Category: Gelora.co Nasional

  • Viral Ceramah HRS Minta Prabowo Jangan Malu Tetapkan Bencana Nasional, Tuding Menteri Bermental ABS

    Viral Ceramah HRS Minta Prabowo Jangan Malu Tetapkan Bencana Nasional, Tuding Menteri Bermental ABS

    GELORA.CO – Viral beredar potongan video ceramah Habib Rizieq Shihab (HRS) yang meminta Presiden Prabowo Subianto agar jangan malu menetapkan status bencana nasional di Sumatera. Ia pun berburuk sangka adanya pembisik di sekitar presiden yang bermental asal bapak senang (ABS) yang kerap memberikan laporan-laporan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lokasi bencana. 

    “Jadi sekali lagi saudara, bencana nasional nggak usah malu. Kalau ngutang baru malu. Ngutang triliunan-triliunan nggak malu, bantuan malu,” kata HRS dalam ceramahnya itu dikutip Jumat (26/12/2025).

    HRS pun mengisahkan beberapa bencana yang pernah terjadi di Indonesia, contohnya bencana tsunami di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 1992 dan tsunami Aceh 2004 di mana keduanya ditetapkan oleh presiden pada masanya sebagai bencana nasional. Penetapan status bencana nasional, kata HRS, membuat penanganan pascabencana menjadi cepat dan Indonesia banyak mendapat bantuan dari luar negeri.

    Namun saat ini, HRS mengaku jengkel dengan sikap beberapa menteri yang menurutnya membisiki Prabowo dengan laporan-laporan yang bersifat ABS demi mencegah status bencana nasional ditetapkan. Padahal, HRS berbaik sangka kepada Prabowo dan yakin Prabowo sebenarnya setuju jika bencana di Sumatera ditetapkan sebagai bencana nasional. 

    “Jadi ini para menteri ngomongnya seenak-enaknya. Saya yakin insya Allah khusnudzon saya baik dan benar. Saya berkhusnudzon bapak presiden itu punya perhatian besar terhadap bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat dan saya yakin beliau setuju ini dinyatakan sebagai bencana nasional. Tapi yang jadi persoalan ada pembisik-pembisik manusia di sekitar dia yang mempengaruhi presiden supaya jangan dinyatakan sebagi bencana nasional,” kata HRS. 

  • Sebut Kiamat Natal Telah Dibatalkan, Nabi Noah asal Ghana Kini Beli Mercy dengan Sumbangan Jemaat

    Sebut Kiamat Natal Telah Dibatalkan, Nabi Noah asal Ghana Kini Beli Mercy dengan Sumbangan Jemaat

    GELORA.CO – Nabi gadungan dari Ghana, Ebo Enoch, telah mengumumkan bahwa kiamat telah ditunda. Ia sebelumnya meramalkan bahwa dunia akan dilahap oleh banjir besar pada tanggal 25 Desember. Namun, setelah hal seperti itu tidak terjadi, ia memberi tahu para pengikutnya bahwa kiamat telah ditunda dan Tuhan telah memberinya lebih banyak waktu untuk memperluas proyek bahtera. Saat ini, ia telah membangun sekitar 10 bahtera, menurut Ghana Web, sebuah portal berita lokal. Ia mengklaim bahwa Tuhan telah menjawab doanya. Hal ini menyusul laporan bahwa ia telah membeli Mercedes seharga $100.000 dengan sumbangan yang ia dapatkan dari para pengikutnya untuk membangun bahtera-bahtera tersebut.

    Enoch telah memberi tahu para pengikutnya bahwa 25 Desember adalah hari Pengangkatan, hari di mana dunia akan diliputi oleh banjir besar. Pembuat konten dengan pengikut yang sangat banyak di media sosial ini mengatakan bahwa ia diperintahkan oleh Tuhan untuk membangun kapal-kapal tersebut, sama seperti Nuh diperintahkan untuk membangun bahtera untuk menampung sepasang dari setiap spesies. Untuk tujuan ini, ia meminta para pengikutnya untuk memberinya uang agar ia dapat membangun kapal-kapal tersebut. Beberapa dari mereka menjual barang-barang mereka untuk mendapatkan uang tersebut. Ada video orang-orang yang membawa barang-barang mereka dan berkumpul untuk menaiki bahtera menjelang hari H.

    Ebo Enoch membeli sebuah Mercedes

    Namun, laporan menunjukkan bahwa ia telah menggunakan uang tersebut untuk membeli mobil Mercedes seharga $100.000. Warganet terkejut melihat bagaimana Enoch berhasil menipu begitu banyak orang yang dengan senang hati memberikan uang mereka kepadanya. Enoch bahkan mengunggah video dirinya memeriksa kapal-kapal tersebut untuk menciptakan rasa percaya di antara para pengikutnya. Ia menambahkan bahwa tidak ada seorang pun yang menerima pesan khusus untuk menaiki kapal-kapal tersebut, dan setiap orang yang beriman dipersilakan.

