Category: Fajar.co.id Nasional

  • KPK Tangkap 12 Orang Terkait Dugaan Korupsi RSUD Kolaka Timur, 5 Tersangka Termasuk Bupati Abdul Azis, Ini Perannya

    KPK Tangkap 12 Orang Terkait Dugaan Korupsi RSUD Kolaka Timur, 5 Tersangka Termasuk Bupati Abdul Azis, Ini Perannya

    “Jadi untuk pemenangnya pun sudah ditentukan gitu ya, sudah ditentukan yaitu PT PCP,” tuturnya.

    Kemudian, pada bulan Maret 2025, Saudara AGD selaku PPK melakukan penandatanganan kontrak pekerjaan pembangunan RSUD Kabupaten Kolaka Timur dengan PTP senilai Rp126,3 miliar.

    Pada akhir April 2025, Saudara AGD berkonsultasi dan memberikan uang senilai Rp30 juta kepada Saudara ALH di Bogor.

    Pada periode Mei sampai dengan Juni, PT PCP melalui Saudara DK melakukan penarikan uang sekitar Rp2,09 miliar.

    Di mana uang tersebut selanjutnya diserahkan kepada Saudara AGD senilai R500 juta di lokasi pembangunan RSUD Kabupaten Koltim.

    Selain itu, Saudara DK juga menyampaikan permintaan dari Saudara AGD kepada rekan-rekan di PTP terkait dengan komitmen fee sebesar 8% dari sejumlah tadi anggaran Rp126,3 miliar.

    “Pihak AGD ini meminta komitmen fee sebesar 8% ya, Saudara ABZ dengan Saudara AGD mintanya 8% dari sananya itu kira-kira sekitar Rp9 miliar lah. Kemudian pada Agustus 2025, Saudara DK melakukan penarikan cek sebesar Rp1,6 Miliar,” ungkapnya.

    Uang itu lalu diserahkan kepada Saudara AGD, di mana Saudara AGD kemudian menyerahkan kepada Saudara YS selaku staf dari Saudara ABZ.

    “Penyerahan dan pengelolaan uang tersebut diketahui oleh Saudara ABZ yang di antaranya untuk membeli kebutuhan atau keperluan Saudara ABZ. Jadi uangnya dikelola oleh Saudara YS tapi atas pengetahuan dan digunakan untuk keperluan Saudara ABZ,” jelasnya.

    Lalu, DK juga melakukan penarikan tunai sebesar Rp200 juta yang kemudian diserahkan kepada AGD. Selain itu, PT PCP juga melakukan penarikan cek sebesar Rp3,3 miliar.

  • Prada Lucky Tewas Dianiaya Senior, TB Hasanuddin Desak Pelaku Dihukum Lebih Berat

    Prada Lucky Tewas Dianiaya Senior, TB Hasanuddin Desak Pelaku Dihukum Lebih Berat

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aksi kekerasan senior kepada junior di tubuh TNI kembali mengemuka. Kekerasan senior TNI kepada junior bahkan sampai merenggut nyawa.

    Itu dialami prajurit TNI Prada Lucky Chepril Saputra Namo yang diduga dilakukan oleh seniornya pada kesatuan yakni di Asrama Teritorial Pembangunan 834 Wakanga, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Atas peristiwa tragis dan memilukan itu, orang tua Prada Lucky Namo menuntut agar para pelaku yang tega menghabisi anaknya juga dihukum setimpal yakni hukum mati.

    “Saya ingin agar negara hadir dan mengungkap pelaku dan penyebab kematian anak saya,” kata Sersan Mayor Christian Namo di Kupang, Jumat (8/8).

    Yang turut membuat orang tua Prada Lucky kecewa karena rumah sakit di Kota Kupang yakni; RS Tentara dan RS Polri justru menolak melakukan otopsi terhadap jenazah anaknya padahal dari kondisi tubuhnya tampak ada tanda-tanda kekerasan.

    Tubuh Prada Lucky dipenuhi sejumlah Lebam dan memar. Tak hanya itu, pihak keluarga menemukan sejumlah luka seperti tusukan di kaki, dan juga di belakang tubuh korban.

    Prada Lucky Namo merupakan anggota TNI yang baru 2 bulan menjadi anggota TNI. Seusai sah menjadi anggota TNI, dia langsung ditempatkan di Batalion Pembangunan 843 yang baru ditempatkan kurang lebih satu bulan untuk membantu pembangunan masyarakat sekitar.

