasir yang sudah kosong antreannya, jadi maksud saya supaya lebih ringkas apalagi masih ada orang di belakang saya, akhirnya saya ke sebelah ke kasir yang sudah kosong antreannya,” jelas dia.
    Amal mengaku, cara menegur kasir tersebut seakan-akan tidak menghargai dirinya hingga akhirnya dia tersinggung dan spontan meludahi petugas wanita itu.
    “Setelah saya ditegur itu saya merasa dilecehkan, merasa dihina, saya ini orang tua, masa saya diperlakukan seperti itu. Kalau orang Bugis-Makassar diperbuat begitu kayak seperti tidak hargai, dihinakan, begitu saya rasakan saat itu,” ujarnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Mensesneg Minta BMKG Monitor Cuaca dan Iklim Jelang Pergantian Tahun

    Mensesneg Minta BMKG Monitor Cuaca dan Iklim Jelang Pergantian Tahun

    Mensesneg Minta BMKG Monitor Cuaca dan Iklim Jelang Pergantian Tahun
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memonitor kondisi iklim dan cuaca menjelang pergantian tahun.
    Pasalnya, curah hujan biasanya meningkat pada bulan Desember dan Januari.
    “Kita terus meminta kepada
    BMKG
    untuk terus memonitor kondisi iklim dan cuaca karena bagaimana pun ini menjelang
    pergantian tahun
    , biasanya ini curah hujan meningkat di Desember maupun Januari,” kata Prasetyo dalam konferensi pers penanganan bencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).
    Tak hanya itu, ia juga meminta BMKG melakukan upaya
    mitigasi
    agar
    bencana hidrometeorologi
    basah dapat diminimalisir.
    Upaya ini perlu bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pendataan daerah.
    “Kami meminta upaya mitigasi-mitigasi berkoordinasi terus-menerus dengan Kementerian Dalam Negeri supaya daerah-daerah yang memang rawan bencana untuk bisa segera melakukan langkah-langkah antisipatif,” kata Prasetyo.
    Lebih lanjut Prasetyo menjabarkan, pihaknya juga berupaya memonitor bencana lain yang terjadi, selain di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
    Termasuk, bencana banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang cukup besar serta kecelakaan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
    “Ada beberapa desa yang terdampak. Kami sudah minta kepada BNPB untuk juga melakukan monitoring dan tentu saja kalau memerlukan penanganan-penanganan darurat khusus juga ditangani secepat-cepatnya,” beber dia.
    Di sisi lain, ia meminta seluruh jajaran TNI/Polri hingga Kementerian Perhubungan bekerja cepat melakukan penanganan.
    “Bekerja keras secepat mungkin untuk melakukan penanganan-penanganan karena menurut informasi terakhir korban masih belum ditemukan,” kata Prasetyo.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • PDI-P: Bencana di Aceh adalah Luka Seluruh Bangsa, Jangan Tarik ke Politik

