Category: Fajar.co.id Nasional

  • Enam Parameter Efektivitas Pemberantasan Judi Online Menurut Senator Fahira Idris

    Enam Parameter Efektivitas Pemberantasan Judi Online Menurut Senator Fahira Idris

    Oleh karena itu, diperlukan teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk memantau, mendeteksi, dan menindak situs-situs baru secara real-time.

    Parameter kedua, pemblokiran aliran dana untuk memutus akses finansial yang menjadi sumber utama keberlanjutan operasional judi online. Efektivitasnya dapat dinilai melalui penurunan volume transaksi terkait judi online. Ini artinya kerja sama dengan lembaga keuangan, PPATK, dan operator seluler harus lebih terintegrasi.

    Selain itu, perlu ada regulasi yang lebih tegas untuk mencegah penyalahgunaan sistem perbankan dan dompet digital untuk tujuan judi online.

    Parameter ketiga, edukasi dan kesadaran publik dapat diukur melalui perubahan persepsi publik dan penurunan jumlah pemain judi online aktif.

    Penggunaan narasi persuasif yang didukung data dan kisah nyata dampak buruk judi online dapat menjadi strategi yang efektif untuk menggugah kesadaran masyarakat luas terutama mereka yang sedang terjerat judi online.

    Parameter keempat, ketaatan platform teknologi global. Parameter keberhasilan dapat dilihat dari jumlah akun dan konten yang berhasil diblokir dan ketegasan meminta platform teknologi global untuk mematuhi aturan nasional terkait larangan judi online.

    Parameter kelima yaitu penindakan hukum yang efektif, keberhasilannya dapat dilihat dari jumlah kasus judi online yang diproses secara hukum, jumlah pelaku yang dihukum, serta efek jera yang meluas terutama bagi operator dan pemain judi online.

    Sedangkan parameter keenam yaitu pengembangan teknologi pencegahan. Untuk menghadapi sifat adaptif dari pelaku judi online, pemerintah harus terus mengembangkan teknologi canggih untuk mendeteksi dan mencegah aktivitas judi online.

  • Kapolri Ultimatum Tempat Hiburan: Wajib Pasang Stiker Anti-Narkoba atau Izin Dicabut

    Kapolri Ultimatum Tempat Hiburan: Wajib Pasang Stiker Anti-Narkoba atau Izin Dicabut

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Polri kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam memerangi peredaran narkoba dengan operasi masif yang menargetkan jaringan dari hulu ke hilir.

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan hasil operasi satu bulan terakhir yang berhasil mencatat pencapaian luar biasa: 3.680 kasus narkoba diungkap, 3.965 tersangka ditangkap, dan barang bukti senilai Rp 2,88 triliun disita.

    “Kami berkomitmen memberikan hukuman maksimal kepada para bandar dan pengedar narkoba. Ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memastikan peredaran narkoba diberantas habis,” ujar Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, dikutip pada Sabtu (7/12/2024)

    Barang bukti yang berhasil diamankan mencakup 1,19 ton sabu, 1,19 ton ganja serta 370.868 butir ekstasi.

    Selain itu, Polri juga menyita aset senilai Rp 1,05 miliar dari tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terkait dengan aktivitas narkoba. Langkah ini diambil untuk melumpuhkan ekonomi jaringan pelaku, mempersempit ruang gerak mereka, sekaligus memberikan efek jera.

    Sebagai bagian dari pendekatan menyeluruh, Polri memperketat pengawasan di tempat hiburan seperti kafe dan restoran. Tempat-tempat ini diwajibkan memasang stiker anti-narkoba sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye pemerintah.

    Pelanggaran terhadap aturan ini akan berujung pada sanksi tegas, mulai dari pencabutan izin usaha hingga proses hukum.
    “Penerapan stiker anti-narkoba di tempat hiburan bertujuan mencegah penyalahgunaan narkoba di tempat publik. Kami tidak segan mencabut izin usaha bagi yang melanggar,” tegas Kapolri.

  • Dukung Kepemimpinan Nurdin Halid, Menkop Budi Arie Siap Buka Munas Dekopin

    Dukung Kepemimpinan Nurdin Halid, Menkop Budi Arie Siap Buka Munas Dekopin

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koperasi Budi Arie mendukung kepemimpinan Nurdin Halid di Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin). Budi Arie pun berjanji akan hadir dan membuka Musyawarah Nasional (Munas) Dekopin yang akan digelar pada 18 – 21 Desember 2024.

