Category: Fajar.co.id Nasional

  • Patrick Kluivert Fokus Kembangkan Pemain Lokal di Timnas Indonesia

    Patrick Kluivert Fokus Kembangkan Pemain Lokal di Timnas Indonesia

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyatakan bahwa pelatih baru tim nasional sepak bola Indonesia, Patrick Kluivert, memiliki banyak program yang melibatkan pemain lokal, termasuk yang bukan naturalisasi.

    “Program dia (Patrick Kluivert) sangat banyak yang melibatkan pemain lokal kita, dan juga bahkan talent scouting lokal juga akan diolah,” kata Dito Ariotedjo kepada awak media di Jakarta, Rabu.

    Menpora mengatakan telah mendengar langsung pemaparan Patrick Kluivert terkait program-program untuk membangun sepak bola Indonesia selama masa kepemimpinannya sebagai pelatih tim nasional.

    Saat ini, menurut Menpora, pelatih asal Belanda itu sedang menganalisis kemampuan para pemain lokal untuk memperkuat tim nasional.

    “(Patrick Kluivert) juga memaksimalkan bagaimana para pemain nasional ini juga sejatinya menjadi jantung tim nasional,” ujarnya.

    Patrick Kluivert telah diperkenalkan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Ia akan mempersiapkan Skuad Garuda untuk mengarungi kompetisi Kualifikasi Piala Dunia 2026.

    Selain melatih Timnas Indonesia, mantan pemain Ajax, AC Milan, dan FC Barcelona itu juga berkomitmen membangun sepak bola Indonesia dari tingkat paling bawah (grass root).

    Dito mengungkapkan bahwa Kluivert bersama tim pelatih akan berkeliling ke sejumlah daerah di Indonesia pada Februari mendatang untuk mengawal pembinaan atlet sepak bola usia muda.

    Ia mengapresiasi antusiasme tinggi dari tim pelatih baru dalam memaksimalkan proses scouting dan pembinaan atlet nasional. Dito berharap dukungan tersebut dapat membawa perkembangan positif bagi sepak bola Indonesia. (*)

  • Said Didu ke Menteri Meutya: Janganlah Kami Semua Dianggap Bodoh

    Said Didu ke Menteri Meutya: Janganlah Kami Semua Dianggap Bodoh

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menyoroti Menteri Komdigi Meutya Hafid soal pelantikan Rudi Susanto alias Rudi Valinka, buzzer Jokowi jadi staf khusus.

    Pasalnya, Menteri Meutya mengaku tak tahu menahu ihwal buzzer Jokowi tersebut.

    “Ibu Menteri @meutya_hafid yth, alasannya kurang masuk akal. Pengangkatan eselon I itu melalu berbagai tahapan seleksi. Janganlah kami semua dianggap bodoh,” kata Said Didu dalam akun X, pribadinya, Selasa, (14/1/2025).

    Said Didu juga menyentil Jokowi yang menempatkan orang-orangnya hingga ke eselon paling bawah.

    “Kirain Jokowi hanya menempatkan orangnya di jabatan Menteri dan wakil Menteri – ternyata sampai ke Eselon bawah. Tidak ada bedanya dengan 3 Periode,” tambah pria kelahiran Pinrang Sulsel ini.

    Sementara itu, Pegiat Media Sosial, Jhon Sitorus juga menyampaikannya hal serupa. Menurutnya, pejabat setingkat menteri tidak mengenal pejabat yang dilantiknya tidak lah etis.

    “Seorang Menteri Prabowo, Meutya Hafid bahkan gak tau siapa yang dilantiknya sendiri. Apakah Rudi Sutanto ini orang titipan? Titipan siapa? Mengapa seorang Menteri tidak tahu latar belakang pejabatnya sendiri? Mau dibawa kemana negara ini jika pejabat-pejabatnya diisi oleh manusia titipan dan diangkat tanpa tes kelayakan?,” ungkap Jhon.

    Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid sendiri mengaku tak tahu menahu soal Rudi yang dikenal sebagai salah satu buzzer Jokowi.

    “Rudi Sutanto yang saya kenal ya Rudi Sutanto. Jadi saya tidak mau berspekulasi mengenai siapa Rudi Sutanto,” kata Meutya Hafid. (*)

  • Gigin: Pendukung Aguan Memiliki Pola Berpikir Sama dengan Belanda Hitam di Jaman Penjajahan

    Gigin: Pendukung Aguan Memiliki Pola Berpikir Sama dengan Belanda Hitam di Jaman Penjajahan

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat Kebijakan Publik, Gigin Praginanto menyentil para pendukung konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan.

    Menurutnya, para pendukung Aguan memiliki pola pikir yang sama dengan Belanda hitam di jaman penjajahan.

    “Para pendukung Aguan memiliki pola berpikir sama dengan Belanda hitam di jaman penjajahan,” kata Gigin Praginanto dalam akun X, pribadinya, Rabu, (15/1/2025).

    “Berpihak ke Belanda/Aguan karena banyak warga bangsa saya menggantungkan hidup pada perusahaan Belanda/Aguan,” tambahnya.

    Diketahui, proyek strategis nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) garapan Agung Sedayu Grup milik Aguan yang ditetapkan sebagai PSN di masa Pemerintahan Jokowi terus berpolemik.

    Belum lagi pagar laut sepanjang 30,16 kilometer yang ada di pantai Utara Tangerang juga disebut-sebut sebagai bagian dari proyek Aguan.

    Pagar laut yang disebut ilegal itu hingga saat ini juga masih berpolemik. Meksi tak sedikit yang menginginkan pagar itu dibongkar dan diusut pelakunya, tapi nyatanya hingga saat ini hanya sekadar ramai jadi perbincangan.

    Pemerintah sendiri baru sampai pada tahap menyegel pagar laut tersebut. (*)

  • Bung Towel Klarifikasi Terkait Ejekan ke Shin Tae Yong: Itu Cuma Komentar Ringan

    Bung Towel Klarifikasi Terkait Ejekan ke Shin Tae Yong: Itu Cuma Komentar Ringan

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pundit sepakbola Indonesia, Tommy Welly atau Bung Towel memberikan klarifikasi terkait ledekannya ke Shin Tae Yong.

    Sebelumnya, di unggahan Instastory Instagram pribadinya Bung Towel kembali menyenggol Shin Tae Yong.

    Ia mengunggah ulang postingan Shin Tae Yong yang tengah mempromosikan salah satu produk makanan.

    Towel pun menyindir dengan menyebut pekejaan inilah yang cocok dengan sang pelatih.

    “Memang cocoknya jualan,” tulis Towel diunggahannya itu.

    Kemudian Bung Towel yang hadir di acara Rakyat Bersuar, memberikan klarifikasi terkait ledekannya itu.

    Menurutnya, hal itu hanyalah celetukan yang ditujukan kepada mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

    “Spiritnya adalah timnas selamanya, pelatih selalu ada masanya dimana pun, jadi ada waktunya harus move on. Tetapi, ada hal-hal yang secara gambaran besar, saya tahu, orang tidak tahu,” kata Bung Towel.

    “Kenapa? Apa itu? misalnya kemarin, apa tuh, postingan soal jual ayam,” ujarnya.

    Towel mengatakan itu hanyalah komentar ringan dengan bahas sehari-hari. Mengingat STY juga beberapa mendapatkan promosi.

    “Sebenarnya saya kan hanya komen ringan saja nyeletuk-lah bahasa sehari-harinya, cocoknya jualan, karena kalau bicara jualan kan bukan jualan ayam saja, kemarin juga jualan kopi, jualan apalagi ada lah,” tuturnya.

