Category: Fajar.co.id Nasional

  • Mulai Judol hingga Kasus Bos Klub Malam di Surabaya, Mahfud Tegaskan Polri Tidak Bersandiwara di Dua Kasus Itu

    Mulai Judol hingga Kasus Bos Klub Malam di Surabaya, Mahfud Tegaskan Polri Tidak Bersandiwara di Dua Kasus Itu

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD menyoroti dua kasus yang tengah jadi sorotan publik belakangan ini. Ia menyebut ada keraguan kasus tersebut tuntas.

    Dua kasus itu adalah Judi Online (Judol) yang melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kemudian kasus bos klub malam di Surabaya Ivan Sugianto.

    “Karena pengalaman masa lalu, banyj yang ragu dan khwatir: penanganan judol di Komdigi takkan sampai menyentuh pejabat yang paling bertanggungjawab dan terlibat,” kata Mahfud dikutip dari unggahannya di X, Senin (18/11/2014).

    Sementara itu, kasus Ivan sebelumnya diragukan karena disinyalir pria yang ditangkap adalah palsu. Alias pemeran pengganti.

    “Begitu pun penangkapan Ivan Sugianto yang menyuruh anak SMA bersujud dan menggonggong hanya sandiwara, Ivan yang ditangkap adalah palsu dan hanya pemeran pengganti,” ucapnya.

    Namun menurut sumber yang ia terima, polisi tidak main-main dengan kasua tersebut.

    “Menurut sumber yang saya peroleh, POLRI tidak bersandiwara atas 2 kasus itu,” ujar mantan Menteri Koordinator Hukum, Politik, dan Keamanan itu.

    Mahfud menegaskan dua hal.

    “Pertama, penanganan kasus judol di Komdigi akan sampai ke otak dan jantung pelaku. Dua, Ivan Sugianto yang ditangkap itu asli,” terangnya.

    Untuk membuktikan hal tersebut, wajah Ivan nantinya akan ditampilkan ke publik. Saat akan dilimpahkan ke kejaksaan.

    “Saat pelimpahan ke kejaksaan nanti wajah Ivan akan ditunjukkan kepada publik tanpa memakai masker,” pungkasnya.
    (Arya/Fajar)

  • Didukung Mahfud MD Usai Dilapor Polisi, Said Didu: Teman Seperjuangan, Rival di Bola

    Didukung Mahfud MD Usai Dilapor Polisi, Said Didu: Teman Seperjuangan, Rival di Bola

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pro. Mahfud MD, atas dukungannya.

    Said Didu menegaskan bahwa dirinya dan Mahfud MD memiliki visi yang sama dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan.

    “Terima kasih Prof. Mahfud MD, kami selalu sama dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan,” ujar Said Didu dalam keterangannya di aplikasi X @msaid_didu (17/11/2024).

    Namun, ia menambahkan sentuhan humor dalam pernyataannya dengan mengungkapkan satu perbedaan mencolok antara mereka berdua. “Tapi selalu berbeda dalam bola,” tandasnya.

    Seperti diketahui, Said Didu merupakan penggemar klub sepakbola Manchester City. Sementara Prof. Mahfud penggemar rival sekota City, Manchester United.

    Sebelumnya, Prof. Mahfud MD, ikut menanggapi polemik seputar pemanggilan Said Didu oleh polisi terkait kritiknya terhadap proyek Pantai Indah Kapuk 2 (PIK-2).

    Said Didu dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada 19 November 2024, setelah dilaporkan atas tuduhan terkait kritiknya terhadap pembebasan lahan proyek tersebut.

    “Said Didu menyuarakan rasa ketidakadilan dalam pembebasan tanah PIK 2 di Banten,” ujar Mahfud dalam keterangannya di aplikasi X @mohmafudmd dikutip pada Minggu (17/11/2024).

    Mahfud menyebutkan bahwa Said Didu mengungkapkan ketidakadilan dalam proses pembebasan tanah untuk proyek PIK-2 di Banten, yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

    “Pengganti tanah hanya sekitar Rp50.000/M2. Sementara petugas yang membebaskan atau meratakan tanah bisa minum es yang sekali beli seharga Rp100.000,” cetusnya.

