Category: Fajar.co.id Nasional

  • Peluncuran Lapor Mas Wapres Dibanjiri Laporan Netizen Terkait Akun Fufufafa yang Meresahkan

    Peluncuran Lapor Mas Wapres Dibanjiri Laporan Netizen Terkait Akun Fufufafa yang Meresahkan

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA –Wakil Presiden Gibran Rakabuming baru saja meluncurkan program Lapor Mas Wapres, sebuah layanan pengaduan masyarakat yang dapat diakses secara langsung maupun daring.

    Layanan ini memungkinkan warga menyampaikan keluhan dengan dua cara: datang langsung ke Istana Wakil Presiden di Jalan Kebon Sirih Nomor 14, Jakarta Pusat, atau melalui nomor WhatsApp yang telah disediakan oleh Gibran.

    Namun, peluncuran program tersebut justru dibanjiri laporan dari warganet yang menyoroti akun Fufufafa di Kaskus. Akun ini diduga milik Gibran dan sempat viral karena unggahan lamanya yang berisi caci maki terhadap Prabowo Subianto. Meskipun Gibran sudah membantah bahwa akun tersebut miliknya, sejumlah bukti yang beredar di media sosial menguatkan tudingan tersebut.

    Beberapa pengguna platform X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) langsung memanfaatkan program ini untuk melaporkan akun Fufufafa yang dianggap meresahkan.

    “Lapor Mas Wapres @gibran_tweet, akun Fufufafa sudah sangat meresahkan karena konten-kontennya mengandung unsur penghinaan, pornografi, bahkan hate speech. Cari pelakunya dan proses!” tulis pengguna X dengan nama @doelpaten.

    Pengguna lainnya, @sharpandshark, juga mengirim laporan serupa: “Lapor Mas Wapres. Segera cari siapa pemilik akun Fufufafa yang menghina, rasisme, dan suka subscribe website porno.”

    Netizen lainnya pun ikut meramaikan: “Lapor Mas Wapres… Account Fufufafa sangat meresahkan. Kapan pemiliknya ditangkap?” ujar @Qomar2510.

    Tidak hanya itu, beberapa warganet bahkan menantang Gibran secara langsung untuk menangani masalah ini. Seorang pengguna platform X menuliskan, “Lapor Mas Wapres… Account Fufufafa sangat meresahkan. Kapan pemiliknya ditangkap?”

  • Dinas Luar Negeri Prabowo Habiskan 16 Hari, Lebih Lama Dibanding SBY, Jokowi Tercepat

    Dinas Luar Negeri Prabowo Habiskan 16 Hari, Lebih Lama Dibanding SBY, Jokowi Tercepat

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Prabowo dijadwalkan meninggalkan Tanah Air selama 16 hari untuk sejumlah kunjungan kenegaraan mulai dari China, Amerika Serikat, Brasil, dan Peru, dan Inggris.

    Kunjungan kerja dimulai pada Jumat (8/11/2024) sampai dengan Minggu (24/11/2024).

    Agenda Prabowo yang telah terjadwal di antaranya adalah akan melakukan pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping, Presiden Amerika Serikat Joe Biden, menghadiri KTT APEC di Peru, hingga KTT G20 di Brasil.

    Prabowo tercatat melakukan perjalanan dinas luar negeri selama 16 hari. Lawatan tersebut dilakukan secara non-stop menggunakan pesawat Kepresidenan sehingga Prabowo dan jajaran menteri tidak perlu transit atau pulang ke Indonesia terlebih dahulu untuk menghadiri satu kunjungan ke kunjungan lain.

    Berdasarkan informasi dari Istana, terdapat tiga kunjungan kehormatan, yaitu ke China, ke Amerika Serikat, dan ke Inggris. Selain itu, Prabowo juga akan menghadiri dua Konferensi Tingkat Tilggi (KTT), yakni APEC di Peru dan G20 di Brasil.

    Kunjungan itu disebut lebih lama dibandingkan dinas luar negeri saat SBY dan Jokowi menjabat sebagai prseiden.