    (Erfyansyah/fajar)

  • Penjelasan Ketua KPK soal Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Belum Ditahan

    Penjelasan Ketua KPK soal Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Belum Ditahan

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto telah memenuhi panggilan penyidik KPK untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan.

    Dia diperiksa selama 3,5 jam sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.27 WIB pada Senin (13/1). Meski diperiksa sebagai tersangka, Hasto Kristiyanto belum ditahan oleh KPK.

    Diketahui, Hasto ditetapkan sebagai salah satu dari dua orang tersangka baru dalam rangkaian kasus Harun Masiku pada Selasa, 24 Desember 2024.

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto menyebut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto belum ditahan karena penyidik memang belum berencana untuk melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan.

    “Rencana penahanan dan sebagainya itu belum masuk kepada pimpinan. Jadi, artinya bahwa segala sesuatunya belum sampai ke situ. Memang baru tahap pemeriksaan saja,” ujar Setyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (14/1/2025).

    Dia meyakini penyidiknya sudah menyusun rencana penyidikan dan mempunyai pertimbangan soal mengapa yang bersangkutan belum ditahan.

    Setyo mengatakan salah satu poin laporan penyidik yang disampaikan kepadanya adalah masih ada saksi yang belum diperiksa. “Terinformasi bahwa masih ada beberapa keterangan saksi yang masih dibutuhkan oleh penyidik,” ucapnya.

    Jenderal polisi berbintang tiga itu membantah kabar yang menyebut Hasto Kristiyanto belum ditahan karena Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menelepon Presiden RI Prabowo Subianto.

    Setyo bahkan memastikan bahwa di KPK tidak ada telepon tersebut. “Sebaiknya ditanyakan sama yang (menyebar) informasi itu, apakah memang betul seperti itu. Kalau dari sini si enggak, dari sini enggak ada,” ujarnya.

  • Viral Video Kawasan IKN Ditumbuhi Ilalang, Netizen: Mungkinkah IKN Jadi Hutan Lagi?

    Viral Video Kawasan IKN Ditumbuhi Ilalang, Netizen: Mungkinkah IKN Jadi Hutan Lagi?

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sebuah video yang menunjukkan kondisi terkini Ibu Kota Nusantara (IKN) viral di media sosial. Publik cemas proyek tersebut mangkrak.

    Video itu diunggah oleh akun Instagram @akhwatriau1945_official. Memperlihatkan kondisi kawasan IKN ditumbuhi rerumputan.

    Bahkan, dalam video itu terlihat ilalang dan rumput liar merambat ke berbagai fasilitas. Seperti jembatan dan pedestrian.

    “Mungkinkah IKN jadi hutan lagi?” tulis akun tersebut, dikutip Selasa (14/1/2025).

    Unggahan itu kini viral di media sosial. Sejumlah akun dengan pengikut puluhan ribu turut mengunggah ulang.

    Akun @platfrom.news bahkan menambahkan narasi video tersebut. Bahwa mestinya, sesuai pernyataan pemerintah sebelumnya, ASN sudah dipindahkan di 2025.

    Sejumlah netizen berkomentar beragam. Tak sedikit yang khawatir proyek tersebut mangkrak.

    “Akankah jadi hambalang jilid II?” kata seorang netizen.

    “Awal hutan kembali ke hutan,” tulis warganet lainnya.

    Di sisi lain, ada yang berbaik sangka. Menyebut itu bagian dari program penghijauan.

    “Itu bukan terbengkalai. Lagi penghijauan min. Jangan suudzon dulu,” kata serotang netizen.

    Hingga kini, belum ada komfirmasi dari pihak berwenang terkait hal tersebut.

    (Arya/Fajar)

  • Polda Metro Pastikan Tidak Ada Sikap Arogan Patwal Mobil Dinas Raffi Ahmad

    Polda Metro Pastikan Tidak Ada Sikap Arogan Patwal Mobil Dinas Raffi Ahmad

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah menemukan dan memeriksa sopir taksi Alphard yang terlibat dalam insiden viral dengan patwal Lexus berpelat RI 36 milik Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni. Sopir tersebut diketahui sudah memberikan klarifikasi atas kejadian tersebut.

