Category: Fajar.co.id Nasional

  • Ramalan Coach Justin Terkait Mees Hilgers Ternyata Benar

    Ramalan Coach Justin Terkait Mees Hilgers Ternyata Benar

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Prediksi pundit sepakbola Indonesia, Justinus Lhaksana terkait pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers mendadak menjadi sorotan.

    Dalam sebuah tayangan YouTube di kanal JEBREETmediaTV, Justinus Lhaksana atau yang akrab disapa Coach Justin menyampaikan ramalannya.

    Coach Justin menilai absennya Mees Hilgers dalam pertandingan krusial Timnas Indonesia serta kondisi cederanya tidak lepas dari peran sikap klubnya, FC Twente.

    “Mees ini setengah cedera, feeling gue dia disuntik buat hilangkan rasa sakitnya,” kata Coach Justin dilansir dari YouTube JEBREETmediaTV.

    Meski begitu, ia tetap membela keputusan yang diambil sang pemain untuk membela timnya. Mengingat, prioritas seorang pemain profesional biasanya adalah klub yang menggajinya.

    “Jadi ini keputusan yang tepat, banyak klub yang melakukan itu kok,” ungkapnya.

    “Mees fokusnya ke Timnas Indonesia ya nggak, dia itu digaji ama Twente, jadi pada saat dia main dengan Ajax dan hasilnya bagus untuk Twente terus dia butuh waktu untuk cedera, karena lu gak bisa tiap waktu disuntik-kan,” sebutnya.

    Sebelumnya, dalam wawancara dengan Voetbal International, ia menceritakan kondisi yang dialaminya saat berkutat dengan cedera.

    “Saya menderita rasa sakit di bagian kaki selama satu setengah bulan. Cedera itu membuat saya berlari dengan cara yang berbeda,” kata Mees Hilgers di Voetbal International, seperti dikutip dari Twente Insite.

    Karena mengalami cedera, memaksa pemain yang memiliki darah dari Manado ini terpaksa mengonsumsi obat penghilang rasa sakit.

  • Apresiasi Prabowo Naikkan Gaji Guru, Fahira Idris: Syarat Jadi Negara Maju, Guru Harus Sejahtera Dulu

    Apresiasi Prabowo Naikkan Gaji Guru, Fahira Idris: Syarat Jadi Negara Maju, Guru Harus Sejahtera Dulu

    Kebijakan kenaikan gaji guru ini, lanjut Fahira Idris, perlu diikuti oleh langkah-langkah berkelanjutan agar kesejahteraan guru tidak bersifat temporer. Peningkatan kesejahteraan guru harus disertai dengan pemerataan, terutama untuk guru yang bertugas di daerah terpencil, yang kerap menghadapi tantangan lebih besar dibandingkan tenaga pengajar di wilayah perkotaan. Pemerintah juga perlu memperkuat sistem pengawasan pelaksanaan kebijakan ini agar tepat sasaran, sehingga tidak ada guru yang terlewatkan dalam mendapatkan kenaikan gaji.

    “Saya optimis kenaikan gaji guru ini akan menjadi tonggak penting bagi terwujudnya pendidikan yang inklusif, merata, dan berorientasi pada masa depan. Dengan langkah lanjutan yang terencana dan terarah, transformasi ini akan membawa Indonesia lebih dekat pada visi menjadi bangsa yang maju, berdaya saing tinggi, dan berkeadaban,” pungkas Fahira Idris.

    Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kenaikan gaji guru mulai 2025, saat Puncak Peringatan Hari Guru di Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2024). Menurut Presiden, pemerintah telah meningkatkan anggaran untuk kesejahteraan guru yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta guru non-ASN atau honorer. Selain kenaikan kenaikan gaji, pemerintah akan melaksanakan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk 806.486 guru pada tahun 2025. (fajar)

  • Prabowo Umumkan Kenaikan Gaji Guru ASN dan Honorer pada 2025, Begini Nominalnya

    Prabowo Umumkan Kenaikan Gaji Guru ASN dan Honorer pada 2025, Begini Nominalnya

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan kenaikan gaji untuk para guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer atau non-ASN pada tahun 2025 mendatang. Pengumuman ini disampaikan dalam perayaan Puncak Hari Guru Nasional di Velodrome, Jakarta, Kamis (28/11).

    Dalam pidatonya, Prabowo menjelaskan bahwa guru ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan mendapatkan tambahan gaji sebesar satu kali gaji pokok. Sementara itu, tunjangan profesi guru honorer akan dinaikkan menjadi Rp2 juta per bulan, di luar gaji dari sekolah tempat mereka mengajar.

