Category: Gelora.co Nasional

  • Tips Menentukan Lokasi Kost Kelapa Gading agar Aktivitas Lebih Efisien

    Tips Menentukan Lokasi Kost Kelapa Gading agar Aktivitas Lebih Efisien

    Kost Kelapa Gading kerap menjadi pilihan bagi yang beraktivitas di Jakarta Utara karena kawasan ini dikenal memiliki fasilitas yang relatif lengkap dan akses yang cukup beragam. Namun, luasnya wilayah Kelapa Gading membuat pemilihan lokasi kost perlu dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Perbedaan jarak antarkelurahan, kepadatan lalu lintas, hingga kedekatan dengan fasilitas harian dapat memengaruhi efisiensi aktivitas sehari-hari.

    Melalui referensi properti di 99.co Indonesia, pencarian kost di Kelapa Gading dapat dilakukan dengan lebih terarah, asalkan memahami faktor-faktor lokasi yang perlu diperhatikan sejak awal. Berikut beberapa tips yang dapat dijadikan panduan dalam menentukan lokasi kost Kelapa Gading agar aktivitas harian berjalan lebih efisien.

    1. Prioritaskan Kedekatan dengan Lokasi Aktivitas Utama
    Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah jarak antara kost dengan lokasi aktivitas utama, seperti kantor atau tempat studi. Kelapa Gading memiliki beberapa titik aktivitas yang cukup padat, termasuk area perkantoran, pusat perbelanjaan, dan fasilitas pendidikan.

    Memilih kost yang berada dalam jarak tempuh singkat dapat membantu menghemat waktu perjalanan dan mengurangi kelelahan akibat kemacetan. Kedekatan lokasi juga memudahkan pengaturan jadwal harian tanpa harus bergantung pada perjalanan yang terlalu panjang.

    2. Perhatikan Akses Jalan dan Pola Lalu Lintas
    Tidak semua lokasi di Kelapa Gading memiliki karakter lalu lintas yang sama. Beberapa ruas jalan utama dikenal cukup padat pada jam-jam tertentu, sementara jalan lingkungan cenderung lebih tenang.

    Menentukan kost yang memiliki akses mudah ke jalan utama, namun tidak langsung berada di titik kemacetan, dapat menjadi pilihan yang lebih seimbang. Akses alternatif seperti jalan tembus atau kedekatan dengan transportasi umum juga patut dipertimbangkan untuk mendukung mobilitas harian.

    3. Sesuaikan dengan Kebutuhan Fasilitas Harian
    Kelapa Gading dikenal sebagai kawasan dengan fasilitas yang cukup lengkap, mulai dari pusat perbelanjaan, rumah sakit, hingga area kuliner. Namun, tidak semua kost berada dekat dengan fasilitas tersebut.

    Menentukan lokasi kost yang dekat dengan kebutuhan harian seperti tempat makan, minimarket, atau layanan kesehatan dapat membuat aktivitas sehari-hari lebih praktis. Hal ini juga membantu mengurangi kebutuhan perjalanan tambahan di luar rutinitas utama.

    4. Cermati Lingkungan Sekitar Kost
    Lingkungan sekitar kost memiliki peran penting dalam kenyamanan tinggal. Beberapa area di Kelapa Gading cenderung lebih ramai karena dekat dengan pusat komersial, sementara area lain lebih didominasi permukiman.

    Menyesuaikan pilihan lokasi dengan preferensi suasana, apakah lebih tenang atau lebih hidup, dapat membantu menjaga keseimbangan antara aktivitas dan waktu istirahat. Lingkungan yang tertata dan relatif stabil juga mendukung kenyamanan tinggal dalam jangka menengah hingga panjang.

    5. Pertimbangkan Akses Transportasi Umum
    Meskipun kendaraan pribadi banyak digunakan di Kelapa Gading, akses transportasi umum tetap menjadi nilai tambah. Lokasi kost yang dekat dengan halte bus atau jalur transportasi umum memudahkan mobilitas, terutama saat kondisi lalu lintas tidak menentu. Akses ini juga memberikan fleksibilitas bagi Anda yang ingin mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dalam aktivitas sehari-hari.

    6. Perhitungkan Jarak ke Pusat Keramaian
    Tinggal terlalu dekat dengan pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan atau area hiburan dapat memberikan kemudahan akses, namun juga berpotensi menimbulkan kebisingan. Sebaliknya, lokasi yang terlalu jauh dari pusat aktivitas bisa membuat perjalanan harian menjadi kurang efisien. Menentukan kost dengan jarak yang proporsional dari pusat keramaian dapat menjadi solusi agar tetap mendapatkan akses mudah tanpa mengorbankan kenyamanan.

    7. Sesuaikan Lokasi dengan Anggaran Secara Realistis
    Harga kost di Kelapa Gading dapat berbeda signifikan tergantung lokasi dan aksesnya. Area yang lebih dekat dengan pusat komersial umumnya memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan kawasan permukiman.

    Menentukan lokasi kost sebaiknya disesuaikan dengan anggaran yang realistis, tanpa mengorbankan faktor penting seperti akses dan kenyamanan. Membandingkan beberapa area dalam satu kawasan dapat membantu menemukan titik yang paling sesuai antara harga dan manfaat lokasi.

    Menentukan lokasi kost Kelapa Gading tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Setiap area memiliki karakter yang berbeda dan memengaruhi efisiensi aktivitas harian secara langsung. Dengan mempertimbangkan jarak, akses, lingkungan, serta fasilitas pendukung, pilihan lokasi kost dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan ritme aktivitas. Untuk membantu menelusuri berbagai opsi kost di Kelapa Gading secara lebih menyeluruh, platform properti seperti 99.co Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai referensi awal sebelum mengambil keputusan akhir.

  • Tips Menentukan Lokasi Kost Kelapa Gading agar Aktivitas Lebih Efisien

    Tips Menentukan Lokasi Kost Kelapa Gading agar Aktivitas Lebih Efisien

    Kost Kelapa Gading kerap menjadi pilihan bagi yang beraktivitas di Jakarta Utara karena kawasan ini dikenal memiliki fasilitas yang relatif lengkap dan akses yang cukup beragam. Namun, luasnya wilayah Kelapa Gading membuat pemilihan lokasi kost perlu dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Perbedaan jarak antarkelurahan, kepadatan lalu lintas, hingga kedekatan dengan fasilitas harian dapat memengaruhi efisiensi aktivitas sehari-hari.

