Category: Fajar.co.id Nasional

  • Okky Madasari: Era Sensor dan Pembungkaman Karya Seni di Rezim Prabowo Resmi Dimulai?

    Okky Madasari: Era Sensor dan Pembungkaman Karya Seni di Rezim Prabowo Resmi Dimulai?

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Novelis Okky Madasari menyoroti pembredelan pameran Yos Supratpo. Ia bahkan mengunggah foto-foto lukisan itu.

    “Gara-gara 5 lukisan mirip Jokowi ini, pameran tunggal Yos Suprapto yang seharusnya dibuka kemarin (19/12) di Galeri Nasional, batal,” kata Okky dalam unggahannya di X, Sabtu (21/12/2024).

    Saat itu, para pengunjung pameran sudah berkumpul. Namun tidak dibiarkan masuk.

    “Pintu ruang pameran di Galeri Nasional dikunci,” ujar Okky.

    Penulis buku 86 itu melontarkan pernyataan menohok. Apakah era pembredelan sudah dimulai?

    “Era sensor dan pembungkaman terhadap karya seni di bawah rezim Prabowo resmi dimulai?” ucapnya.

    Yos sendiri, kapok bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan. Setelah pameran tunggalnya dibredel.

    Pameran tunggal Yos sedianya dibuka mulai Kamis (19/12) malam. Digelar di Galeri Nasional, Jakarta.

    “Saya tidak mau lagi berurusan dengan Galeri Nasional dan Kementerian Kebudayaan,” kata Yos Suprapto dikutip dari Jawa Pos, Jumat (20/12/2024).

    Batalnya pameran ini bermula dari kurator Galeri Nasional, Suwarno Wisetrotomo, yang meminta lima diantara 30 lukisan untuk diturunkan. Alasannya tidak sejalan dengan tema dan pesannya terlalu vulgar tentang praktik kekuasaan.

    Yos Suprapto menolak karena menurutnya, justru lima lukisan itu menjadi latar belakang situasi dari tema tentang kedaulatan pangan.
     
    Juka itu diturunkan, maka menurutnya narasinya menjadi tidak utuh. Hal itu yang tidak diinginkan oleh sang seniman. 

    Sejumlah pihak telah menanggapi perustiwa ini. Salah satunya Budayawan Eros Djarot, yang awalnya akan membuka pameran tersebut.
     
    “Saya rasa itu ekspresi kurator yang takut
    secara berlebihan,” kata Eros Djarot.

  • Pemerintah Tak Berdaya, Rakyat Frustasi, Satu Keluarga Bunuh Diri Karena Pinjol

    Pemerintah Tak Berdaya, Rakyat Frustasi, Satu Keluarga Bunuh Diri Karena Pinjol

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pada Mei 2023, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan total utang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berasal dari pinjol mencapai Rp 19 triliun pada Mei 2023. Lalu, pada Maret 2024, Bank Indonesia melaporkan bahwa kredit pinjol per Maret 2024 sudah melampaui angka Rp64 triliun.

    Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam menilai pemerintah belum tegas menangani kasus pinjaman online (pinjol). Akibat ketidaktegasan tersebut, sebutnya, masyarakat Indonesia semakin terjerat kasus mengerikan ini.

    Baginya, hal ini menunjukkan betapa cepat pertumbuhan dan mudahnya masyarakat terjerat pada rentenir pinjol. Ia pun meminta pemerintah segera menyelesaikan regulasi soal pinjol ini, yang disebut bisa mudah diatasi manakala ada ketegasan dan keberpihakan pada rakyat.

    “Korban Pinjol terus bermunculan karena dianggap sebagai solusi saat membutuhkan uang cepat tanpa ribet. Padahal, justru menyusahkan di kemudian hari dengan bunga yang tinggi dan penagihan yang tidak jelas,” Mufti dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/12/2024).

    Kendati Pemerintah telah melakukan penutupan terhadap situs pinjol ilegal, dirinya menyebut pengawasan yang tidak ketat tetap membuat pinjol-pinjol kerap bermunculan.