    PDI-P: Bencana di Aceh adalah Luka Seluruh Bangsa, Jangan Tarik ke Politik

    PDI-P: Bencana di Aceh adalah Luka Seluruh Bangsa, Jangan Tarik ke Politik
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    PDI-P menegaskan bahwa bencana alam yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera harus dipandang sebagai persoalan kemanusiaan, bukan ditarik ke dalam kepentingan politik.
    Penegasan ini disampaikan merespons insiden bentrokan antara warga dan aparat di Aceh Utara yang dipicu pengibaran bendera
    Gerakan Aceh Merdeka
    (GAM) sebagai bentuk protes atas penanganan bencana.
    “Luka di Aceh, di Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akibat bencana adalah luka seluruh anak bangsa. Maka jangan masukkan hal-hal yang sifatnya politis,” ujar Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto saat ditemui di Sekolah Partai PDI-P, Jakarta Selatan, Senin (29/12/2025).
    Oleh karena itu, lanjut Hasto, negara dituntut hadir secara cepat dan konkret untuk memulihkan kehidupan masyarakat terdampak.
    “Kita harus berbicara soal kemanusiaan dan gotong royong untuk membantu mereka,” kata dia.
    Hasto menekankan bahwa di Negara Kesatuan Republik Indonesia hanya terdapat satu bendera yang diakui, yakni Merah Putih.
    Namun, dia mengingatkan agar situasi darurat akibat bencana tidak dibebani dengan kepentingan politik kekuasaan.
    “Dalam situasi yang terjadi saat ini di Aceh, kita harus melihat adanya harapan-harapan kepada kita semua, seluruh bangsa Indonesia, termasuk pemerintah, terkait dengan penanganan bencana yang cepat,” kata Hasto.
    Menurut Hasto, bencana seharusnya menjadi momentum yang menyatukan seluruh elemen bangsa dalam semangat kemanusiaan dan gotong royong.
    Untuk itu, dia meminta pemerintah dan pihak-pihak terkait agar menahan diri dan tidak memasukkan aspek politik.
    Khususnya yang berkaitan dengan kekuasaan, dalam situasi penanganan bencana.
    “Jangan masukkan aspek-aspek politik berkaitan dengan bencana ini. Politik kekuasaan. Intinya, bencana ini menyatukan kita secara kemanusiaan, menggelorakan gotong royong kita untuk membantu mereka,” tegas Hasto.
    Hasto menambahkan, kesigapan pemerintah dalam melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sangat penting dilakukan.
    Dia menyebutkan, pemulihan fasilitas sosial dan pembangunan kembali perumahan rakyat harus segera dilakukan guna membangun harapan baru bagi masyarakat korban bencana.
    “Diperlukan kesigapan dari pemerintah untuk secepatnya turun tangan, melakukan rehabilitasi terhadap fasilitas-fasilitas sosial dan juga perumahan-perumahan rakyat, membangun suatu harapan baru, serta menyatukan diri dalam upaya pemulihan bencana dengan seluruh dampak-dampaknya,” kata Hasto.
    Diberitakan sebelumnya, aksi demonstrasi Gerakan Rakyat Aceh Bersatu (GRAB) di Desa Landing, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, yang digelar pada Kamis (25/12/2025), berakhir dengan kericuhan.
    Kericuhan diduga dipicu oleh tindakan represif aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang merampas atribut bendera bulan bintang hingga berujung pada dugaan penganiayaan terhadap peserta aksi.
    Koordinator aksi, Muhammad Chalis, mengungkapkan bahwa sebanyak enam peserta demonstrasi menjadi korban pemukulan oleh oknum TNI.
    Salah satu korban, Pon Satria, mengalami luka di bagian bibirnya.
    “Dipukuli dengan popor senjata, sasarannya bukan hanya yang membawa bendera, tapi yang tidak membawa bendera bintang bulan pun dipukuli juga,” kata Chalis saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/12/2025).
    Selain perampasan atribut, oknum TNI berinisial Praka Junaidi diduga melakukan perampasan dan intimidasi terhadap Fazil, yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Lhokseumawe.
    Perampasan ponsel Fazil itu pun dibenarkan Komandan Kodim 0103 Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, yang menyebut adanya tindakan perampasan ponsel wartawan oleh salah satu personelnya.
    “Sejujurnya saya akui tindakan itu tidak bisa dibenarkan. Untuk anggota kami, tentu akan ada tindakan aturan yang berlaku di militer,” ujar Jamal Dani Arifin, Jumat (26/12/2025).
    Menanggapi kericuhan yang terjadi, TNI menyebut bahwa mereka menemukan ada bendera bulan bintang yang identik dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
    “Sebagian mengibarkan bendera bulan bintang yang identik dengan simbol GAM,, disertai teriakan yang dinilai berpotensi memancing reaksi publik dan mengganggu ketertiban umum, khususnya di tengah upaya pemulihan Aceh pascabencana,” tulis Puspen TNI.
    TNI menegaskan, pelarangan pengibaran bendera bulan bintang didasarkan pada ketentuan hukum yang berlaku.
    “Karena simbol tersebut diidentikkan dengan gerakan separatis yang bertentangan dengan kedaulatan NKRI, sebagaimana diatur dalam Pasal 106 dan 107 KUHP, Pasal 24 huruf a, UU Nomor 24 Tahun 2009, serta PP Nomor 77 Tahun 2007,” tulis Puspen TNI.
    Saat proses pembubaran, sempat terjadi adu mulut antara aparat dan massa.
    TNI mengeklaim, terdapat oknum masyarakat yang melakukan pemukulan terhadap aparat, termasuk Komandan Kodim dan Kapolres yang turut berada di lokasi.
    TNI juga mengamankan seorang pedemo yang kedapatan membawa senjata api saat aksi unjuk rasa itu berlangsung pada Kamis (25/12/2025) hingga Jumat (26/12/2025) dini hari.
    Saat dilaksanakan pemeriksaan, aparat menemukan satu orang yang membawa satu pucuk senjata api jenis Colt M1911, yakni jenis pistol.
    Aparat juga menemukan amunisi, magasin, dan senjata tajam.
    Satu orang yang membawa pistol Colt tersebut kemudian diserahkan TNI ke polisi agar diproses sesuai hukum yang berlaku.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pratikno: 1.050 Hunian Sementara Sudah Dibangun untuk Korban Banjir Sumatera