    Melalui referensi properti di 99.co Indonesia, pencarian kost di Kelapa Gading dapat dilakukan dengan lebih terarah, asalkan memahami faktor-faktor lokasi yang perlu diperhatikan sejak awal. Berikut beberapa tips yang dapat dijadikan panduan dalam menentukan lokasi kost Kelapa Gading agar aktivitas harian berjalan lebih efisien.

    1. Prioritaskan Kedekatan dengan Lokasi Aktivitas Utama
    Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah jarak antara kost dengan lokasi aktivitas utama, seperti kantor atau tempat studi. Kelapa Gading memiliki beberapa titik aktivitas yang cukup padat, termasuk area perkantoran, pusat perbelanjaan, dan fasilitas pendidikan.

    Memilih kost yang berada dalam jarak tempuh singkat dapat membantu menghemat waktu perjalanan dan mengurangi kelelahan akibat kemacetan. Kedekatan lokasi juga memudahkan pengaturan jadwal harian tanpa harus bergantung pada perjalanan yang terlalu panjang.

    2. Perhatikan Akses Jalan dan Pola Lalu Lintas
    Tidak semua lokasi di Kelapa Gading memiliki karakter lalu lintas yang sama. Beberapa ruas jalan utama dikenal cukup padat pada jam-jam tertentu, sementara jalan lingkungan cenderung lebih tenang.

    Menentukan kost yang memiliki akses mudah ke jalan utama, namun tidak langsung berada di titik kemacetan, dapat menjadi pilihan yang lebih seimbang. Akses alternatif seperti jalan tembus atau kedekatan dengan transportasi umum juga patut dipertimbangkan untuk mendukung mobilitas harian.

    3. Sesuaikan dengan Kebutuhan Fasilitas Harian
    Kelapa Gading dikenal sebagai kawasan dengan fasilitas yang cukup lengkap, mulai dari pusat perbelanjaan, rumah sakit, hingga area kuliner. Namun, tidak semua kost berada dekat dengan fasilitas tersebut.

    Menentukan lokasi kost yang dekat dengan kebutuhan harian seperti tempat makan, minimarket, atau layanan kesehatan dapat membuat aktivitas sehari-hari lebih praktis. Hal ini juga membantu mengurangi kebutuhan perjalanan tambahan di luar rutinitas utama.

    4. Cermati Lingkungan Sekitar Kost
    Lingkungan sekitar kost memiliki peran penting dalam kenyamanan tinggal. Beberapa area di Kelapa Gading cenderung lebih ramai karena dekat dengan pusat komersial, sementara area lain lebih didominasi permukiman.

    Menyesuaikan pilihan lokasi dengan preferensi suasana, apakah lebih tenang atau lebih hidup, dapat membantu menjaga keseimbangan antara aktivitas dan waktu istirahat. Lingkungan yang tertata dan relatif stabil juga mendukung kenyamanan tinggal dalam jangka menengah hingga panjang.

    5. Pertimbangkan Akses Transportasi Umum
    Meskipun kendaraan pribadi banyak digunakan di Kelapa Gading, akses transportasi umum tetap menjadi nilai tambah. Lokasi kost yang dekat dengan halte bus atau jalur transportasi umum memudahkan mobilitas, terutama saat kondisi lalu lintas tidak menentu. Akses ini juga memberikan fleksibilitas bagi Anda yang ingin mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dalam aktivitas sehari-hari.

    6. Perhitungkan Jarak ke Pusat Keramaian
    Tinggal terlalu dekat dengan pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan atau area hiburan dapat memberikan kemudahan akses, namun juga berpotensi menimbulkan kebisingan. Sebaliknya, lokasi yang terlalu jauh dari pusat aktivitas bisa membuat perjalanan harian menjadi kurang efisien. Menentukan kost dengan jarak yang proporsional dari pusat keramaian dapat menjadi solusi agar tetap mendapatkan akses mudah tanpa mengorbankan kenyamanan.

    7. Sesuaikan Lokasi dengan Anggaran Secara Realistis
    Harga kost di Kelapa Gading dapat berbeda signifikan tergantung lokasi dan aksesnya. Area yang lebih dekat dengan pusat komersial umumnya memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan kawasan permukiman.

    Menentukan lokasi kost sebaiknya disesuaikan dengan anggaran yang realistis, tanpa mengorbankan faktor penting seperti akses dan kenyamanan. Membandingkan beberapa area dalam satu kawasan dapat membantu menemukan titik yang paling sesuai antara harga dan manfaat lokasi.

    Menentukan lokasi kost Kelapa Gading tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Setiap area memiliki karakter yang berbeda dan memengaruhi efisiensi aktivitas harian secara langsung. Dengan mempertimbangkan jarak, akses, lingkungan, serta fasilitas pendukung, pilihan lokasi kost dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan ritme aktivitas. Untuk membantu menelusuri berbagai opsi kost di Kelapa Gading secara lebih menyeluruh, platform properti seperti 99.co Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai referensi awal sebelum mengambil keputusan akhir.

  • Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

    Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

    GELORA.CO -Drama operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pemkab Bekasi membuat dua bersaudara ketiban rezeki tak diduga-duga.

    Dua saudara kandung, Eka Supria Atmaja dan Asep Surya Atmaja memiliki perjalanan nyaris sama untuk menjadi Bupati Bekasi. Kesamaaannya adik kakak tersebut menjadi Bupati dengan didahului OTT KPK.

    Eka Supria Atmaja, kakak kandung Asep Surya Atmaja, mengawali kepemimpinannya sebagai Wakil Bupati Bekasi mendampingi Neneng Hasanah Yasin.

    Namun perjalanan politiknya berubah drastis ketika Neneng ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2018. Neneng terbukti menerima suap izin proyek Meikarta. Sesuai mekanisme pemerintahan, Eka kemudian naik dan dilantik sebagai Bupati Bekasi.

    Kisah serupa kini seolah berulang pada sang adik, Asep Surya Atmaja. Asep terpilih sebagai Wakil Bupati Bekasi mendampingi Ade Kuswara Kunang untuk periode 2024-2029.

    Namun belum genap setahun menjabat, Pemkab Bekasi kembali diguncang setelah Ade Kuswara Kunang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan.