    Hal itu terungkap dalam pertemuan Menkop Budi Arie dengan Pengurus Dekopin yang dipimpin Nurdin Halid sebagai Ketua Umum, Kamis (5/12/2024).

    Budi Arie didampingi Wakil Menteri Ferry Julinatono dan Sekretaris Menteri Zabadi. Sedangkan Nurdin Halid didampingi sejumlah Pimpinan Paripurna Dekopin.

    “Kami menghadap Menteri Koperasi untuk melaporkan rencana Munas Dekopin sekaligus mengundang beliau membuka Munas,” ujar Nurdin Halid.

    Nurdin menjelaskan, Munas akan digelar di Jakarta selama 3 hari, mulai 18 hingga 21 Desember 2024. 

    Peserta yang hadir sekitar 1.000 orang yang terdiri dari Pengurus Pusat, Pengurus Propinsi (Dekopinwil), Pengurus Kabupaten/Kota (Dekopinda), Induk-induk Koperasi, dan undangan lainnya seperti peninjau dan media.

    “Dalam pertemuan itu, Pak Menteri menyatakan dukungannya atas rencana Munas Dekopin. Beliau juga menegaskan akan datang membuka Munas,” kata Nurdin Halid.

    (Ikbal/fajar)

  • Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Khusus, Prabowo: Beliau Salah dan Bertanggung Jawab

    Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Khusus, Prabowo: Beliau Salah dan Bertanggung Jawab

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah mengumumkan dirinya mundur dari jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

    Menanggapi hal itu, Presiden Prabowo Subianto menganggapnya sebagai tindakan ksatria yang dilakukan oleh Gus Miftah.

    “Saya kira kita hargai sikap kesatria itu,” kata Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/12/2024).

    Menurut Prabowo, Gus Miftah sudah menyadari bahwa ucapannya salah kepada Sunhaji si penjual es teh.

    “Beliau salah dan beliau bertanggung jawab dengan mengundurkan diri,” ujar Prabowo.

    Sebelumnya diberitakan, Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah resmi mengundurkan dari Jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Jumat (6/12/2024).

    “Dengan segala kerendahan hati dan ketulusan dan dengan penuh kesadaran, saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan dengan sangat mendalam. Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan,” ucap Miftah.

    “Kepada bapak Presiden, saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada saya. Melalui perantara bapak Presiden Prabowo Subianto saya mohon maaf belum bisa menjadi sesuai yang bapak harapkan kepada saya. Kepada seluruh rakyat Indonesia saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya mohon maaf dari lubuk hati yang paling dalam,” sambungnya dalam konfrensi pers.

  • Gus Miftah Sebut Dokter ‘Goblok’ karena Tanya-tanya Pasien, Dokter Ajeng: Itu Namanya Anamnesa

    Gus Miftah Sebut Dokter ‘Goblok’ karena Tanya-tanya Pasien, Dokter Ajeng: Itu Namanya Anamnesa

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sebuah potongan video lama Gus Miftah kembali viral, kali ini berisi pernyataan yang dianggap merendahkan profesi dokter.

    Dalam video tersebut, Gus Miftah dengan gaya bercandanya menyebut dokter tidak pintar karena selalu bertanya kepada pasien.

    “Siapa bilang dokter itu pintar? Dokter itu goblok. Buktinya setiap orang datang ditanya, kan goblok,” ujar Gus Miftah dalam videonya yang beredar.

    Blak-blakan, ia menunjukkan keraguannya terhadap dokter. Ia bahkan mengakui bahwa satu-satunya dokter pintar hanya dokter hewan.

    “Kalau pintar ngapain pakai tanya? Dokter itu yang pintar cuma satu, siapa? Dokter hewan, nggak pernah ditanya langsung disuntik,” timpalnya.

    Pernyataan ini menuai tanggapan dari seorang dokter bernama Ajeng P. Sekarningrum melalui akun Instagram pribadinya, @dr.ajengputih.

    Dalam unggahannya, ia memberikan respons tajam namun tetap profesional. Dia menjelaskan pentingnya proses anamnesa dalam dunia medis.

    “Gus Memang paling pinter,” kata Ajeng dikutip pada Jumat (6/12/2024).

    Dijelaskan Ajeng, dokter selalu mengawali pelayanannya dengan pertanyaan agar bisa lebih mudah dalam memberikan penanganan medis.

    “Yang katanya panjenengan ditanya-tanya itu gak itu namanya Anamnesa Gus, dan dari Anamnesa, 80 persen diagnosa bisa kami tegakkan, yang nanti kami lanjutkan dari pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang jika diperlukan,” cetus dia.