  • Rocky Gerung: Anies Lebih Canggih dari PKS

    Rocky Gerung: Anies Lebih Canggih dari PKS

    Lebih lanjut, Rocky mengungkapkan bahwa potensi Anies untuk dihidupkan kembali akan sangat bergantung pada keikutsertaan partai yang lebih inklusif.

    “Atau karena ada ambisi Ridwan Kamil untuk masuk ke Jakarta supaya gampang lompat ke 2029. Tapi saya tetap menganggap bahwa potensi Anies untuk dihidupkan kembali kartunya,” sebutnya.

    Rocky menyebut Anies selama ini diasuh oleh kalangan politik Muslim dan terkesan terbatas dalam cakupan dukungannya.

    “Ini saya mulai dengan istilah yang mungkin kontroversial. Anies selama ini dikesankan hanya diasuh oleh kalangan muslim politik,” imbuhnya.

    Kata Rocky, Anies memberi sinyal bahwa dia bisa menjalankan politik yang inklusif, bukan eksklusif.

    “Hanya mungkin terjadi kalau ada Partai yang secara inklusif memasukkan Anies ke dalam wilayah yang lebih sekuler,” tukasnya.

    “Anies tahu bahwa itu tidak cukup jadi pemimpin nasional. Jadi Anies memberi sinyal bahwa dia bisa juga menyelenggarakan politiknya bukan secara eksklusif, tapi inklusif,” sambung dia.

    Sementara itu, Ridwan Kamil yang awalnya berada dalam posisi yang lebih terbuka, kini semakin terdefinisi sempit sejak bersekutu dengan PKS, yang menjadikannya lebih identik dengan kepentingan politik Islam.

    “Ini sebetulnya yang menarik bahwa Ridwan Kamil juga ada di dalam wilayah itu tadinya,” jelasnya.

    Rocky juga menyebut taktik Anies lebih canggih dibandingkan dengan PKS

    “Ini hal yang harus kita deskripsikan, bahwa taktik Anies lebih canggih dari taktiknya PKS,” tuturnya.

    Ia menggambarkan bahwa Ridwan Kamil lebih cocok dikondisikan sebagai bagian dari kepentingan Presiden Jokowi.

  • Said Didu Dipolisikan, Mahfud MD: Kritik Bukan Kejahatan, Polisi Harus Profesional

    Said Didu Dipolisikan, Mahfud MD: Kritik Bukan Kejahatan, Polisi Harus Profesional

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Prof. Mahfud MD, ikut menanggapi polemik seputar pemanggilan Said Didu oleh polisi terkait kritiknya terhadap proyek Pantai Indah Kapuk 2 (PIK-2).

    Said Didu dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada 19 November 2024, setelah dilaporkan atas tuduhan terkait kritiknya terhadap pembebasan lahan proyek tersebut.

    “Said Didu menyuarakan rasa ketidakadilan dalam pembebasan tanah PIK 2 di Banten,” ujar Mahfud dalam keterangannya di aplikasi X @mohmafudmd dikutip pada Minggu (17/11/2024).

    Mahfud menyebutkan bahwa Said Didu mengungkapkan ketidakadilan dalam proses pembebasan tanah untuk proyek PIK-2 di Banten, yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

    “Pengganti tanah hanya sekitar Rp 50.000/M2. Sementara petugas yang membebaskan atau meratakan tanah bisa minum es yang sekali beli seharga Rp100.000,” cetusnya.

    Ia menegaskan bahwa menindaklanjuti laporan merupakan tugas polisi untuk memastikan semua berjalan transparan.

    Namun, Mahfud mengingatkan bahwa hak konstitusional warga untuk menyampaikan aspirasi dan kritik harus tetap dijamin.

    “Tetapi keadilan dan kebebasan beraspirasi dan mengritik seperti yang dilakukan Didu adalah hak konstitusional,” tandasnya.