    Dengan status tersebut, Asep Surya Atmaja secara aturan pemerintahan akan mengambil alih kepemimpinan Kabupaten Bekasi sebagai pelaksana tugas hingga adanya keputusan hukum tetap.

    Bupati Bekasi Ade Kuswara bersama ayahnya, HM Kunang alias Haji Kunang selaku Kepala Desa Sukadami, dan Sarjan selaku swasta resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi pada Sabtu, 20 Desember 2025 setelah terjaring OTT pada Kamis 18 Desember 2025.

  • Si Paling Minta Kerja Sama, tapi Susah Diajak Bekerja Sama!

    Si Paling Minta Kerja Sama, tapi Susah Diajak Bekerja Sama!

    GELORA.CO –  Kritik keras dilayangkan Diplomat Senior Indonesia, Dino Patti Djalal, kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.

    Melalui akun media sosial pribadinya di Facebook dan Instagram, @dinopattidjalal, ia dengan tajamnya meyampaikan 4 pesan menohok kepada juniornya itu.

    Dalam video pendeknya, Dino Patti Djalal menyoroti kinerja Sugiono yang dianggap remuk-redam. Di antara kritik yang disampaikannya itu adalah tak kondusifnya kondisi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan sulitnya sang menlu diajak bekerja sama.

    “Saya Dino Patti Djalal menyampaikan pesan ini sebagai sesepuh Kementerian Luar Negeri, sebagai pendukung politik luar negeri, sebagai ketua ormas hubungan internasional terbesar di Indonesia dan di Asia, dan juga sebagai rakyat,” katanya membuka pesannya di dalam video yang diunggah akun Instagram @dinopattidjalal pada Minggu 21 Desember 2025.

    Ia pun menegaskan bahwa dirinya membuat pesan tersebut sebagai pihak yang sudah berkecimpung dalam dunia diplomasi selama 40 tahun. “Baik dari dalam maupun luar pemerintahan,” ujar Dino.

    Lebih lanjut dikatakan, pesan ini terpaksa ia sampaikan melalui platform medsos Instagram, sebab semua jalur komunikasi langsung ke Menlu Sugiono sudah diblokir selama berbulan-bulan.

    Harapannya, Sugiono tak bersikap defensif dan menjadikan pesan yang disampaikannnya sebagai bahan refleksi.

    Menurut Wamenlu era Presiden SBY tersebut, kalau empat pesan mau dijalankan Sugiono, maka ia berpeluang tercatat sebagai Menlu cemerlang.

    Tapi sebaliknya kalau abai, maka diplomasi Indonesia berisiko merosot dan kinerja sang menteri bakal dicap buruk oleh catatan sejarah.

    “Kalau semua ini (pesan) tidak dilakukan, maka Kemenlu akan redup, diplomasi Indonesia merosot dan Menlu Sugiono akan dicatat sejarah dengan nilai merah,” katanya mengingatkan.

    Apa saja 4 (empat) pesan menohok yang disampaikan Dino kepada Sekjen Partai Gerindra tersebut? Berikut uraian lengkapnya.

    1. Menlu Sugiono Diminta Meluangkan Waktu Lebih Banyak untuk Memimpin Kemlu

    Kritik pertama yang disampaikan Dino Patti Djalal adalah idealnya orang kepercayaan Presiden Prabowo Subianto itu Sugiono bisa mengurus Kemlu dalam banyak waktu.

    “Idealnya bisa full time mengurus Kemlu. Minimal 50 persen dan kalau bisa 80%, alhamdulillah,” ucapnya.

    Disebutkannya, Kemlu layaknya mobil Ferrari. Dengan kata lain ini salah satu lembaga terbaik di NKRI dan disesaki oleh talenta diplomat luar biasa.

    Tapi mobil Ferrari itu baru bisa perform jika dikendarai oleh pengemudi yang jago. Sementara belakangan ini banyak KBRI yang tidak mendapatkan arahan dari Jakarta.

    “Dewasa ini banyak KBRI yang tidak mendapatkan arahan dari pusat,” keluhnya.

    Bahkan, klaim Dino, rapat koordinasi para duta besar sudah tertunda hampir setahun. Banyak diplomat yang performanya drop karena anggarannya dipangkas.

    “Banyak diplomat yang mengalami demoralisasi dan merasa tidak terdorong inisiatifnya lantaran merasa tidak akan direspons dari (unsur pimpinan atas),” tegasnya.

    Ia mengaku mendengar banyak duta besar yang merasa kesulitan untuk bertemu menlu saat pulang ke Tanah Air.

    Padahal hal ini berisiko pada tidak ada follow-up dari kesepakatan luar negeri. Bukan itu saja, ini berisiko pada hubungan bilateral Indonesia dengan negara sahabat yang tidak berimbang.

    Kondisi itu membuat RI banyak disetir oleh negara mitranya. “Masalah ini bisa dianggap sepi sekarang ini, tapi bisa meledak di kemudian hari,” tegas Dino memperingatkan.

    Ia pun menyarankan Menlu melakukan pembenahan sejak sekarang agar empat tahun kemudian Kemlu bisa berjalan lebih baik.

    2. Berkomunikasi Terkait Langkah Politik Luar Negeri Indonesia

    Berdasarkan ilmu dari menteri luar negeri sebelumnya, Ali Alatas, Dino menyebut politik luar negeri dimulai dari rumah. Itu artinya, semua langkah di negara orang akan percuma jika tidak dijelaskan, dipahami, dan didukung publik di dalam negeri.

    “Lihat saja bagaimana Menteri Keuangan Purbaya dalam waktu singkat populer dan dihormati publik. Sebab ia rajin memberikan penjelasan mengenai kebijakan keuangan negara,” bebernya.

    Dino Patti Djalal menggarisbawahi bahwa Menlu Sugiyono belum pernah sekalipun berpidato mengenai kebijakan baik di dalam maupun di luar negeri dalam satu tahun terakhir.

    Menlu terkini juga belum pernah melakukan wawancara khusus dengan media terkait substansi politik luar negeri, baik di dalam atau luar negeri.

    Di samping itu, dalam satu tahun terakhir, Dino melihat Sugiono jarang menjelaska kepada publik mengenai langkah politik luar negeri Jakarta. Tentunnya selain pidato awal tahun yang sudah menjadi tradisi Kemlu.

    “Kami tidak ingin Menlu Sugiono mendapatkan predikat sebagai silent minister,” kritik Dino.