    Pengangkatan (Rapture) adalah kepercayaan di kalangan sebagian orang yang meyakini bahwa Tuhan akan membawa orang-orang percaya ke surga, sementara yang lain akan tertinggal. Pendeta asal Afrika Selatan, Joshua Mhlakela, mengatakan bahwa pada tanggal 23 September, Pengangkatan akan terjadi, dan setiap orang yang hidup maupun yang telah meninggal yang percaya kepada Tuhan akan bangkit.

  • Aceh Tegang, Aparat TNI Polri Sweeping Truk Bantuan di Perbatasan Bireuen–Aceh Utara, Ini yang Dicari

    Aceh Tegang, Aparat TNI Polri Sweeping Truk Bantuan di Perbatasan Bireuen–Aceh Utara, Ini yang Dicari

    GELORA.CO – Kondisi Aceh yang masih dilanda bencana malah ditambah dengan hal yang tak perlu yang menyebabkan suasana menjadi tegang dan memanas.

    Ratusan personel TNI dibantu puluhan anggota Brimob bersenjata lengkap melakukan sweeping terhadap truk pembawa logistik bantuan untuk korban banjir yang menuju Aceh Tamiang.

    Sweeping dilakukan aparat di perbatasan Bireuen–Aceh Utara diduga untuk mencari bendera bulan dan bintang yang diduga terafiliasi dengan GAM.

    Pemeriksaan berlangsung di Gampong Mane Tunong, Aceh Utara, Kamis malam (25/12).

    Dilansir dari AJNN (Aceh Journal National Network), Jumat (26/12), aparat TNI dan Polri tiba di lokasi sweeping sekitar pukul 18.30 WIB, Kamis. 

    Mereka datang dengan beberapa kendaraan taktis dan mulai menghentikan satu per satu truk bantuan.

    Ketegangan memuncak sekitar pukul 21.00 WIB dan berujung kericuhan. Dalam insiden tersebut, satu orang pembawa bantuan mengalami luka serius di bagian kepala dan dilarikan ke rumah sakit. 

    Sejumlah saksi menyebut aparat menyita seluruh bendera bergambar bulan dan bintang. Penyitaan itu dilakukan di tengah adu mulut antara aparat dan rombongan relawan.

    Seorang warga Gampong Mane Tunong yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan aparat telah bersiaga sejak sore hari di kawasan perbatasan Bireuen–Aceh Utara.

    “Mereka sudah standby dari jam setengah enam sore. Sepertinya memang menunggu rombongan bantuan untuk disweeping satu per satu,” kata dia.

    Menurut warga tersebut, aparat juga melarang masyarakat mengambil gambar atau merekam video selama pemeriksaan berlangsung.

    Hingga Kamis malam, aparat TNI dan Brimob masih berjaga di depan jembatan penghubung Kabupaten Bireuen dan Aceh Utara ini.

    Danrem Lilawangsa Buka Suara

    Sementara itu Danrem 011 Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran mengatakan sejak terjadinya bencana banjir besar dan longsor, bantuan terus berdatangan ke Aceh dari berbagai penjuru.

    Ali sangat menyayangkan jika kemudian ada pihak maupun kelompok yang memanfaatkan bencana. 

    “Mirisnya lagi, kelompok ini dengan dalil mengirim bantuan ke pengungsi terdampak bencana. Anehnya, mengapa mereka membawa bendera Bintang Bulan,” kata Danrem, Jumat, 26 Desember 2025.

    Danrem menegaskan TNI tidak pernah melarang siapapun datang ke Aceh. Khususnya para dermawan membawa bantuan untuk ribuan masyarakat yang tengah terdampak bencana besar.

    “Untuk apa membawa simbol tersebut, itu kan dilarang. Silakan antar bantuan, pihak kami, TNI menghentikan rombongan kelompok ini hanya meminta agar tidak membawa bendera Bulan Bintang. Tetapi kelompok ini tidak terima dan malah menantang TNI,” ujarnya dilansir dari AJNN.

    Danrem Ali Imran juga mengatakan, tidak ada yang melarang jika ingin melakukan aksi kemanusiaan, begitu pun pihak keamanan dari TNI.

    Bahkan peran prajurit hadir di tengah-tengah masyarakat mulai terjadi bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh. 

    TNI menurutnya dengan sigap membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

    “Betapa besar perhatian pemerintah pusat. Bahkan Presiden dan para pejabat negara berulang kali berkunjung ke Aceh. Begitupun bantuan baik dari darat, laut dan udara terus begulir,” kata perwira TNI AD yang pernah di Kopassus itu.