    Menyikapi kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan senior terhadap junior di tubuh TNI,
    Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menilai bahwa kasus pembunuhan itu sebagai kejahatan yang kelompok.

    “Ini sebuah kejahatan yang dilakukan oleh satu kelompok,” kata legislator Fraksi PDI Perjuangan itu saat dihubungi, Jumat (8/8).

  • Gol Cepat Victor Dethan Antar PSM Makassar Unggul 1-0 di Babak Pertama Meski Tanpa Rekrutan Baru

    Gol Cepat Victor Dethan Antar PSM Makassar Unggul 1-0 di Babak Pertama Meski Tanpa Rekrutan Baru

    FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Meski tampil tanpa pemain baru karena masih terkena sanksi larangan pendaftaran dari FIFA, PSM Makassar berhasil unggul 1-0 atas Persijap Jepara pada babak pertama laga pembuka BRI Super League 2025/2026. Pertandingan digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (8/8/2025).

    Gol tunggal PSM dicetak oleh pemain muda Victor Dethan pada menit ke-7. Ia berhasil mengonversi umpan matang dari bek asing Victor Luiz menjadi gol pembuka pertandingan. Keunggulan ini membuat Pasukan Ramang menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis atas tim promosi tersebut.

    Tanpa kehadiran pemain baru akibat registration ban, PSM tetap tampil percaya diri sejak peluit awal dibunyikan. Tim asuhan Bernardo Tavares tampil agresif dan langsung menekan lini belakang Persijap sejak menit-menit awal.

    Dalam pertandingan ini, PSM hanya diperkuat dua pemain asing, yakni Victor Luiz dan Aliosio Soares Neto. Sisa komposisi tim diisi oleh para pemain lokal yang merupakan wajah lama dari musim sebelumnya. Di bawah mistar, Reza Arya Pratama tetap menjadi pilihan utama.

    Untuk lini pertahanan, pelatih asal Portugal itu menurunkan empat pemain: Victor Luiz, Aliosio Neto, Syahrul Lasinari, dan Daffa Salman. Sementara itu, sektor tengah diisi oleh Victor Dethan, Ricky Pratama, Karel Iek, dan Akbar Tanjong. Di lini depan, dua penyerang muda, Achmat Fachrul Adiyia dan Muhammad Arham, dipercaya untuk menggedor pertahanan lawan.

    Kondisi PSM yang belum bisa mendaftarkan pemain barunya disebabkan oleh sanksi larangan transfer dari FIFA. Sanksi tersebut merupakan buntut dari permasalahan gaji yang belum terselesaikan dengan mantan pemain andalan mereka, Willem Jan Pluim. (zak/fajar)

  • Tom Lembong Blak-blakan: Kaget Nggak Kaget, Ini Risiko Politik

    Tom Lembong Blak-blakan: Kaget Nggak Kaget, Ini Risiko Politik

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Menteri Perdagangan, Tom Lembong, membagikan ceritanya ketika ditetapkan tersangka kasus impor gula oleh Kejaksaan Agung 29 Oktober 2024 lalu.

    Hal ini blak-blakan diungkapkan Tom dalam siaran langsung bersama Anies Baswedan yang diunggah kembali di kanal YouTube sang mantan Gubernur DKI Jakarta.

    Diceritakan Tom, saat pertama kali ditahan 29 Oktober 2024, itu merupakan pemeriksaan keempat yang dijalani.

    “Setelah selesai pemeriksaan siang hari, terus saya ditinggal dalam ruangan pemeriksaan mungkin tiga sampai empat jam nggak ada kabar,” ujar Tom dikutip pada Jumat (8/8/2025).

    Dalam proses menunggu itu, Tom mengatakan hanya bisa duduk diam.

    “Terus cuma ke toilet dua kali, di ruang pemeriksaan tidak boleh bawa alat komunikasi yah, jadi hape disimpan di loker,” ucapnya.

    “Terus malam hari, saya kurang ingat jam berapa, jam 7 atau jam 8, tiba-tiba petugas kembali ke ruang pemeriksaan,” sambung dia.

    Petugas tersebut, kata Tom, menyampaikan hasil rapat pimpinan Kejagung mengenai statusnya yang telah dinaikkan ke tersangka.