    Pihaknya juga mengkritisi komunikasi Menlu yang lebih dominan melalui Instagram yang penuh foto dan video, tapi tidak ada suaranya.

    “Kami juga melihat Menlu (Sugiono) semakin menjauh dan menutup pintu tergadap publik untuk urusan hubungan internasional.

    Ia memberi contoh Conference on Indonesia Foreign Policy yang tercatat sebagai konferensi politik luar negeri terbesar di dunia.

    Ribuan pemuda dan mahasiswa Indonesia datang dari berbagai provinsi khusus demi mendengar pembahasan mengenai politik luar negeri.

    Sayangnya semua surat, telepon, WhatsApp, selama berbulan-bulan permohonan pertemuan dan lain sebagainya sama sekali tak direspons Menlu.

    3. Menlu Diminta Bisa Lebih Terhubung dengan Pemangku Kepentingan Internasional

    Dino menyebutkan permintaan ini konsisten dengan konsep pemerintah yang melayani rakyatnya. Hubungan baik itu bukan hanya dengan pendukung, tapi juga yang mengkritisi.

    “Sekarang ini kami sebagai konstituen hubungan internasional merasa Menlu Sugiono jauh sekali dengan kami, tidak komunikatif, tidak responsif, tidak terbuka aksesnya,” cetusnya.

    Misalnya undangan terakhir dari berbagai ormas stakeholder luar negeri untuk berkomunikasi, berdialog, dan menyampaikan masukan tidak pernah direspons.

    Pihaknya mengingatkan prinsip yang dipegang para Menlu terdahulu, yakni never burn your bridges. Ditegaskan, kepercayaan, rasa hormat, dan dukungan pemangku kepentingan tidak datang secara otomatis.

    Namun semua itu harus diupayakan secara aktif.

    4. Diharapkan Dapat Bersikap Terbuka untuk Bekerja Sama

    Dino mengatakan, membantu Presiden Prabowo Subianto bukan berarti mengabaikan rakyat. Sebab keduanya malah saling menguatkan.

    “Saya paham tugas utama Menlu adalah untuk membantu Presiden tetapi ini tidak berarti memunggungi rakyat. Bahkan dua hal ini sebetulnya saling mendukung,” ujarnnya.

    “Kalau ada inisiatif dari ormas hubungan internasional kami berharap Menlu dapat responsif,” sambungnya.

    Di mana Menlu di berbagai event komunitas internasional menyebut pentingnya kerja sama. Namun dalam kenyataanya sangat susah sekali diajak bekerja sama.

    Ia melihat dalam dunia diplomasi inisiatif itu bisa datang dari atas maupun dari bawah. Karena itu, gotong royong antara pemerintah dan ormas hubungan internasional adalah resep sukses politik luar negeri.

    Ini yang membuatnya menilai ada kontradiksi antara seruan kerja sama di forum internasional dengan praktik domestik yang dinilai sulit diajak bekerja sama. ***

  • Kerusakan Lebih Parah dari Tsunami Aceh, Gatot Nurmantyo Dorong Penetapan Bencana Nasional

    Kerusakan Lebih Parah dari Tsunami Aceh, Gatot Nurmantyo Dorong Penetapan Bencana Nasional

    GELORA.CO – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mendorong pemerintah pusat segera menetapkan status bencana nasional atas tragedi banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera. Menurutnya, skala kehancuran dan dampak kemanusiaan dari bencana tersebut bahkan disebut melampaui tsunami Aceh 2004.

    Hal itu disampaikan Gatot dalam unggahan akun media sosial X/Twitter @indepensumatera, Jakarta, dikutip Senin (22/12/2025).

    Ia membenarkan pernyataan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) yang menyebut bencana kali ini lebih dahsyat dibanding tsunami.

    “Tetapi ini sudah terpisah dan yang dikirim adalah kayu, bukan kayu yang di atas, tapi yang di bawah, lumpur yang tebal,” kata Gatot.

    Gatot menjelaskan banjir bandang disertai longsor tidak hanya menghancurkan rumah warga, tetapi juga menghilangkan harta benda, sertifikat tanah, ternak, hingga sumber penghidupan masyarakat. Bahkan, Gatot meyakini jumlah korban jiwa berpotensi jauh lebih besar dari data resmi jika dilakukan pencarian secara menyeluruh.

    “Nyawa banyak, dan nyawa saya pikir lebih daripada 3000 kalau dicari dengan benar,” ucapnya.

    Gatot menilai dalam kondisi seperti ini pemerintah daerah berada pada posisi sangat terbatas. Apalagi, situasi anggaran daerah yang sudah menipis di akhir tahun, ditambah pengurangan transfer pusat ke daerah.

    “Maka ketika saya menyimak wawancara Mualem dengan Mata Najwa, dia katakan oh, biasa saja, tapi begitu mengatakan bagaimana dengan bantuan nasional, dia menangis. Itu rasa orang patriot sejati. Ketika rakyatnya susah, dia menangis karena apa? Rakyatnya susah, dia sebagai pemimpin tidak bisa berbuat apa-apa karena keterbatasan,” tuturnya.

    Gatot pun menekankan penanganan bencana tidak bisa hanya berhenti pada pembangunan infrastruktur darurat atau penyaluran bantuan sosial. Ia menilai penanganan komprehensif yang berfokus pada korban selamat juga diperlukan.

    “Kalau kita kasih beras dia masak pakai air apa? Pakai apa dia masak? Dibuatkan dapur umum. Di sebelah tempat penampungan ada tenda-tenda kesehatan darurat karena mereka fisiknya pasti terganggu, apalagi mentalnya. Ada juga rehabilitasi mentalnya dengan psikolog-psikolog,” ujarnya menerangkan.

    Oleh karena itu, Gatot menegaskan peran pemerintah pusat yang menjadi sumber kekuatan utama bagi setiap daerah yang berdampak. Mengingat daerah yang terdampak lumpuh, maka diperlukan bantuan mereka.  

    “Ini perlu biaya, pemerintah daerah tidak akan kuat. Dan mereka semuanya ini seperti orang-orang bayi, mereka tidak bisa cari makan sendiri, mereka harus disuapin. Mau kerja apa dia? Enggak ada kerjaan lagi. Hilang semuanya. Di situlah peran pemerintah pusat harus benar-benar berpikir sampai ke arah situ,” paparnya.

    Dengan berbagai masalah tersebut, Gatot pun menganggap wajar bila masyarakat krisis kepercayaan kepada pemerintah. Ia bahkan ancaman keamanan nasional jangka panjang berpotensi ketika ketidakadilan ini tetap dibiarkan.

    “Jika pusat terus membiarkan mafia hutan dan tambang, lalu hadir terlambat saat bencana, maka wajar bila rakyat bertanya negara ini melindungi siapa? Tapi sudah dijawab tadi, melindungi oligarki. Karena semua ekonomi, hukum, politik semuanya dijaga oleh oligarki,” katanya. 

  • Jenderal Berpengalaman Rusia Tewas Dihantam Bom Mobil di Moskow

    Jenderal Berpengalaman Rusia Tewas Dihantam Bom Mobil di Moskow

    GELORA.CO –  Seorang jenderal Rusia tewas setelah sebuah alat peledak meledak di bawah mobilnya dalam peristiwa yang digambarkan Moskow sebagai kemungkinan pembunuhan oleh dinas intelijen Ukraina.

    Letnan Jenderal Fanil Sarvarov, kepala direktorat pelatihan operasional staf umum angkatan bersenjata Rusia tewas karena luka-lukanya. Demikian juru bicara Komite Investigasi Rusia dalam sebuah pernyataan.

    “Para penyidik ​​sedang menyelidiki berbagai kemungkinan terkait pembunuhan tersebut. Salah satunya adalah bahwa kejahatan itu diatur oleh dinas intelijen Ukraina,” kata juru bicara tersebut.

    Saluran Telegram Rusia yang terkait dengan dinas keamanan melaporkan bahwa mobil Sarvarov meledak saat melaju di Jalan Yaseneva di Moskow sekitar pukul 7 pagi pada Senin. Menurut laporan, kendaraan tersebut telah menempuh jarak beberapa meter sebelum ledakan terjadi.

    Sarvarov, yang mengawasi pelatihan tempur dan kesiapan angkatan bersenjata Rusia dalam perang di Ukraina memiliki pengalaman luas dalam perang pasca-Soviet Kremlin.

    Ia ikut serta dalam kedua perang Chechnya dan kemudian berperan dalam mengorganisir intervensi militer Rusia tahun 2015–16 di Suriah.

    Kremlin diperkirakan akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai serangan tersebut, tetapi beberapa pejabat Rusia telah menyerukan pembalasan.

    “Kita perlu mengidentifikasi dan melenyapkan seluruh rantai pelaku operasi tersebut. Saya rasa mereka sama sekali tidak perlu ditawan – mereka seharusnya langsung dimusnahkan di tempat, seperti yang dilakukan terhadap teroris,” kata Andrey Kolesnik, anggota komite pertahanan Duma, seperti dikutip oleh situs berita Lenta.ru.

    Ukraina belum mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Badan intelijen Ukraina telah menargetkan puluhan perwira militer Rusia dan pejabat yang ditunjuk Rusia sejak awal perang, menuduh mereka terlibat dalam kejahatan perang.

    Sedikit yang diketahui tentang sel-sel perlawanan Ukraina yang diyakini berada di balik pembunuhan dan serangan terhadap infrastruktur militer di dalam Rusia dan di wilayah yang dikuasai Rusia.

    Desember lalu, Kyiv mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan Letnan Jenderal Igor Kirillov, kepala pasukan perlindungan nuklir, biologi, dan kimia militer.

    Jenderal itu tewas akibat bom yang disembunyikan di dalam skuter listrik di luar gedung apartemennya, sehari setelah Ukraina mengajukan tuntutan pidana terhadapnya. Asistennya, Ilya Polikarpov, juga tewas dalam serangan itu.

    Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, pada September tampaknya memberi sinyal bahwa serangan lebih lanjut terhadap tokoh-tokoh militer senior Rusia dapat terjadi.

    Penargetan terus-menerus terhadap tokoh-tokoh militer senior Rusia oleh Ukraina telah menggarisbawahi kegagalan dalam dinas keamanan Rusia.

    Vladimir Putin tahun lalu menggambarkan pembunuhan Kirillov sebagai “kesalahan besar” oleh badan-badan keamanan negara itu, dan mengatakan mereka harus belajar darinya dan meningkatkan efektivitas pencegahan.

    Tidak jelas apakah pembunuhan Sarvarov yang menjadi sorotan akan berdampak pada perundingan perdamaian. Saat ini pejabat Ukraina dan AS sedang mengadakan diskusi di Florida yang bertujuan untuk mengakhiri perang yang hampir empat tahun antara Rusia dan Ukraina.

    Rusia mengadakan pembicaraan terpisah dengan AS di Florida, yang diperkirakan akan berlanjut pada Senin.

    Keith Kellogg, perwakilan khusus yang ditunjuk Donald Trump untuk Ukraina dan Rusia, mengkritik pembunuhan jenderal-jenderal Rusia oleh Ukraina tahun lalu, dengan mengatakan tindakan tersebut dapat melanggar aturan perang.

  • Sarjan yang Diciduk KPK Ternyata Ketua Acara Mancing Mania Bersama Gibran

    Sarjan yang Diciduk KPK Ternyata Ketua Acara Mancing Mania Bersama Gibran

    GELORA.CO -Sorotan baru muncul usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi. Salah satu tersangka, H Sarjan, diketahui pernah tampil dalam kegiatan rakyat yang dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    Sarjan merupakan ketua panitia “Mancing Mania Gratis Jilid II” di Kabupaten Bekasi, 26 Oktober 2025. Sementara Gibran hadir langsung membuka acara.

    Panitia menebar sekitar 5 ton ikan lele ke Kali Gabus, Kecamatan Tambun Utara, dan menyiapkan hadiah beragam mulai dari sepeda motor listrik, televisi, hingga perlengkapan rumah tangga. Acara menyedot ribuan warga dan disebut sebagai ajang memperkuat kebersamaan masyarakat.

    “Kegiatan mancing mania gratis ini kami gelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus memperkuat semangat persatuan masyarakat Tambun Utara. Alhamdulillah Mas Wapres bisa hadir dan turut memeriahkan acara ini,” ujar Sarjan kala itu.

    Dalam kesempatan yang sama, Wapres Gibran mengajak generasi muda menjaga nilai persatuan, menumbuhkan kreativitas, serta berani bermimpi besar demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

    Dalam rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden, Gibran juga menegaskan semangat Sumpah Pemuda harus hidup di ruang-ruang kebersamaan, termasuk acara rakyat seperti mancing mania.

    Namun, sorotan terhadap kegiatan tersebut mengemuka setelah KPK menetapkan Sarjan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi. Selain Sarjan, KPK juga menetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang, ayah Bupati Bekasi, sebagai tersangka.

    Ketiganya ditangkap bersama tujuh orang lainnya dalam OTT di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis, 18 Desember 2025. “Setelah ditemukan kecukupan alat bukti, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu ADK (Ade Kuswara Kunang), HMK (HM Kunang), dan SRJ (Sarjan),” kata Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu, 20 Desember 2025.

    Asep menjelaskan, ketiga tersangka langsung ditahan di Rutan Merah Putih KPK untuk 20 hari pertama, terhitung sejak 20 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.

    Kasus ini bermula setelah Ade Kuswara Kunang terpilih sebagai Bupati Bekasi. Ia kemudian menjalin komunikasi dengan Sarjan selaku pihak swasta penyedia paket proyek. Dalam rentang satu tahun terakhir, Ade diduga rutin meminta ‘ijon’ paket proyek kepada Sarjan melalui perantara HM Kunang.

    “Total ijon yang diberikan oleh Sarjan kepada Bupati Ade bersama-sama HM Kunang mencapai Rp9,5 miliar. Pemberian uang dilakukan dalam empat kali penyerahan melalui para perantara,” ungkap Asep.

    Selain itu, sepanjang 2025, Bupati Ade juga diduga menerima uang dari sejumlah pihak lain dengan total mencapai Rp4,7 miliar. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan barang bukti uang tunai Rp200 juta di rumah Bupati Ade.

    “Uang tersebut merupakan sisa setoran ijon keempat dari Sarjan kepada Ade melalui para perantara,” pungkas Asep.

  • Eks Wakapolri Oegroseno Nilai Keaslian Ijazah Jokowi Tak Cukup Dibuktikan dengan Ditunjukkan Singkat

    Eks Wakapolri Oegroseno Nilai Keaslian Ijazah Jokowi Tak Cukup Dibuktikan dengan Ditunjukkan Singkat

    GELORA.CO  – Mantan Wakil Kepala Kepolisian RI, Komjen Pol (Purn) Oegroseno, menanggapi polemik keabsahan ijazah Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang hingga kini masih menjadi perdebatan publik dan berproses di ranah hukum.

    Perkara tersebut telah memasuki tahapan gelar perkara khusus yang digelar penyidik Polda Metro Jaya pada Senin, 15 Desember 2025.

    Dalam forum tersebut, penyidik memperlihatkan ijazah Jokowi yang sebelumnya disita pada 23 Juli 2025 sebagai bagian dari alat bukti.

    Selain ijazah, penyidik juga menampilkan sejumlah dokumen lain, termasuk transkrip nilai S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

    Dokumen-dokumen tersebut diperlihatkan langsung kepada delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Trio RRT: Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Dokter Tifauzia Tyassuma.

    Gelar perkara khusus itu digelar setelah dua kali permintaan dari pihak RRT pada 21 Juli 2025 dan 20 November 2025.

    Sebelumnya, RRT bersama lima orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya pada Jumat, 7 November 2025.

    Penetapan tersebut terkait dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penghasutan atas tudingan ijazah palsu Jokowi.

    Kasus ini bermula dari laporan yang diajukan Jokowi pada 30 Mei 2025, serta laporan tambahan dari sejumlah relawan.

    Sejak saat itu, proses hukum terus berjalan hingga akhirnya memasuki tahap gelar perkara khusus.

    Keaslian Ijazah Tak Cukup Ditunjukkan Singkat

    Oegroseno menilai, pembuktian keaslian ijazah Jokowi tidak bisa dilakukan secara sederhana hanya dengan memperlihatkan dokumen fisik dalam waktu singkat.

    Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam podcast di kanal YouTube Abraham Samad Speak Up, Sabtu, 20 Desember 2025.

    “Kaitan dengan ijazah yang diduga palsu nih kan harus dibuktikan. Saya mulai tertarik apa yang pernah disampaikan oleh Prof. Suparji dari Universitas Al Azhar di situ mengatakan antara otentik, identik atau asli. Kalau asli, asli dari mana?” kata Oegroseno, melansir dari Tribunnews.

    “Pembanding saya rasa tidak diperlukan, mungkin salah satu dari sekian bukti yang harus dibuktikan oleh keterangan saksi atau ahli dan mungkin juga petunjuk, dari alat bukti.”

    Ia menilai, penayangan ijazah selama lima atau enam menit dalam gelar perkara tidak otomatis membuktikan keasliannya.

    “Nah, di gelar perkara khusus tadi kan seolah ini ijazah asli, hanya boleh dilihat selama 5 atau 6 menit, mungkin ya. Nah, itu bukan bagian dari bahwa itu ijazah asli dari UGM.”

    Dokumen Pendukung Dinilai Lebih Krusial untuk Pembuktian

    Menurut Oegroseno, keabsahan ijazah justru harus diperkuat dengan rangkaian dokumen akademik lain, seperti transkrip nilai, laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN), SK Yudisium, hingga skripsi.

    “Satu tentang transkrip nilai ya, kan itu proses [kuliah]nya. Kemudian, kalau mahasiswa itu kan ada laporan KKN. Foto-foto waktu kita masih SD, SMP, apalagi KKN itu penting, jadi petunjuk juga bisa nih.”

    “Kemudian ada SK Yudisium juga perlu dibuktikan di situ. Nah, baru kemudian masalah skripsi, ini juga penting.”

    Ia juga menekankan bahwa istilah identik atau tidak identik hanya relevan untuk unsur tanda tangan pada ijazah, bukan pada dokumen secara keseluruhan.

    “Contoh ijazah ini, bisa dilihat identik atau tidak identik dengan tanda tangan. Jadi, bagi saya, ijazah itu tidak bisa dikatakan identik,” papar Oegro.

    “Yang bisa dicek identik adalah tanda tangan, itu kan ada tanda tangan dekan atau rektor di situ, harus dibuktikan. Kemudian otentikasi, ini berarti benar-benar dikeluarkan oleh UGM atau bukan?”

    Oegroseno menegaskan, tanpa pembuktian yang komprehensif, baik secara forensik, investigasi lapangan, maupun keterangan saksi dan ahli, potensi kriminalisasi terhadap pihak yang mempertanyakan keabsahan ijazah justru menjadi lebih besar.