    “Sudah, hasil klarifikasi Saudara IK, pengemudi taksi,” ujar Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono saat dihubungi pada Senin (13/1/2025).

    Menurut hasil pemeriksaan, sopir taksi tersebut menegaskan bahwa tidak ada ucapan arogan dari pihak petugas patwal. Isyarat tunjuk-tunjuk yang terekam dalam video viral semata-mata dimaksudkan untuk meminta sopir taksi segera bergerak maju dan tidak berhenti di tengah jalan.

    “Tidak ada ucapan anggota yang arogan. Hanya isyarat tangan agar segera maju karena saat itu kendaraan berhenti di tengah jalan,” jelas Argo.

    Polda Metro Jaya juga memastikan bahwa evaluasi dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. Argo menyatakan bahwa jajarannya diminta untuk tetap mengedepankan sikap humanis dalam menjalankan tugas, dengan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

    “Evaluasi pasti dilakukan. Kami sedang menyusun nota kepada jajaran terkait teknis pengawalan agar pedoman SOP selalu diterapkan,” tambahnya. (bs-zak/fajar)

  • Prabowo Subianto Evaluasi PSN PIK 2, Jokowi Merespons Begini

    Prabowo Subianto Evaluasi PSN PIK 2, Jokowi Merespons Begini

    FAJAR.CO.ID, SOLO — Proyek strategis nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) yang menjadi salah satu program prioritas di masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), bakal dievaluasi oleh rezim pemerintahan Prabowo Subianto.

    Merespons hal itu, Jokowi menyambut baik rencana pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang mengevaluasi PSN PIK 2.

    Seperti diketahui proyek garapan Agung Sedayu Grup milik Sugianto Kusuma alias Aguan itu ditetapkan sebagai PSN di masa pemerintahan Jokowi.

    “Ya, enggak apa-apa, kan, baik. Dievaluasi akan baik, dikoreksi akan baik,” kata Jokowi di Solo, Selasa (14/1).

    Jokowi mengakui pemerintahannya tidak sempurna. Program-program yang dicanangkan di masa pemerintahannya diakui banyak memiliki kekurangan.

    “Wong belum tentu yang diputuskan itu betul 100 persen. Bisa dikoreksi, bisa dievaluasi,” kata dia.

    Jokowi juga menanggapi pengerjaan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mengalami perlambatan sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden.

    Menurutnya, pembangunan IKN tidak termasuk dalam Astacita Prabowo – Gibran.
    Meski masih mendapat alokasi anggaran di APBN 2025, jumlahnya menurun drastis dibanding masa pemerintahan Jokowi.

    “Ya, nyatanya anggarannya, kan, untuk IKN tetap,” kata Jokowi.

    Sebelumnya, Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid menyebut Prabowo mempunyai empat kategori PSN. Karena itu, pemerintah akan mengkaji apakah pengembangan PSN PIK 2 masuk ke pengelompokan tersebut.

    “Kami akan mengkaji (status PSN PIK 2). Kajian kami adalah tentunya mengacu pada PSN yang menjadi betul-betul fokus concern-nya Bapak Presiden (Prabowo Subianto),” ungkap Nusron di Kantor ATR/BPN, Jakarta Selatan, Kamis (28/11). (fajar)

  • Prabowo Diprediksi Reshuffle Kabinet Maret-April, 4 Menteri Ini Terancam

    Prabowo Diprediksi Reshuffle Kabinet Maret-April, 4 Menteri Ini Terancam

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politikus dan aktivis Syahganda Nainggolan blak-blakan menyebut Presiden Prabowo Subianto menghadapi dua masalah besar dalam kabinetnya.

