Category: Fajar.co.id Nasional

  • Kembali Viral Video Gus Miftah dan Habib Zaidan Diduga Lakukan Pelecehan Verbal di Acara Selawatan

    Kembali Viral Video Gus Miftah dan Habib Zaidan Diduga Lakukan Pelecehan Verbal di Acara Selawatan

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Nama Gus Miftah, atau Miftah Maulana Habiburrahman, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Setelah baru-baru ini ramai diberitakan karena mengolok-olok penjual es teh keliling, kini video lama Gus Miftah kembali mencuat dan menjadi sorotan publik.

    Dalam video tersebut, ia diduga melontarkan pernyataan yang mengarah pada pelecehan seksual secara verbal kepada seorang peserta wanita di acara selawatan.

    Video yang viral di Instagram melalui akun @gueinisiapa.mkmk menunjukkan momen ketika seorang wanita, yang bercita-cita menjadi penyiar, diberikan kesempatan untuk berbicara di acara tersebut. Dengan gaya bak seorang penyiar, wanita itu memperkenalkan dirinya, “Baik pemirsa, masih bersama saya Nisrina Nifah. Cocok jadi penyiar, Bib?” tanyanya dengan nada ramah.

    Namun, candaan Gus Miftah yang merespons ucapan tersebut menuai kritik keras. “Entar dulu aku kasih tahu, suaranya aja enak kayak gitu, apalagi desahannya,” ujar Gus Miftah sambil tertawa, yang diikuti tawa dari Habib Zaidan Yahya yang berada di sebelahnya.

    Tidak berhenti di situ, wanita tersebut mencoba merespons dengan mengatakan, “Saya polos loh, Gus.” Gus Miftah pun membalasnya dengan pernyataan yang dinilai melecehkan. “Dia memang polos, cowok itu memang suka dengan cewek yang polos. Baik polos pikirannya maupun polos busananya. Salahmu ngomong polos,” katanya sambil tertawa.

    Rekaman ini menuai hujatan dari banyak netizen yang merasa candaan tersebut tidak pantas, terutama karena disampaikan dalam konteks acara keagamaan. Komentar pedas membanjiri unggahan video itu.

  • UAH Bantah Isu Gantikan Gus Miftah di Istana: Banyak Orang yang Lebih Pantas

    UAH Bantah Isu Gantikan Gus Miftah di Istana: Banyak Orang yang Lebih Pantas

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ustaz Adi Hidayat (UAH) menegaskan bahwa kabar dirinya ditunjuk sebagai Staf Khusus (Stafsus) Presiden menggantikan Gus Miftah adalah tidak benar.

    Pernyataan ini ia sampaikan menyusul beredarnya isu tersebut di media sosial dan grup WhatsApp yang sempat menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat.

    “Beberapa mengucapkan selamat dan doa terkait dengan isu ditetapkannya, diresmikannya, diangkatnya sebagai stafsus Presiden,” ujar UAH dikutip pada Rabu (11/12/2024).

    UAH menegaskan bahwa kabar tersebut hanyalah isu belaka dan tidak memiliki dasar kebenaran.

    “Saya ingin menyampaikan bahwa isu yang dimaksud tidak benar adanya,” ucapnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Presiden yang memiliki hak prerogatif penuh dalam menentukan staf khusus.

    “Saya berkeyakinan bahwa banyak orang-orang yang lebih baik, pantas, berwawasan, dengan posisi dimaksud dan tentu bapak Presiden dengan kepemilikan hak prerogatif penuh akan lebih dapat menentukan,” UAH menuturkan.

    Kata tokoh Muhammadiyah ini, dengan adanya klarifikasi terkait, maka narasi atau informasi yang beredar bisa diluruskan.

    “Kita tetap bersemangat mendoakan persatuan dan kebaikan-kebaikan yang mungkin kita bisa kerjakan secara kolektif,” imbuhnya.

    Ia kemudian menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah mendampingi masyarakat dan umat, sembari mendukung setiap program pemerintah yang membawa kesejahteraan dan keadilan sosial.