    Ia melanjutkan dengan menjelaskan bahwa anamnesa adalah proses pengumpulan informasi medis untuk mengetahui riwayat kesehatan dan keluhan pasien.

  • Gus Miftah: Saya Mundur Bukan Karena Ditekan

    Gus Miftah: Saya Mundur Bukan Karena Ditekan

    FAJAR.CO.ID, SLEMAN – Miftah Maulana Habiburrahman, yang akrab disapa Gus Miftah resmi mengundurkan diri dari jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. 

    Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Gus Miftah dalam konferensi pers yang digelar di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Jumat (6/12) siang.  

    Dalam keterangannya, Gus Miftah menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui perenungan mendalam. 

    “Hari ini dengan segala kerendahan hati dan ketulusan serta dengan penuh kesadaran, saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan dengan sangat mendalam. Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan,” ujar Gus Miftah.  

    Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil secara mandiri, tanpa adanya tekanan atau permintaan dari pihak mana pun. 

    “Keputusan ini saya ambil bukan karena ditekan oleh siapa pun, bukan karena permintaan siapa pun. Tetapi keputusan ini saya ambil karena rasa cinta, hormat, dan tanggung jawab saya yang mendalam terhadap Bapak Presiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat,” imbuhnya.  

    Pengunduran diri ini muncul di tengah sorotan publik terhadap Gus Miftah setelah munculnya dugaan hinaan terhadap seorang penjual es teh yang ramai diperbincangkan di media sosial.

    Namun, Gus Miftah tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kaitan antara isu tersebut dengan pengunduran dirinya.  

  • Erick Thohir Pertimbangkan Semen Indonesia Jadi Strategic Holding, Buntut Semen Tonasa yang Disebut Hanya Sisakan Debu untuk Masyarakat

    Erick Thohir Pertimbangkan Semen Indonesia Jadi Strategic Holding, Buntut Semen Tonasa yang Disebut Hanya Sisakan Debu untuk Masyarakat

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir angkat suara terkait usulan DPR RI agar Semen Indonesia Group jadi strategic holding.

    “5 tahun ke depan ini kita akan men-define holding yang lebih bisa dijalankan seperti tipe apa. Nah, apakah itu strategic ataupun operating,” ujar Erick di Gedung Kementerian BUMN, Kamis (5/12/2024).

    “Nah, ini kita lagi lihat mengenai data, numbers, SOP (standard of procedures), penugasan. Nah, ini kita coba lihat secara helicopter view, tidak hanya strategic atau ini, nggak bisa. Jadi, kita harus sama-sama,” tambahnya.

    Hal tersebut, kata Erick sesuai program Asta Cita Presiden Prabowo, Kementerian BUMN akan mendorong korporasi yang lebih efisien.

    “Memang kan salah satu program ke depan yang kita sedang rapihin lagi, dan kita akan juga paparkan ke Bapak Presiden, bahwa program-program besar apa yang kita sedang akan inisiasi untuk mendukung program Asta Cita-nya beliau,“ terang Erick.

    Sebelumnya, anggota Komisi VI DPR RI, Ismail Bachtiar menyoroti pengelolaan PT Semen Tonasa. Ia menyebut perusahaan di bawah naungan Semen Indonesia itu tidak lagi kokoh dan kuat.

    “Semen Tonasa yang dulu dikenal kokoh dan kuat, sekarang enggak lagi Pak. Udah enggak kuat, juga enggak kokoh,” kata Ismail saat rapat bersama Semen Indonesia Group (SIG) di Gedung DPR RI, Rabu (3/12/2024). 

    Itu disampaikan Direktur Utama (Dirut) SIG Donny Arsal. Ismail pun menyarankan Semen Tonasa jadi strategic holding dari sebelumnya operating holding.

    “Kalau saya perhatikan, karena hampir seluruh strategic holding bapak tarik ke pusat, Pak. Saya tidak tahu, apakah bapak tidak percaya orang Sulawesi atau gimana Pak. Padahal orang Sulawesi jadi Wapres pun bisa, Pak. Apalagi hanya urus semen Indonesia, Pak,” ucap Ismail.

  • Pendaftaran Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Berakhir Hari Ini, Cek 8 Formasinya!

    Pendaftaran Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Berakhir Hari Ini, Cek 8 Formasinya!

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tingkat Pusat 1446 H/2025 M. Pendaftaran seleksi dibuka dari 29 November – 6 Desember 2024.