    “Tanpa itu, ya saya bisa mengatakan ini potensi kriminalisasi lebih kuat daripada potensi untuk penyidikannya.”

    Polda Metro Jaya Pastikan Keaslian Ijazah Jokowi

    Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, memastikan bahwa ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang ditunjukkan saat sidang gelar perkara, Senin (15/12/2025), adalah asli.

    Ijazah tersebut ditunjukkan atas izin seluruh pihak yang hadir dalam sidang tersebut, di antaranya pelapor, terlapor, pengawas internal, dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Ombudsman RI selaku pengawas eksternal.

    Sayangnya, pada gelar perkara yang berlangsung selama sembilan jam sejak pukul 10.30 hingga 22.10 WIB itu pihak Komnas HAM dan Komnas Perempuan berhalangan hadir.

    “Dalam forum gelar perkara khusus tersebut atas seizin dan kesepakatan para pihak dalam forum, penyidik telah menunjukkan ijazah atas nama Joko Widodo yang diterbitkan oleh Fakultas Kehutanan UGM,” kata Iman di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2025), dikutip SURYA.CO.ID dari Tribunnews.com.

    Kombes Iman Imanuddin mengungkapkan, ijazah milik Jokowi termasuk satu dari 709 dokumen alat bukti yang disita oleh tim penyidik.

    “Sebagaimana telah dilakukan penyitaan oleh penyidik dari pelapor Bapak Insinyur Haji Joko Widodo,” ungkap dia.

    “Pada kesempatan gelar perkara, penyidik memberikan kesempatan kepada para principal untuk menyampaikan keluhan, pengaduan, ataupun fakta hukum tambahan di dalam forum gelar perkara khusus tersebut.”

    “Dan para prinsipal sudah menyampaikan keluhan, pengaduan, maupun fakta hukum tambahan tersebut,” ujar Iman.

    “Kemudian telah juga dilakukan pendalaman materi oleh para pengawas internal maupun para pengawas eksternal, baik secara formil maupun materiil, atas pelaksanaan proses penyelidikan dan penyidikan yang kami lakukan,” imbuh dia

  • Minta Penyidik Kasus Ijazah Jokowi Tak Bertele-tele, Pakar Nilai Pencekalan Roy Suryo Cs Sudah Tepat

    Minta Penyidik Kasus Ijazah Jokowi Tak Bertele-tele, Pakar Nilai Pencekalan Roy Suryo Cs Sudah Tepat

    GELORA.CO  – Setelah Polda Metro Jaya menggelar gelar perkara khusus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), penyidik diminta segera melimpahkan kasus ke kejaksaan untuk segera disidangkan. 

    Pakar Hukum Pidana Universitas Bhayangkara Jaya, Jakarta, Prof Joko Sriwidodo meminta penyidik tidak bertele-tele. 

    Joko Sriwidodo juga menilai langkah penyidik yang sudah mencekal Roy Suryo CS sudah tepat. 

    Menurut Joko , polisi sudah bekerja dengan baik dan transparan di kasus ini. 

    “Justru polisi itu mencari kepastian hukumnya bekerja dengan su hukum juga. Tidak boleh keluar dari norma. Tidak boleh mengikuti kemauan daripada terlapor, tidak juga mengikuti kemauan daripada pelapor. Yang jelas Polri sekarang sudah bagus ya, sudah mulai transparan,” kata Joko Sriwidodo dikutip dari tayangan Nusantara TV pada Minggu (21/12/2025).

    Bukti transparansi polisi yakni telah melakukan uji laboratorium dokumen (ijazah). 

    Kalau ternyata hasil laboratorium itu tidak diterima, namun menurutnya sifa pembuktian itu ada empat, Yakni, valud, terkini, memadai dan asli. .

    “Kalau yang dipakai lab itu asli, kemudian lab-nya itu keluar juga tidak identik atau identik.

    “Ke mana kita percaya? kepada polisi. Pekerjanya hukum siapa? Polisi,” katanya. 

    Menurut Joko, polisi sudah meyakinkan itu dengan melakukan gelar perkara khusus. 

    Joko justru meminta polisi meningkatkan kinerjanya untuk bisa membawa kasus ini ke pengadilan. 

    “Lemburlah begitu ya. Jangan lama-lama, enggak usah makan lele. Jangan bertele-tele. Kalau memang sudah cukup bukti 184 itu cukup dua loh, dua alat bukti 183-nya yakin alat dua terbukti bisa terbukti bersalah aman. Tapi kalau dua tidak alat buktinya enggak ada 184 183 bisa onselah atau verspak bisa kan,” katanya. 

    Joko juga menilai langkah polisi mencekal Roy Suryo Cs sudah sangat tepat. 

    Hal ini beralasan karena untuk mencari kepastian hukum berkas yang dipakai oleh polisi ini segera harus dibuktikan di pengadilan.

    “Jangan sampai buktinya lengkap, barangnya lengkap, subjeknya ini pelakunya enggak bisa dihadirkan nanti in absensia itu akan terjadi perdebatan lagi,” katanya. 

    Karena sudah mengeluarkan pencekalan ini lah, Joko meminta agar kasus segera dilimpahkan. 

    “Jangan lama, cepat punya perhitungan. Cekal ini 2 minggu, 2 minggu bisa selesai lebih cepat,” katanya. 

    Kenapa harus cepat, menurut Joko hal ini berkaitan dengan hak asasi manusia. 

    “Kalau belum valid enggak boleh. Kenapa? Hak orang sudah hilang, enggak tenang dirinya mereka. Maka bekerjanya polisi harus memiliki kepastian,” tukasnya. 

    Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengajukan perpanjangan masa pencekalan Roy Suryo Cs dari awalnya 20 hari menjadi 6 bulan.

    Pencekalan dilakukan sejak tanggal 8 November 2025 hingga April 2026. 

    Penyidik Bantah Klaim Roy Suryo Cs 

    Terpisah, Klaim Roy Suryo Cs bahwa analisisnya tentang ijazah Presiden ke-7 RI Joko adalah produk akademik dibantah penyidik Polda Metro Jaya. 

    Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menegaskan bahwa untuk menyebut sebuah produk akademik, harus memenuhi syarat-syarat etika, baik etika pembuatan maupun publikasinya. 