    Pratikno: 1.050 Hunian Sementara Sudah Dibangun untuk Korban Banjir Sumatera

    Pratikno: 1.050 Hunian Sementara Sudah Dibangun untuk Korban Banjir Sumatera
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa 1.050 hunian sementara (huntara) sudah dibangun untuk korban banjir Sumatera.
    “Per 28 Desember
    Huntara
    di tiga provinsi sudah mulai dibangun dan sebagian sudah selesai, yaitu sebanyak total proses pembangunan dan sebagian sudah selesai itu totalnya 1.050 unit hunian,” ucap Pratikno dalam konferensi pers di Lanud Halim, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).
    Pratikno menjelaskan, pembangunan huntara dilakukan oleh berbagai pihak, mulai dari BNPB hingga BUMN sebagai percepatan pemulihan bagi warga yang terdampak di tiga provinsi.
    “Yang dibangun BNPB bersama daerah ada 450, sedangkan yang dibangun Danantara beserta jajaran BUMN itu 600 unit huntara,” ujarnya.
    Untuk sektor ekonomi, Pratikno menyampaikan bahwa terdapat 112
    pasar tradisional
    yang terdampak di Aceh.
    “Ini saat ini 18 sudah sepenuhnya beroperasi. Di Sumut ada 47 pasar terdampak, kini 46 pasar sudah beroperasi, masih satu yang dalam proses percepatan,” tuturnya.
    Di Sumbar terdapat 3 pasar terdampak, kini 2 pasar di antaranya sudah mulai beroperasi dan ada satu dalam proses percepatan pemulihan.
    “Pemerintah akan terus mempercepat kembali aktifnya pasar-pasar tradisional ini melalui penataan infrastruktur, pembersihan, dan juga dukungan keterlibatan dari KL-KL yang terkait,” ucapnya.
    Sementara
    sektor pendidikan
    , terdapat 3.700 sekolah yang terdampak bencana, sekitar 3.100 di antaranya mengalami kerusakan berat.
    Pemerintah menargetkan kegiatan belajar mengajar di Aceh, Sumut, dan Sumbar dapat kembali dimulai pada 5 Januari 2026.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pemerintah Tambah 280 Perangkat Starlink untuk Daerah Banjir Sumatera

    Pemerintah Tambah 280 Perangkat Starlink untuk Daerah Banjir Sumatera

    Pemerintah Tambah 280 Perangkat Starlink untuk Daerah Banjir Sumatera
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah menambah 280 unit perangkat Starlink untuk mempercepat jaringan komunikasi pascabencana Sumatera.
    “Untuk daerah yang belum pulih ditambahkan
    Starlink
    , kami saat ini menambah 280 unit dan bersamaan dengan itu percepatan pemulihan
    jaringan komunikasi
    terus dilakukan,” ujar Pratikno dalam konferensi pers di Lanud Halim, Senin (29/12/2025).
    “Terkait listrik, pengiriman genset, mobil penjernih air, truk tangki, sumur siap pakai, toilet darurat, dan berbagai alat lainnya terus ditambahkan, diperluas pengoperasiannya,” ucapnya.
    “Di Aceh terdapat tujuh kabupaten/kota yang sudah masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi, sedangkan 11 kabupaten/kota di Aceh masih memperpanjang masa tanggap darurat,” kata dia.
    Kemudian, di Sumatera Utara sebanyak delapan kabupaten/kota yang masuk ke tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi dan delapan kabupaten/kota masih berstatus tanggap darurat.
    Lalu, di Sumatera Barat terdapat 10 kabupaten/kota yang masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi dan tiga kabupaten/kota berada dalam fase tanggap darurat.
    Pratikno juga menyampaikan perihal operasional rumah sakit umum daerah (RSUD) yang kini sudah mulai pulih.
    “Yang alhamdulillah perlu kita syukuri saat ini seluruh RSUD telah beroperasi, masih ada sebagian yang belum beroperasi penuh,” ucapnya.
    Sedangkan, dari 867 puskesmas yang terdampak, tersisa delapan yang masih dalam tahap
    recovery
    dan dilakukan percepatan pemulihan.
    “Kami terus melakukan pengiriman fasilitasi relawan para dokter spesialis, dokter umum, dan juga calon dokter yang
    internship
    menjadi relawan kesehatan di daerah terisolir,” tuturnya.
    Para relawan tenaga kesehatan akan fokus pada layanan kesehatan dasar, bedah minor, dan trauma
    healing
    untuk para korban bencana.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pemerintah Kirim 1.000 Genset ke Wilayah Terdampak Bencana Sumatera