    Pendaftaran seleksi PPIH pusat dilakukan secara online. Calon peserta dapat mengakses link pendaftaran seleksi petugas haji melalui tautan: https://haji.kemenag.go.id/petugas

    “Batas akhir submit dokumen pendaftaran pada 6 Desember 2024, pukul 23.59 WIB,” terang Direktur Bina Haji pada Ditjen PHU Arsad Hidayat dalam keterangannya.

    Adapun seleksi PPIH Pusat dilakukan dalam bentu Computer Asested Test (CAT) dan Wawancara. Tahap ini dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember 2024 di Asrama Haji Pondok Gede. Hasil seleksi rencananya akan diumumkan pada 24 Desember 2024.

    Terdapat delapan formasi layanan yang dibuka, yaitu: Layanan Akomodasi; Layanan Konsumsi; Layanan Transportasi; Layanan Bimbingan Ibadah; Layanan Pelindungan Jemaah; Layanan PKPPJH (Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji); Layanan Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas; dan Layanan MCH (Media Center Haji). (Pram/fajar)

  • Miftah Umumkan Mundur Sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Pernyataannya

    Miftah Umumkan Mundur Sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Pernyataannya

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pendakwah Miftah Maulana Habiburahman menyatakan pengunduran dirinya dari kabinet Merah Putih. Sikap itu disampaikan siang ini, Jumat (6/12/2024).

    Pria yang karib disapa Gus Miftah itu mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keamaan di kawasan Pondok Pesantren Ora Aji yang ia asuh di Sleman, DI Yogyakarta.

    “Hari ini dengan segala kerendahan hati dan ketulusan dan dengan penuh kesadaran, saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan dengan sangat mendalam… Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan,” kata Miftah dalam jumpa pers tersebut.

    Ia mengaku keputusan tersebut diambil secara independen. Tanpa paksaan pihak manapun.

    “Keputusan ini saya ambil bukan karena ditekan oleh siapa pun, bukan karena permintaan siapa pun. Tetapi keputusan ini saya ambil karena rasa cinta hormat dan tanggung jawab saya yang mendalam terhadap Bapak Presiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat,” ucapnya.

    Sebelumnya, petisi mendesak Miftah dicopot dari jabatannya viral di media sosial. Itu dampak atas pernyataannya yang menyebut penjual es teh goblok.

    Meski ia telah minta maaf, itu tak mereda. Malah video lainnya yang menunjukkan karakter pendakwah itu makin ramai di media sosial.
    (Arya/Fajar)

  • Tamsil Linrung Serukan Soliditas Dukung Visi Presiden Prabowo pada Mukernas Wahdah Islamiyah

    Tamsil Linrung Serukan Soliditas Dukung Visi Presiden Prabowo pada Mukernas Wahdah Islamiyah

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung menyampaikan pidato inspiratif dalam acara pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Wahdah Islamiyah yang digelar di Asrama Haji Embarkasi Makassar, Kamis (5/12/2024).

    Kegiatan yang mengusung tema: “Mengokohkan Soliditas dan Kolaborasi Mewujudkan Indonesia Maju dan Berkah” ini akan berlangsung pada 5-8 Desember 2024 dengan menghadirkan tokoh-tokoh nasional.

    Dalam pidatonya, Tamsil menekankan pentingnya peran strategis organisasi Islam dalam mendukung pembangunan nasional yang berlandaskan moralitas dan nilai-nilai agama.

    “Tema ini sangat relevan dengan konteks bangsa kita hari ini. Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, kita memiliki tanggung jawab besar untuk mengambil peran strategis dalam menyukseskan agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Khususnya di bidang pembangunan sumber daya manusia dan karakter bangsa,” ujar Tamsil.

    Mengutip pidato Presiden RI Prabowo Subianto, Tamsil menyampaikan bahwa bangsa Indonesia tidak hanya besar dari segi wilayah dan penduduk, tetapi juga besar dalam moralitas, akhlak, dan semangat persatuan. “Pemimpin-pemimpin kita harus memiliki akhlak kesetiaan, bukan yang mudah berubah. Integritas dan konsistensi moral adalah kualitas esensial dalam membangun kekuatan bangsa,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Senator dapil Sulsel itu juga menyampaikan peran strategis Wahdah Islamiyah. Tamsil menyebut ada tiga ruang kontribusi besar yang dapat diperankan oleh Wahdah Islamiyah: Pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Ia juga menyampaikan ketiga gerakan ini telah dilakukan oleh Wahdah Islamiyah, namun diperlukan transformasi gerakan yang lebih inovatif, terstruktur, dan berorientasi pada kebutuhan zaman.