    “Siapapun yang memerintah akan terasa lebih nyaman, baik, untuk mendukung setiap program-program positif yang mensejahterakan, berkeadilan sosial, dan bermanfaat untuk kita,” tandasnya.

  • Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Utama, Prabowo Subianto: Inilah Jalan Keluar Sesungguhnya dari Kemiskinan

    Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Utama, Prabowo Subianto: Inilah Jalan Keluar Sesungguhnya dari Kemiskinan

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan dan kesehatan di bawah pemerintahan Prabowo Subianto tampaknya cukup besar. Dua sektor ini bahkan menjadi prioritas utama.

    Hal tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto. Dia menyebut, sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama dalam alokasi anggaran 2025.

    Itu diungkapkan Prabowo pada acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) secara digital, serta peluncuran Katalog Elektronik versi 6.0, di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (10/12).

    “Indonesia alokasi terbesar adalah pendidikan. Demikian kita menempatkan pendidikan sebagai prioritas dan kita yakin melalui pendidikan dan pelayanan kesehatan inilah jalan keluar sesungguhnya dari kemiskinan,” ucap Prabowo.

    Prabowo mengungkapkan bahwa perlindungan sosial, bantuan sosial, dan subsidi akan menjadi langkah-langkah menuju kebangkitan ekonomi melalui hilirisasi. Namun, pendidikan dan kesehatan tetap akan menjadi pilar utama untuk terhindar dari kemiskinan.

    “Makan bergizi juga hal yang strategis. Kita selamatkan anak-anak kita, tapi dengan itu kita akan memberdayakan ekonomi pedesaan, ekonomi kecamatan, ekonomi kabupaten, ekonomi provinsi. Puluhan triliun akan beredar di daerah-daerah,” kata dia dilansir jpnn.

    Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan pentingnya subsidi dan perlindungan sosial yang tepat sasaran. Prabowo menyampaikan bahwa saat ini pemerintah tengah merumuskan langkah-langkah untuk memastikan bahwa bantuan sosial dapat dirasakan secara adil dan merata.

  • Penyidik Tunggal KPK, Yusril Ihza Mahendra Sebut Pemerintah Sedang Mengkaji

    Penyidik Tunggal KPK, Yusril Ihza Mahendra Sebut Pemerintah Sedang Mengkaji

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra mengaku pemerintah sedang mengkaji wacana KPK memiliki penyidik tunggal.

    Diketahui, belakangan ini muncul wacana agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki penyidik tunggal dalam menangani perkara tindak pidana korupsi (tipikor).

    KPK ingin menghilangkan tumpang tindih kewenangan dalam penanganan korupsi. Hal itu disampaikan

    “Sekarang ini kewenangan yang sama itu juga dimiliki oleh polisi dan dimiliki oleh kejaksaan,” kata Yusril, di Gedung ACLC KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, dilansir jpnn, Selasa (10/12).

    Yusril mengatakan lembaga antirasuah dibentuk karena korupsi merupakan sesuatu yang akut dalam masyarakat. Dalam undang-undang disebutkan korupsi merupakan kejahatan yang serius, sehingga dibutuhkan pendekatan khusus.

    “Karena itu sebenarnya KPK selain mempunyai kewenangan-kewenangan yang extraordinary, tetapi juga hukum acaranya dapat mengatur sendiri berbeda dari KUHAP,” kata Yusril.

    Namun setelah lebih dari 20 tahun, bukan hanya KPK, aparat penegak hukum lainnya juga memiliki kewenangan yang sama dalam memberantas korupsi, yaitu polisi dan kejaksaan.

    Untuk itu, wacana KPK memiliki penyidik tunggal atau penyidiknya bukan berasal dari APH lainnya, perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut oleh stakeholder lainnya. Salah satunya dengan menyesuaikan Undang-Undang Tipikor.

    “Tentu itu harus diimbangi dengan kemungkinan pembaharuan terhadap undang-undang tindak pidana korupsi itu sendiri, jadi kalau kami mengacu kepada UN Convention Against Corruption, ya, tekanan utamanya itu adalah pada asset recovery,” ucapnya.