    Pemerintah Kirim 1.000 Genset ke Wilayah Terdampak Bencana Sumatera

    Pemerintah Kirim 1.000 Genset ke Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pemerintah mengirimkan 1.000 genset ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat.
    Pengiriman 1.000 genset itu merupakan bagian dari upaya pemulihan
    listrik
    di daerah terdampak banjir dan longsong oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
    “Menteri ESDM mengirimkan 1.000 genset yang akan dibagi di tiga provinsi,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam konferensi pers daring, Minggu (28/12/2025).
    Pengiriman 1.000 genset ke wilayah terdampak bencana di Sumatera menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU) pada Sabtu (27/12/2025).
    Bantuan genset dengan kapasitas rata-rata 5 sampai 7 KVA diberikan untuk daerah-daerah yang hingga kini belum dialiri listrik di rumah hingga tenda-tenda pengungsian.
    “Ini sudah diterima di posko kita di Bener Meriah sebanyak 125 genset,” ujar Abdul.
    Dalam forum yang berbeda, pemerintah menyampaikan bahwa jaringan listrik di sebagian besar kabupaten/kota yang terdampak bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat secara bertahap mulai pulih.
    Kendati demikian, gangguan masih terjadi di sejumlah wilayah terpencil, sehingga layanan listrik dan komunikasi sementara mengandalkan perangkat darurat.
    “Terkait pelayanan dasar, kondisi jaringan listrik di sebagian besar kabupaten kota telah berangsur pulih meskipun masih terjadi gangguan di beberapa desa akibat kerusakan jaringan dan tiang listrik,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (19/12/2025).
    Selain listrik, Pratikno menyebut layanan komunikasi juga menunjukkan perbaikan, meski belum sepenuhnya normal di daerah terpencil.
    “Jaringan komunikasi juga berangsur membaik meskipun di wilayah terpencil masih mengandalkan dukungan perangkat darurat seperti Starlink, radio HT, dan telepon satelit,” ujar Pratikno.
    Menurut Pratikno, pemulihan layanan dasar terus diintensifkan seiring dengan perbaikan infrastruktur pascabencana.
    Ia juga menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah terdampak, khususnya di Sumatera Barat dan Sumatera Utara, sebagian besar telah kembali berfungsi.
    Proses pemulihan tersebut dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat.
    “Berkat kerja keras seluruh komponen bangsa, telah tercapai cukup banyak kemajuan dan perkembangan yang signifikan,” kata Pratikno.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Sebagian Besar Indonesia Hari Ini

    BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Sebagian Besar Indonesia Hari Ini

    BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Sebagian Besar Indonesia Hari Ini
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan akan mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia pada Senin (29/12/2025).
    Dilansir
    ANTARA
    , prakirawan
    BMKG
    , Bintari, pada kanal Youtube yang diikuti di Jakarta menyampaikan bahwa
    hujan
    diawali dari Pulau Sumatera.
    Hujan ringan akan turun di Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Padang, Bengkulu, dan Palembang, sedangkan Bandar Lampung berpotensi hujan dengan intensitas sedang.
    “Waspadai hujan petir yang dapat terjadi di wilayah Jambi dan Pangkal Pinang,” katanya.
    Beralih ke Pulau Jawa, cuaca diprakirakan berawan tebal di Yogyakarta dan Surabaya, sementara hujan ringan diprakirakan mengguyur wilayah Jakarta, Bandung, Semarang.
    “Kota Serang berpotensi hujan dengan intensitas sedang,” ujar dia.
    Bergerak ke wilayah Kalimantan, Kota Pontianak dan Samarinda diprakirakan hujan ringan, sementara Tanjung Selor akan diguyur hujan dengan intensitas sedang.
    “Waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Palangka Raya dan Banjarmasin,” ucap Bintari.
    Beranjak ke wilayah Bali dan Nusa Tenggara, cuaca diprakirakan berawan di Denpasar, sedangkan hujan ringan berpotensi mengguyur wilayah Mataram.
    Masyarakat diminta untuk waspada hujan petir yang dapat terjadi di Kota Kupang.