    “Anehnya ini, kebutuhan logistik bagi korban bencana bisa dikatakan berlebih, namun mengapa kelompok tertentu ini malah membuat onar,” sebut Ali Imran.

    “Saya ini orang Aceh, enak aja merdeka. Di sini Indonesia, tidak ada merdeka-merdeka. Dari tahun ’45 kita sudah merdeka. Bendera bangsa kita juga satu, Sang Saka Merah Putih. Keluar, keluar negeri sana kalau mau merdeka,” tegasnya lagi.*** 

  • Sweeping Bendera GAM, Dua Warga Dilarikan ke Puskesmas Dihantam Popor Senjata TNI

    Sweeping Bendera GAM, Dua Warga Dilarikan ke Puskesmas Dihantam Popor Senjata TNI

    GELORA.CO – Hermansyah Warga Desa Alu Kuta Kecamatan Jangka Bireuen- Aceh terpaksa harus di larikan ke Puskesmas Kreung Mane Muara Batu Aceh Utara di sebabkan Oknum TNI memukul kepala nya dengan menggunakan gagang senjata Laras Panjang hingga robek dan berdarah. Hal itu langsung disampaikan Hermansyah kepada media ini, Kamis ( 25/12/2025 )

    Hermansyah menambahkan, awalnya tujuan dia ingin membantu mengantarkan bantuan untuk korban banjir di Aceh Tamiang, sesampai di Jembatan Krueng Mane dia melihat sudah banyak tentara dan truk TNI yang terparkir di pinggir jalan Lintas Nasional Medan – Banda Aceh. Desa Bale Tunong Kecamatan Muara Batu.

    Ada beberapa Oknum TNI langsung menghampiri dirinya dan memeriksa barang yang dibawa, selanjutnya oknum oknum TNI tersebut langsung memukul kepala nya dengan gagang senjata Laras panjang sehingga kepalanya berdarah, padahal dia sudah mengatakan tidak ada membawa bendera  bintang bulan.

    Wilis sahabat Hermansyah kepada media ini mengatakan , dikarenakan sahabatnya Hermansyah kepalanya terluka dan dia langsung membawa sahabat nya ke Puskesmas Krueng Mane.

    Dokter Arina yang bertugas di Puskesmas Krueng Mane saat di konfirmasi media ini membenarkan memang ada dua pasien yang terluka di kepalanya salah satunya yang bernama Hermansyah.

    Hingga  berita ini ditayangkan, belum bisa menghubungi pihak oknum TNI yang melakukan pemukulan terhadap warga yang ingin mengantar bantuan ke pengungsi di Aceh Tamiang.(*)

  • Wagub Aceh Sayangkan Insiden Bentrok di Lhokseumawe, TNI–Polri Diminta Tak Arogan

    Wagub Aceh Sayangkan Insiden Bentrok di Lhokseumawe, TNI–Polri Diminta Tak Arogan

    GELORA.CO – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyayangkan insiden bentrok antara TNI dan warga yang terjadi di Aceh Utara pada Kamis malam di tengah upaya penanganan bencana. Ia meminta seluruh pihak menahan diri dan kembali fokus pada misi kemanusiaan membantu warga terdampak.

    “Kami Pemerintah Aceh sangat menyayangkan apa yang telah terjadi tadi malam di Aceh Utara,” kata Fadhlullah saat memberikan sambutan peringatan 21 tahun tsunami Aceh.

    Ia meminta TNI, Polri, GAM, relawan, serta masyarakat untuk menjaga kekompakan serta persatuan demi kelancaran penanganan bencana.

    “Niat kita semua adalah kebaikan, untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami bencana. Mari kita bersatu padu dan menjaga kekompakan,” ujarnya.

    Fadhlullah juga menegaskan pentingnya sikap humanis aparat di lapangan. Ia berharap tidak ada arogansi dari aparat yang dapat mengganggu kerja-kerja kemanusiaan.

    “Kami berharap kepada TNI dan Polri agar menahan diri dari arogansi di lapangan. Mari kita jaga kekompakan dalam membantu masyarakat,” katanya.***

  • Sosok Ketum Ormas yang Sebut Jokowi Sudah Prediksi Soal Tunjukkan Ijazah Asli Tak Selesaikan Masalah

    Sosok Ketum Ormas yang Sebut Jokowi Sudah Prediksi Soal Tunjukkan Ijazah Asli Tak Selesaikan Masalah

    GELORA.CO  – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) disebut telah lebih dulu memperkirakan bahwa polemik terkait ijazahnya tidak akan selesai meski dokumen tersebut ditunjukkan ke publik.

    Prediksi itu dinilai akurat dan kini terbukti setelah gelar perkara khusus yang dilakukan Polda Metro Jaya.

    Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar, mengungkapkan bahwa Jokowi tidak memberikan perhatian besar terhadap isu ijazah yang kembali mencuat.