    “Tanpa pengawasan yang memadai dan sanksi yang tegas, akibatnya korban terus bermunculan. Pemerintah tak berdaya karena pinjol makin merajalela, rakyat menderita,” tuturnya.

    Oleh karena itu, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu menilai pemerintah seharusnya secepatnya mengambil langkah yang lebih tegas terkait pinjol karena semakin banyak masyarakat yang menjadi korban. Pinjol, tegasnya, berdampak secara signifikan pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat, bahkan pada kasus kriminal.

  • Sulawesi Selatan Diprediksi Hujan Sepanjang Hari, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi

    Sulawesi Selatan Diprediksi Hujan Sepanjang Hari, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Wilayah Sulawesi Selatan diprediksi akan diguyur hujan sepanjang hari ini, Sabtu (21/12/2024). Berdasarkan prakiraan BMKG Makassar, sebagian besar wilayah akan mengalami hujan ringan hingga sedang, sementara beberapa daerah hanya akan berawan.

    Pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di hampir seluruh wilayah Sulawesi Selatan, kecuali Luwu Timur dan Luwu Utara yang diperkirakan berawan. Kondisi ini berlanjut pada siang hingga sore hari, di mana seluruh wilayah provinsi ini diprediksi akan diguyur hujan.

    Malam harinya, hujan ringan masih akan melanda sebagian besar wilayah, namun daerah seperti Luwu Timur, Luwu Utara, Tana Toraja, dan Toraja Utara diperkirakan tetap berawan. Sedangkan dini hari nanti, hujan ringan hingga sedang diprediksi terjadi di wilayah Pinrang, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Sinjai, dan Bone, sementara wilayah lainnya berawan.

    Suhu udara hari ini berada dalam rentang 18 hingga 31°C dengan kelembapan udara mencapai 76-100%. Angin diperkirakan bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 16-40 km/jam.

    BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi gelombang laut. Gelombang sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Parepare, Perairan Spermonde Makassar, dan Laut Flores bagian utara. Sementara itu, gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Selat Makassar bagian selatan.

    Masyarakat, terutama nelayan dan pengguna transportasi laut, diminta untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi di perairan tersebut.

  • Okky Madasari: Era Sensor dan Pembungkaman Karya Seni di Rezim Prabowo Resmi Dimulai?

    Batalnya Pameran Yos Suprapto, Fadli Zon Sebut Ada Karya yang Menyinggung Budaya

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, akhirnya angkat bicara terkait kontroversi pameran seni tunggal Yos Suprapto yang dihentikan mendadak. Dari 30 karya yang dipamerkan, lima di antaranya menuai kritik tajam karena dinilai vulgar dan berpotensi menyinggung pihak tertentu.

    “Bahkan agak vulgar. Misalnya, ada satu lukisan yang memperlihatkan orang telanjang, bersenggama, dan memakai topi yang memiliki ciri budaya tertentu,” ujar Fadli Zon, Jumat (20/12/2024). Ia menjelaskan bahwa topi tersebut menyerupai atribut budaya, seperti yang dikenakan raja Mataram atau Jawa. “Itu kan bisa menyinggung orang lain,” tambahnya.

    Lebih jauh, Fadli Zon menyoroti persoalan kurasi dalam pameran tersebut. Ia menyebut bahwa ketidaksepahaman antara kurator dan seniman menjadi salah satu penyebab pameran tidak dapat dilanjutkan.

    “Biasanya dalam pameran itu harus ada kurator, dan tema sudah disepakati. Kalau tidak salah, temanya tentang kedaulatan pangan. Namun, kabarnya sejumlah lukisan dipasang sendiri oleh seniman dan tidak ada kaitannya dengan tema tersebut,” jelas Fadli.

    Suwarno Wisetrotomo, kurator Galeri Nasional Indonesia, sebelumnya mengundurkan diri karena perbedaan pandangan dengan Yos Suprapto. “Kuratornya tidak sepakat dengan sejumlah karya yang dipamerkan. Mungkin ada motif politik lain yang membuatnya mundur. Ya, tidak mungkin ada pameran tanpa kurator,” tegas Fadli Zon.