    Kemudian untuk Pulau Sulawesi, cuaca diprakirakan hujan ringan di wilayah Gorontalo, Palu, Mamuju, Manado, dan Kendari, sedangkan Makassar berpotensi hujan dengan intensitas sedang.
    Bergeser ke wilayah Maluku, cuaca di Kota Ternate dan Ambon diprakirakan hujan ringan.
    Sementara itu untuk wilayah Papua, Kota Jayapura diprakirakan berawan tebal, sementara Kota Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya akan diguyur hujan dengan intensitas ringan. Sedangkan untuk wilayah Merauke diprakirakan hujan dengan intensitas sedang.
    BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk waspada hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Romo Mudji Sutrisno Meninggal Dunia

    Romo Mudji Sutrisno Meninggal Dunia

    Romo Mudji Sutrisno Meninggal Dunia
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Romo Mudji Sutrisno meninggal dunia di Rumah Sakit St Carolus, Jakarta, Minggu (28/12/2025) tadi malam.
    “Telah meninggal dunia saudara kita, P Franciscus Xaverius
    Mudji Sutrisno
    , SJ (71 tahun) pada hari Minggu, 28 Desember 2025, pukul 20.43 di RS Carolus, Jakarta,” kata Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignasius Suharyo, menyampaikan
    kabar duka
    tersebut, kepada Kompas.com, Senin (29/12/2025).
    Mudji Sutrisno yang dikenal sebagai budayawan, rohaniwan, sekaligus pengajar Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara.
    Mudji Sutrisno wafat pada usia 71 tahun karena sakit.
    “Karena sakit,” tulis informasi yang disampaikan Ignasius Suharyo.
    Meninggalnya Mudji Sutrisno juga dikonfirmasi oleh salah satu alumni STF Driyarkara yang juga mantan Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo.
    Misa requiem akan digelar pada Senin (29/12/2025) dan Rabu (30/12/2025) pukul 19.00 WIB di Kapel Kolese Kanisius, Jakarta.
    Jenazahnya akan diberangkatkan ke Girisonta, Semarang, Jawa Tengah, pada tanggal 30 Desember 2025 pukul 21.00 WIB.
    Prosesi pemakaman akan diadakan pada tanggal 31 Desember 2025, didahului dengan Ekaristi pukul 10.00 di Gereja Paroki, lantas dilanjutkan dengan pemakaman di Taman Mari Ratu Damai, Girisonta.
    “Mari kita iringi kepergian Romo Mudji menghadap Tuhan dengan doa dan Ekaristi bersama,” tulis kabar duka yang disampaikan Ignasius Suharyo.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Buruh Demo di Istana Besok, Tuntut Kenaikan UMP DKI Jakarta 2026 Jadi Rp 5,89 Juta

    Buruh Demo di Istana Besok, Tuntut Kenaikan UMP DKI Jakarta 2026 Jadi Rp 5,89 Juta