    “Yah karena kita udah tahu ini risiko politik, seperti istilah yang saya pake selama ini, kaget nggak kaget kan. Pasti syok,” imbuhnya.

    Meskipun ia menekankan bahwa dirinya berusaha tegar, namun tetap saja perasaan tersebut menyelimuti dirinya.

    “Terus dibacakan berita acara penahanan, langsung didatangkan dokter Kejaksaan untuk tes kesehatan kemudian disodorkan penasihat hukum dari kejaksaan yang belum pernah saya kenal,” terangnya.

    Kata Tom, sepanjang pemeriksaan yang berlangsung, dirinya tidak pernah didampingi pengacara.

  • Presiden Prabowo Resmi Tetapkan 18 Agustus sebagai Cuti Bersama Nasional

    Presiden Prabowo Resmi Tetapkan 18 Agustus sebagai Cuti Bersama Nasional

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah menetapkan 18 Agustus 2025 sebagai cuti bersama nasional dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

    Berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar momentum kemerdekaan dapat dioptimalkan guna memperkuat semangat, membangun kebersamaan, dan mendorong kreativitas bangsa.

    Penetapan ini dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri yang ditandatangani oleh Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, pada tanggal 7 Agustus 2025.

    Surat Keputusan Bersama (SKB) ini merupakan perubahan atas SKB No. 1017/2024, No. 2/2024, dan No. 2/2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.

    Disebutkan dalam Keputusan Bersama Menag, Menaker, dan Menteri PANRB Nomor 933 Tahun 2025, Nomor 1 Tahun 2025, dan Nomor 3 Tahun 2025 tersebut.

    “Untuk meningkatkan persatuan, kesatuan, dan nasionalisme bangsa dalam rangka Peringatan Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, pemerintah memberikan apresiasi khusus kepada masyarakat untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia,” tulis surat itu.

    Meski demikian, layanan publik yang bersifat esensial tetap berjalan.

    Cuti bersama tidak mengurangi hak cuti tahunan tahunan ASN, ditetapkan dengan Keppres.

    Perubahan ini secara resmi menetapkan tambahan cuti bersama pada tanggal 18 Agustus 2025, sehari setelah peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan alasan Prabowo menetapkan menambah hari cuti bersama.

  • Bongkar Dugaan Transkrip Palsu Jokowi, Dokter Tifa : Zonk…

    Bongkar Dugaan Transkrip Palsu Jokowi, Dokter Tifa : Zonk…

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa blak-blakan menyebut, transkrip nilai milik Jokowi tidak sesuai dengan standar administrasi akademik Universitas Gadjah Mada (UGM).

    Tifa mengaku memiliki perbandingan antara transkrip nilai asli milik lulusan Fakultas Kehutanan UGM tahun 1985 dan dokumen yang diklaim milik Jokowi, yang ditampilkan Bareskrim pada 22 Mei 2025 lalu.

    “Saya mau tunjukkan salah satu transkrip asli yang saya dapatkan dari salah satu lulusan asli Fakultas Kehutanan UGM yang lulus 1985,” kata Tifa di X @DokterTifa (7/8/2025).

    Ia menegaskan bahwa transkrip asli menunjukkan rincian mata kuliah dan struktur nilai yang rapi dan resmi, berbeda jauh dari versi yang ditampilkan oleh Bareskrim.

    “Bandingkan dengan transkrip palsu dari lulusan palsu Fakultas Kehutanan UGM, yang ditayangkan oleh Bareskrim tanggal 22 Mei 2025,” bebernya.

    Dokter Tifa menyebutkan, transkrip asli berisi 56 mata kuliah wajib dan 11 mata kuliah pilihan, dengan total 161 SKS.

    Dokumen tersebut diketik manual menggunakan mesin ketik, lengkap dengan tanda tangan dekan dan pembantu dekan bidang akademik serta stempel resmi UGM.

    “Transkrip ditulis dengan rapi dengan mesin ketik manual. Nilai ditulis juga dengan mesin ketik manual. Di bawah ada tandatangan Dekan dan Pembantu Dekan I Bidang Akademik, dicap asli UGM sebagai tanda Transkrip nilai ini asli,” jelasnya.

    Sementara itu, dokumen yang ia sebut sebagai transkrip milik Jokowi menurutnya memiliki banyak kejanggalan.

    Nama mahasiswa hingga nilai ditulis tangan, tanpa pengesahan dari pejabat kampus.