  • Presiden Prabowo Serahkan DIPA dan TKD Anggaran 2025 dan Luncurkan Katalog Elektronik Versi 6.0

    Presiden Prabowo Serahkan DIPA dan TKD Anggaran 2025 dan Luncurkan Katalog Elektronik Versi 6.0

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara penyerahan secara digital Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025, serta peluncuran Katalog Elektronik versi 6.0. Acara tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 10 Desember 2024.

    Acara diawali laporan Sri Mulyani Indrawati mengenai alokasi anggaran untuk tahun 2025. Dalam laporannya, Sri Mulyani menyampaikan bahwa APBN 2025 merupakan APBN yang disusun dalam masa transisi pemerintahan hasil pemilu 2024.

    “Di dalam proses penyusunan, pemerintah bersama DPR telah melakukan komunikasi dan konsultasi dengan Presiden terpilih agar program pembangunan prioritas Presiden terpilih dapat diakomodasikan secara optimal dalam APBN 2025,” ujar Sri Mulyani.

    Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, melaporkan bahwa pengembangan katalog elektronik versi 6.0 akan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pada seluruh pengadaan barang jasa pemerintah. Hal tersebut dikarenakan seluruh proses transaksi mulai dari pemesanan kontrak pembayaran sampai dengan pengiriman barang akan terintegrasi dalam satu platform.

    “Selain itu pada e-katalog versi 6.0 ini juga para pihak akan semakin dimudahkan untuk melakukan pembayaran juga pelaporan pajak atas pembelian barang dan jasa,” ucap Luhut.

    Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan komitmen pemerintah untuk melaksanakan pembangunan nasional dalam rangka melanjutkan upaya transformasi menuju Indonesia maju, Indonesia makmur, dan Indonesia emas tahun 2045. Oleh karena itu, Presiden Prabowo mengatakan bahwa APBN tahun 2025 dirancang untuk menjaga stabilitas, inklusivitas, keberlanjutan, namun dengan kehati-hatian.

  • Drainase Meluap, Nyawa Bocah 8 Tahun Tak Tertolong

    Drainase Meluap, Nyawa Bocah 8 Tahun Tak Tertolong

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Malang nasib bocah perempuan di Jalan Bontoa Utara, Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, kota Makassar harus meregang nyawa usai terseret arus air, Selasa (10/12/2024).

    Berdasarkan informasi yang didapatkan fajar.co.id, bocah perempuan tersebut berinisial MA (8). Ia terseret air drainase yang tak jauh dari rumahnya.

    Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Wahiduddin mengatakan, saat ditemukan korban telah meninggal dunia.

    “Korban meninggal karena tenggelam di saluran air (drainase) sekitar pukul 11.15 Wita,” ujar Wahid, Selasa siang.

    Diceritakan Wahid, sekitar pukul 10.00 Wita, saat cuaca masih dalam kondisi ekstrem, korban bermain di dekat drainase bersama kakaknya.

    “Jadi korban ini bermain air di dekat Drainase yang penuh dengan air,” ucapnya.

    Kata Wahid, kakak korban sempat meminta agar tidak terlalu dekat dengan drainase. Mengingat, arus air saat itu cukup deras.

    “Kakaknya sempat melarang untuk menyebrangi drainase namun tidak mendangarnya dan tetap menyebrang,” tukasnya.

    Saat menyebrang, kata Wahid, kaki korban terpeleset dan terjatuh ke dalam drainase yang tertutup cor permanen.

    “Korban kemudian hanyut, kakaknya sempat menolong dengan memegang tangannya,” Wahid menuturkan.

    Hanya saja, karena arus air cukup deras, korban tidak tertolong dan hanyut sepanjang 50 meter. Adapun kakaknya hanya bisa teriak histeris dan minta tolong kepada warga lainnya.

    “Warga yang berdatangan langsung mencari korban. Setelah ditemukan, sempat dilakukan pertolongan pertama namun sudah tidak tertolong lagi,” tandasnya.