    Mahfud juga mengutip salah satu pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya melindungi kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

    “Jadi Polisi hrs profesional menangani pengaduan ini. Tidak semua laporan hrs dijadikan kasus pidana. Salah satu isi pidato Presiden Prabowo, jangan halangi aspirasi masyarakat, intelijen tak boleh menginteli rakyatnya krn tugas intel adl mengintelu musuh negara,” pungkasnya.

  • Mulai Judol hingga Kasus Bos Klub Malam di Surabaya, Mahfud Tegaskan Polri Tidak Bersandiwara di Dua Kasus Itu

    Muannas Alaidid Tegaskan Bahaya Opini Mahfud MD di Kasus Said Didu: Jangan Hanya Mendengar Cerita Sepihak

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kuasa Hukum Pengembang Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK-2, Muannas Alaidid, memberikan peringatan kepada Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD agar tidak mengeluarkan opini terkait kasus yang menyeret Muhammad Said Didu. Menurut Muannas, hal ini bisa menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

    “Saran saya sebaiknya soal kasus hukum Said Didu, Pak Mahfud berkenan tidak beropini, apalagi kasusnya sudah naik ke penyidikan,” kata Muannas Alaidid melalui akun X pada Sabtu, 16 November 2024.

    Muannas menekankan bahwa dengan pengaruh besar yang dimiliki Mahfud MD di media sosial, opininya bisa berdampak luas. “Bahaya kalau orang awam percaya kita sudah menarik kesimpulan kasusnya, padahal semua tidak paham duduk perkara sebenarnya,” tambahnya.

    Kasus ini bermula dari laporan yang diajukan oleh sejumlah kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI). Mereka merasa dirugikan oleh pernyataan Said Didu di media sosial yang dianggap tanpa dasar fakta.

    “Dia (Said Didu) menuduh ‘semua pejabat pemerintah daerah dari pusat sampai daerah hingga RT/RW sudah jadi kaki tangan pengembang untuk menggusur rakyatnya,” ungkap Muannas.

    Muannas menjelaskan, akibat pernyataan tersebut, sejumlah desa di Kabupaten Tangerang mulai resah. Warga mencurigai adanya kerja sama antara pengembang dan aparat desa yang dianggap memihak pengusaha.

    “Sebagian warga jadi ada yang merasa dibodohi dalam jual beli. Padahal, selama ini proses dilakukan secara transparan, berdasarkan kesepakatan antara pengembang dan pemilik tanah langsung, dengan harga yang pantas dan sering kali di atas Nilai Jual Objek Pajak (NJOP),” jelas Muannas.

  • Program ADWI Kemenpar, 3 Desa Wisata Asal Sulsel Mejeng di Car Free Day Jakarta

    Program ADWI Kemenpar, 3 Desa Wisata Asal Sulsel Mejeng di Car Free Day Jakarta

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sebanyak 3 Desa di Sulawesi Selatan (Sulsel) lolos di 50 besar desa wisata terbaik di Indonesia pada gelaran Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. 3 Wakil Sulsel tersebut adalah Desa Balleangin (Pangkep), Desa Mattabulu (Soppeng) serta Desa Landrorundun (Toraja Utara).

    Diketahui 50 Desa Wisata terbaik ini menampilkan produk kreatif di Kawasan Car Free Day, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, pada Minggu (17/11/2024).

    Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Hariyanto menjelaskan program ini bertujuan untuk mengeksplorasi keunikan dan potensi desa-desa wisata unggulan Indonesia.

    Beragam potensi ini menjadi daya tarik yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Nusantara.

    “Tahun ini, dari 6.016 desa wisata yang mendaftar, proses seleksi dilakukan secara bertahap dan melibatkan 13 dewan juri independen. Tahap awal menyaring desa menjadi 500 besar, kemudian 300 besar, 100 besar, hingga akhirnya terpilih 50 Desa Wisata Terbaik 2024,” ucap Hariyanto kepada media di Jakarta, Minggu (17/11/2024).

    Desa-desa ini dinilai berdasarkan daya tarik wisata, kelembagaan dan SDM, resiliensi, digital, dan amenitas yang baik.

    “Setelah dinyatakan lolos, desa wisata yang mewakili berbagai kota/kabupaten di Indonesia diundang untuk tampil dalam Display Pekan Puncak Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 di Jakarta,” ucapnya.

    Sementara itu, Direktur Tata Kelola Destinasi Kementerian Pariwisata, Florida Pardosi menjelaskan jika ajang ini bukan sekedar display produk, tetapi juga menjadi ruang diskusi tentang peran strategis desa wisata dalam mempromosikan destinasi, produk, dan karya kreatif di tingkat nasional.

  • Hanya Tangguhkan Gelar Doktor Menteri Bahlil, Gigin Praginanto: UI Memang Memalukan

    Hanya Tangguhkan Gelar Doktor Menteri Bahlil, Gigin Praginanto: UI Memang Memalukan

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat Kebijakan Publik, Gigin Praginanto, memberikan kritik tajam terhadap Universitas Indonesia (UI) terkait penangguhan gelar doktor Bahlil Lahadalia.

    Gigin menyebut tindakan UI sebagai hal yang memalukan, mengingat disertasi Bahlil diduga merupakan hasil penjiplakan.

    “Bagi saya UI memang memalukan,” ujar Gigin dalam keterangannya di aplikasi X @giginpraginanto (15/11/2024).

    Meskipun disertasi Bahlil diduga bermasalah, UI hanya memilih untuk menangguhkan gelar doktor yang telah diberikan, bukan mencabutnya secara permanen.

    Gigin menambahkan bahwa penangguhan gelar tersebut justru menciptakan kesan bahwa universitas besar seperti UI tidak tegas dalam menegakkan integritas akademik.

    “Sudah jelas disertasinya adalah hasil jiplakan tapi gelar doktornya tidak dibatalkan, hanya ditangguhkan,” tandasnya.

    Sebelumnya diketahui, kelulusan Bahlil Lahadalia dari program doktor ditangguhkan Universitas Indonesia (UI). Keputusan itu sesuai hasil rapat koordinasi empat organ UI yang dilaksanakan pada Selasa, 11 November di Kampus UI Salemba.

    Dalam keterangan resminya, UI meminta maaf kepada masyarakat atas permasalahan terkait BL, mahasiswa Program Doktor (S3) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG).

    UI mengakui bahwa permasalahan ini, antara lain bersumber dari kekurangan UI sendiri, dan tengah mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya baik dari segi akademik maupun etika.

    Di sisi lain, pengesahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar yang baru dinyatakan tidak sah oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada 13 November 2024.

  • Kualitas Rumput GBK Kembali Dikritik Tajam, Warganet: Kasus Udah Berkali-kali Terjadi

    Kualitas Rumput GBK Kembali Dikritik Tajam, Warganet: Kasus Udah Berkali-kali Terjadi

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kondisi rumput Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta kembali mendapatkan kritikan.

    Kali ini datang dari striker Tim Nasional Jepang, Takumi Minamino. Dia menilai kondisi rumput lapangan Stadion GBK tidak merata.

    “Ini tidak merata, ada beberapa bagian yang agak lunak, ada yang memantul dan saya merasa akan terjadi sesuatu jika saya melakukan tembakan,” ucap Takumi Minamino sebagaimana dipetik dari media Jepang, Gekisaka, Jumat (15/11/2024).

    Kritikan itu disampaikan Takumi Minamino, menjelang laga Timnas Jepang yang bakal menantang tuan rumah Timnas Indonesia, di laga kelima grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

    Kritikan pemain Jepang tersebut juga jadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet turut mengkritisi hal tersebut.

    “Ini beritanya bagus apa buruk 😭. Pemain Jepang Minamino curhat setelah latihan di GBK kata dia rumput lapangannya tidak rata sebagian yang bagus ada juga yang gak bagus,” ujar @aseprivva di X.

    “Rumput GBK jelek itu, jangankan buat diinjak & dirasakan biar tau kualitas rumputnya, sapi aja lihat rumputnya milih puasa bjrit. Dgn mata telanjang aja dah ketahuan. Kasus udah berkali-kali terjadi sampe ada video sidak2an, belum selesai juga. Mamam tuh Minamino sampai ngomong,” kritik @andikamalreza.

    Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengatakan kualitas rumput di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), sudah baik. Sebab, kedalaman akar rumputnya sudah mencapai 15 cm.

    “Kemarin saya cek, bagus. Tinggal ya kita pastikan pada nanti permainan memang rumputnya kuat. Karena kan kedalaman daripada akarnya sudah mencapai 15 cm. Nah itu mesti yang kuat, tetapi kembali ya kita lihat nanti. Yang penting hasilnya dulu,” kata Erick kepada wartawan di Kementerian BUMN, Jumat (15/11/2024).

  • Judi Online Dinyatakan sebagai Bencana Nasional, Sebanyak 8,8 Juta Orang Jadi Korban

    Judi Online Dinyatakan sebagai Bencana Nasional, Sebanyak 8,8 Juta Orang Jadi Korban

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Judi online kini sudah masuk kategori bencana sosial. Sebab, sebanyak 8,8 juta warga Indonesia telah menjadi korban praktik haram tersebut.

    Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator (Menko) bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Jakarta, Jumat (15/11/2024).

    “Saya sampai pada kesimpulan hari ini judi online masuk pada tahap bencana sosial yang telah melibatkan tidak kurang dari 8,8 juta bangsa Indonesia yang menjadi korban dan pelaku terjerat dalam judi online ini,” ujar Cak Imin.

    Rinciannya, sebanyak 80 persen warga terkategori ekonomi bawah dan menengah. Data tersebut diperoleh dari Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan.

    Ketua Umum PKB ini mengingatkan agar semua pihak harus terlibat pemberantasan judi online. Dia akan mengajak semua kementerian untuk bahu-membahu mengatasi judi online ini.

    “Saya mengajak seluruh pihak ayo kita bahu-membahu mengatasi ini dan Presiden Pak Prabowo mengamanatkan kepada saya dan seluruh anggota kabinet untuk bahu-membahu mengatasi persoalan judi online ini,” pungkasnya. (bs-sam/fajar)

  • Ferdinand Hutahean: Baiknya Bahlil Mengundurkan Diri dari Kabinet

    Ferdinand Hutahean: Baiknya Bahlil Mengundurkan Diri dari Kabinet

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politikus PDIP, Ferdinand Hutahean, mengomentari masalah yang dihadapi Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, setelah gelar doktornya ditangguhkan oleh Universitas Indonesia (UI).

    Dikatakan Ferdinand, status gelar Bahlil yang ditangguhkan seharusnya berdampak pada dokumen resmi yang menyebutkan gelar tersebut, termasuk dalam pengangkatan Bahlil sebagai Menteri.

    “Saya pikir, SK-SK tentang pengangkatan Bahlil sebagai Menteri kalau kemarin mencantumkan gelar doktor, harus direvisi oleh seknet. karena tidak sesuai lagi,” ujar Ferdinand kepada fajar.co.id, Jumat (15/11/2024).

    Menurut Ferdinand, gelar doktor Bahlil saat ini tidak bisa digunakan. Hal itu setelah pihak UI menegaskan soal penangguhan.

    “Gelar doktornya kan tidak bisa dipakai saat ini. Sehingga itu yang pertama harus dibereskan Setneg (Sekretaris Negara). Kalau ternyata waktu dilantik kemarin dia menggunakan gelar doktor,” tukasnya.

    Ferdinand juga menegaskan bahwa situasi ini sangat memprihatinkan bagi dunia pendidikan Indonesia.

    “Saya pikir, ini sangat memprihatikan bagi dunia pendidikan kita,” sebutnya.

    Lebih lanjut, Ferdinand menyarankan agar Bahlil Lahadalia mempertimbangkan untuk mengundurkan diri dari kabinet.

    “Ada baiknya, lebih baik Bahlil mengundurkan diri lah dari kabinet,” Ferdinand menuturkan.

    Namun, ia juga mengakui bahwa dalam hal ini tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Bahlil, melainkan hanya soal etika kepatutan.

    “Gak elok juga dong kalau begitu, tapi ini kembali kepada personalnya Bahlil. Dalam hal ini kan tidak ada aturan atau UU yang dilanggar. Ini hanya etika kepatutan saja,” tandasnya.