    Buruh Demo di Istana Besok, Tuntut Kenaikan UMP DKI Jakarta 2026 Jadi Rp 5,89 Juta
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan buruh akan melakukan aksi demonstrasi di Istana, Jakarta Pusat pada Senin (29/12/2025) dan Selasa (30/12/2025).
    Said menyebut para buruh akan membawa isu utama berupa menolak nilai kenaikan
    UMP DKI 2026
    , dan juga menolak UMSK se-Jawa Barat yang tidak sesuai dengan konstitusi.
    Menurut Said, penolakan tersebut didasarkan pada sejumlah alasan, yang mana salah satunya adalah tidak masuk akal jika biaya hidup di Jakarta lebih rendah dibandingkan Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kabupaten Karawang.
    Hal ini tecermin dari penetapan UMP DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta per bulan, sedangkan upah minimum di Bekasi dan Karawang pada tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 5,95 juta per bulan.
    “Mari kita lihat fakta di lapangan. Apakah masuk akal jika perusahaan-perusahaan besar seperti Bank Mandiri Kantor Pusat, Bank BNI Kantor Pusat, Standard Chartered Bank, perusahaan-perusahaan asing yang berkantor di kawasan Sudirman dan Kuningan, serta perusahaan-perusahaan raksasa lainnya di Jakarta memiliki upah lebih rendah dibandingkan pabrik panci di Karawang?” ujar Said kepada
    Kompas.com
    , Minggu (28/12/2025).
    “Upah buruh di pabrik panci lebih tinggi dibandingkan upah di bank-bank internasional, bank-bank Himbara, dan perusahaan-perusahaan raksasa asing yang berkantor di Jakarta. Jelas hal ini tidak masuk akal,” sambungnya.
    Menurut Said, tidak mungkin daya beli di Jakarta lebih kecil dibandingkan daya beli di Bekasi dan Karawang.
    Said pun menuntut agar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merevisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi Rp5,89 juta per bulan.
    Adapun aksi ini dilakukan karena persoalan di tingkat gubernur dinilai telah buntu.
    Satu-satunya jalan, kata Said, adalah menyampaikan aspirasi langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
    “Jika aspirasi tersebut tidak didengar,
    KSPI
    menegaskan bahwa aksi akan terus berlanjut pada Januari, Februari, dan seterusnya, bahkan berpotensi meluas menjadi aksi solidaritas nasional,” imbuh Said.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • BNPB Pastikan Layanan Psikososial Korban Banjir Sumatera Tersedia Dua Kali Seminggu

    BNPB Pastikan Layanan Psikososial Korban Banjir Sumatera Tersedia Dua Kali Seminggu

    BNPB Pastikan Layanan Psikososial Korban Banjir Sumatera Tersedia Dua Kali Seminggu
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan layanan pemulihan psikososial bagi korban banjir di sejumlah wilayah Sumatera tersedia secara berkala, yakni satu hingga dua kali dalam sepekan.
    Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan
    BNPB
    Abdul Muhari untuk merespons sorotan publik mengenai ketersediaan
    layanan psikososial
    , di samping pelayanan kesehatan fisik bagi warga terdampak.
    “Pelayanan kesehatan kemarin juga sempat ditanyakan berkaitan dengan pemulihan atau layanan psikososial. Ini di setiap kabupaten kota secara berkala satu hingga dua kali seminggu terus kita lakukan,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers, Minggu (28/12/2025).
    Abdul Muhari menjelaskan, BNPB melibatkan tenaga profesional dan relawan untuk memberikan pendampingan psikososial kepada masyarakat terdampak banjir.
    Layanan tersebut juga diklaim menyasar berbagai kelompok usia dan latar belakang para warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
    “Kita mendatangkan ahli dokter psikiater dan para relawan untuk bisa menyampaikan atau melaksanakan kegiatan-kegiatan psikososial tidak hanya untuk anak usia sekolah atau balita tetapi juga untuk ibu rumah tangga dan secara umum warga yang terdampak,” kata dia.
    Abdul Muhari menegaskan bahwa program layanan psikososial akan terus dijalankan secara berkelanjutan, guna membantu masyarakat pulih dari trauma akibat bencana.
    “Ini tetap kita programkan, kita harapkan ini juga secara bertahap bisa memulihkan trauma yang didapat oleh saudara-saudara kita pasca bencana,” jelas Abdul Muhari.
    Dalam kesempatan itu, BNPB juga menyampaikan perkembangan distribusi logistik bagi korban banjir.
    Hingga saat ini, Posko Halim telah menerima ribuan ton bantuan logistik.
    “Untuk logistik, kita lihat di Posko Halim per hari ini sudah 1.566 ton yang masuk secara total dari awal, terdistribusi 1.503 ton,” kata Abdul Muhari.
    “Jadi kalau kita lihat setiap hari rata-rata di Posko Halim ini menerima 100 ton dan kemudian langsung mendistribusikan 80 hingga 90 ton,” imbuh dia.
    Menurut Abdul Muhari, stok logistik masih mencukupi karena adanya cadangan yang terus diperbarui seiring dengan masuknya bantuan baru.
    “Masih ada
    buffer stock
    yang kemudian kita gabung lagi dengan barang yang masuk pada hari berikutnya,” ujar dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.