    Hal ini ia ungkapkan saat menjadi tamu di podcast Bambang Widjojanto.

    Menurut Syahganda, tantangan pertama adalah sejumlah menteri yang dinilainya “malas”.

    Meski mengakui para menteri tersebut cerdas, ia menyebut kebiasaan buruk dari masa lalu membuat mereka kurang optimal.

    “Saya tidak bilang mereka tidak pintar, tapi malas. Kebiasaan jaman dulu, Menteri itu dianggap jabatan untuk cari uang,” ujar Syahganda dikutip pada Selasa (14/1/2025).

    Ia menyinggung beberapa menteri yang dianggap titipan dari pemerintahan sebelumnya dan diterima Prabowo atas alasan tertentu.

    “13 Oktober semua orang bilang dia (Prabowo) terima belasan menteri dari rezim sebelumnya,” tambahnya.

    Meskipun demikian, Syahganda menegaskan bahwa Prabowo ingin mengubah paradigma ini.

    “Prabowo bilang, kita gak lagi urusan cari uang. Ini soal pengabdian. Tapi pertanyaannya, apakah menteri-menterinya siap?,” cetusnya.

    Syahganda mengindikasikan reshuffle kabinet bisa terjadi jika kinerja menteri tidak sesuai dengan visi Prabowo.

    “Kalau ada yang gak kompetitif untuk rakyat, bukan negara untuk cuan, itu memang Prabowo harus cepat (reshuffle),” tegasnya.

    Ia memprediksi reshuffle besar-besaran pada Maret atau April 2025, terutama untuk kementerian strategis seperti ketahanan pangan, energi, hilirisasi, dan koperasi.

    “Kalau misalnya ada menteri yang sudah diperiksa Bareskrim, walaupun kita gak nuduh dia, tapi kalau gak bisa kerja, untuk apa dipertahankan?,” pungkasnya.

  • BMKG Ingatkan Hujan Petir Menghantui Beberapa Kota Besar Indonesia

    BMKG Ingatkan Hujan Petir Menghantui Beberapa Kota Besar Indonesia

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) RI memprakirakan seluruh kota besar di Indonesia diguyur hujan dengan intensitas yang berbeda-beda pada hari ini.

    “Kita mulai dari Pulau Sumatera. Diprakirakan hujan ringan di wilayah Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, dan Padang. Waspadai hujan petir yang terjadi di Tanjung Pinang,” kata Prakirawati BMKG Eriska Febriati melalui siaran prakiraan cuaca di Jakarta, Selasa.

    Masih di Pulau Sumatera, Eriska memaparkan hujan ringan diprakirakan mengguyur wilayah Jambi, Palembang, dan Lampung.

    Ia juga mengimbau masyarakat yang berada di Bengkulu dan Pangkal Pinang untuk mewaspadai hujan petir yang akan terjadi.

    “Beralih ke Pulau Jawa, diprakirakan hujan ringan di wilayah Jakarta dan Serang, hujan sedang terjadi di Bandung, dan waspadai hujan petir di wilayah Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya,” ujarnya.

    Sedangkan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, kata Eriska, diprakirakan hujan ringan di Denpasar dan Mataram, serta hujan disertai petir di wilayah Kupang.

    Adapun di Pulau Kalimantan, hujan ringan diprakirakan mengguyur wilayah Pontianak dan Samarinda. Sementara, hujan petir diprakirakan turun wilayah Tanjung Selor, Palangkaraya, dan Banjarmasin.

    “Beralih ke Pulau Sulawesi, diprakirakan hujan ringan di wilayah Palu, Gorontalo, Kendari, dan Makassar. Hujan sedang terjadi di Mamuju, dan waspadai hujan petir di Manado,” lanjutnya.

    Sementara di wilayah Timur Indonesia, Eriska memaparkan hujan ringan diprakirakan terjadi di wilayah Sorong, Ambon, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya.