Mendikdasmen Akui Sudah Bicara ke Kepala BGN soal Usulan “School Kitchen”
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Abdul Mu’ti mengaku sudah berbicara dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana terkait usulan untuk membantu program makan bergizi gratis (MBG) lewat konsep “School Kitchen”.
“Kami sudah bicara non formal dengan Bapak Kepala BGN dan juga dalam rapat koordinasi lintas kementerian,” ujar Mu’ti di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2025).
Mu’ti menuturkan, kekurangan pelaksanaan MBG yang terjadi selama ini akan terus diperbaiki, maka itu ia mengusulkan adanya konsep tersebut.
“Kurang-kurang nanti kita perbaiki termasuk usulan saya adalah tentang School Kitchen itu,” kata dia.
Mu’ti mempersilakan sekolah-sekolah yang sudah siap membangun konsep “School Kitchen” untuk menerapkan usulan tersebut.
“Untuk sekolah-sekolah yang siap, yang infrastrukturnya memang memungkinkan itu bisa diberikan konsesi atau pelaksanaan khusus. Gimana mereka bisa melakukan School Kitchen itu,” tuturnya.
Dengan konsep itu, terbuka peluang bahwa MBG akan melibatkan sekolah yang siap menyelenggarakan penyediaan makanan secara mandiri melalui konsep School Kitchen.
Sebelumnya, Mu’ti pernah menyampaikan bahwa mekanisme “School Kitchen” dijalankan setelah mendapatkan penilaian dari BGN serta memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Mekanisme tersebut masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian dan akan dipastikan setelah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) baru.
“Ini masih kami bicarakan di rapat lintas kementerian. Bagaimana finalnya, kita tunggu sampai Perpresnya keluar. Apapun hasilnya, kami akan mengikuti dan melaksanakannya,” ujar Mu’ti, Kamis (16/10/2025).
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Nasional
-
/data/photo/2025/10/22/68f8da650a1ad.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Mendikdasmen Akui Sudah Bicara ke Kepala BGN soal Usulan "School Kitchen" Nasional 22 Oktober 2025
-
/data/photo/2025/10/20/68f6315338e89.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Bahlil Hadiahi 4 Ibu Pengemudi Ojek Online Umroh Nasional 22 Oktober 2025
Bahlil Hadiahi 4 Ibu Pengemudi Ojek Online Umroh
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan hadiah kepada empat ibu pengemudi ojek
online
(ojol) untuk berangkat umrah ke Mekkah, Arab Saudi.
Hadiah ini diberikan Bahlil saat sambutan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar, yang digelar di DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Awalnya, Bahlil mengajak sejumlah ibu pengemudi ojol yang telah menjanda naik ke atas panggung.
“Ibu tinggal di mana? Suami sudah meninggal?” tanya Bahlil.
“Meninggal,” jawab mereka.
Setelahnya, ia bertanya apakah mereka ingin berangkat umrah.
Empat ibu yang ada di sebelah Bahlil pun langsung mengiyakan.
“Oke, DPP Partai Golkar memberikan bantuan untuk umrah ya,” lanjut Bahlil.
Beberapa ibu terlihat bahagia saat mendengar hadiah umrah tersebut.
“Jadi, doakan, doakan bagi suaminya yang sudah mendahului kita, didoakan agar diberikan tempat yang paling mulia,” ujar Bahlil.
Selain itu, Bahlil juga memberikan hadiah kepada satu ibu pengendara ojol yang nonmuslim.
Bahlil lantas menyuruh kadernya, Abraham Srijadja, mengatur kunjungan rohani untuk ibu yang nonmuslim.
“Nanti Abraham, mana Abraham? (Abraham Srijadja) Yang untuk Kristen, kau yang urus. Untuk umrah di Vatikan atau di Yerusalem ya. Oke, ya ibu ya,” kata Bahlil.
Dari atas panggung, beberapa ibu pun mengucapkan terima kasih sambil menangis.
Kemudian, mereka juga sempat memeluk Bahlil.
“Jangan lupa ya, hati kita Golkar ya,” ujar Bahlil lagi.
Dalam rangkaian HUT ke-61 ini, Golkar juga membagikan sembako dan menggelar pasar dengan harga murah di berbagai wilayah Indonesia.
Bahlil menyebut, ini wujud komitmen Golkar untuk membantu dan menjalin hubungan yang makin erat dengan masyarakat Indonesia.
Menurut Bahlil, Golkar sejak awal didirikan selalu bersama-sama pemerintah memperjuangkan yang terbaik untuk rakyat.
“Ini adalah sebagai bentuk komitmen, Golkar selalu respons terhadap kondisi-kondisi kekinian, dari apa yang dirasakan oleh masyarakat sekarang,” ucap Bahlil.
“Kita tahu, dalam kondisi bangsa yang seperti ini, kita butuh kekompakkan, kita butuh kerja keras, kita butuh bergandengan tangan untuk saling membantu,” sambung dia lagi.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/08/29/68b16b23c38ee.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Golkar Nilai Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah Layak Dapat Gelar Pahlawan Nasional 22 Oktober 2025
Golkar Nilai Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah Layak Dapat Gelar Pahlawan
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Partai Golkar menilai Presiden ke-2 RI Soeharto dan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) layak untuk masuk kategori pahlawan nasional.
Tak hanya mereka, aktivis buruh, Marsinah, juga dinilai Golkar layak menjadi pahlawan nasional.
“Dari sekian nama itu mungkin yang paling populer yang saat ini lagi hangat jadi pembicaraan adalah Gus Dur, Pak Harto, dan Marsinah, ya menurut saya ketiga-tiganya layak untuk mendapatkan gelar pahlawan dari sisi masing-masing ya,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhamad Sarmuji di kantor partainya di Jakarta Barat, Rabu (22/10/2025).
Sarmuji menjelaskan, Marsinah berjasa karena di masa lalu sudah memperjuangkan hak asasi manusia (HAM) serta hak buruh.
“Marsinah mungkin bisa dikasih gelar pahlawan karena faktor beliau memperjuangkan hak-hak buruh, lalu hak asasi manusia,” ucap Sarmuji.
Kemudian, Soeharto juga sangat berjasa pada masanya dalam hal pembangunan bangsa. Bahkan hingga kini, Soeharto juga dikenal sebagai Bapak Pembangunan.
“Sampai saat ini orang masih terngiang-ngiang Pak Harto sebagai Bapak Pembangunan, karena memang pembangunan di zaman Pak Harto sangat transformatif ya, dari yang semula kita sangat miskin kekurangan pangan, inflasi 650 persen, menjadi jauh lebih baik pendidikannya, jauh lebih berkembang, pangan tercukupi,” jelasnya.
Di era Soeharto, kata Sarmuji, Indonesia juga mengalami swasembada pangan.
“Bahkan kita mengalami swasembada pangan di zaman Pak Harto, teknologinya juga begitu, kita waktu itu bangga sekali dengan kemampuan dirgantara kita, itu semua karena jasa-jasa Pak Harto,” ucapnya lagi.
Lebih lanjut, Sarmuji menilai semua nama yang diusulkan menjadi pahlawan nasional memiliki sisi positif dan negatifnya.
“Terlepas dari plus minusnya, setiap orang punya kelemahan, setiap orang punya kekurangan, semua yang saat ini punya gelar pahlawan nasional juga memiliki kelemahan dan kekurangan,” ucapnya.
“Tetapi mereka semua adalah orang yang sangat berjasa bagi Republik Indonesia, baik dalam perjuangan memperjuangkan kemerdekaan, maupun perjuangan mengisi kemerdekaan,” imbuh dia.
Sebelumnya diberitakan, ada 40 nama tokoh yang diusulkan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul untuk mendapat gelar pahlawan nasional kepada Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon pada Selasa (21/10/2025).
Usulan nama yang diserahkan Gus Ipul kepada Fadli Zon yang menjadi Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) akan dibawa ke Sidang Penentuan.
Gus Ipul belum merinci siapa saja 40 nama tokoh yang diusulkan menjadi Pahlawan Nasional.
“Usulan ini berupa nama-nama yang telah dibahas selama beberapa tahun terakhir. Ada yang memenuhi syarat sejak lima atau enam tahun lalu, dan ada pula yang baru diputuskan tahun ini. Di antaranya Presiden Soeharto, Presiden Abdurrahman Wahid, dan juga Marsinah,” tuturnya.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
Polri Sita Hampir 197,71 Ton Narkoba Sepanjang 2025, Termasuk 1,8 Ton Tembakau Gorilla Nasional 22 Oktober 2025
Polri Sita Hampir 197,71 Ton Narkoba Sepanjang 2025, Termasuk 1,8 Ton Tembakau Gorilla
Nasional
22 Oktober 2025
-
Prabowo dan Presiden Afsel Sepakat Perkuat Kerja Sama Sektor Pertahanan hingga Agrikultur Nasional 22 Oktober 2025
Prabowo dan Presiden Afsel Sepakat Perkuat Kerja Sama Sektor Pertahanan hingga Agrikultur
Nasional
22 Oktober 2025
-
Anggota DPR: Kenaikan Gaji Hakim Harus Dibarengi Pengawasan Kuat Nasional 22 Oktober 2025
Anggota DPR: Kenaikan Gaji Hakim Harus Dibarengi Pengawasan Kuat
Nasional
22 Oktober 2025
-
KPK: Tambang Emas Dekat Mandalika Ilegal, Ada Potensi Pidana Nasional 22 Oktober 2025
KPK: Tambang Emas Dekat Mandalika Ilegal, Ada Potensi Pidana
Nasional
22 Oktober 2025
-
KPK Sebut Tambang Dekat Mandalika Hasilkan 3 Kg Emas Sehari: Luar Biasa! Nasional 22 Oktober 2025
KPK Sebut Tambang Dekat Mandalika Hasilkan 3 Kg Emas Sehari: Luar Biasa!
Nasional
22 Oktober 2025
-
Gubernur Sherly Tjoanda Datangi KPK, Ada Apa? Nasional 22 Oktober 2025
Gubernur Sherly Tjoanda Datangi KPK, Ada Apa?
Nasional
22 Oktober 2025
/data/photo/2025/08/27/68ae890b45cc7.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)