  • Sistem Penilaian SKB CPNS 2024 Ternyata Tidak Pakai Passing Grade, Begini Penjelasannya

    Sistem Penilaian SKB CPNS 2024 Ternyata Tidak Pakai Passing Grade, Begini Penjelasannya

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 sementara berlangsung. Dimulai sejak 9 Desember kemarin.

    Jadwal lengkapnya, SKB CPNS Non-CAT, dilaksanakan mulai 20 November hingga 17 Desember 2024, sementara SKB CPNS dengan sistem CAT akan dimulai pada 9 hingga 20 Desember 2024. 

    Penjadwalan untuk SKB CPNS berbasis CAT dilakukan dari 29 November hingga 3 Desember 2024.

    Berbeda dengan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), SKB CPNS 2024 tanpa passing grade atau ambang batas. Tapi diintegrasikan dengan nilai yang diperoleh dari SKB.

    Itu diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara.

    Di dalam Pasal 35 disebutkn SKB memiliki sistem penilaian yang didasarkan pada bobot nilai 60% dan berasal dari SKB tambahan lain maupun tes wawancara. 

    “SKB tambahan diberikan bobot kumulatif paling tinggi 50% (lima puluh persen) dari nilai SKB secara keseluruhan.

    SKB yang menggunakan jenis atau bentuk tes wawancara selain CAT BKN diberikan bobot paling tinggi 10% (sepuluh persen) dari nilai SKB secara keseluruhan,” bunyi pasal tersebut.

    SKD dan SKB punya presentase tersendiri.  Bobot nilai SKB lebih dominan dibandingkan SKD, dengan SKB memiliki bobot 60% dan SKD 40%.

    Di sisi lain, tiap formasi masing-masing berbeda jenis SKB-nya. Namun pada umumnya, jeni-jenis SKB sebagai berikut:

    Psikotes

    Tes potensi akademik

    Tes kemampuan bahasa asing

    Tes kesehatan jiwa

    Tes kesegaran jasmani/tes kesamaptaan

    Tes praktek kerja

    Uji penambahan nilai dari sertifikat kompetensi

    Wawancara

    Tes lain sesuai persyaratan jabatan

    (Arya/Fajar)

  • Netizen Dibuat Kaget, Wapres Gibran ikut Tren ‘Gue Tunjukin’ di Media Sosial

    Netizen Dibuat Kaget, Wapres Gibran ikut Tren ‘Gue Tunjukin’ di Media Sosial

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka mendapat banyak reaksi para netizen.

    Berawal dari unggahan Gibran di akun media sosial TikTok pribadinya terkait Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Wapres RI itu mengikuti tren yang saat ini tengah viral di media sosial belakangan ini, ‘gue tunjukin’.

    Gibran diketahui memamerkan beberapa pemandangan alam di Indonesia serta penampakan Istana Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Gibran juga membuat konten seperti itu. Postingan menampilkan wajah akun @si_adrie yang diedit menjadi muka Gibran.

    “Gue tunjukin, indah negeri ini juga berseri. Kita bangun bersama-sama yuk, bersatu yuk,” kata Gibran dipostingannya itu.

    Unggahan ini kemudian menjadi yang mencapai angka ditonton 31,4 juta kali dan menuai 3 juta tanda suka.

    Melihat unggahan dari Wakil Presiden ini, beragam reaksi pun ditunjukkan oleh para netizen di kolom komentar.

    Banyak yang mengaku kaget dengan apa yang diunggah oleh Gibran Rakabuming Raja di media sosialnya itu.

    “Ini serius wapres kita kayak gini?” Tulis komentar netizen.

    “Gini amat wakil presiden gue,” balas komentar netizen lainnya.

    “Pak? Nggak nyangka loh diposting Pak Wapres,” ungkap netizen lainnya.

    (Erfyansyah/fajar)

  • Tertawa Terbahak-bahak Saat Miftah Hina Penjual Es Teh, Usman Ali Ngaku Khilaf dan Minta Maaf

    Tertawa Terbahak-bahak Saat Miftah Hina Penjual Es Teh, Usman Ali Ngaku Khilaf dan Minta Maaf

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengasuh Asrama Perguruan Islam Al-Huda, Usman Ali, mengakui kekhilafannya setelah tertawa dalam momen kontroversial ketika Miftah Maulana Habiburrahman menghina Sunhaji, seorang pedagang es teh, dalam sebuah pengajian di Magelang, Jawa Tengah, pada November lalu. Video yang merekam kejadian itu memperlihatkan Usman tertawa lepas di samping Miftah, yang menggunakan istilah kasar untuk menyebut Sunhaji.