    Sementara itu, pihak Galeri Nasional Indonesia melalui siaran pers menyatakan bahwa karya-karya tersebut tidak sesuai dengan tema kurasi yang telah ditetapkan. “Karya-karya ini merupakan inisiatif pribadi dari seniman untuk turut serta dalam pameran. Setelah evaluasi oleh kurator, karya-karya itu dianggap tidak sesuai dengan tema yang telah ditentukan,” demikian pernyataan Galeri Nasional.

  • Peringatan Dini Cuaca BMKG, Hujan dan Angin Kencang Ancam Makassar, Gowa hingga Maros

    Peringatan Dini Cuaca BMKG, Hujan dan Angin Kencang Ancam Makassar, Gowa hingga Maros

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Selatan mengeluarkan peringatan dini cuaca terkini untuk wilayah tersebut pada Jumat, 20 Desember 2024. Berdasarkan laporan prakirawan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang diprediksi terjadi pada pukul 18.45 WITA di Kabupaten Gowa, Maros, dan Kota Makassar.

    Tidak hanya itu, potensi hujan lebat ini dapat meluas ke wilayah lain, termasuk Kabupaten Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Takalar, Sinjai, Bone, Pangkep, dan Barru. “Kondisi ini diperkirakan masih berlangsung hingga pukul 20.45 WITA,” demikian pernyataan resmi dari prakirawan BMKG Sulawesi Selatan.

    BMKG mengimbau masyarakat di daerah terdampak untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir, pohon tumbang, atau dampak lainnya akibat cuaca ekstrem ini. Kehadiran petir dan angin kencang dapat menimbulkan risiko lebih besar bagi keselamatan, sehingga masyarakat diharapkan menghindari area terbuka dan tempat-tempat yang rawan bencana selama cuaca buruk berlangsung.

    Sebagai langkah antisipasi, BMKG juga menyarankan agar warga terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui saluran resmi BMKG, baik melalui situs web, media sosial, maupun aplikasi mobile BMKG yang menyediakan pembaruan secara real-time. (zak/fajar)

  • Predator Seksual Reynhard Sinaga Diserang Narapidana di Inggris, Pemerintah RI Memantau

    Predator Seksual Reynhard Sinaga Diserang Narapidana di Inggris, Pemerintah RI Memantau

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Indonesia kini tengah memantau kasus penyerangan terhadap Reynhard Sinaga, terpidana seumur hidup asal Indonesia yang menjalani hukuman di Inggris. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa meskipun Reynhard terbukti bersalah atas kejahatan serius, pemerintah tetap berkomitmen untuk melindungi seluruh warganya di luar negeri.

    “Belum ada sikap apa pun dari Pemerintah, tetapi kami mempelajari dan memantau dengan serius persoalan ini. Ini menyangkut seorang warga negara Indonesia di luar negeri yang telah melakukan kesalahan dan dipidana di negara lain,” kata Yusril dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

    Untuk mendapatkan informasi lengkap terkait insiden penyerangan ini, Yusril telah menginstruksikan jajarannya untuk menjalin komunikasi dengan keluarga Reynhard. Selain itu, ia meminta Kemenko Kumham Imipas berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di London guna mengumpulkan data sebanyak mungkin.

    Menurut Yusril, meskipun Reynhard telah dihukum atas kejahatan berat, negara memiliki kewajiban melindungi warganya, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Tahun 1945. “Soal salah itu persoalan lain. Tetapi, sebagai warga negara, negara wajib memberikan perlindungan kepada yang bersangkutan. Saat ini, kami masih mengumpulkan informasi terkait kasus ini,” tegasnya.

    Ia juga menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap narapidana WNI di luar negeri adalah bagian dari tanggung jawab negara. Yusril membandingkan situasi ini dengan perhatian negara-negara lain terhadap warganya yang dipenjara di Indonesia. “Filipina, misalnya, sangat peduli dengan Mary Jane, begitu pula Australia terhadap Bali Nine. Kita pun, betapa pun salahnya warga kita, tetap punya kewajiban melindungi mereka,” ujarnya.