    Hal itu ia ketahui setelah bertemu langsung dengan Jokowi belum lama ini.

    Mardiansyah menyebut pertemuan berlangsung cukup lama, namun pembahasan soal ijazah hanya disinggung singkat oleh Jokowi.

    “Berapa hari lalu saya ketemu dengan Pak Jokowi. Berdua saja saya ketemu dengan Pak Jokowi. Dari hampir 2 jam saya bicara dengan Pak Jokowi, cuma sekitar 50 detik dia berbicara soal ijazah,” kata Mardiansyah, dikutip dari tayangan di kanal YouTube Nusantara TV, Selasa (23/12/2025).

    Ijazah Ditunjukkan Tak Akan Menyelesaikan Masalah

    Dalam pertemuan tersebut, Jokowi disebut telah memprediksi bahwa memperlihatkan ijazahnya tidak serta-merta mengakhiri polemik. Ia menyampaikannya dengan nada santai dan singkat.

    “Kalimatnya cuma, ‘kan saya sudah duga sambil senyum pasti (ijazah saya) diperlihatkan pun juga tidak akan menyelesaikan persoalan.’ Itu Pak Jokowi sampaikan ke saya dan setelah itu tidak pernah bicara soal ijazah,” pungkasnya.

    Pernyataan itu kini dianggap relevan dengan perkembangan kasus yang terjadi belakangan.

    Sosok Mardiansyah Semar

    Mardiansyah Semar dikenal sebagai Ketua Umum organisasi kemasyarakatan Rampai Nusantara, sebuah ormas berskala nasional yang aktif dalam kegiatan sosial sekaligus isu-isu kebangsaan.

    Organisasi ini berawal dari gerakan relawan, lalu berkembang menjadi ormas dengan struktur kepengurusan di berbagai provinsi serta ratusan kabupaten dan kota di Indonesia di bawah kepemimpinannya.

    Dalam perjalanannya, Mardiansyah Semar menempatkan Rampai Nusantara sebagai kekuatan sipil yang tidak hanya hadir pada momentum politik elektoral, tetapi juga terlibat secara berkelanjutan dalam kegiatan kemasyarakatan, seperti bantuan kemanusiaan, kepedulian sosial, dan penguatan persatuan nasional.

    Ia juga dikenal aktif menyuarakan pandangan terkait isu politik, hukum, dan demokrasi melalui berbagai pernyataan di ruang publik dan media.

    Nama Mardiansyah Semar turut mencuat seiring kedekatan organisasinya dengan tokoh nasional.

    Rampai Nusantara diketahui memiliki hubungan komunikasi dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, yang disebut sebagai Ketua Dewan Pembina organisasi tersebut. 

    Hal ini menegaskan posisi Rampai Nusantara sebagai ormas yang berupaya mengambil peran strategis dalam dinamika sosial dan kebangsaan Indonesia.

    Secara umum, Mardiansyah Semar dipandang sebagai figur pimpinan ormas yang menekankan konsolidasi organisasi, penguatan jejaring nasional, serta peran aktif masyarakat sipil dalam menjaga persatuan dan stabilitas bangsa.

    Ijazah Jokowi Ditunjukkan Saat Gelar Perkara Khusus

    Prediksi Jokowi dinilai terbukti setelah penyidik Polda Metro Jaya memperlihatkan ijazah asli dalam gelar perkara khusus kasus ijazah Jokowi pada Senin (15/12/2025).

    Dokumen tersebut ditunjukkan kepada pihak-pihak yang selama ini mempersoalkan keasliannya, termasuk Roy Suryo dan rekan-rekannya.

    Namun, meski ijazah telah diperlihatkan secara resmi oleh penyidik, polemik belum juga mereda.

    Pihak yang menuding ijazah Jokowi palsu tetap menyampaikan keberatan.

    Rismon Sianipar, yang menjadi tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu, mengklaim menemukan kejanggalan pada dokumen tersebut berdasarkan pengamatannya.

    “Dari sejumlah pengamatan kami meskipun kami lakukan dengan mata telanjang, itu ada sejumlah kejanggalan,” kata tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Rismon Sianipar, dikutip dari program Rosi KompasTV, Kamis (18/12/2025).

    Rismon juga membandingkan ketebalan kertas ijazah Jokowi dengan ijazah miliknya sendiri.

    “Karena itu lurus, hitam, yang saya lihat itu cacat digital printing, karena itu lurus, tidak acak, garis lurus sebelah kiri dari ijazah analog yang ditunjukkan,” ujarnya.

    “Belum lagi dua bintik noda hitam, noktah hitam, itu saya kira itu cacat printing dan di bawah juga ada di bagian bawah itu, itu cacat printing juga, seperti tinta-tinta,” imbuhnya.