    “Kita sama-sama harus ketahui bahwa dalam ee etika publikasi suatu produk akademik tentunya harus memenuhi syarat keaslian atau orisinalitas dan bebas manipulasi data,” terang KOmbes Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (18/12/2025). 

    Dikatakan iman, peneliti akademik harus memenuhi syarat integritas akademik yang memahami kode etik dosen atau peneliti yang mengklaim dari produk akademik itu sendiri.

    Selain itu, juga harus memenuhi aspek metodologi, kemudian aspek substansi, aspek teknis, maupun aspek kelembagaan etis. 

    “Kita harus ketahui bahwa dalam penelitian harus memenuhi standar prinsip-prinsip utama penelitian di mana ada respect for person atau menghormati manusia, mengakui otonomi individu, kemudian berbuat baik dan tidak merugikan, dan tidak mengeksploitasi kelompok tertentu,” katanya. 

    “Dan para peneliti juga harus memegang etika peneliti,” katanya. 

    Dalam hal ini, lanjut Iman, etika peneliti juga harus jujur, berintegritas, objektivitas dan transparansi. 

    “Kompetensi yang dimiliki oleh peneliti itu sendiri juga terkait dengan kerahasiaan atau privasi di mana dalam proses penelitian harus melindungi data pribadi dari subjek penelitian sendiri,” terangnya. 

    Iman menegaskan produk akademik itu tidak berada di ruang hampa sehingga harus memenuhi kaidah-kaidah keilmuan yang itu dalam rangka menjaga hak-hak orang lain juga sehingga diatur dalam norma dan kaidah peraturan perundang-undangan.

    Iman menegaskan dari hasil gelar perkara khusus yang sudah dilaksanakan pada Senin (15/12/2025) pihaknya tetap dengan keputusan menjadikan Roy Suryo Cs sebagai tersangka. 

    Hal ini sesuai dengan hasil penyidikan yang sudah dilakukannya selama ini.

    Dalam penyidikan ini, pihaknya telah melakukan pengambilan keterangan terhadap 130 orang saksi, penyitaan terhadap 17 jenis barang bukti, serta pengamanan 709 dokumen alat bukti.

    “Selain itu, kami juga telah mengambil keterangan dari 22 orang ahli dengan berbagai bidang keilmuan guna memperkuat dasar hukum perkara ini,” terangnya. 

    Ahlli ini mencakup berbagai disiplin ilmu, di antaranya ahli pers, ahli kepegawaian, ahli keterbukaan informasi publik, serta ahli peraturan perundang-undangan dari Ditjen PP Kemenkumham Republik Indonesia.

    Tim penyidik juga melibatkan ahli forensik dokumen, lima orang ahli digital forensik, ahli bahasa Indonesia, ahli sosiologi hukum, ahli psikologi massa, ahli komunikasi sosial, serta ahli di bidang medis seperti anatomi, fisiologi, epidemiologi, dan neurosains.

    Tak ketinggalan, dua orang ahli hukum ITE dan dua orang ahli hukum pidana turut memberikan pandangan mereka.

    Untuk menjamin transparansi, profesionalitas, dan proporsionalitas, penyidik telah melaksanakan dua kali gelar perkara, dua kali asistensi, dan satu kali gelar perkara khusus yang menyertakan pengawas eksternal, pengawas internal, maupun para ahli.

    “Hal ini dimaksudkan agar penanganan perkara, baik secara formil maupun material, dapat terjaga akuntabilitasnya. Dalam hal pengajuan dokumen dan alat bukti, penyidik mengutamakan profesionalitas yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik maupun saintifik,” tegasnya. 

    Ada tiga indikator utama yang dijaga dalam uji laboratoris pada penyidikan ini.

    Alat yang digunakan harus tersertifikasi, terakreditasi, dan terkalibrasi oleh lembaga legal, bahkan sudah memperoleh sertifikat ISO 17025.

    Petugas yang melakukan uji laboratoris memiliki kompetensi dan sertifikasi yang sesuai.

    Metode pengujian yang dilakukan harus memenuhi standar SOP metodologi ilmiah berbasis keilmuan. 

    Dokumen utama yang diuji pun dibandingkan dengan dokumen pembanding yang diterbitkan pada tahun dan dari lembaga yang sama.

    Sebelumnya, Roy Suryo selalu mengklaim bahwa apa yang dilakukan terhadap ijazah Jokowi itu adalah penelitian akademik. 

    Menurut Roy Suryo, setiap orang memiliki hak melakukan penelitian atas keterbukaan informasi. Bahkan, hal itu dijamin oleh Undang-undang (UU). 

    “Jadi UU No 14 Tahun 2008, penjabaran dari UUD 1945 Pasal 28 F dan juga hak yang diatur oleh declaration of human rights ya. Jadi saya bebas untuk atau kita sebagai warga negara bebas untuk melakukan apapun keterbukaan informasi dan penelitian, apalagi untuk dokumen publik, yang saya teliti adalah dokumen publik ya,” kata Roy Suryo saat ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025).

    Ia menambahkan, akan menjadi preseden yang buruk ketika kebebasan warga negara melakukan penelitian berujung kriminalisasi.

    Meski begitu, ia mengaku tetap menghormati proses hukum atas penetapan tersangka ini.

    “Jadi ini akan menjadi preseden yang buruk ya kalau ada seseorang yang meneliti dokumen publik kemudian ditersangkakan dan kemudian dikriminalisasi,” ucap dia

  • Bus Cahaya Trans Terbalik di Exit Tol Krapyak, 15 Tewas

    Bus Cahaya Trans Terbalik di Exit Tol Krapyak, 15 Tewas

    GELORA.CO  – Kecelakaan maut terjadi di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/12/2025) dini hari. 

    Sebuah bus PO Cahaya Trans jurusan Jakarta–Yogyakarta terbalik usai menabrak pembatas jalan.

    Dari total 34 penumpang, 15 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 17 lainnya selamat, sebagian mengalami luka berat.

    Seluruh korban telah dievakuasi dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Kota Semarang.

    Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, menyebut bus melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menghantam pembatas jalan penghubung (Ramp 3) Exit Tol Krapyak.

    Proses evakuasi melibatkan tim SAR gabungan Polri, Dinas Kesehatan, Jasa Marga, dan PMI.

    “Dengan rincian 17 orang selamat. Beberapa orang mengalami luka berat, 15 orang meninggal dunia,” ujarnya