    SBY selaku Presiden ke-6 RI tercatat melakukan lawatan terakhir ke luar negeri ke beberapa negara, yaitu Portugal, AS, dan Jepang yang dilaksanakan pada 18 September hingga 1 Oktober 2014.

    SBY bahkan mengakui bahwa kunjungan tersebut merupakan yang terpanjang dari segi waktu 12 hari selama 10 tahun memimpin Indonesia.

    “Karena ada tiga kegiatan bilateral yang kami lakukan yaitu di Portugal, di Amerika dan di Jepang, dan tidak kalah pentingnya tugas multilateral di New York di markas besar PBB,” kata SBY seperti dikutip dari Antara.

  • China Bantu Pendanaan Makan Bergizi Gratis, Dokter Tifa Ungkap Kecurigaannya

    China Bantu Pendanaan Makan Bergizi Gratis, Dokter Tifa Ungkap Kecurigaannya

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah China akan mendanai program makan bergizi gratis di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    Merespon hal itu, Kritikus Dokter Tifa memberikan komentar pedas. “China bantu dana program makan gratis?,” kata Dokter Tifa dalam akun X, Selasa, (12/11/2024).

    Dia berharap agar bantuan dari China tidak serta merta langsung diterima karena berpotensi berdampak ke hutang.

    “Ngga curiga dengan konsep ‘bantu dana’ ala China, Pak Presiden @prabowo? Karena pengalaman 10 tahun kemarin, bantuan dana China itu artinya hutang lho,” ungkapnya.

    “Coba dicek dulu jangan buru-buru girang. Negara asal usul moyangnya Mulyono ini kan agak laen soalnya,” tandasnya.

    Diketahui, dukungan pembiayaan itu disampaikan saat Prabowo menemui Presiden China Xi Jinping.

    Dukungan tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah China dengan Pemerintah Indonesia.

    Kesepakatan pendanaan ini merupakan bagian dari tujuh kesepakatan bilateral dan investasi bisnis senilai 10,07 Triliun dollar AS, yang setara dengan Rp157,64 Triliun. (selfi/fajar)

  • Fufufafa Kembali Mencuat, Ferdinand: Gibran Hanya Tiru Jokowi

    Fufufafa Kembali Mencuat, Ferdinand: Gibran Hanya Tiru Jokowi

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politikus PDIP, Ferdinand Hutahean menyoroti program Lapor Mas Wapres yang diluncurkan Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, program tersebut justru memancing kritik tajam dari publik, terutama terkait isu Fufufafa.

    Seperti diketahui, yang menarik perhatian pada program yang digagas putra sulung Jokowi itu, netizen ramai-ramai melaporkan Fufufafa. Akun Kaskus yang diduga milik Gibran.

    “Wajar saja bahwa apa yang dilakukan Gibran itu kan sebetulnya menabur angin. Jadi, kalau dia menuai badai yah wajar saja,” ujar Ferdinand kepada fajar.co.id, Selasa (12/11/2024) malam.

    Dikatakan Ferdinand, sesuatu yang tidak bisa dibantah saat ini adalah bahwa netizen merupakan perwakilan suara publik.

    “Artinya, publik memang sedang mencecar, menggarap dan memelototi Gibran sebagai Fufufafa,” tukasnya.

    Ferdinand menyebut bahwa Gibran telah lama dikaitkan dengan isu ini, namun tidak pernah ada klarifikasi yang tuntas.

    “Ini tidak pernah dijernihkan, siapa Fufufafa sesungguhnya,” Ferdinand menuturkan.

    Tambahnya, jika netizen mengirim pesan ke nomor yang disebar Lapor Mas Wapres dengan aduan tentang Fufufafa, itu merupakan badai yang dituai Gibran karena menabur angin.

    “Lapor Mas Wapres ini kan adalah angin saja, tidak akan berdampak apa-apa,” cetusnya.

    Lebih lanjut, Ferdinand menilai program Lapor Mas Wapres hanya sekadar alat pencitraan, sama seperti inisiatif serupa yang pernah dilakukan Presiden Jokowi

    “Bapaknya juga kan bikin laporpresiden.or, apa hasilnya, gak ada, gak jelas. Waktu Gubernur menyebar nomor handphone, habis itu gak ada apa-apa. Sama dengan ini,” terangnya.

  • Peternak Susu di Pasuruan Menjerit, Mensesneg Terkejut dengan Terobosan Mentan Amran

    Peternak Susu di Pasuruan Menjerit, Mensesneg Terkejut dengan Terobosan Mentan Amran

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan jajarannya atas langkah cepat dalam menyelesaikan konflik antara peternak susu dan industri pengolahan susu.

    Konflik ini sebelumnya memuncak dengan aksi protes peternak di Boyolali dan Pasuruan, yang membuang ribuan liter susu akibat pembatasan kuota penerimaan oleh industri pengolahan susu.

    Mensesneg Prasetyo memang sebelumnya berniat mengunjungi kantor pusat Kementerian Pertanian (Kementan) untuk membahas tentang persoalan susu peternak.

    “Saya terkejut ketika pagi hari sudah mendapat info akan dilakukan pertemuan antara peternak, pengepul, dan industri yang diinisiasi oleh Bapak Mentan,” ungkapnya seusai pertemuan di Kantor Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan, pada Senin (11/11/2024) siang.

    Selain bergerak cepat, Mensesneg Prasetyo juga mengapresiasi cara Mentan Amran dalam mencari pemecahan masalah yang solutif.

    Inilah yang harus kita galakkan. Meskipun ada permasalahan, kita mencari solusi bersama-sama. Teman-teman peternak dan industri susu harus bisa tumbuh bersama dan pemerintah hadir di Tengah mereka,” ujarnya.

    Sebagai hasil mediasi, Mentan Amran akan membuat surat keputusan yang mewajibkan industri pengolahan susu untuk menyerap semua susu peternak.

    Langkah ini, lanjut Amran, akan diperkuat melalui revisi Peraturan Presiden (Perpres) yang mewajibkan industri menyerap produksi susu dalam negeri. Mensesneg Prasetyo siap mendukung penuh kebijakan ini.

  • Makan Siang Gratis Didanai China, Dokter Tifa: Seperti Indonesia Miskin Banget

    Makan Siang Gratis Didanai China, Dokter Tifa: Seperti Indonesia Miskin Banget

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pegiat media sosial sekaligus dokter, Tifauzia Tyassuma, mengkritik rencana program makan siang gratis untuk siswa di Indonesia yang akan didanai oleh pemerintah China.

    Dalam unggahannya, Tifa menilai langkah tersebut menunjukkan ketergantungan Indonesia pada utang asing.

    “Seperti Indonesia miskiin banget,” ujar Tifa dalam keterangannya di aplikasi X @DokterTifa (12/11/2024).

    Ia tidak habis pikir jika untuk kebutuhan makan sehari-hari, harus mengutang terlebih dahulu kepada tetangga.

    “Sampai mau kasih makan anak, ngutang tetangga dulu,” sebutnya.

    Ia menambahkan bahwa pendanaan ini berasal dari pihak yang ia sebut sebagai rentenir.

    “Padahal ini bukan tetangga biasa, tapi rentenir,” Tifa menuturkan.

    Tidak kemudian mempertanyakan pandangan para guru yang terlibat dalam program tersebut.

    Ia mengajak publik untuk merenungkan dampak psikologis dan moral dari kebijakan ini

    “Saya ingin tahu, apa yang ada di pikiran bapak dan ibu guru yang ada di foto itu, kalau anak-anak muridnya mau dikasih makan gratis dengan duit hasil utang,” kuncinya.

    Sebelumnya diketahui, Pemerintah China secara resmi mendukung pendanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

    Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan dengan Prabowo.

    Nota kesepahaman (MoU) mengenai pendanaan program ini ditandatangani oleh kedua negara dengan judul Food Supplementation and School Feeding Programme in Indonesia.

  • Soal Penyerangan di Deli Serdang, Tifatul Sembiring: Oknum TNI Harus Ditindak Tegas

    Soal Penyerangan di Deli Serdang, Tifatul Sembiring: Oknum TNI Harus Ditindak Tegas

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Dewan Penasihat PKS sekaligus anggota Komisi VII DPR RI, Tifatul Sembiring, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Pangdam Bukit Barisan Letjen Mochammad Hasan dalam menangani oknum TNI yang merusak citra institusi.

    “Tindak tegas ini pak Pangdam. Kami dukung,” ujar Sembiring dalam keterangannya di aplikasi X @tifsembiring (12/11/2024).

    Ia menambahkan bahwa perilaku oknum tersebut mencoreng nama baik TNI yang selama ini dikenal dekat dengan rakyat dan digaji dari uang rakyat.

    “Oknum perusak nama baik TNI yang selama ini dekat dengan rakyat dan digaji dari uang rakyat,” cetusnya.

    Sembiring juga menyebut bahwa pimpinan Komisi I DPR RI akan menindaklanjuti kasus ini untuk memastikan adanya tindakan yang sesuai.

    “Pimpinan Komisi 1 DPR RI, akan tindak lanjuti ini,” tandasnya.

    Sebelumnya, Panglima Kodam I Bukit Barisan, Letjen Mochammad Hasan, menyampaikan permohonan maaf atas insiden penyerangan yang dilakukan puluhan prajurit TNI dari Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan terhadap warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (8/11/2024).

    Insiden tersebut mengakibatkan puluhan warga terluka dan seorang warga, Raden Barus (61), meninggal dunia.

    Hasan secara langsung bertemu dengan keluarga korban meninggal serta keluarga warga yang terluka.

    Dalam pertemuan itu, Hasan menyampaikan belasungkawa dan memastikan bahwa warga yang terluka akan mendapatkan perawatan terbaik.

    Selain itu, ia menegaskan bahwa para prajurit yang terlibat dalam insiden ini akan dikenai sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

  • Program Makan Gratis Prabowo Didukung China, Tifa: Hati-hati, Bisa Jadi Utang!

    Program Makan Gratis Prabowo Didukung China, Tifa: Hati-hati, Bisa Jadi Utang!

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dokter sekaligus pegiat media sosial, Tifauzia Tyassuma, angkat suara mengenai kabar dukungan China terhadap program makan siang gratis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Dalam cuitannya di platform X @DokterTifa (11/11/2024), Tifa menyuarakan kekhawatirannya terkait konsekuensi dari bantuan tersebut.

    “China bantu dana program makan gratis?” tulis Tifa dengan nada skeptis.

    Ia memperingatkan pemerintah agar lebih waspada dalam menerima bantuan dari negara tersebut.

    “Ngga curiga dengan konsep bantu dana ala China, Pak Presiden Prabowo?” tambahnya, mempertanyakan motif di balik dukungan finansial tersebut.

    Tifa mengingatkan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir, bantuan dana dari China sering kali berubah menjadi beban utang bagi Indonesia.

    “Karena pengalaman 10 tahun kemarin, bantuan dana China itu artinya hutang lho,” cetusnya.

    Ia pun mengimbau pemerintah untuk tidak terlalu cepat tergiur dengan tawaran bantuan tanpa memeriksa lebih mendalam.

    “Coba dicek dulu, jangan buru-buru girang,” ungkapnya.

    Dalam pernyataan lanjutannya, Tifa menyinggung sejarah kerja sama dengan China dan menyindir mantan Presiden Jokowi. “Negara asal-usul moyangnya Mulyono ini kan agak laen soalnya,” sindirnya dengan nada tajam.

    Dukungan China terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Prabowo telah diumumkan secara resmi oleh Presiden China Xi Jinping. Nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh kedua negara diberi judul Food Supplementation and School Feeding Programme in Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan gizi anak-anak dan ibu hamil di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia.

  • Parah! Gadis 14 Tahun Tersangka Usai Dikirimi Video Syur, Stefan Antonio: Tolong Bantu, Mohon Atensinya

    Parah! Gadis 14 Tahun Tersangka Usai Dikirimi Video Syur, Stefan Antonio: Tolong Bantu, Mohon Atensinya

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pegiat Medsos, Stefan Antonio mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus seorang gadis berusia 14 tahun di Padang Sidempuan yang ditetapkan sebagai tersangka setelah menerima kiriman video tidak senonoh.

    Stefan, melalui unggahan di media sosial, meminta perhatian publik dan kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini dengan adil.

    “Tolong bantu Ramein Gaeess,” ujar Stefan dalam keterangannya di aplikasi X @StefanAntonio_ (11/11/2024).

    Stefan menjelaskan bahwa gadis tersebut awalnya mendapat kiriman video yang tak pantas dari seseorang, diduga anak seorang oknum kepolisian.

    “Anak 14 tahun dikirimi video porno oleh anak oknum Kepolisian, malah ditersangkakan dan disomasi,” ucapnya.

    Alih-alih mendapat perlindungan, kata Stefan, gadis itu justru ditetapkan sebagai tersangka.

    “Mohon atensinya ndan, untuk didalami. Agar citra Kepolisian yang kita cintai tidak tercoreng oleh ulah oknum.

    Ia meminta pimpinan kepolisian untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut agar citra institusi kepolisian tetap terjaga.

    “Jika adik ini memang tidak bersalah, gugurkan semua proses hukumnya,” tukasnya.

    Stefan menegaskan bahwa jika gadis tersebut tidak terbukti bersalah, proses hukum terhadapnya harus dihentikan, serta nama baiknya dipulihkan.

    “Pulihkan nama baiknya dan hukum pihak yang bersalah siapapun itu,” tandasnya.

    Sebelumnya diketahui, seorang gadis remaja berusia 14 tahun di Padang Sidempuan, Sumatra Utara, yang menerima kiriman video tidak senonoh, mendapat perhatian luas setelah ia justru ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

  • Oknum Polisi Minta Uang Rp50 Juta kepada Guru Supriyani, Jenderal Listyo Sigit Prabowo Perintahkan Proses dan Pecat

    Oknum Polisi Minta Uang Rp50 Juta kepada Guru Supriyani, Jenderal Listyo Sigit Prabowo Perintahkan Proses dan Pecat

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dugaan permintaan uang oleh oknum polisi di Konawe Selatan (Konsel), terhadap guru honorer SDN 4 Baito, Supriyani direspons serius Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    Sebelumnya, ramai beradar informasi adanya permintaan uang dari pihak kepolisian sebesar Rp50 juta kepada Supriyani. Uang tersebut diminta oknum polisi sebagai syarat agar Supriyani bisa menempuh jalur damai dengan keluarga oknum polisi yang melaporkannya. Namun pihak kepolisian selama ini membantah adanya permintaan uang tersebut.

    Supriyani merupakan guru honorer SDN 4 Baito yang dituduh memukul siswa berinisial D (8) yang juga anak polisi dari Polsek Baito, Aipda Wibowo Hasyim.

    Nah, di awal kasus ini viral sempat heboh soal adanya permintaan uang damai kepada guru Supriyani agar kasus yang dituduhkan tidak dilanjutkan.

    Kapolri Listyo pun memerintahkan penyidik membuka pengusutan soal kabar oknum polisi meminta uang damai Rp50 juta, agar perkara guru Supriyani tidak berlanjut. Jenderal Listyo bahkan tidak menutup kemungkinan oknum anggota Polri yang meminta uang kepada guru Supriyani akan dipecat apabila terbukti bersalah.

    Kapolri menyampaikan hal itu saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11). “Kalau terbukti bahwa ada transaksi Rp50 juta, atau yang minta uang itu, saya minta untuk diproses dan dipecat,” kata eks Kabareskrim Polri itu, dilansir dari jpnn, Senin.

    Soal kasus guru honorer Supriyani sendiri, Kapolri Listyo menyebut anggota kepolisian sudah berusaha mengedepankan mediasi.