  • Eks Intelijen Bocorkan Adanya Rapat Gelap Terkait Riau Merdeka, Ungkap Hal Ini

    Eks Intelijen Bocorkan Adanya Rapat Gelap Terkait Riau Merdeka, Ungkap Hal Ini

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Intelijen Negara Kolonel (Purn), Sri Radjasa mengungkap hal mengejutkan.

    Dia menyebut pendukung mantan Presiden Joko Widodo di Riau telah rapat gelap beberapa waktu lalu.

    Rapat itu kata dia untuk membahas wacana gerakan Riau Merdeka.

    “Beberapa hari lalu, pendukungnya Jokowi di Riau mengadakan rapat gelap membahas wacana gerakan Riau Merdeka,” ujarnya dikutip Forum Keadilan TV, Jumat, Kamis, (7/8 /2025).

    “Saya tidak bisa mengatakan bahwa ini relawan tapi ini pendukung Jokowi yang mencoba mendekati mereka-mereka yang sempat menggagas Riau Merdeka,” lanjutnya.

    Dia menyatakan bahwa rapat itu terjadi sekitar seminggu yang lalu, pasca adanya abolisi dari Presiden Prabowo Subianto.

    Mereka mencari kekuatan massa dulu baru kemudian akan melakukan deklarasi. “Itu keputusan rapat tertutup, yang paling pertama adalah deklarasi,” ucapnya.

    Selain Riau, dia juga mengungkap daerah seperti Aceh, Bali, Papua, Maluku dan Minahasa yang berpotensi melakukan gerakan yang sama.

    Namun menurutnya, gerakan ini tidak akan sampai pada upaya gerakan selanjutnya. Hanya akan membuat pemerintah gusar.

    Menurutnya, kalau ini disikapi dengan cara-cara yang tidak bijak, gerakan ini bisa terealisasi.

    Dia menyebut dua tokoh yang menjadi pengganti Tabrani. Dan dalam forum itu namanya sudah diputuskan.

    “Ada sama saya (namanya). Sejauh ini (ditokohkan), belum sekuat Tabrani. Tapi orang sudah kenal bahwa dia bagian dari orang yang menggagas Riau Merdeka pada 1999,” ungkapnya.

    Tabrani merupakan tokoh yang mendeklarasikan tuntutan ‘Riau Merdeka’ pada 15 Maret 1999 silam.

  • Panen Pujian, Jersey PSM Makassar Disebut yang Terbaik di Super League Musim Ini

    Panen Pujian, Jersey PSM Makassar Disebut yang Terbaik di Super League Musim Ini

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PSM Makassar resmi meluncurkan jersey kandang terbarunya untuk menghadapi kompetisi BRI Super League musim 2025/2026. Peluncuran dilakukan secara daring melalui unggahan di akun Instagram resmi klub, Kamis (7/8/2025).

    Dalam peluncuran tersebut, PSM memperkenalkan kolaborasi eksklusif dengan apparel global asal Jerman, Adidas. Kerja sama ini langsung menyita perhatian publik, terutama karena Adidas menjadi satu-satunya brand internasional yang secara resmi mensponsori klub peserta liga musim ini.

    “Ewako spirit x tiga garis. Perkenalkan jersey baru PSM Makassar 2025/2026,” tulis caption unggahan klub tersebut.

    Jersey anyar Juku Eja hadir dengan warna merah maroon yang menjadi ciri khas klub. Desainnya memadukan nuansa elegan dan modern, dengan tiga garis putih khas Adidas melintang di kedua lengan. Di bagian depan, satu sponsor utama ditempatkan tepat di tengah, sementara dua sponsor pendukung disusun di bagian atas, menjaga keseimbangan visual. Aksen putih dari bawah ketiak hingga pinggang memberikan sentuhan kontras yang dinamis.

    Peluncuran jersey ini disambut positif, baik dari warganet maupun kalangan sepak bola. Dua mantan pemain PSM, Asnawi Mangkualam dan Marc Klok, turut memberikan reaksi dengan meninggalkan komentar berupa emotikon api dan tepuk tangan di unggahan tersebut.

    Pujian juga datang dari konten kreator sepak bola, Arul El Pundit, yang menyebut desain jersey ini sangat elegan. “Warna merah maroon khas PSM Makassar dipadukan dengan list putih di bagian pinggul, kemudian tidak banyak sponsor di bagian depan menambah estetika dari jersey ini,” ujarnya.