    Meski demikian, hingga kini proses hukum masih berjalan dan aparat penegak hukum terus mendalami kasus tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku

  • Roy Suryo Cs Sebut Sesat, Dibela Pensiunan Jenderal

    Roy Suryo Cs Sebut Sesat, Dibela Pensiunan Jenderal

    GELORA.CO  – Pengacara Elida Netti membagikan pengalaman emosionalnya saat mengikuti gelar perkara khusus terkait laporan dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo di Polda Metro Jaya, Senin (15/12/2025).

    Dalam forum tersebut, penyidik memperlihatkan langsung ijazah asli milik Jokowi kepada para peserta yang hadir.

    Momen itu disebut Elida sebagai titik balik dari perdebatan panjang yang selama ini bergulir di ruang publik.

    Ia mengaku merasakan ketegangan sekaligus keharuan ketika dokumen pendidikan Presiden RI itu ditampilkan secara langsung oleh penyidik.

    “Saya deg-degan. Ya Allah, akhirnya yang kita perdebatkan sekian tahun, sekarang ada sosoknya di depan mata,” kata Elida dalam tayangan kanal YouTube Cumicumi, Jumat (19/12/2025).

    “Saya melihat, saya merinding dan terharu,” ucapnya.

    Elida mengungkapkan, saat penyidik membuka map penyitaan barang bukti bertanggal 23 Juni, di dalamnya terdapat ijazah SMA dan ijazah sarjana (S1) milik Jokowi.

    Meski peserta dilarang menyentuh, Elida mengaku berusaha mendekat untuk mengamati detail fisik dokumen tersebut.

    “Saya tusuk (tahan) dengan ujung jari saya. Saya pegang, ada emboss (huruf timbul), ada watermark, dan ada lintasan stempel,” ujar Elida.

    Ia juga menyoroti kondisi fisik kertas yang menurutnya mencerminkan usia dokumen tersebut.

    “Di bagian bawahnya itu sudah robek-robek, mungkin karena sudah lama sekali. Kertas tua. Jadi bagi saya, itu adalah aslinya, bukan sekadar fotokopi,” tuturnya.

    Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Sesat

    Pernyataan Elida Netti tersebut mendapat bantahan keras dari Abdul Gafur Sangadji, kuasa hukum Roy Suryo.

    Ia menilai klaim Elida menyentuh ijazah Jokowi saat gelar perkara sebagai keterangan yang menyesatkan.

    Menurut Gafur, Polda Metro Jaya telah memberikan arahan tegas agar seluruh peserta hanya diperkenankan melihat tanpa menyentuh dokumen.

    “Ada pengacara dari pihak Pak Eggi Sudjana yang mengatakan bahwa beliau memegang ijazah, kemudian di situ merasakan ada emboss, ada watermark, saya pastikan bahwa apa yang disampaikan itu adalah keterangan yang menyesatkan publik,” kata Abdul Ghafur Sangadji, dikutip dari tayangan YouTube Official iNews, Senin (22/12/2025).

    Ia menjelaskan dirinya termasuk pihak pertama yang menyaksikan pembukaan segel ijazah tersebut.

    “Pada saat dilakukan gelar perkara khusus itu detik-detik di mana ijazah itu akan dibuka, saya termasuk orang yang pertama kali maju ke depan dan saya berdiri di antara penyidik dan Pak Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya,” kata dia.

    “Saya menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri detik-detik ijazah tersebut digunting dari segel penyidik Polda Metro Jaya dan ijazah tersebut diperintahkan, diberikan arahan oleh Polda Metro Jaya ‘tidak boleh diraba, tidak boleh dipegang, tidak boleh disentuh’.”

    “Sehingga saya hanya melihat itu dari jarak yang sangat dekat, tetapi karena ada arahan dari penyidik Polda Metro Jaya supaya ijazah tersebut tidak dipegang, maka saya tidak memegang ijazah tersebut,” tegasnya.

    Gafur menambahkan bahwa ijazah tersebut disimpan dalam map hardcase berlogo Universitas Gadjah Mada (UGM) dan dilapisi plastik keras.

    “Jadi kalau ada pernyataan dari pengacara Pak Eggi Sudjana mengatakan bahwa beliau menyelonong jarinya masuk, saya pastikan itu keterangan yang menyesatkan publik,” ujarnya.

    “Keterangan tersebut tidak benar, karena keterangan itu yang memberikan kebingungan terhadap rakyat hari ini,” imbuhnya.

    Ia juga menepis klaim adanya emboss dan watermark.

    “Bunda Eli (mengatakan) ijazah tersebut ada embossnya, ada watermark-nya, saya pastikan keterangan tersebut keterangan yang tidak sesuai fakta di dalam gelar perkara khusus,” pungkasnya.

    Dibela Purnawirawan Jenderal

    Di tengah polemik tersebut, Irjen Pol (Purn) Ricky Sitohang menyampaikan pembelaan terhadap Elida Netti. Mantan perwira tinggi Polri itu menilai pernyataan Elida muncul secara spontan dan jujur.