  • Profil Annar Salahuddin Sampetoding Pengusaha Sukses yang Pernah Ingin Maju Pilkada di Sulsel

    Profil Annar Salahuddin Sampetoding Pengusaha Sukses yang Pernah Ingin Maju Pilkada di Sulsel

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Nama Annar Salahuddin Sampetoding kini kembali mencuat setelah sejumlah pihak menduga keterlibatannya dalam sebuah kasus besar yang mengejutkan publik belakangan ini.

    Sosok yang akrab disapa ASS ini, yang telah lama dikenal dalam dunia bisnis, mulai menarik perhatian publik lebih dalam.

    Ia tidak hanya aktif dalam dunia bisnis, tetapi juga memiliki koneksi kuat dengan sejumlah tokoh penting, baik dalam dunia politik maupun organisasi sosial.

    Dengan rekam jejak yang panjang, baik dalam bisnis maupun politik, Annar dianggap memiliki pengaruh besar di berbagai sektor.

    Namun, kali ini, pengaruh tersebut diduga terlibat dalam sebuah skandal kejahatan besar yang melibatkan pencetakan uang palsu.

    Menurut sejumlah sumber, pabrik uang palsu yang ditemukan di lingkungan kampus UIN Makassar dioperasikan dengan cukup terorganisir.

    Dugaan keterlibatan Annar dalam pabrik uang palsu ini semakin memperumit gambaran tentang siapa sebenarnya sosok di balik nama besar Annar Salahuddin Sampetoding.

    Nama Annar Salahuddin Sampetoding sempat mencuri perhatian publik pada tahun 2023, setelah mengajukan somasi terhadap Fuad Hasan Masyhur, pemilik Maktour yang juga merupakan mertua Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo.

    Kasus ini mulai mencuat ketika Annar, melalui kantor hukum Yoel Bello & Associates, menuntut pembayaran utang senilai Rp105,5 miliar yang timbul dari perjanjian jual beli tanah yang disahkan pada 28 Maret 2016 oleh Notaris Abdul Rajab Rahman.

    Annar menuntut agar kewajiban tersebut segera dilunasi, namun kisah ini menjadi semakin rumit ketika Fuad Hasan Masyhur membalas dengan somasi balik.

  • Tegas! Laga Indonesia Hadapi Bahrain Dipastikan Tetap Digelar di Indonesia

    Tegas! Laga Indonesia Hadapi Bahrain Dipastikan Tetap Digelar di Indonesia

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Timnas Indonesia mendapatkan kabar baik jelang pertandingan penting melawan Bahrain.

    Di lanjutan Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia akan kembali berhadapan dengan Bahrain yang sempat mendapatkan tanda tanya.

    Pertandingan Indonesia menghadapi Bahrain sempat ditolak bermain di kandang Skuad Garuda karena mendapat ancaman para netizen.

    Sebelumnya, Bahrain bahkan mengirimkan permintaan untuk memindahkan pertandingan ke luar Indonesia.

    Kurang puasnya netizen Indonesia dengan wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf, yang dianggap memberi keputusan kontroversial membuat mereka geram saat laga berakhir imbang 2-2 kala itu.

    Ketua Umum PSSI, Erick Thohir pun memastikan pertandingan ini akan tetap digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 25 Maret 2025.

    Kepastian tersebut disampaikan Erick Thohir setelah melakukan pertemuan dengan FIFA dan AFC pada Kamis, 19 Desember 2024.

    “Ya, kemarin sudah disampaikan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal AFC (Datuk Seri Windsor) bahwa laga timnas Indonesia vs Bahrain digelar di SUGBK,” kata Erick Thohir dikutip, Jumat (20/12/2024).

    Saat ini Indonesia berada di posisi ketiga sementara di Grup C Kualifikasi Piala Dunia Ronde Ketiga Zona Asia dengan raihan enam poin.

    Laga selanjutnya, menghadapi Australia dan Bahrain akan digelar pada bulan Maret 2025 Mendatang.

    (Erfyansyah/fajar).