  • Preview PSM Makassar vs Persijap Jepara, Laga Klasik Pembuka BRI Super League 2025/2026

    Preview PSM Makassar vs Persijap Jepara, Laga Klasik Pembuka BRI Super League 2025/2026

    FAJAR.CO.ID, PAREPARE — PSM Makassar akan menjamu tim promosi Persijap Jepara dalam laga pekan perdana BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (8/8/2025) malam WIB. Pertandingan ini menjadi momen nostalgia karena mempertemukan dua tim klasik yang pernah bersaing di kasta tertinggi sepak bola nasional.

    Bagi PSM, laga ini menjadi awal penting untuk meraih poin penuh dan menunjukkan kesiapan mereka dalam perburuan gelar musim ini. Sementara bagi Persijap, pertandingan ini adalah ajang pembuktian setelah bertahun-tahun menghilang dari Liga 1.

    Persijap Jepara, yang berjuluk Laskar Kalinyamat, pernah menjadi kekuatan tersendiri di pentas nasional. Klub ini pernah diperkuat nama-nama legendaris seperti Evaldo Silva, Noor Hadi, Kamal Junaidi, dan Anjar Jambore Widodo. Namun setelah degradasi beberapa tahun lalu, mereka tenggelam dari persaingan elite sebelum akhirnya kembali promosi ke Liga 1 musim ini.

    Menghadapi PSM di laga pembuka tentu bukan perkara mudah. Namun Persijap punya modal kuat, terutama dari sektor pertahanan. Dalam lima laga play-off Liga 2 musim lalu, mereka hanya kebobolan empat gol dan mencatat tiga clean sheet. Statistik ini menunjukkan bahwa barisan belakang Persijap bisa menjadi senjata utama saat bertandang ke Parepare.

    Sementara itu, PSM Makassar menjalani musim baru dengan banyak perubahan. Dua penyerang andalan musim lalu, Nermin Haljeta dan Balotelli, telah hengkang. Untuk menjaga ketajaman lini depan, Juku Eja mendatangkan tiga amunisi anyar: Alex Tangue, Lucas Dias, dan Savio Roberto.

  • Preview PSM Makassar vs Persijap Jepara, Laga Klasik Pembuka BRI Super League 2025/2026

    Preview PSM Makassar vs Persijap Jepara, Laga Klasik Pembuka BRI Super League 2025/2026

    FAJAR.CO.ID, PAREPARE — PSM Makassar akan menjamu tim promosi Persijap Jepara dalam laga pekan perdana BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (8/8/2025) malam WIB. Pertandingan ini menjadi momen nostalgia karena mempertemukan dua tim klasik yang pernah bersaing di kasta tertinggi sepak bola nasional.

    Bagi PSM, laga ini menjadi awal penting untuk meraih poin penuh dan menunjukkan kesiapan mereka dalam perburuan gelar musim ini. Sementara bagi Persijap, pertandingan ini adalah ajang pembuktian setelah bertahun-tahun menghilang dari Liga 1.

    Persijap Jepara, yang berjuluk Laskar Kalinyamat, pernah menjadi kekuatan tersendiri di pentas nasional. Klub ini pernah diperkuat nama-nama legendaris seperti Evaldo Silva, Noor Hadi, Kamal Junaidi, dan Anjar Jambore Widodo. Namun setelah degradasi beberapa tahun lalu, mereka tenggelam dari persaingan elite sebelum akhirnya kembali promosi ke Liga 1 musim ini.

    Menghadapi PSM di laga pembuka tentu bukan perkara mudah. Namun Persijap punya modal kuat, terutama dari sektor pertahanan. Dalam lima laga play-off Liga 2 musim lalu, mereka hanya kebobolan empat gol dan mencatat tiga clean sheet. Statistik ini menunjukkan bahwa barisan belakang Persijap bisa menjadi senjata utama saat bertandang ke Parepare.

    Sementara itu, PSM Makassar menjalani musim baru dengan banyak perubahan. Dua penyerang andalan musim lalu, Nermin Haljeta dan Balotelli, telah hengkang. Untuk menjaga ketajaman lini depan, Juku Eja mendatangkan tiga amunisi anyar: Alex Tangue, Lucas Dias, dan Savio Roberto.