    Ricky menegaskan, reaksi Elida merupakan ungkapan nurani setelah menyaksikan langsung dokumen yang selama ini dipersoalkan.

    “Setelah (ijazah Jokowi) ditunjukkan oleh Pak Jokowi melalui penyidik tentang masalah ijazah aslinya, saya kan mengikuti semua, ternyata setelah diraba oleh namanya, saya sebut saja langsung Ibu Elida Netti,” kata Ricky Sitohang, dikutip dari tayangan di kanal YouTube Rasis Infotainment, Rabu (24/12/2025).

    “Dia merasa terharu, ‘memang betul tuh asli, betul, saya sudah lihat pegangnya ada juga watermarknya itu.’ Dia lihat memang asli.”

    “Dia sampaikan, ‘saya terharu melihat ini.’ Di dalam perjalanan daripada keterangan yang terlepas daripada seorang Ibu Elida Netti yang polos yang secara spontanitas dia sampaikan itu keluar dari nuraninya,” tutur lulusan Akpol 1983 itu.

    Ricky juga menyoroti perbedaan waktu gelar perkara antara klaster pertama dan klaster kedua, yang menurutnya memicu perbedaan persepsi.

    “Ternyata tidak bergayung sambut sehingga timbul kontradiktif. Kebetulan Ibu Elida Netti ini adalah kuasa hukum dari Eggi Sudjana juga memberikan suatu proteksi bahwa kenapa dijawab seperti kayak gitu,” ujar Ricky.

    “Terus dari kuasa hukum yang lain mengatakan itu tidak betul, itu penyesatan. Pertanyaannya, penyesatan yang mana? Kan sudah ditunjukkan, tadi bilang ‘pokoknya kalau sudah ditunjukkan itu ijazahnya kami anggap selesai, kami minta maaf bahkan saya cium tangannya.’ Dan lain sebagainya.”

    “Ini kan semuanya kan live service, klise. Faktanya tidak seperti itu. Masih juga bertahan dengan apa yang di dalam alam pikirnya. berarti kan sudah tidak murni lagi,” pungkasnya

  • Kontrak Penambangan Cloud CryptoMiningFirm Edisi Terbatas Natal, Stabil 5000 XRP Per Hari

    Kontrak Penambangan Cloud CryptoMiningFirm Edisi Terbatas Natal, Stabil 5000 XRP Per Hari

    Periode menjelang Natal merupakan waktu penting untuk alokasi ulang modal. Di tengah volatilitas suku bunga dan fluktuasi pasar kripto, semakin banyak investor mencari keuntungan yang tidak bergantung pada pergerakan pasar jangka pendek—penambangan awan (cloud mining).

    Tahun ini berbeda. CryptoMiningFirm telah merilis sejumlah kontrak penambangan cloud bertema Natal dalam jumlah terbatas lebih awal, dan banyak pengguna telah mulai menghasilkan hadiah penambangan XRP dan BTC senilai lebih dari $10.000 setiap hari sebelum liburan. Ini adalah jendela bonus daya komputasi cloud yang hanya dibuka di akhir tahun; jika Anda melewatkannya, Anda harus menunggu satu tahun lagi.

    Mengapa semakin banyak orang yang mendaftar sekarang?
    Karena kali ini, struktur pendapatannya telah ditingkatkan secara signifikan.

    🎁 Peningkatan Daya Komputasi Liburan: Efisiensi daya komputasi yang lebih tinggi dengan jumlah modal yang sama.

    💸 Penyelesaian Pendapatan Harian: Lihat pendapatan riil yang disetorkan setiap hari.

    🔒 Mekanisme Pendaftaran Terbatas: Konsentrasi daya komputasi, mencegah pengenceran.

    🧩 Berbagai Hadiah Bertumpuk: Hadiah Kontrak + Hadiah Isi Ulang + Hadiah Pemain Baru

    Berdasarkan perhitungan yang didasarkan pada contoh model yang ditampilkan secara publik di platform, kontrak siklus Natal, dengan investasi yang sama, memiliki pengembalian keseluruhan yang jauh lebih baik daripada rencana siklus reguler, dan oleh karena itu dengan cepat menarik perhatian segera setelah diluncurkan.

    Contoh untuk referensi (perbandingan antara kontrak reguler platform dan kontrak terbatas Natal):

    Tipe KontrakBiaya ($)Durasi (hari)
    Tarif Harian ($)Total ($)

    Penambang semut T21100 dolar24 dolar
    108 dolar
    Iceriver KAS KS7550 dolar57,15 dolar
    585,75 dolar
    ETCMiner E112500 dolar1035 dolar

    2850 dolar
    MicroBTWhatsMiner M66S++5000 dolar1577,5 dolar
    6162,5$
    Antminer S21 XPHYD10.000 dolar25175 dolar
    14375$
    ANTSPACE HW550.000 dolar38975 dolar
    87050$
    ANTSPACE MD580.000 dolar451640 dolar
    153800$

    Contoh kontrak Natal dengan jangka waktu terbatas:

    Investasikan $3.500 dalam kontrak daya komputasi awan.