    “Kita telah tingkatkan anggaran kesejahteraan guru yang berstatus PNS dan PPPK serta guru-guru non-ASN. Guru ASN dapat tambahan kesejahteraan sebesar satu kali gaji pokok. Guru non-ASN nilai tunjangan profesi ditingkatkan jadi Rp2 juta per bulan,” ungkap Prabowo di hadapan ribuan guru yang hadir.

    Prabowo mengaku bersyukur dapat merealisasikan kebijakan ini meskipun baru satu bulan menjabat sebagai presiden. Ia pun memberikan apresiasi khusus kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani atas dukungannya. “Karena itu, saya minta tepuk tangan yang meriah untuk Bu Menkeu,” ujarnya penuh semangat.

    Kenaikan gaji ini didasarkan pada beberapa regulasi terbaru. Untuk guru ASN, penyesuaian gaji mengikuti Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024 yang mengatur gaji pokok Pegawai Negeri Sipil. Berdasarkan aturan ini, gaji pokok guru ASN tahun depan akan menjadi dua kali lipat dari nominal saat ini, tergantung pada golongan masing-masing.

  • Goodie Bag Bantuan Wapres Gibran Viral, Netizen: APBN atau Uang Pribadi?

    Goodie Bag Bantuan Wapres Gibran Viral, Netizen: APBN atau Uang Pribadi?

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Bantuan sosial yang dikemas dalam goodie bag bertuliskan “Bantuan Wapres Gibran” menjadi sorotan publik setelah muncul di media sosial (Medsos).

    Salah seorang pengguna X (dulu Twitter) dengan akun @itsquaileggs mempertanyakan sumber dana bantuan tersebut.

    “Ini pake uang pribadi Gibran kah? Atau pake APBN atau uang rakyat?” tulis @itsquaileggs dalam unggahannya (29/11/2024).

    Unggahan itu memancing netizen lainnya untuk berkomentar, ia mengaitkan pola ini dengan cara mantan Presiden Jokowi (dikenal dengan nama kecil Mulyono) mengelola bantuan sosial di masa lalu.

    “Kalau pake APBN berarti memang persis Mulyono (Jokowi) dulu,” cetusnya.

    Ia menyoroti bantuan sosial dari pejabat publik yang kerap menjadi perhatian, terutama terkait transparansi sumber pendanaannya.

    Pengemasan bantuan yang mencantumkan nama pejabat dapat memunculkan persepsi bahwa dana tersebut bersumber dari pribadi, meskipun kenyataannya berasal dari anggaran negara.

    “Bansos untuk rakyat yang sumbernya dari uang rakyat tapi diklaim bansos Jokowi seolah-olah itu berasal dari kedermawanan Mulyono,” tandasnya.

    Sebelumnya, unggahan mengenai sembako bertuliskan “Bantuan Wapres Gibran” mendadak viral di media sosial (Medsos).

    Sembako tersebut diketahui berasal dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dan diberikan kepada warga terdampak banjir di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

    Dalam foto yang beredar, bantuan itu dikemas dalam sebuah tas jinjing berwarna biru dengan logo Istana Wakil Presiden. Di bawah logo tersebut, tertulis “Bantuan Wapres Gibran.”

  • Pemerintah Rilis Materi Pokok Seleksi Kompetensi Teknis PPPK 2024, Cek Link Ini

    Pemerintah Rilis Materi Pokok Seleksi Kompetensi Teknis PPPK 2024, Cek Link Ini

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) merilis materi pokok soal seleksi kompetensi teknis Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024. Tertanggal (29/11/2024).

    Hal tersebut tertuang dalam dokumen bernomor B/576/M.SM.00/2024. Ditandatangani Sekretaris Kemenpan RB Erwan Agus Purwanto.

    Diketahui, pelaksanaan seleksi kompetensi teknis tambahan PPPK periode 1 dimulai 10-21 Desember 2024. Sementara periode 2 pada 25 April-17 Mei 2024.

    Di dalam dokumen materi pokok soal seleksi kompetensi, disebutkan itu dikeluarkan dengan harap calon PPP yang diekrut profesional, kompeten, dan melayani. Karenanya setiap PPPK wajib memiliki kompetensi manajerial, kompetensi sosial kultural, dan kompetensi teknis yang sesuai dengan standar kompetensi jabatan. 

    Hal tersebut disebut sesuai dengan PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK, maka setelah seleksi administrasi berakhir, tahap seleksi pengadaan PPPK selanjutnya adalah seleksi kompetensi.

    Seleksi kompetensi PPPK terdiri dari Seleki Kompetensi Manajerial, Seleksi Kompetensi Sosial Kultural, Seleksi Kompetensi Teknis, dan Wawancara Berbasis Komputer.