  • Soal Pabrik Uang Palsu di UIN Makassar, Polisi Tegaskan Bakal Tarik Uang yang Telah Tersebar Luas

    Soal Pabrik Uang Palsu di UIN Makassar, Polisi Tegaskan Bakal Tarik Uang yang Telah Tersebar Luas

    “Satreskrim langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan tempatnya di Jalan Pelita Lambengi Kelurahan Bontoala, Kecamatan Pallangga, kabupaten Gowa,” ujar Yudhi saat menggelar ekspose di Mapolres Gowa, Kamis (19/12/2024).

    Modus yang digunakan para pelaku terbilang licik. Dalam transaksi jual beli, mereka menawarkan skema satu asli dua palsu kepada para pembeli.

    “Begitu tim bergerak didapatkan saudara M yang telah melakukan transaksi dengan saudara AI untuk melakukan jual beli uang palsu. Uang palsu ini perbandingannya satu banding dua, jadi satu asli dua uang palsu,” tukasnya.

    Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa tersangka AI berperan sebagai sentral dalam jaringan ini, bersama sejumlah tersangka lainnya, termasuk ASS dan S.

    “Jadi mereka dibelakang 17 orang ini petanya berbeda tapi peran sentranya ada dari saudara AI kemudian juga saudara S, ada juga saudara ASS , ada juga yang DPO,” sebutnya.

    Polisi juga tengah memburu beberapa tersangka lain yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

    “DPO ini akan kita tangkap juga dan akan tuntas nanti kita periksa,” lanjutnya.

    Orang nomor satu di Mapolda Sulsel ini menyebutkan, penggerebekan di dua lokasi menghasilkan temuan barang bukti yang luar biasa banyak.

    “Barang bukti cukup banyak termasuk hasil penjualan juga jadi tentu saja kalau sudah hasilnya akan kita terapkan dengan TPPU juga, terhadap tersangka utama,” terangnya.

    Seperti, ditemukan 4.554 lembar uang pecahan Rp100 ribu emisi 2016. Selain itu, ada uang palsu dalam mata uang asing seperti 5.000 Won Korea dan 500 Dong Vietnam.

  • Kritik PPN 12 Persen, Ganjar Pranowo: Bisalah Dapat Penerimaan Negara Rp 300 Triliun

    Kritik PPN 12 Persen, Ganjar Pranowo: Bisalah Dapat Penerimaan Negara Rp 300 Triliun

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengkritik kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen. Menurutnya tidak sesuai dengan kondisi hari ini.

    “Mengorbankan daya beli rakyat atau menghambat pertumbuhan ekonomi,” kata Ganjar dikutip dari YouTube pribadinya, Jumat (20/12/2024).

    Di sisi lain, mantan calon presiden itu mengakui pajak merupakan pendapatan negara. Bahkan, target tahun 2025 pendapatan negara didominasi pajak.

    “Semuanya tahu melalui pajak. Negara mampu membiayai layanan publik, seperti pendidikan kesehatan, infrastruktur dan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan,” ucapnya.

    Menurutnya pajak mesti dikelola dengan baik. Jika tidak maka hanya jadi beban.

    “Tanpa pajak yang dikelola secara bijak, negara akan bergantung pada utang atau sumber pendanaan tak berkelanjutan yang justru membebani masa depan di generasi mendatang,” jelasnya.

    Karenanya Ganjar mengusulkan alternatif pendapatan negara. Tidak sekadar mengandalkan pajak.

    Tapi hal tersebut, kata dia memang tidak mudah dan butuh dukungan dari semua pihak. Salah satunya, ia menyebut pajak kekayaan yang menarget mereka yang memiliki aset besar bisa menghasilkan kurang lebih Rp81,6 triliun.

    “Ini mengurangi ketimpangan, tanpa membebani kelompok miskin. Lalu ada windfall tax dari sektor tambang dan
    kelapa, dengan potensi yang kurang lebih ya kita bisalah dapat penerimaan negara Rp 300 triliun,” terang mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut.

    Selain itu, ia juga memaparkan sumber pendapatan lainnya selain pajak.