    Penghasilan harian rata-rata $140, ditambah bonus kontrak dan hadiah deposit.

    Keuntungan kumulatif yang signifikan sepanjang periode Natal.

    Inilah mengapa banyak pengguna menganggapnya sebagai “konfigurasi daya komputasi yang paling berharga untuk digunakan di akhir tahun.”

    Di antara berbagai platform penambangan cloud, CryptoMiningFirm terus menarik pengguna karena desain strukturnya yang jelas dan mudah dipahami:

    ✔ Logika Keuntungan yang Transparan

    Hashrate, siklus, dan aturan penyelesaian ditampilkan dengan jelas, memungkinkan pengguna untuk melihat data keuntungan harian secara real time.

    ✔ Struktur Kontrak yang Jelas

    Hashrate tetap, siklus tetap, dan operasi otomatis, cocok untuk alokasi modal jangka menengah hingga panjang.

    ✔ Penyebaran Hashrate Global

    Penerapan pertanian pertambangan multi-wilayah mengurangi risiko operasi satu wilayah dan meningkatkan stabilitas secara keseluruhan.

    ✔ Hambatan masuk yang rendah

    Tidak diperlukan latar belakang profesional; pendaftaran dan aktivasi kontrak dapat diselesaikan hanya dalam beberapa menit.Empat Langkah Mudah untuk Berpartisipasi dalam Kontrak Cloud Mining

    Langkah 1: Daftarkan Akun

    Kunjungi situs web atau aplikasi cryptominingfirm , daftar, dan segera dapatkan bonus $10–$100 USD dengan berpartisipasi dalam program hadiah pengguna baru.

    Langkah 2: Pilih Kontrak yang Sesuai

    Pilih kontrak cloud mining yang sesuai dengan anggaran Anda (kontrak Natal terbatas tersedia).

    Langkah 3: Setor Dana

    Mendukung berbagai aset kripto utama seperti BTC, ETH, XRP, DOGE, USDT, dan USDC untuk membuka daya komputasi dan imbal hasil yang lebih tinggi.

    Langkah 4: Penghasilan Harian

    Setelah kontrak berlaku, sistem akan secara otomatis memulai penambangan, dan penghasilan akan dibayarkan setiap hari. Setelah mencapai $100, Anda dapat menarik atau menginvestasikan kembali, memberi Anda kendali fleksibel atas dana Anda.

    Akhir tahun bukan hanya hari libur, tetapi juga sebuah kesempatan.

    Seiring dengan terus menyusutnya imbal hasil investasi tradisional, semakin banyak investor mencari sumber pendapatan yang lebih jelas dan lebih terkontrol. Penambangan awan (cloud mining) menjadi bagian penting dari portofolio mereka. Kontrak terbatas waktu Natal menawarkan titik masuk yang lebih efisien ke dalam model ini.

    Manfaatkan musim Natal dan biarkan kekuatan komputasi bekerja untuk Anda.

    Kontrak penambangan terbatas waktu Natal hanya tersedia selama periode Natal saat ini dan akan ditutup setelah acara berakhir. Jangan sampai ketinggalan tahun ini, atau Anda harus menunggu satu tahun lagi!

    Hashrate sedang berjalan, pendapatan sedang diselesaikan, dan XRP serta BTC sedang masuk ke akun Anda.

    Jika Anda mencari cara untuk berpartisipasi dalam kripto yang menyeimbangkan potensi keuntungan dengan kemudahan penggunaan, sekarang adalah waktu yang tepat.

    Daftar di CryptoMiningFirm sekarang dan ikuti kontrak penambangan cloud terbatas waktu Natal. Jadikan Natal ini bukan hanya liburan, tetapi juga kesempatan untuk mendapatkan hadiah.

    Situs web resmi : https://bestcryptocurrencytrading.com
    Unduh aplikasi resmi : https://bestcryptocurrencytrading.com/xml/index.html#/app

  • Korban Bencana Sumatera yang Mengungsi di Rumah Saudara Kini Dapat Bantuan Rp600 Ribu Per Bulan

    Korban Bencana Sumatera yang Mengungsi di Rumah Saudara Kini Dapat Bantuan Rp600 Ribu Per Bulan

    GELORA.CO -Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai menyalurkan bantuan finansial bagi korban bencana di Sumatera yang saat ini memilih tinggal bersama keluarga. 