    Berikut ini link download materi pokok soal seleksi kompetensi teknis PPPK 2024:

    https://drive.google.com/file/d/1p3uKpG2iZ_lQQ8TGnt_cHCsU903VHSuR/view?usp=drivesdk

    (Arya/Fajar)

  • Goodie Bag Bantuan Wapres Gibran Viral, Netizen: APBN atau Uang Pribadi?

    Viral Tas Bantuan Wapres Gibran, Kader PKB: Mana Etikanya?

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kader PKB Umar Hasibuan melontarkan kritik tajam terkait tas bantuan bertuliskan “Bantuan Wapres Gibran” yang belakangan viral.

    Dalam pernyataannya, Umar menyoroti etika dalam penggunaan atribut bantuan yang terkesan mempersonalisasi peran Wakil Presiden.

    “Lima tahun Kiayi Maruf jadi Wapres gak pernah ada bantuan pakai tas bertulis bantuan Wapres Maruf Amin,” ujar Umar dalam keterangannya di aplikasi X @UmarSyadatHsb__ (29/11/2024).

    Blak-blakan, Umar mengatakan bahwa mestinya bantuan tersebut hanya bertuliskan Presiden ataupun Pemerintah. Bukan Wakil Presiden.

    “Kalau ada etiknya mustinya pakai tulisan bantuan Presiden atau bantuan pemerintah. Apa pendapat kalian ges?,” cetusnya.

    Sebelumnya diketahui, unggahan mengenai sembako bertuliskan “Bantuan Wapres Gibran” mendadak viral di media sosial (Medsos).

    Sembako tersebut diketahui berasal dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dan diberikan kepada warga terdampak banjir di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

    Dalam foto yang beredar, bantuan itu dikemas dalam sebuah tas jinjing berwarna biru dengan logo Istana Wakil Presiden. Di bawah logo tersebut, tertulis “Bantuan Wapres Gibran.”

    Aksi Gibran membagikan sembako ini terjadi pada Kamis (28/11/2024) ketika ia langsung terjun ke lokasi banjir di wilayah Jatinegara.

    Bantuan tersebut ditujukan kepada warga yang mengungsi akibat banjir.

    (Muhsin/fajar)

  • Pemerintah Atensi PIK-2, Said Didu: Terima Kasih Bapak Presiden Prabowo

    Pemerintah Atensi PIK-2, Said Didu: Terima Kasih Bapak Presiden Prabowo

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Eks Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu berterima kasih pada Prabowo. Setelah menterinya berkomentar soal Pantai Indah Kapuk (PIK)-2.

    “Terima kasih Bapak Presiden @prabowo atas perhatian pemerintah terhadap PSN PIK-2,” kata Didu dikutip dari unggahannya di X, Jumat (29/11/2024).

    Prabowo diketahui menegaskan tak ada lagi perumahan eksklusif yang dibangub pengembang. Itu diungkapkan Menteri Perumahan Rakyat Maruarar Sirait.

    “Menpera: tidak boleh ada perumahan eksklusif (Negara dalam Negara),” kata Didu mengulang ucapan Maruarar.

    Selain itu, Menteri Desa Yandri Soesanto juga angkat suara. Ia meminta kepala desa tak cawe-cawe dalam pembebasan lahan.

    “Mendes: PIK-2 tidak boleh rugikan rakyat Kades tidak boleh ikut-ikutan pembebasan lahan,” ucap Didu.

    Terakhir adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid. Nusron menyebut PIK-2 tak sesuai aturan.

    “MenATR: PIK-2 tidak sesuai aturan, harus dikaji ulang,” ujarnya.
    (Arya/Fajar)

  • Presiden Prabowo Heran ke Para Guru: Kok Kalian Senang Banget Sama Teddy?

    Presiden Prabowo Heran ke Para Guru: Kok Kalian Senang Banget Sama Teddy?

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya tampak mendampingi Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri acara puncak Hari Guru Nasional yang digelar di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Kamis (28/11/2024).

    Kegiatan yang mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” tersebut turut dihadiri oleh ribuan tenaga pendidik Indonesia. Momen menarik tercipta saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebutkan nama sejumlah menteri yang hadir, salah satunya Seskab Mayor Teddy. Para guru lantas berteriak kencang saat nama Teddy disebut.

    Tidak hanya itu, momen serupa juga terjadi saat Prabowo selesai menyampaikan pidato serta meminta para menteri untuk naik panggung dan bernyanyi bersama. Teddy, yang namanya kerap diteriakkan oleh para guru juga diminta Prabowo untuk bergabung.

    “Bagaimana setuju? Saya minta para menteri yang memiliki kemampuan menyanyi untuk naik di sini,” kata Prabowo.

    Saat itulah, para hadirin kembali mengelu-elukan nama Mayor Teddy. Prabowo lantas berkelar dan bertanya kepada meraka mengapa menyukai Mayor Teddy.

    “Kok kalian seneng banget sama Teddy, gimana sih?” pungkas Prabowo.

    Selanjutnya, para menteri menyanyikan lagu dengan tema hari guru, di antaranya lagu yang berjudul “Pergi Belajar”; “Kasih Ibu”; dan “Indonesia Jaya”. (Pram/fajar)

  • Pemerintah Resmi Umumkan Kenaikan Gaji Guru di 2025, Ini Rinciannya

    Pemerintah Resmi Umumkan Kenaikan Gaji Guru di 2025, Ini Rinciannya

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan kenaikan gaji bagi guru. Baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN.

    Pengumuman tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Guru Nasional. Berlangsung di Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2024).

    Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk itu. Yakni kenaikan anggaran gaji guru sebesar Rp16,7 triliun.

    “Anggaran untuk kesejahteraan guru ASN dan non-ASN naik pada tahun 2025 menjadi Rp 81,6 triliun, naik Rp 16,7 triliun,” kata Prabowo di acara tersebut.

    Gaji guru ASN akan naik sebesar satu kali gaji pokok. Kemudian guru non-ASN yang telah lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) akan menerima kenaikan sebesar Rp 2 juta.

    “Guru ASN mendapatkan tambahan kesejahteraan sebesar 1 kali gaji pokok. Guru-guru non ASN nilai tunjangan profesinya ditingkatkan menjadi Rp2 juta,” ucapnya.

    Selain kenaikan gaji, Prabowo menyebut pemerintah akan melaksanakan PPG tahun depan. Menerima 806.486 guru.

    “Masih terkait dengan komitmen kami pemerintah Anda untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas guru pada tahun 2025, akan dilaksanakan PPG untuk 806.486 guru ASN dan non-ASN yang telah memenuhi kualifikasi pendidikan D4 dan S1,” terangnya.

    Sebelumnya, kabar kenaikan gaji ini telah disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

    Mu’ti menyampaikan, kenaikan gaji berlaku untuk yang telah tersertifikasi, sehingga peningkatan kesejahteraan ini mengikuti peningkatan kualifikasi.

    “Jadi dia sudah punya gaji di sekolah asalnya yang gaji itu bervariasi menurut kemampuan sekolah. Tapi dengan dia sertifikasi, maka dia akan dapat tunjangan sertifikasi Rp 2 juta itu,” terangnya.
    (Arya/Fajar)

  • Firli Bahuri Mangkir dari Kasus Pemerasan Terhadap SYL, MAKI: Harusnya Sudah Selesai

    Firli Bahuri Mangkir dari Kasus Pemerasan Terhadap SYL, MAKI: Harusnya Sudah Selesai

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Proses hukum mantan Ketua KPK Firli Bahuri terkait kasus pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) hingga kini masih mengambang dan terkesan lambat.

    Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman, mengkritisi lambannya penanganan hukum kasus tersebut.

    Awalnya kasus tersebut diproses begitu cepat hingga ditetapkannya Firli sebagai tersangka. Namun, saat ini kasus tersebut melambat dan belum juga ada kejelasan.

    “Kita kecewa karena proses Firli itu kan harusnya sudah selesai kemarin-kemarin, karena di awal itukan istilahnya ngebut namun tiba-tiba melambat dan berhenti, itu sangat mengecewakan,” kata Boyamin dilansir dari Media Indonesia, Kamis (28/11/2024).

    Polda Metro Jaya juga mendapat dukungan masyarakat untuk memproses hukum Firli Bahuri karena dianggap membersihkan KPK dari oknum yang nakal.

    “Namun sekarang akhirnya masyarakat kecewa, yang tadinya mendukung penuh Polri menjadi kecewa lagi. Padahal, dari sejarah berdirinya KPK sering ada istilah cicak vs buaya, di mana ketika polisi mau menangani kasus terhadap pimpinan atau pegawai KPK, seakan-akan masyarakat membela KPK dan itu dianggap kriminalisasi,” ujarnya.

    “Tapi di kasus Firli ini tidak ada isu tentang kriminalisasi itu, masyarakat malah mendukung proses penegakan hukum dengan cepat. Tapi sayang, masyarakat dikecewakan oleh proses yang lambat, bahkan mungkin berhenti,” sambungnya.

    MAKI, kata Boyamin, akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Ia mengatakan, Polri juga harus menyelesaikan kasus ini hingga selesai agar tidak timbul kekecewaan berlebih dari masyarakat.