    Dalam keterangan tertulisnya pada Senin (9/12/2024), Usman menyampaikan bahwa tawanya murni spontan dan tanpa niat menertawakan Sunhaji. “Sungguh saya tidak ada niat menertawakan penjual es atau Pak Sunhaji. Itu terjadi semata-mata karena suasana ceramah GM (Miftah) malam itu yang cair dan penuh candaan,” ujarnya.

    Usman mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya meminta maaf langsung kepada Sunhaji. Ia bahkan mendatangi rumah Sunhaji di Dusun Gesari, Magelang, namun tidak bertemu karena Sunhaji sedang berada di Yogyakarta untuk mengurus paspor keberangkatan umrah. Sebagai gantinya, Usman menyampaikan permintaan maaf melalui panggilan video. Ia juga meminta maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu oleh perilakunya.

    “Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati dalam berkata, bersikap, dan membawa diri di mana pun berada,” tuturnya.

    Insiden ini berawal dari pengajian yang digelar di lapangan drh. Soepardi, Magelang, pada 20 November 2024. Saat Sunhaji sedang berkeliling menjajakan es teh, Miftah menegurnya dan melontarkan hinaan yang membuat Sunhaji merasa tersinggung. “Saya tersinggung. Wong saya lagi masuk, ada suara kayak gitu,” kata Sunhaji, Rabu (4/12/2024).

  • Dokter Tifa Sindir Gibran, Sebut Lulusan SMP Pimpin Rapat: Bicara dengan Teks

    Dokter Tifa Sindir Gibran, Sebut Lulusan SMP Pimpin Rapat: Bicara dengan Teks

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dokter Tifa kembali melontarkan kritik tajam, kali ini ditujukan kepada Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden RI sekaligus putra sulung Presiden Joko Widodo.

    Dalam pernyataannya di medsos, Dokter Tifa menyebut bahwa Gibran, yang hanya berpendidikan hingga jenjang SMP, memimpin rapat dengan peserta yang memiliki gelar akademik tinggi, seperti S2, S3, bahkan beberapa dengan gelar ganda.

    “Lulusan SMP memimpin rapat, sementara peserta rapatnya lulusan S2, S3, bahkan double S2, double S3,” ujar Dokter Tifa dikutip, Senin (9/12/2024).

    Selain itu, Dokter Tifa juga menyindir gaya Gibran dalam memimpin rapat. Ia menyebut Gibran kerap membaca teks sepanjang rapat berlangsung. “Menghasilkan cara baru dalam memimpin rapat, yaitu bicara dengan teks,” tambahnya.

    Sementara itu, Gibran diketahui memiliki latar belakang pendidikan dari luar negeri sebelum memulai karier di dunia politik.

    Sebelumnya, Video Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming saat memimpin rapat bersama para menteri belakangan ini menjadi bahan pembicaraan warganet di media sosial. Video itu sendiri dibagikan oleh Gibran Rakabuming melalui akun TikTok dan diunggah ulang oleh beberapa akun X.

    Dalam cuplikan tersebut, Gibran Rakabuming terlihat mengenakan baju batik berwarna cokelat dan hadir di Kantor Kemenpora RI untuk memimpin rapat tentang desain besar olahraga nasional pada Rabu (4/12/2024).

    Terlihat beberapa menteri pun turut menghadiri rapat tersebut, termasuk Menpora Dito Ariotedjo, Menko PMK Pratikno, Menristek Dikti Satryo Soemantri Brodjonegoro, Mendragri Tito Karnavian, Menteri BUMN Erick Thohir, hingga Menag Nasaruddin Umar. Selain itu, tampak beberapa wakil menteri yang juga hadir dalam rapat tersebut.