    Dana Tunggu Hunian (DTH) ini menjadi solusi bagi warga yang rumahnya rusak berat namun tidak menempati hunian sementara (huntara) yang disediakan pemerintah.

    Kepala BNPB, Suharyanto, menjelaskan bahwa setiap kepala keluarga (KK) akan mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu setiap bulannya sebagai uang sewa atau kompensasi selama mereka menumpang di rumah saudara. 

    “Pemerintah mulai besok mencairkan dana tunggu hunian sebesar Rp600 ribu per KK setiap bulan. Dana ini diberikan kepada masyarakat korban bencana yang tidak tinggal di hunian sementara, tetapi ditampung di rumah kerabat atau saudaranya,” ujar Suharyanto di Banda Aceh, Kamis 25 Desember 2025. 

    Penyaluran dana ini dilakukan secara modern melalui transfer langsung ke rekening penerima di bank pemerintah daerah setempat. 

    Untuk tahap awal, bantuan telah dialokasikan untuk periode tiga bulan, mulai dari Desember 2025 hingga Februari 2026, dan akan terus diberikan hingga hunian tetap (huntap) siap dihuni oleh para warga.

    Meskipun pendataan masih berlangsung, BNPB berkomitmen untuk bergerak cepat tanpa harus menunggu seluruh data rampung secara kolektif. Strategi jemput bola diterapkan agar warga yang sudah terverifikasi bisa segera merasakan manfaatnya. 

    “Penyaluran dana tunggu hunian ini tidak menunggu semuanya terdata. Jika sudah ada 10, 100, atau 1.000 KK, dana langsung ditransfer. Sebab, datanya dinamis dan terus diperbarui dari lapangan,” tegas Suharyanto.

    Langkah ini diambil untuk meringankan beban ekonomi warga sekaligus menghargai ikatan kekeluargaan yang menjadi tumpuan sementara bagi para korban bencana. Sambil proses pembangunan huntara dan huntap berjalan, pemerintah memastikan masyarakat yang mengungsi secara mandiri di rumah kerabat tidak terabaikan dan tetap mendapatkan hak mereka.

  • China Dukung Penuh Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB

    China Dukung Penuh Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB

    GELORA.CO – Pemerintah China menyatakan dukungan penuh terhadap Indonesia yang akan memimpin Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada periode 2026.

    Dukungan tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyusul terpilihnya Indonesia sebagai kandidat Ketua Dewan HAM PBB dari kawasan Asia-Pasifik.

    “China mendukung Indonesia dalam menjalankan tugasnya sebagai presiden baru Dewan HAM PBB dan siap meningkatkan dialog serta kerja sama dengan semua pihak,” ujar Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Kamis (25/12/2025).

    Indonesia sebelumnya telah disepakati oleh anggota Kelompok Asia-Pasifik di Dewan HAM PBB untuk dinominasikan Presiden Dewan HAM PBB periode 2026. Penetapan resmi dijadwalkan berlangsung dalam pertemuan Dewan HAM PBB pada 8 Januari 2026, bertepatan dengan peringatan 20 tahun berdirinya badan tersebut.

    Apabila ditetapkan, posisi Presiden Dewan HAM PBB akan diemban oleh Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB di Jenewa, Sidharto Suryodipuro.

    Lin Jian menegaskan, China siap memperkuat kerja sama dengan Indonesia dalam mendorong agenda HAM global yang konstruktif dan berbasis dialog.

    “Kami siap bekerja sama untuk mempraktikkan multilateralisme sejati dan bersama-sama mempromosikan perkembangan isu hak asasi manusia internasional yang sehat,” katanya.

    Sementara itu, Kementerian Luar Negeri RI menegaskan Indonesia berkomitmen menjalankan peran kepemimpinan di Dewan HAM PBB secara objektif, inklusif, dan berimbang. Pemerintah Indonesia juga berencana memanfaatkan momentum tersebut untuk mendorong tata kelola HAM internasional yang lebih konstruktif serta berorientasi pada kerja sama.

    Keketuaan Dewan HAM PBB ditentukan melalui mekanisme rotasi kawasan. Pada 2026, giliran kepemimpinan berada di tangan Kelompok Asia-Pasifik. Indonesia sendiri saat ini berstatus sebagai anggota Dewan HAM PBB untuk periode 2024–2026.

    Keanggotaan Dewan HAM PBB dipilih melalui pemungutan suara langsung dan rahasia oleh Majelis Umum PBB dengan mempertimbangkan kontribusi negara dalam advokasi serta perlindungan HAM di tingkat global.

    Saat ini, Indonesia duduk di Dewan HAM PBB bersama negara-negara Asia-Pasifik lainnya seperti China, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Qatar, Bangladesh, dan Vietnam. Dewan HAM PBB dipimpin oleh satu presiden dan empat wakil presiden yang mewakili lima kawasan regional dan menjabat selama satu tahun.